{"id":8131,"date":"2017-07-27T12:30:07","date_gmt":"2017-07-27T05:30:07","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=8131"},"modified":"2017-07-27T15:11:37","modified_gmt":"2017-07-27T08:11:37","slug":"10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/","title":{"rendered":"9 Kisah Solidaritas di Atas Rivalitas Sepak Bola"},"content":{"rendered":"<p>Ada yang berbeda pada pertandingan <em>derby<\/em> Manchester antara Manchester United kontra Manchester City di Texas, Amerika Serikat, akhir pekan lalu (20\/7). Pada laga International Champions Cup 2017 itu, seekor lebah pekerja seakan hinggap di setiap bagian depan kostum pemain. Sebagai dua tim yang kerap berseteru, hadirnya emblem serupa menimbulkan pertanyaan besar.<\/p>\n<p>Kendati dikenal sebagai dua tim yang punya rivalitas hebat, United dan City memilih bersatu mengenakan kostum kebesaran masing-masing, dengan diwarnai kehadiran ikon lebah pekerja, sebagai representasi warisan industri dan terpenting, solidaritas untuk tragedi bom yang terjadi di kota Manchester, Mei 2017 lalu. Tak hanya dalam bentuk <em>patch, <\/em>solidaritas juga diwujudkan dengan lelang <em>jersey <\/em>yang hasilnya akan disumbangkan ke penggalangan dana, We Love Manchester.<\/p>\n<p>Solidaritas yang patut diacungi dua jempol ini seakan menepikan sejenak rivalitas yang kerap ditunjukkan pada pertandingan Liga Primer Inggris dan ajang lain setiap kali keduanya bersua. Ya, sepak bola tak jarang menunjukkan sisi humanis di balik persaingan ketat antarklub seteru. Selain yang ditunjukkan United dan City belakangan ini, setidaknya ada sembilan contoh solidaritas istimewa insan sepak bola yang dilakukan dengan mengesampingkan rivalitas. Beginilah sepak bola, menyatukan kita semua.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/patrice-evra-of-manchester-united-shakes-hands-with-luis-suarez-of-picture-id152624040?k=6&amp;m=152624040&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=iOtWWzalDBeuDl-DeoD0iY0P8N0AcaP8k554LH6e28o=\" width=\"594\" height=\"395\" \/><\/p>\n<h3><strong>Liverpool dan Manchester United, 2012<\/strong><\/h3>\n<p>Dua klub dengan sejarah rivalitas terpanas di Inggris hingga saat ini, Liverpool dan Manchester United, sempat membuat kagum publik sepak bola dunia pada pertemuan di liga, September 2012 silam. Solidaritas hebat ditunjukkan Red Devils dengan turut menunjukkan angka 96 pada bagian belakang jaket yang dipakai sebelum pertandingan di Anfield.<\/p>\n<p>Alhasil tercipta pemandangan menakjubkan kala 22 pemain baik tim tuan rumah maupun United berbaris dan menunjukkan angka 96 di jaket, guna mengenang 96 suporter Liverpool yang meninggal dunia pada Tragedi Hillsborough, 15 April 1989 silam. <em>Gesture<\/em> sang rival mendapat apresiasi tinggi, apalagi setelah jaket tersebut diperuntukkan jadi barang lelang dan hasil penjualan diberikan kepada Hillsborough Family Support Group (HFSG).<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 738px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/nst.sky.it\/immagini\/sport\/calcio_italiano\/2012\/11\/11\/original\/sport_derby_roma_totti_striscione_sandri_getty.jpg\" width=\"738\" height=\"462\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Sky Sport<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Lazio dan AS Roma, 2007<\/strong><\/h3>\n<p>November 2007 jadi momen memilukan bagi suporter klub Serie A Italia. Di sela-sela kerusuhan pendukung sepak bola di kota Roma, seorang suporter Lazio yang tengah duduk di mobilnya, Gabriele Sandri, tewas setelah tembakan yang dilepaskan seorang polisi mengenai lehernya. Kabar meninggalnya Sandri didengar <em>ultras<\/em> seantero Italia, tak terkecuali rival sekota Lazio, AS Roma.<\/p>\n<p>Pendukung I Giallorossi melakukan aksi spesial dengan bersatu bersama suporter Lazio untuk menghadiri pemakaman mendiang Sandri. Solidaritas dilanjutkan jelang laga <em>derby della Capitale<\/em> dipentaskan. Ketika itu pentolan <em>ultras <\/em>dari kedua kubu saling berangkulan bersama kapten masing-masing tim, Francesco Totti dan Tommaso Rocchi, di depan tribun suporter Lazio yang mengusung spanduk besar bergambar wajah Sandri.