{"id":8859,"date":"2017-08-10T11:00:45","date_gmt":"2017-08-10T04:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=8859"},"modified":"2017-08-10T08:30:54","modified_gmt":"2017-08-10T01:30:54","slug":"ungkapan-tersohor-dari-roy-keane","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/","title":{"rendered":"Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>\u201cMatanya hanya seperti tinggal garis hitam saja, giginya gemertak, wajahnya semakin merah. Jelas ia murka kepada saya. Saya pikir saya akan dihabisi olehnya saat itu.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>Begitu yang diungkapkan manajer legendaris, Sir Alex Ferguson, mengenang perseteruan terbesar dan terakhir dengan salah satu gelandang terbaik yang pernah bermain untuknya, Roy Keane. Ia juga merupakan kapten tim United dalam periode 1997 hingga 2005. Keane adalah bagian besar dari kesuksesan Sir Alex membangun dinasti sepak bola miliknya.<\/p>\n<p>Bagi generasi yang besar di sekitar tahun 1990 hingga 2000-an, Roy Keane adalah pemain paling meledak-ledak yang bisa Anda sering saksikan. Tekel keras, kartu merah dan bersitegang dengan sesama pemain atau wasit adalah hal yang biasa. Pertarungannya dengan Patrick Vieira ketika Manchester United dan Arsenal menjadi rival hebat pada awal milenium adalah duel yang sangat seru untuk dinantikan.<\/p>\n<p>Yang tersohor bukan hanya permainan keras dan emosinya yang meledak-ledak di lapangan, namun juga komentar-komentar yang keluar dari mulutnya. Bahkan kabarnya, ketika Roy hengkang dari United pada tahun 2005, seketika ruang ganti menjadi lebih luwes dan menyenangkan.<\/p>\n<p>10 Agustus setiap tahunnya selalu diperingati sebagai hari lahir gelandang tangguh asal Republik Irlandia ini. Dan kami mengumpulkan 16 ungkapan tersohor yang pernah keluar dari mulut Roy Keane sebagai bagian dari peringatan ulang tahunnya.<\/p>\n<p>Berikut daftarnya:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/roy-keane-of-manchester-united-is-substituted-by-sir-alex-ferguson-picture-id540647664?k=6&amp;m=540647664&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=8yG2p1zuW8oudhZcsxLlnUDKImr44c26M61wSYlBJws=\" width=\"594\" height=\"430\" \/><\/p>\n<h3><strong>Tentang pertandingan pertamanya bersama Celtic<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cLaga pertama saya bersama Celtic adalah pertandingan tandang ke Clyde di ajang Piala Skotlandia, kami kalah 2-1.\u201d<\/p>\n<p>\u201c(Bukan hasil pertandingan) yang menjadi kekecewaan. Tetapi ketika saya masuk ke bus setelah laga, saya mendapati John Hartson sedang memakan keripik kentang dan minum minuman bersoda. Saya bilang kepada diri saya sendiri saat itu \u201cSelamat datang di neraka.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/paul-scholes-of-manchester-united-celebrates-his-first-goal-with-team-picture-id51796980?k=6&amp;m=51796980&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=b_k7C6Unz5VmfYSnTRb68g7J7FfX556B70YNU6G-kGg=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Tentang Paul Scholes <\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cDia (Paul Scholes) adalah pemain top, tetapi saya tidak akan terlena dengan citra baik-baik miliknya atau tentang ia merupakan seseorang yang rendah hati. Saya pikir semua punya batasan. Saya pikir semua orang punya tujuan, dan semua orang sama-sama punya rasa lapar (ambisi) yang sama.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang tekel brutal kepada Alf-Inge Haaland<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cSaya menyesali banyak hal dalam hidup saya, tetapi dia bukan salah satunya.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang Rio Ferdinand<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cHanya karena kamu digaji 120 ribu paun\u00a0 per pekan dan tampil lumayan selama 20 menit melawan Tottenham Hotspur, kamu berpikir kamu adalah pemain bintang besar?\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/alan-smith-paul-scholes-roy-keane-darren-fletcher-and-ryan-giggs-a-picture-id52149348?k=6&amp;m=52149348&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=Wzaar3oSXIneuXKLkdHOutHy5Sol1C7Zvo2H6utq8lM=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Tentang Darren Fletcher<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cSaya tidak mengerti apa yang orang Skotlandia besar-besarkan terkait seorang Darren Fletcher.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang Liam Miller yang selalu terlambat datang ke tempat latihan<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p><strong>\u201c<\/strong>Kalau Anda berkendara menuju tempat kerja, pastikan Liam Miller tidak sedang bersama dengan Anda. Karena ia selalu terlibat dengan kecelakaan mobil, lebih dari siapapun yang saya tahu.