{"id":8649,"date":"2017-08-06T07:01:07","date_gmt":"2017-08-06T00:01:07","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=8649"},"modified":"2017-08-06T07:01:07","modified_gmt":"2017-08-06T00:01:07","slug":"rapor-paruh-musim-liga-1-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/","title":{"rendered":"Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok"},"content":{"rendered":"<p>Layaknya sebuah roda, klub sepak bola pun mengalami siklus kehidupan. Suatu ketika berada di atas, tapi ada saatnya mereka turun ke bawah. Nah, di Go-Jek Traveloka (GT) Liga 1 musim ini, empat klub kandidat juara mengalami penurunan performa. Tampil mengecewakan dan tersangkut di papan tengah bahkan bawah, alih-alih meramaikan persaingan di papan atas.<\/p>\n<p>Berbagai macam permasalahan dialami keempat klub ini yang membuat mereka tak sanggup menampilkan performa terbaiknya dan harus merelakan singgasana papan atas yang biasa mereka tempati, dihuni oleh klub-klub yang usianya jauh lebih muda dari mereka.<\/p>\n<p>Siapa saja keempat tim raksasa yang kini menjadi pesakitan itu dan apa saja permasalahannya?<\/p>\n<figure style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/www.liga-indonesia.id\/files\/uploads\/gallery\/attachment\/2017\/Jul\/31\/597f5f2155344\/pekan-17-arema-fc-vs-borneo-fc-3007-website-fullsi.jpg\" width=\"800\" height=\"530\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Liga 1<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Arema FC: Senapan angin Singo Edan<\/strong><\/h3>\n<p>Klub kebanggaan warga Malang ini selalu menjadi kandidat juara tiap musimnya, tapi melihat kiprah mereka yang terseok-seok di putaran pertama, manajemen Singo Edan sebenarnya mematok target yang tidak berat: finis di lima besar. Akan tetapi, hal itu gagal dilakukan Aji Santoso dan membuatnya mundur dari kursi kepelatihan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/25\/arema-fc-yang-harus-segera-move\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Arema FC<\/a>.<\/p>\n<p>Permasalahan pelik yang dihadapi Arema di putaran pertama ada produktivitas tandang mereka. Dari delapan partai <em>away<\/em>, Arema hanya mampu menceploskan empat gol di dua pertandingan saja. Lebih parah lagi, dua pertandingan tersebut adalah ketika melawan klub papan bawah, Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik United.<\/p>\n<p>Usia para serdadu lini depan Singo Edan yang tak lagi muda diperkirakan menjadi penyebab utama juara Liga Indonesia 2009\/2010 ini tampil tanpa naluri membunuh, seperti senapan angin. Cristian Gonzales sudah berkepala empat, Esteban Vizcarra berusia 31 tahun, Arif Suyono bahkan dua tahun lebih tua dari Vizcarra, sedangkan Juan Pablo Pino masih belum menemukan performa terbaiknya.<\/p>\n<p>Praktis hanya ada nama-nama seperti Dedik Setiawan, Nasir, Dendi Santoso dan Muhammad Rafli yang masih memiliki darah segar, namun mereka belum dapat tampil konsisten. Perombakan sistem di lini depan menjadi tugas utama Joko Susilo di paruh kedua untuk mengisi senapan Arema dengan peluru asli, bukan peluru senapan angin.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 825px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/www.liga-indonesia.id\/files\/uploads\/gallery\/attachment\/2017\/Jul\/23\/59742b0fb35fd\/pekan-16-persib-bandung-vs-persija-2207-website-ad.jpg\" width=\"825\" height=\"500\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Liga 1<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Persib Bandung: Taring tumpul Maung Bandung<\/strong><\/h3>\n<p>Tak terkalahkan di tujuh laga awal dan sempat menduduki peringkat kedua, tak ada yang menyangka kalau <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/02\/menyelamatkan-persib-bandung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Maung Bandung<\/a> akan terjerembab di peringkat 14 pada akhir putaran pertama. Dengan hanya 16 gol yang dicetak dari 17 pertandingan, lini depan Persib jelas menjadi sorotan utama merosotnya performa mereka musim ini<\/p>\n<p>Musibah kemandulan Pangeran Biru dimulai dengan cedera panjang Sergio van Dijk, dilanjutkan dengan performa buruk Carlton Cole, inkonsistensi Shohei Matsunaga, serta Angga Febryanto yang masih minim pengalaman. Ini membuat Persib sama sekali tidak memiliki penyerang tajam untuk berduel di kotak penalti lawan.<\/p>\n<p>Eksperimen pun dilakukan, mulai dari mendorong Michael Essien menjadi gelandang serang, memberi debut pada Billy Keraf, hingga mengubah posisi Raphael Maitimo menjadi ujung tombak. Opsi terakhir kemudian lebih sering dilakukan Djadjang Nurdjaman maupun Herry Setiawan dan mulai membuahkan hasil di pekan ke-18 ketika Persib membenamkan PS TNI dan Maitimo menyumbang dua gol.