{"id":8252,"date":"2017-07-29T12:30:41","date_gmt":"2017-07-29T05:30:41","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=8252"},"modified":"2017-07-29T10:33:24","modified_gmt":"2017-07-29T03:33:24","slug":"transfer-terburuk-barcelona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/","title":{"rendered":"Transfer Terburuk Barcelona dalam Sepuluh Tahun Terakhir"},"content":{"rendered":"<p>Barcelona telah diperkuat pemain-pemain hebat dalam satu dekade terakhir. Ivan Rakitic, David Villa, Neymar, Gianluca Zambrotta hingga Zlatan Ibrahimovic adalah nama-nama \u2018kelas berat\u2019 yang telah mewarnai skuat Blaugrana. Namun, ternyata, tidak semua nama-nama yang didatangkan sukses. Contohnya delapan nama di bawah ini yang sering menjadi lelucon di kalangan suporter Barca:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/jeremy-mathieu-of-fc-barcelona-in-action-during-their-la-liga-match-picture-id652947418?k=6&amp;m=652947418&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=PFrx7_0Rg5i8UrRMauBURL1g4B1DhVjiLnzYMfJyGQo=\" alt=\"Jeremy Mathieu\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Jeremy Mathieu<\/strong><\/h3>\n<p>Mantan bek Valencia ini terbilang beruntung. Setelah reputasinya hancur lebur dalam tiga tahunnya di Barcelona, ia masih dipercaya memperkuat tim besar Portugal, Sporting Lisbon.<\/p>\n<p>Cukup aneh karena Barcelona mendatangkan bek tinggi besar asal Prancis ini di usianya yang sudah menginjak 31 tahun pada tahun 2014 lalu. Sejak saat itu, para Cules selalu bermimpi buruk setiap kali Mathieu dimainkan akibat pergerakannya yang lamban dan blunder demi blunder yang diperbuatnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/thomas-vermaelen-of-fc-barcelona-during-the-international-champions-picture-id823286044?k=6&amp;m=823286044&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=rlgz9Ke0rEunUPqWmzflCoNNNUCfKCeSTBP05dr0JkM=\" alt=\" Thomas Vermaelen\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Thomas Vermaelen<\/strong><\/h3>\n<p>Thomas Vermaelen adalah pemain keren. Pemain ini pernah menjadi kapten Ajax Amsterdam, Arsenal dan tim nasional Belgia. Lantas, apa yang membuatnya gagal di Barcelona?<\/p>\n<p>Seringnya pemain berusia 32 tahun ini terkena cedera membuat Vermaelen sering terlupakan. Sejak bergabung pada tahun 2014 lalu, total ia hanya bermain 11 kali dalam dua musim kompetisi. Bek tengah ini lalu dipinjamkan ke AS Roma pada musim 2016\/2017 dan tetap gagal menembus tim utama Giallorossi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/alex-song-of-barcelona-reacts-during-the-copa-del-rey-round-of-32-picture-id454051457?k=6&amp;m=454051457&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=HsMtQio_wp9IfrAE9MYXP9W9djG_DMXsR_iWNdSO8nw=\" alt=\"Alexandre Song\" width=\"594\" height=\"431\" \/><\/p>\n<h3><strong>Alexandre Song<\/strong><\/h3>\n<p>Para pendukung Barcelona mungkin lebih mengingat pemain asal Kamerun ini saat hampir berkelahi dengan Gerard Pique daripada kontribusinya. Song didatangkan dari Arsenal pada tahun 2012 dengan harga 18 juta euro, hanya untuk lebih banyak menjadi cadangan Sergio Busquets.<\/p>\n<p>Song lalu dipinjamkan selama dua musim ke West Ham United, dengan harapan dirinya bisa mengulangi performa apiknya bersama Arsenal. Harapan itu kembali gagal, terlihat dari nasib Song yang semakin tidak jelas di Liga Rusia bersama Rubin Kazan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/pbs.twimg.com\/media\/CoxgKpgXgAAcPDX.jpg\" alt=\"dmytro chygrynskiy\" width=\"800\" height=\"602\" \/><\/p>\n<h3><strong>Dmytro Chygrynskiy<\/strong><\/h3>\n<p>Chgrisnky? Chigrinsky? Chigri\u2026 ah sudahlah.<\/p>\n<p>Pemain asal Ukraina ini memikat Barcelona ketika tampil gemilang membawa Shakhtar Donetk menjuarai Piala UEFA 2009 (sekarang bernama Liga Europa). Ia juga tampil taktis meredam serangan-serangan Blaugrana di Piala Super Eropa 2009. Harga yang dikeluarkan Blaugrana mencapai 25 juta euro untuk pemain nasional Ukraina ini.<\/p>\n<p>Namun, pemain berposisi bek tengah ini gagal menjadi pilihan inti di Barcelona. Ia hanya bermain dua belas pertandingan saja, sehingga dijual kembali ke Shakhtar setahun kemudian.