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/i.dailymail.co.uk\/i\/pix\/2012\/02\/02\/article-2095316-1190B5FE000005DC-922_964x701.jpg\" width=\"964\" height=\"701\" \/><\/p>\n<h3><strong>Al-Ahly dan Zamalek, 2012<\/strong><\/h3>\n<p>Jalanan kota Kairo, Mesir, sekejap berubah jadi arena berkumpulnya suporter sepak bola. Kali ini bukan ajang kumpul sembarangan. Kelompok suporter dari dua klub musuh bebuyutan, Al-Ahly SC dan Zamalek SC, memilih bersatu guna memprotes militer negara tersebut. Protes terjadi setelah peristiwa yang disebut-sebut paling berdarah dalam sejarah olahraga Mesir di mana 74 suporter tewas pada kerusuhan pada laga Al-Masry kontra Al-Ahly di Port Said.<\/p>\n<p>Dua kelompok besar suporter, <em>Ultras<\/em> White Knights dan <em>Ultras<\/em> Ahlawy, melupakan sejenak perseteruan dan menggalang solidaritas guna pengusutan kasus kerusuhan berdarah tersebut. Banyak yang menyebut peristiwa itu didalangi pemerintah karena aparat keamanan terkesan membiarkan suporter membawa benda tajam ke dalam tribun hingga terjadi invasi ke lapangan dan mengakibatkan banyak korban jiwa.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/fans-unveil-a-mosaic-tribute-to-the-former-fc-barcelona-player-and-picture-id518749502?k=6&amp;m=518749502&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=HkU0Yvc6A7pfDYa4YqbrYnKo9GSBb1otN351O1bo_t0=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Barcelona dan Real Madrid, 2016<\/strong><\/h3>\n<p>Bagi pencinta sepak bola, siapa yang tidak kenal El Clasico? Rivalitas yang didasarkan banyak aspek mulai dari geografis hingga status politik, membuat laga Barcelona kontra Real Madrid selalu berlangsung panas dan keras. Akan tetapi, kedua manajemen tim sepakat untuk sedikit meredakan ketegangan, tepatnya Maret tahun lalu setelah kabar meninggalnya legenda Blaugrana, Johan Cruyff.<\/p>\n<p>Dipimpin langsung Presiden klub, Florentino Perez, delegasi Madrid ditemani Josep Bartomeu selaku Presiden Barcelona, mengunjungi memorial untuk Cruyff di salah satu sudut Stadion Camp Nou. Pada kesempatan itu Perez menyebut Cruyff tak hanya berjasa bagi Barcelona, tapi juga sepak bola dunia. Penghormatan juga diberikan suporter Los Blancos saat pendukung Barcelona membuat mosaik untuk sang maestro asal Belanda tersebut pada laga El Clasico beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-QsX-yvEqBjw\/UEfqenCtixI\/AAAAAAAAAhc\/j6iN-9asri0\/s758\/loooooooooooo.jpg\" width=\"600\" height=\"355\" \/><\/p>\n<h3><strong>Persija Jakarta dan Persib Bandung, 2012<\/strong><\/h3>\n<p>Rivalitas sengit antara dua kelompok suporter, The Jakmania dan Viking Persib Club (VPC), masih kerap terlihat. Namun, bukan berarti tak ada upaya perdamaian. Satu yang paling ikonik adalah spanduk besar bertuliskan <em>\u201cThe Jak Mania \u2013 Viking, Bersatulah\u201d<\/em> yang diusung pemain Persija Jakarta dan Persib Bandung pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Indonesia Super League (ISL) musim 2011\/2012.<\/p>\n<p>Belakangan, upaya perdamaian terus digelorakan Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief, yang setidaknya dua kali berkunjung ke Bandung dan berbincang akrab dengan Ketua VPC, Herru Joko. Bahkan ada satu momen luar biasa kala Herru membonceng Ferry dengan sepeda motor. Hingga saat ini lewat pernyataan yang dilansir beberapa media dan kelompok suporter keduanya, mereka memang terus saling menyambut baik rencana perdamaian.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/liverpool-banners-during-the-barclays-premier-league-match-between-picture-id154877150?k=6&amp;m=154877150&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=etJg-eS_v9BBigVKiyjDqPR3z67Wti9WhTxqY6N7XdU=\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"479\" \/><\/p>\n<h3><strong>Liverpool dan Everton, 2012<\/strong><\/h3>\n<p>Kartu merah bukanlah sesuatu yang asing pada laga <em>derby<\/em> Merseyside antara Liverpool kontra Everton. Tapi jika berbicara tentang kemanusiaan, keduanya patut diacungi jempol. Bahkan The Toffees pernah melakukan sebuah aksi yang menyentuh dalam tribut untuk korban tragedi Hillsborough. Jelang laga kontra Newcastle United di Goodison Park, dua anak kecil memimpin barisan.