<\/p>\n<p>Akan tetapi, bergantung pada Maitimo seorang di lini depan merupakan sesuatu yang sangat berisiko karena posisi aslinya adalah gelandang. Naluri mencetak gol akan menjadi pembeda yang signifikan antara penyerang asli dengan para <em>false nine<\/em>. Persib mungkin bisa mengikuti saran editor kami untuk mendatangkan Marlon da Silva agar taring mereka bisa kembali tajam untuk mengoyak para mangsa di pertandingan sisa.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/www.liga-indonesia.id\/files\/uploads\/gallery\/attachment\/2017\/Jul\/31\/597f5ac687f07\/pekan-17-ps-tni-vs-semen-padang-3007-website-mg-9.jpg\" width=\"800\" height=\"530\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Liga 1<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Semen Padang: Si jago kandang yang hancur lebur saat tandang<\/strong><\/h3>\n<p>Kekhawatiran itu muncul sejak Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 usai digelar. Di kompetisi pengganti liga resmi itu, Kabau Sirah tak sekalipun meraih kemenangan di partai tandang dan itu kembali terulang di GT Liga 1 putaran pertama.<\/p>\n<p>Vendry Mofu dan kawan-kawan memang sempat meraih kemenangan 3-1 saat melawat ke kandang Persegres Gresik United di pekan kedua, tapi sejak itu, tak ada lagi tiga poin yang berhasil diraih ketika bertamu ke kota lain. Semen Padang bahkan sempat takluk 0-6 di tangan Madura United pada laga terakhir sebelum memasuki jeda Lebaran.<\/p>\n<p>Ini menjadi ironi mengingat Semen Padang tampil sangat meyakinkan di Piala Presiden 2017 lalu. Mereka tampil ofensif dengan menempatkan Marcel Sacramento sebagai <em>runner-up <\/em>top skor dengan torehan enam gol, namun semuanya lenyap setelah dua kekalahan tandang beruntun tiba di partai kontra Bali United dan Pusamania Borneo FC.<\/p>\n<p>Memori kelam partai tandang yang terjadi selama perhelatan TSC kembali terbayang dan benar saja, hanya satu poin yang mampu diraih dari delapan lawatan terakhir mereka. Catatan ini berbanding terbalik dengan keperkasaan mereka di Stadion Haji Agus Salim. Tak ada satupun dari klub-klub raksasa seperti Sriwijaya FC, Persipura Jayapura, Persib Bandung, PSM Makassar, Persija Jakarta dan Arema FC yang sanggup membawa pulang tiga poin dari kota Padang.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/www.liga-indonesia.id\/files\/uploads\/gallery\/attachment\/2017\/Jul\/31\/597f57862b338\/pekan-17-sriwijaya-fc-vs-persipura-3007-website-im.jpg\" alt=\"Liga 1\" width=\"800\" height=\"530\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Liga 1<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Sriwijaya FC: Sayap-sayap patah Laskar Wong Kito<\/strong><\/h3>\n<p>Permainan cepat menjadi ciri khas Sriwijaya FC sejak tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Akan tetapi, gaya bermain seperti itu tak lagi menjadi momok menakutkan bagi para lawan Laskar Wong Kito, karena para <em>speedster <\/em>Sriwijaya FC di sektor sayap musim ini terlalu mudah dipatahkan aksinya.<\/p>\n<p>Meski predikat penyerang kenyang pengalaman tersemat dalam diri Hilton Moreira, namun usia tak mampu berbohong. Di usia 36 tahun, kecepatan Hilton sudah banyak berkurang dan parahnya, kompatriotnya di sektor sayap seperti Anis Nabar, Nur Iskandar, Talaohu Abdul Musafri, hingga Maldini Pali (kini dipinjamkan ke Persiba Balikpapan), tak mampu mengemban tugas sebagai alternatif serangan.<\/p>\n<p>Ini diperburuk dengan komposisi lini belakang yang tak kunjung <em>full-team<\/em>. Bio Paulin belum sembuh total dari cedera, padahal ia diproyeksikan sebagai bek tengah utama musim ini. Praktis hanya Beto Goncalves yang masih konsisten menampilkan performa terbaiknya dengan raihan 10 gol di putaran pertama.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/periode-buruk-sriwijaya-fc-di-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sriwijaya FC<\/a> adalah tim dengan tradisi penyerang tajam dan pemain sayap cepat. Mulai dari Keith Kayamba Gumbs hingga Ngon A Djam, Benben Berlian hingga Muhammad Ridwan, mereka semua mampu membawa Laskar Wong Kito ke papan atas Liga Indonesia. Tugas berat bagi Hartono Ruslan untuk mempertahankan tradisi itu dengan kondisi skuat yang compang-camping saat ini.