<strong>\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang Mick McCarthy<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cSaya sudah bilang kepadanya kalau saya tidak memberikan rasa hormat sebagai pemain, pelatih, atau bahkan sebagai manusia. Orang itu (McCarthy) bisa membusuk di neraka dan saya tidak peduli.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/roy-keane-of-manchester-united-clashes-with-steven-gerrard-of-during-picture-id55713149?k=6&amp;m=55713149&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=1DHeWQ5vx3BqHorP01YGUh-0-7too8Za2RQLEjliBUU=\" width=\"594\" height=\"428\" \/><\/p>\n<h3><strong>Tentang <em>diving<\/em><\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cSebelum berbicara soal anti-rasisme dan anti-<em>bullying<\/em>, merupakan ide yang sangat bagus untuk terlebih dahulu melakukan kampanye anti-<em>diving<\/em>.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang Sir Alex Ferguson sebagai sesama manajer<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p><strong>\u201c<\/strong>Ferguson tidak pernah muncul (dalam pertemuan setelah pertandingan sesama manajer). Saya pikir itu adalah sesuatu yang tidak sopan. Ia menelepon saya beberapa hari kemudian bahwa ia buru-buru ke ruang ganti setelah laga. Tetapi ia melakukan pertemuan tersebut dengan manajer lain. Rasanya ia tidak memberikan rasa hormat yang sesuai kepada saya dan staf saya.<strong>\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang lemparan ke udara untuk Sir Alex ketika masih bermain untuk United<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cKami akan lebih senang untuk melemparnya ke udara dan tidak menangkapnya.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/roy-keane-of-manchester-utd-shows-his-frustration-at-a-decision-by-picture-id52280492?k=6&amp;m=52280492&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=r9vYMQLkangw1CRQsO0gRRICdWGJEMu4u4zco_MmcA8=\" width=\"594\" height=\"392\" \/><\/p>\n<h3><strong>Tentang para komentator televisi<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cApakah mereka akan selalu dikenang setelah apa yang mereka lakukan? Tidak! Bahkan saya tidak akan memercayai mereka untuk membawa jalan-jalan anjing saya.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang kemampuan para pesepak bola<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p><strong>\u201c<\/strong>Saya tidak percaya bahwa kemampuan para pemain adalah hasil kinerja dari para pelatih. Itu (kemampuan para pemain) adalah hasil dari hubungan antara sang pemain itu sendiri dengan bola.<strong>\u201d<\/strong><\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang Manchester United yang semakin populer secara global<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cSaya pikir banyak orang yang datang ke Old Trafford bahkan tidak bisa mengeja kata <em>football <\/em>(sepak bola) dengan benar. Jadi tidak masalah ketika (mereka) tidak mengerti.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/sep-1996-eric-cantona-of-manchester-united-pleads-his-innocence-to-picture-id1529991?k=6&amp;m=1529991&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=00Qn6SX03vxInxiJehoIKjitWn_FcPd8--QDk2EKqT8=\" width=\"594\" height=\"392\" \/><\/p>\n<h3><strong>Tentang Eric Cantona<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cKerah naik, punggung tegak, dada yang dibusungkan. Ia merasa setiap stadion adalah miliknya sendiri. Ini adalah panggung untuknya. Ia menyukai hal ini, para penggemar juga dan pemain lain pun juga menyukainya. Yang paling penting adalah ia bisa menyelesaikan pekerjaannya.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Tentang adu mulut dengan Patrick Vieira<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p><strong>\u201c<\/strong>Patrick Vieira bertingga 6,4 kaki dan dia mendatangi Gary Neviile. Maka saya bilang padanya, hadapi saya saja. Sesederhana itu. Dia mencoba mengintimidasi rekan setim saya dan saya tidak bisa membiarkan itu begitu saja. Tetapi boleh jadi, Gary memang pantas untuk dikejar-kejar saat itu. Dan bila terjadi pertarungan saat itu, bisa jadi dia (Vieira) akan membunuh saya.\u201d<\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>Sosok dibalik mendaratnya Cristiano Ronaldo ke United<\/strong><\/h3>\n<blockquote><p>\u201cKami bermain melawan Sporting Lisbon dalam pembukaan stadion baru mereka. Saya melihat jelas sekali bagaimana bagusnya (Cristiano) Ronaldo saat itu. John O\u2019Shea yang menghadapinya sampai kewalahan. Sheasy (sebutan akrab O\u2019Shea) bahkan sampai meminta bertemu dokter pada jeda babak karena merasa kepalanya berputar-putar (setelah menghadapi Ronaldo).