{"id":8639,"date":"2017-08-05T13:00:10","date_gmt":"2017-08-05T06:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=8639"},"modified":"2017-08-05T09:40:43","modified_gmt":"2017-08-05T02:40:43","slug":"neymar-samba-teranyar-psg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/","title":{"rendered":"Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain"},"content":{"rendered":"<p>Setelah melewati saga transfer yang cukup menegangkan, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/paris-saint-germain\/\">Paris Saint-Germain<\/a> (PSG) akhirnya resmi memperkenalkan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/neymar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Neymar<\/a> sebagai penggawa anyar sekaligus pemain dengan nilai transfer tertinggi di dunia lewat klausul pelepasan seharga 222 juta euro, Kamis (3\/8) waktu lokal. Satu hal menarik terlontar dari eks penyerang Barcelona itu pada sesi wawancara perdana dengan situs resmi klub. Neymar menyebut kompatriotnya asal Brasil jadi salah satu alasan kepindahan.<\/p>\n<p>\u201cKami telah <em>chatting<\/em>, mengirim pesan, dan berbicara di telepon sepanjang bulan ini. Pada akhirnya saya berbicara dengan semuanya dan tak hanya sebagai pesepak bola hebat, mereka juga teman yang sangat baik. Saya senang dengan fakta kami bermain bersama di Brasil dan kini di Paris!\u201d ungkap Neymar. Ya, kepindahan Neymar seakan mempertegas aroma Samba di Paris Saint-Germain yang sudah berlangsung lama.<\/p>\n<p>Sebelum kehadiran pemain berusia 25 tahun itu, PSG telah memiliki empat pemain asal Brasil, yakni Thiago Silva, Marquinhos, Lucas Moura, dan bek kanan yang juga didatangkan pada bursa transfer musim panas ini, Dani Alves. Belum lagi dengan adanya pemain Italia kelahiran Brasil, Thiago Motta. Lebih hebatnya, dan sesuai dengan pernyataan Neymar, keempat nama di atas masih berstatus penggawa timnas Brasil. Neymar sendiri merupakan deputi Thiago Silva pada ban kapten Selecao.<\/p>\n<p>Kelima penggawa asal Brasil tersebut jika dibandingkan dengan para pemain yang tampil untuk Les Parisiens musim lalu, hanya kalah dengan pemain lokal Prancis. Apabila berpikir perbandingannya bakal jauh, nyatanya tidak. Kontingen Negeri Samba di Parc des Princes hanya berjarak tiga atau delapan pemain yang berstatus lokal.<\/p>\n<p>Selain mungkin dimaksudkan untuk memudahkan Neymar dalam beradaptasi, termasuk <em>disc-jockey<\/em> di ruang ganti, Alves, banyaknya legiun asal Brasil di PSG merupakan kelanjutan dari hikayat unik antarkeduanya yang bahkan sudah berlangsung pada tahun-tahun awal berdirinya klub. Meksiko, 47 tahun lalu, menjadi salah satu awal tonggak sejarah klub yang kini terus berambisi jadi yang terbaik di Eropa dan dunia.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 323px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/www.jcnet.com.br\/banco_imagem\/images\/esportes\/joel-camargo2.JPG\" alt=\"Joel Camargo\" width=\"323\" height=\"476\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Joel Camargo. Kredit: Alchetron<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Piala Dunia 1970, pengaruh global Brasil<\/strong><\/h3>\n<p>Bertempat di Meksiko, Piala Dunia 1970 seakan jadi panggung supremasi Brasil di jagat sepak bola. Sejak fase awal, Selecao yang berada satu grup dengan juara bertahan, Inggris, tak terbendung lajunyaa. Diperkuat deretan nama mulai dari Carlos Alberto, Rivellino, Tostao, Jairzinho, hingga tentunya Pele, Brasil tampil superior dan selalu menang hingga akhirnya menantang Italia di partai final. Kala itu kedua tim sama-sama mengoleksi dua trofi Piala Dunia dan punya kekuatan berimbang.<\/p>\n<p>Apa daya, Gli Azzurri dipermak Brasil dengan skor telak 4-1. Sempat membalas gol cepat Pele lewat aksi Roberto Bonisegna, Italia tak kuasa menahan tarian indah di lapangan sepak bola yang diperagakan anak asuh Mario Zagallo itu. Brasil akhirnya sukses merengkuh titel Piala Dunia ketiga lewat permainan cantik, 21 Juni 1970 di Estadio Azteca, Mexico City. Sekitar 28 ribu kilometer ke arah timur atau tepatnya di ibu kota Prancis, Paris, sepak bola juga tengah menggeliat.<\/p>\n<p>Berselang 52 hari dari kejayaan Brasil di Meksiko, persisnya 12 Agustus 1970, resmi berdiri sebuah klub hasil merger Paris FC dan Stade Saint-Germain. Nama Paris Saint-Germain akhirnya dipilih untuk identitas klub tersebut. Brasil yang kala itu jadi tim paling superior sejagat dengan permainan indahnya, praktis jadi kiblat kesebelasan manapun, termasuk PSG yang baru dibentuk dan tengah mencari jati diri.<\/p>\n<p>Tak main-main, Les Parisiens yang baru merayakan satu tahun berdirinya klub, sukses menggaet penggawa Selecao di Piala Dunia 1970, Joel Camargo. Meski hanya bertahan semusim dan mencatatkan dua penampilan, kehadiran Camargo menjadi tonggak awal sejarah kentalnya aroma Brasil di PSG.