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/alexander-hleb-of-fc-barcelona-prepares-to-slot-the-ball-between-two-picture-id577359678?k=6&amp;m=577359678&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=L5tMnbYsbXDKgDLge5KedbG2vYvkd-ZRpGyd9-Uyy-M=\" alt=\"Alexander Hleb\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Alexander Hleb<\/strong><\/h3>\n<p>Lagi-lagi dari Arsenal. Pemain Belarusia ini tampil lumayan di klub London Utara tersebut setelah lima tahun yang sukses di Liga Jerman bersama Stuttgart. Hleb menjadi bagian tahun pertama Pep Guardiola yang sukses merebut <em>treble<\/em> pada tahun 2009.<\/p>\n<p>Namun, hidupnya di Barcelona jauh dari bahagia. Hleb gagal menggeser dominasi Xavi Hernandez dan Andres Iniesta di lini tengah Blaugrana, sehingga tiga musim selanjutnya, dihabiskannya sebagai pemain pinjaman. Setelah itu, karier Hleb tak lagi sama. Ia berpindah-pindah dari satu klub medioker ke klub medioker lain di Turki dan Belarusia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/images.performgroup.com\/di\/library\/goal_es\/de\/62\/keirrison-ex-barcelona-player_i6181uoep96t15mzrs5fint4w.jpg?t=-1099435007\" alt=\"Keirrison\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><\/p>\n<h3><strong>Keirrison<\/strong><\/h3>\n<p>Saking buruknya pemain yang satu ini, Barcelona seakan malu untuk memainkannya. Bayangkan, setelah didatangkan dari Palmeiras dengan harga 14 juta euro pada tahun 2009, Keirrison tak bermain semenit pun untuk tim utama Barcelona!<\/p>\n<p>Lima tahun kontraknya di Barcelona dihabiskannya dengan status pinjaman ke lima klub berbeda, yaitu Benfica, Fiorentina, Santos, Cruzeiro dan Coritiba. Jika nama Keirrison tak terpilih menjadi pembelian terburuk Barcelona sepanjang sejarah, itu hanya karena tak banyak orang yang ingat dia pernah berseragam Barca.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/cdn.espn.com.br\/image\/wide\/622_2275fc03-c77c-3d7b-9dc8-4bec67bfbd69.gif\" width=\"622\" height=\"350\" \/><\/p>\n<h3><strong>Henrique<\/strong><\/h3>\n<p>Nasib Henrique nyaris serupa dengan Keirrison. Mereka berdua bahkan pernah sama-sama bermain untuk Palmeiras sebelum bergabung dengan Barcelona. Henrique yang berposisi sebagai bek tengah nyaris bergabung dengan Ajax Amsterdam, sebelum Barca mendatangkannya pada musim panas 2008 dengan biaya 8 juta euro.<\/p>\n<p>Ah, buang-buang uang saja. Henrique juga tak pernah merasakan berseragam Barca karena langsung dipinjamkan ke Bayer Leverkusen dan Racing Santander, sebelum kembali berseragam Palmeiras. Setidaknya Henrique punya pengalaman tampil di Piala Dunia 2014 bersama tim nasional Brasil.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/e0.365dm.com\/14\/08\/16-9\/20\/Douglas_3197490.jpg?20140830120720\" width=\"768\" height=\"432\" \/><\/p>\n<h3><strong>Douglas<\/strong><\/h3>\n<p>Satu lagi pemain asal Brasil yang <em>flop <\/em>di Barcelona. Entah untuk apa Douglas Pereira dos Santos didatangkan pada musim panas 2014, padahal saat itu El Barca masih punya Dani Alves dan Martin Montoya di posisi bek kanan.<\/p>\n<p>Karier Douglas pun berjalan menyedihkan. Terhitung sejak 2014 hingga 2016, hanya tiga kali ia tampil untuk tim inti Barcelona, itu pun dua di antaranya di ajang Copa del Rey. Ia bermain lumayan untuk Sporting Gijon pada masa peminjamannya pada musim 2016\/2017 lalu. Namun, setelah kembali ke Camp Nou, masa depan Douglas tetap menjadi tanda tanya.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku \u2018Home &amp; Away\u2019.