\u201d<\/p>\n<p>\u201cKlub kemudian melakukan negosiasi dan mendapatkan Ronaldo. Kami selalu bercanda bahwa kesepakatan tersebut sudah terjadi sejak Ronaldo berhadapan dengan Sheasy yang bermain seperti seorang badut!\u201d<\/p><\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cMatanya hanya seperti tinggal garis hitam saja, giginya gemertak, wajahnya semakin merah. Jelas ia murka kepada saya. Saya pikir saya akan dihabisi olehnya saat itu.\u201d Begitu yang diungkapkan manajer legendaris, Sir Alex Ferguson, mengenang perseteruan terbesar dan terakhir dengan salah satu gelandang terbaik yang pernah bermain untuknya, Roy Keane. Ia juga merupakan kapten tim United dalam periode 1997 hingga 2005. Keane adalah bagian besar dari kesuksesan Sir Alex membangun dinasti sepak bola miliknya. Bagi generasi yang besar di sekitar tahun 1990 hingga 2000-an, Roy Keane adalah pemain paling meledak-ledak yang bisa Anda sering saksikan. Tekel keras, kartu merah dan bersitegang dengan sesama pemain atau wasit adalah hal yang biasa. Pertarungannya &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8861,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[129,151,1627,302],"class_list":["post-8859","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-featured","tag-manchester-united","tag-roy-keane","tag-sir-alex-ferguson"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagi generasi yang besar di sekitar tahun 1990 hingga 2000-an, Roy Keane adalah pemain paling meledak-ledak yang bisa Anda sering saksikan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi generasi yang besar di sekitar tahun 1990 hingga 2000-an, Roy Keane adalah pemain paling meledak-ledak yang bisa Anda sering saksikan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-10T04:00:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane\",\"datePublished\":\"2017-08-10T04:00:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/\"},\"wordCount\":833,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Manchester United\",\"Roy Keane\",\"Sir Alex Ferguson\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/\",\"name\":\"Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-10T04:00:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Bagi generasi yang besar di sekitar tahun 1990 hingga 2000-an, Roy Keane adalah pemain paling meledak-ledak yang bisa Anda sering saksikan.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/10\\\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Roy Keane\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane | Football Tribe Indonesia","description":"Bagi generasi yang besar di sekitar tahun 1990 hingga 2000-an, Roy Keane adalah pemain paling meledak-ledak yang bisa Anda sering saksikan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane | Football Tribe Indonesia","og_description":"Bagi generasi yang besar di sekitar tahun 1990 hingga 2000-an, Roy Keane adalah pemain paling meledak-ledak yang bisa Anda sering saksikan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-10T04:00:45+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane","datePublished":"2017-08-10T04:00:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/"},"wordCount":833,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg","keywords":["Featured","Manchester United","Roy Keane","Sir Alex Ferguson"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/","name":"Ungkapan-Ungkapan Tersohor dari Roy Keane | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg","datePublished":"2017-08-10T04:00:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Bagi generasi yang besar di sekitar tahun 1990 hingga 2000-an, Roy Keane adalah pemain paling meledak-ledak yang bisa Anda sering saksikan.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/10\/ungkapan-tersohor-dari-roy-keane\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/10-Roy-Keane-1200x674.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Roy Keane"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8859","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8859"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8859\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8859"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8859"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8859"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}