<\/p>\n<p>Seiring berjalannya waktu, pemain asal Negeri Samba datang silih berganti ke Parc des Princes dan tentunya, memberikan beragam cerita untuk Les Parisiens. Hingga teranyar, Neymar, total sudah ada 31 pesepak bola asal Brasil yang memperkuat klub asal ibu kota Prancis itu. Lebih dari itu, Brasil jadi negara kedua penyumbang pemain terbanyak sepanjang sejarah PSG selain tentunya Prancis.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/paris-saint-germain-strasbourg-finale-coupe-de-france-photo-alain-picture-id644858870?k=6&amp;m=644858870&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=kIN9Q6RPLna_m5HMaLXJzqun3oLBg2PM-wqVw0Scdpg=\" alt=\"Rai\" width=\"594\" height=\"390\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Rai (tengah) saat menghadapi Strasbourg.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Dari ikon tim, sampai Pangeran Kecil<\/strong><\/h3>\n<p>Setelah Camargo, hadir Armando Monteiro yang didatangkan ketika PSG diambil alih desainer terkenal, Daniel Hecter, pada 1973 silam. Sejak saat itu, Les Parisiens perlahan menapaki jalannya, dipimpin pelatih legendaris, Just Fontaine. Meski demikian, Monteiro ternyata mengikuti jejak Camargo yang cuma bertahan satu musim. Delegasi Brasil di PSG sempat vakum lama, sebelum kehadiran Abel Braga tahun 1979, hingga akhirnya bertambah pada dekade 1990-an.<\/p>\n<p>Deretan pemain seperti Leonardo, Ricardo, Valdo, Edmilson, Adailton, sampai Rai didatangkan. Nama terakhir menjelma jadi salah satu ikon tim. Berbekal status sebagai Pemain Terbaik Amerika Selatan 1992, Rai direkrut setahun setelahnya dari Sao Paulo dan langsung mempersembahkan gelar Ligue 1 1993\/1994, satu trofi Coupe de la Ligue dan Trophee des Champions, serta dua gelar Coupe de France hingga Piala Winners sepanjang lima tahun kariernya di Parc des Princes.<\/p>\n<p>Saat masih berseragam PSG, Rai juga sukses membawa timnas Brasil juara Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat dengan status kapten tim dan pemakai nomor punggung 10. Berselang era milenium, nuansa Brasil di Les Parisiens semakin kental. Kali ini era berganti ke Vampeta, Aloisio, Reinaldo, Paulo Cesar, dan tentunya yang paling diingat adalah Ronaldinho. Meneruskan takhta nomor 10 dari Rai, Ronaldinho kerap tampil memukau publik Parc des Princes lewat tekniknya.<\/p>\n<p>Kendati hanya bertahan dua musim sebelum hijrah ke Barcelona, berbanding terbalik dengan Neymar, Ronaldinho tetap dikenang di PSG dan sempat dijuluki Pangeran Kecil.<\/p>\n<p>Hingga akhirnya kehadiran investor baru pada 2011, Oryx Qatar Sports Investments, benar-benar mengubah wajah PSG menjadi tim kaya baru. Gelontoran dana dikeluarkan Presiden klub, Nasser Al-Khelaifi, untuk membangun tim. Namun satu yang tak berubah: Aroma Brasil tetap dijaga.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/marquinhos-of-paris-saintgermain-celebrates-his-goal-with-dani-alves-picture-id821138464?k=6&amp;m=821138464&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=ZYoT0m3O6f5LRhxUmQtnhYzDo0tqkn3TmAhvvF7mtg8=\" width=\"594\" height=\"486\" \/><\/p>\n<h3><strong>Harum hingga kini<\/strong><\/h3>\n<p>Dua nama asal Brasil, Alex dan Maxwell, turut jadi penanda era baru di Parc des Princes. Seperti diketahui, keduanya tampil apik dan jadi tembok di lini belakang PSG. Berselang semusim, atau tepatnya 2012\/2013, dana sebesar 82 juta euro dikeluarkan untuk mendatangkan dua pemain asal Negeri Samba, Thiago Silva dari AC Milan, dan bintang muda Sao Paulo, Lucas Moura. Di akhir musim, PSG sukses meraih gelar Ligue 1 pertama sejak sembilan tahun lalu.<\/p>\n<p>Tradisi perekrutan pemain Brasil terus berlanjut dan melibatkan dana besar. Marquinhos didaratkan dari AS Roma dengan tebusan 31,4 juta euro pada musim panas 2013. Sementara David Luiz sempat jadi bek termahal di dunia kala dibeli dari Chelsea semusim berikutnya dengan mahar 49,5 juta euro. Para penggawa Selecao tersebut turut andil dalam empat trofi beruntun Coupe de la Ligue dan Ligue 1, tiga titel beruntun, Coupe de France, dan lima gelar Trophee des Champions secara berturut-turut.<\/p>\n<p>Musim ini, tradisi itu berlanjut dengan diwarnai pengakuan atas warna kental Brasil di PSG. Sebelum sukses merekrut Dani Alves secara gratis dan memecahkan rekor transfer dunia atas nama Neymar, Les Parisiens memberikan tribut khusus atas kehadiran pemain Brasil di klub. Penghormatan itu berupa kostum tandang yang berwarna kuning, representasi dari <em>jersey <\/em>timnas Brasil. Diwarnai aksen biru dan triwarna di kerah, kostum ini memang sekilas membuat Neymar dan kompatriotnya seakan berada di rumah sendiri.<\/p>\n<p>\u201cMemang ada hubungan khusus antara PSG dengan Brasil. Beberapa pemain penting (dari Brasil) meninggalkan tinta emas dalam sejarah klub ini. Masyarakat Brasil menyukai orang-orang Prancis, terutama kota Paris. Semua warga Brasil memimpikan bisa ke Paris,\u201d terang Lucas Moura, seperti dilansir <em>New York Times<\/em>.<\/p>\n<p>Atas dasar garis sejarah panjang itulah, Neymar, salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, akhirnya memutuskan berlabuh di Paris Saint-Germain, dengan harapan bisa meneruskan jejak, hingga melewati pencapaian pendahulunya.