<\/p>\n<p>Seorang anak perempuan mengenakan kostum biru Everton bernomor punggung 9 sementara tangannya menggandeng bocah laki-laki berseragam Liverpool dengan angka 6 di bagian belakang. Jika diurutkan, terlihat angka 96, jumlah korban pada tragedi memilukan tersebut. Solidaritas Everton berlanjut dengan lagu pengiring berjudul <em>He ain\u2019t heavy, He\u2019s my brother.<\/em><\/p>\n<p><em>\u00a0<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/deportistaverde.files.wordpress.com\/2015\/06\/istanbul-united.jpg\" width=\"960\" height=\"720\" \/><\/em><\/p>\n<h3><strong>Besiktas, Galatasaray, Trabzonspor, dan Fenerbahce, 2016<\/strong><\/h3>\n<p>Selama ini sepak bola Turki identik dengan militansi suporter yang tak jarang berakibat rivalitas sengit. Notabene, ibu kota negara, Istanbul, menjadi rumah bagi klub besar semisal Besiktas, Galatasaray, dan Fenerbahce yang sayangnya, punya tensi panas setiap masing-masing bersua, plus satu wakil kota Trabzon, Trabzonspor. Namun, rivalitas sama sekali tak terlihat pada Piala Liga Turki antara Besiktas kontra Kayserispor di Vodafone Arena, akhir 2016 lalu.<\/p>\n<p>Ribuan penonton dari kelompok suporter berbeda, utamanya Besiktas, Galatasaray, Fenerbahce, dan Trabzonspor, membaur dan saling menunjukkan solidaritas atas peristiwa teror yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Aksi ini merupakan bentuk dukungan atas tragedi bom yang menewaskan 44 orang di luar Vodafone Arena beberapa saat setelah laga Besiktas melawan Bursaspor dilangsungkan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/img.rtve.es\/v\/1537615\/\" width=\"768\" height=\"432\" \/><\/p>\n<h3><strong>Real Sociedad dan Athletic Bilbao, 1976<\/strong><\/h3>\n<p>Rivalitas untuk menentukan siapa yang terbaik di wilayah Basque sempat dialami Real Sociedad dan Athletic Bilbao. Perseteruan akhirnya sejenak berubah beberapa saat setelah kematian diktator Spanyol, Jenderal Franco. Solidaritas sendiri berawal dari sebuah hal yang cukup simpel, yakni bendera.<\/p>\n<p>Setelah sekian tahun dilarang untuk diekspos ke publik, bendera Basque akhirnya dibentangkan jelang derbi antara Sociedad kontra Bilbao pada 1976 silam. Alhasil, peristiwa monumental ini juga disebut-sebut sebagai penanda relegalisasi pengibaran bendera Basque setelah dicekal bertahun-tahun di bawah era kepemimpinan Jenderal Franco. Beberapa waktu lalu, solidaritas ditunjukkan Sociedad lewat dukungan untuk pemain Bilbao yang tengah berjuang melawan kanker, Yeray Alvarez.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/fan-supporting-both-teams-applauds-during-the-barclays-premier-league-picture-id460745228?k=6&amp;m=460745228&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=vLREfNqMC1tDtgf_9Wt70hxzb78i26hUKF61kWTpn8k=\" width=\"594\" height=\"395\" \/><\/p>\n<h3><strong>Newcastle United dan Sunderland, 2014<\/strong><\/h3>\n<p><em>Derby<\/em> Tyne-Wear pada pengujung tahun 2014 jadi sebuah pertandingan antara Newcastle United dan Sunderland yang sulit untuk dilupakan. Di tengah tensi tinggi pertandingan, penghormatan masih diberikan suporter The Black Cats di tengah-tengah lautan hitam dan putih di St. James\u2019 Park. Di tengah laga, pendukung kedua tim memberikan tepuk tangan meriah sebagai tribut atas kepergian dua suporter Newcastle, John Alder dan Liam Sweeney, yang meninggal dunia pada tragedi penerbangan pesawat MH17.<\/p>\n<p>Sebagai catatan, suporter Sunderland juga melakukan penggalangan dana yang jumlahnya melewati 30 ribu paun. Sementara itu, berselang dua tahun atau akhir 2016, dukungan diberikan oleh suporter Newcastle untuk pendukung cilik Sunderland yang sempat berjuang melawan kanker, Bradley Lowery.