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Layaknya sebuah roda, klub sepak bola pun mengalami siklus kehidupan. Suatu ketika berada di atas, tapi ada saatnya mereka turun ke bawah. Nah, di Go-Jek Traveloka (GT) Liga 1 musim ini, empat klub kandidat juara mengalami penurunan performa. Tampil mengecewakan dan tersangkut di papan tengah bahkan bawah, alih-alih meramaikan persaingan di papan atas. Berbagai macam permasalahan dialami keempat klub ini yang membuat mereka tak sanggup menampilkan performa terbaiknya dan harus merelakan singgasana papan atas yang biasa mereka tempati, dihuni oleh klub-klub yang usianya jauh lebih muda dari mereka. Siapa saja keempat tim raksasa yang kini menjadi pesakitan itu dan apa saja permasalahannya? Arema FC: Senapan angin Singo Edan Klub kebanggaan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8650,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[218,1567,577,129,1456,1442,195,620,627,122,189],"class_list":["post-8649","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-arema-fc","tag-beto-goncalves","tag-cristian-gonzales","tag-featured","tag-liga-1-semarak-liga","tag-marcel-sacramento","tag-persib-bandung","tag-raphael-maitimo","tag-semen-padang","tag-slider","tag-sriwijaya-fc"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mereka tampil mengecewakan dan tersangkut di papan tengah bahkan bawah, alih-alih meramaikan persaingan di papan atas pada kompetisi Liga 1.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mereka tampil mengecewakan dan tersangkut di papan tengah bahkan bawah, alih-alih meramaikan persaingan di papan atas pada kompetisi Liga 1.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-06T00:01:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"530\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok\",\"datePublished\":\"2017-08-06T00:01:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/\"},\"wordCount\":978,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg\",\"keywords\":[\"Arema FC\",\"Beto Goncalves\",\"Cristian Gonzales\",\"Featured\",\"Liga 1 Semarak Liga\",\"Marcel Sacramento\",\"Persib Bandung\",\"Raphael Maitimo\",\"Semen Padang\",\"Slider\",\"Sriwijaya FC\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/\",\"name\":\"Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-06T00:01:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Mereka tampil mengecewakan dan tersangkut di papan tengah bahkan bawah, alih-alih meramaikan persaingan di papan atas pada kompetisi Liga 1.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/06\\\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg\",\"width\":800,\"height\":530,\"caption\":\"Penampilan Arema FC di putarran pertama masih jauh dari harapan. Kredit: Liga 1\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok | Football Tribe Indonesia","description":"Mereka tampil mengecewakan dan tersangkut di papan tengah bahkan bawah, alih-alih meramaikan persaingan di papan atas pada kompetisi Liga 1.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok | Football Tribe Indonesia","og_description":"Mereka tampil mengecewakan dan tersangkut di papan tengah bahkan bawah, alih-alih meramaikan persaingan di papan atas pada kompetisi Liga 1.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-06T00:01:07+00:00","og_image":[{"width":800,"height":530,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok","datePublished":"2017-08-06T00:01:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/"},"wordCount":978,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg","keywords":["Arema FC","Beto Goncalves","Cristian Gonzales","Featured","Liga 1 Semarak Liga","Marcel Sacramento","Persib Bandung","Raphael Maitimo","Semen Padang","Slider","Sriwijaya FC"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/","name":"Rapor Paruh Musim Liga 1: Empat Klub yang Tampil Jeblok | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg","datePublished":"2017-08-06T00:01:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Mereka tampil mengecewakan dan tersangkut di papan tengah bahkan bawah, alih-alih meramaikan persaingan di papan atas pada kompetisi Liga 1.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/06\/rapor-paruh-musim-liga-1-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/pekan-18-bhayangkara-fc-vs-arema-fc-0408-website-i.jpg","width":800,"height":530,"caption":"Penampilan Arema FC di putarran pertama masih jauh dari harapan. Kredit: Liga 1"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8649"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8649\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}