<\/p>\n<p><strong>Author:<\/strong><em><strong> Perdana Nugroho<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penulis bisa ditemui di akun Twitter <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/harnugroho\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">harnugroho<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah melewati saga transfer yang cukup menegangkan, Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya resmi memperkenalkan Neymar sebagai penggawa anyar sekaligus pemain dengan nilai transfer tertinggi di dunia lewat klausul pelepasan seharga 222 juta euro, Kamis (3\/8) waktu lokal. Satu hal menarik terlontar dari eks penyerang Barcelona itu pada sesi wawancara perdana dengan situs resmi klub. Neymar menyebut kompatriotnya asal Brasil jadi salah satu alasan kepindahan. \u201cKami telah chatting, mengirim pesan, dan berbicara di telepon sepanjang bulan ini. Pada akhirnya saya berbicara dengan semuanya dan tak hanya sebagai pesepak bola hebat, mereka juga teman yang sangat baik. Saya senang dengan fakta kami bermain bersama di Brasil dan kini di Paris!\u201d ungkap Neymar. Ya, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8643,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,76],"tags":[519,129,1424,116,1548,1559,122],"class_list":["post-8639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-prancis","tag-brazil","tag-featured","tag-neymar","tag-paris-saint-germain","tag-psg","tag-ronaldinho","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebelum kehadiran Neymar, PSG telah memiliki empat pemain asal Brasil, yakni Thiago Silva, Marquinhos, Lucas , dan, Dani Alves.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebelum kehadiran Neymar, PSG telah memiliki empat pemain asal Brasil, yakni Thiago Silva, Marquinhos, Lucas , dan, Dani Alves.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-05T06:00:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/826379464.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"371\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain\",\"datePublished\":\"2017-08-05T06:00:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/\"},\"wordCount\":1174,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/826379464.jpg\",\"keywords\":[\"Brazil\",\"Featured\",\"Neymar\",\"Paris Saint Germain\",\"PSG\",\"Ronaldinho\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Prancis\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/\",\"name\":\"Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/826379464.jpg\",\"datePublished\":\"2017-08-05T06:00:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sebelum kehadiran Neymar, PSG telah memiliki empat pemain asal Brasil, yakni Thiago Silva, Marquinhos, Lucas , dan, Dani Alves.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/08\\\/05\\\/neymar-samba-teranyar-psg\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/826379464.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/08\\\/826379464.jpg\",\"width\":594,\"height\":371,\"caption\":\"Neymar\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain | Football Tribe Indonesia","description":"Sebelum kehadiran Neymar, PSG telah memiliki empat pemain asal Brasil, yakni Thiago Silva, Marquinhos, Lucas , dan, Dani Alves.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sebelum kehadiran Neymar, PSG telah memiliki empat pemain asal Brasil, yakni Thiago Silva, Marquinhos, Lucas , dan, Dani Alves.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-08-05T06:00:10+00:00","og_image":[{"width":594,"height":371,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/826379464.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain","datePublished":"2017-08-05T06:00:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/"},"wordCount":1174,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/826379464.jpg","keywords":["Brazil","Featured","Neymar","Paris Saint Germain","PSG","Ronaldinho","Slider"],"articleSection":["Eropa","Prancis"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/","name":"Neymar, Lakon Teranyar Hikayat Panjang Brasil di Paris Saint-Germain | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/826379464.jpg","datePublished":"2017-08-05T06:00:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sebelum kehadiran Neymar, PSG telah memiliki empat pemain asal Brasil, yakni Thiago Silva, Marquinhos, Lucas , dan, Dani Alves.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/05\/neymar-samba-teranyar-psg\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/826379464.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/826379464.jpg","width":594,"height":371,"caption":"Neymar"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8639","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8639"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8639\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}