<\/p>\n<p><strong>Author<\/strong><em><strong>: Perdana Nugroho<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penulis bisa ditemui di akun Twitter <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/harnugroho\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">harnugroho<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada yang berbeda pada pertandingan derby Manchester antara Manchester United kontra Manchester City di Texas, Amerika Serikat, akhir pekan lalu (20\/7). Pada laga International Champions Cup 2017 itu, seekor lebah pekerja seakan hinggap di setiap bagian depan kostum pemain. Sebagai dua tim yang kerap berseteru, hadirnya emblem serupa menimbulkan pertanyaan besar. Kendati dikenal sebagai dua tim yang punya rivalitas hebat, United dan City memilih bersatu mengenakan kostum kebesaran masing-masing, dengan diwarnai kehadiran ikon lebah pekerja, sebagai representasi warisan industri dan terpenting, solidaritas untuk tragedi bom yang terjadi di kota Manchester, Mei 2017 lalu. Tak hanya dalam bentuk patch, solidaritas juga diwujudkan dengan lelang jersey yang hasilnya akan disumbangkan ke penggalangan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;9 Kisah Solidaritas di Atas Rivalitas Sepak Bola&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8153,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[129,1458,224,1484],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>9 Kisah Solidaritas di Atas Rivalitas Sepak Bola | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada sembilan contoh solidaritas istimewa insan sepak bola yang dilakukan dengan mengesampingkan rivalitas. Beginilah sepak bola, menyatukan kita semua.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"9 Kisah Solidaritas di Atas Rivalitas Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada sembilan contoh solidaritas istimewa insan sepak bola yang dilakukan dengan mengesampingkan rivalitas. Beginilah sepak bola, menyatukan kita semua.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-27T05:30:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-27T08:11:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/loooooooooooo.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"355\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/\",\"name\":\"9 Kisah Solidaritas di Atas Rivalitas Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/loooooooooooo.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-27T05:30:07+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-27T08:11:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Ada sembilan contoh solidaritas istimewa insan sepak bola yang dilakukan dengan mengesampingkan rivalitas. Beginilah sepak bola, menyatukan kita semua.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/loooooooooooo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/loooooooooooo.jpg\",\"width\":600,\"height\":355,\"caption\":\"Sepak Bola\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"9 Kisah Solidaritas di Atas Rivalitas Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","description":"Ada sembilan contoh solidaritas istimewa insan sepak bola yang dilakukan dengan mengesampingkan rivalitas. Beginilah sepak bola, menyatukan kita semua.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"9 Kisah Solidaritas di Atas Rivalitas Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","og_description":"Ada sembilan contoh solidaritas istimewa insan sepak bola yang dilakukan dengan mengesampingkan rivalitas. Beginilah sepak bola, menyatukan kita semua.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-27T05:30:07+00:00","article_modified_time":"2017-07-27T08:11:37+00:00","og_image":[{"width":600,"height":355,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/loooooooooooo.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/","name":"9 Kisah Solidaritas di Atas Rivalitas Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/loooooooooooo.jpg","datePublished":"2017-07-27T05:30:07+00:00","dateModified":"2017-07-27T08:11:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Ada sembilan contoh solidaritas istimewa insan sepak bola yang dilakukan dengan mengesampingkan rivalitas. Beginilah sepak bola, menyatukan kita semua.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/27\/10-kisah-solidaritas-di-atas-rivalitas\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/loooooooooooo.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/loooooooooooo.jpg","width":600,"height":355,"caption":"Sepak Bola"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8131"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8131"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8131\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}