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Barcelona telah diperkuat pemain-pemain hebat dalam satu dekade terakhir. Ivan Rakitic, David Villa, Neymar, Gianluca Zambrotta hingga Zlatan Ibrahimovic adalah nama-nama \u2018kelas berat\u2019 yang telah mewarnai skuat Blaugrana. Namun, ternyata, tidak semua nama-nama yang didatangkan sukses. Contohnya delapan nama di bawah ini yang sering menjadi lelucon di kalangan suporter Barca: Jeremy Mathieu Mantan bek Valencia ini terbilang beruntung. Setelah reputasinya hancur lebur dalam tiga tahunnya di Barcelona, ia masih dipercaya memperkuat tim besar Portugal, Sporting Lisbon. Cukup aneh karena Barcelona mendatangkan bek tinggi besar asal Prancis ini di usianya yang sudah menginjak 31 tahun pada tahun 2014 lalu. Sejak saat itu, para Cules selalu bermimpi buruk setiap kali Mathieu dimainkan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Transfer Terburuk Barcelona dalam Sepuluh Tahun Terakhir&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8253,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,77],"tags":[180,129,178,645],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Transfer Terburuk Barcelona dalam Sepuluh Tahun Terakhir | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada delapan contoh nama-nama di bawah ini yang sering menjadi lelucon di kalangan suporter Barcelona karena dianggap sebagai transfer gagal.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Transfer Terburuk Barcelona dalam Sepuluh Tahun Terakhir | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada delapan contoh nama-nama di bawah ini yang sering menjadi lelucon di kalangan suporter Barcelona karena dianggap sebagai transfer gagal.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-29T05:30:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-29T03:33:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Alexandre-Hleb.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"446\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/\",\"name\":\"Transfer Terburuk Barcelona dalam Sepuluh Tahun Terakhir | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Alexandre-Hleb.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-29T05:30:41+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-29T03:33:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Ada delapan contoh nama-nama di bawah ini yang sering menjadi lelucon di kalangan suporter Barcelona karena dianggap sebagai transfer gagal.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Alexandre-Hleb.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Alexandre-Hleb.jpg\",\"width\":594,\"height\":446,\"caption\":\"Barcelona\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Transfer Terburuk Barcelona dalam Sepuluh Tahun Terakhir | Football Tribe Indonesia","description":"Ada delapan contoh nama-nama di bawah ini yang sering menjadi lelucon di kalangan suporter Barcelona karena dianggap sebagai transfer gagal.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Transfer Terburuk Barcelona dalam Sepuluh Tahun Terakhir | Football Tribe Indonesia","og_description":"Ada delapan contoh nama-nama di bawah ini yang sering menjadi lelucon di kalangan suporter Barcelona karena dianggap sebagai transfer gagal.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-29T05:30:41+00:00","article_modified_time":"2017-07-29T03:33:24+00:00","og_image":[{"width":594,"height":446,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Alexandre-Hleb.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/","name":"Transfer Terburuk Barcelona dalam Sepuluh Tahun Terakhir | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Alexandre-Hleb.jpg","datePublished":"2017-07-29T05:30:41+00:00","dateModified":"2017-07-29T03:33:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Ada delapan contoh nama-nama di bawah ini yang sering menjadi lelucon di kalangan suporter Barcelona karena dianggap sebagai transfer gagal.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/29\/transfer-terburuk-barcelona\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Alexandre-Hleb.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Alexandre-Hleb.jpg","width":594,"height":446,"caption":"Barcelona"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8252"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8252"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8252\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8252"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8252"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8252"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}