{"id":8078,"date":"2017-07-26T11:00:31","date_gmt":"2017-07-26T04:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=8078"},"modified":"2017-07-26T08:34:25","modified_gmt":"2017-07-26T01:34:25","slug":"ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/","title":{"rendered":"Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez"},"content":{"rendered":"<p>Dalam wawancaranya yang terbaru bersama <em>La Voz de Galicia<\/em>, kanal berita yang berbasis di Coruna, Spanyol, Lucas Perez tampil <em>blak-blakan <\/em>tentang dirinya dan masa depannya di Arsenal. Lucas menyatakan bahwa ia telah dikhianati dan diperlakukan tidak adil oleh manajemen Arsenal.<\/p>\n<p>Lucas tak segan-segan juga menyebut bahwa ia ingin segera hengkang dari London Utara. Namun, sudah sepantasnya ocehan Lucas ini diwajarkan, karena memang ia diperlakukan secara tidak adil oleh Arsene Wenger dan juga Arsenal<\/p>\n<p>Lucas direkrut dengan harga sekitar 17 juta paun dari Deportivo La Coruna. Saat itu, Lucas digadang-gadang akan menjadi opsi baru di lini depan Arsenal yang sangat bergantung terhadap Olivier Giroud dan sempat dijuluki sebagai Jamie Vardy dari Spanyol berkat gaya main yang cukup mirip. Lucas sendiri diakuisisi Arsenal setelah negosiasi dengan Vardy gagal.<\/p>\n<p>Bersama La Coruna, Lucas Perez memang tampil dengan impresif dan menjadi buruan beberapa klub besar Eropa, salah satu isunya adalah Barcelona. Namun, Arsenal berhasil mengunci transfer pemain kidal ini jelang penutupan bursa transfer musim panas lalu.<\/p>\n<p>Sayang beribu sayang, keputusan Lucas untuk hijrah ke Inggris sepertinya menjadi petaka bagi dirinya. Lucas mendapatkan menit bermain yang sangat minim untuk pemain sekaliber dirinya. Padahal, tiap tampil, Lucas tergolong tidak pernah mengecewakan. Pemain berusia 28 tahun ini mampu mencetak 7 gol dan 2 asis di 21 laga yang ia jalani bersama Arsenal di semua kompetisi, termasuk <em>hattrick<\/em> ke gawang FC Basel di Liga Champions.<\/p>\n<p>Sialnya, Lucas lebih sering duduk di bangku cadangan dan kerapkali tidak dimasukkan kedalam skuat oleh Wenger karena alasan-alasan yang terkadang tidak jelas. Sudah tentu Lucas merasa tidak dihargai karena ia menampilkan performa yang selalu memuaskan tiap ia tampil, tetapi tidak pernah diberi kesempatan oleh Wenger. Inilah ketidakadilan yang paling utama yang dirasakan oleh Lucas.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/lucas-perez-of-arsenal-during-a-training-session-at-london-colney-on-picture-id807568940?k=6&amp;m=807568940&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=EulWnfuJ6asPS6Ni0H4Wjq5XhxlrY0JosCaKMxoV3yU=\" width=\"594\" height=\"475\" \/><\/p>\n<h3><strong>Awal mimpi buruk Lucas di London<\/strong><\/h3>\n<p>Di bulan Februari, Wenger mengungkapkan bahwa Lucas direkrut hanya sebagai pelapis dari Danny Welbeck yang sempat cedera parah di awal musim lalu. Di sini, Wenger secara eksplisit menyatakan bahwa Lucas hanyalah pilihan ketiga untuk posisi penyerang tim, di belakang Giroud dan Welbeck.<\/p>\n<p>Welbeck yang pulih lebih cepat dari dugaan, membuat Lucas semakin terpinggirkan. Walaupun begitu, Welbeck baru saja mengalami cedera parah, dan seringkali Giroud tidak tampil maksimal, namun, Wenger tetap saja memaksakan Welbeck untuk tampil dan tidak memberi kesempatan pada Lucas. Padahal, tak jarang Lucas relatif tampil lebih baik ketimbang Giroud dan Welbeck.<\/p>\n<p>Saat itu, Lucas sudah mulai gerah. Lucas mengungkapkan bahwa ada tawaran datang dari Cina untuknya, namun ditolak oleh Wenger. Ia dijanjikan untuk mendapat menit bermain yang lebih banyak, namun hingga akhir musim, janji itu tidak dipenuhi.<\/p>\n<p>\u201cSaya merasa dikhianati. Di bulan Februari saya tidak diizinkan untuk pindah ke Cina dan saya dijanjikan untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak, namun yang saya dapatkan adalah sebaliknya,\u201d ujar Lucas.<\/p>\n<p>Kantong kesabaran Lucas akhirnya pecah ketika Alexandre Lacazette direkrut Arsenal di bursa transfer kali ini. Lacazette diberikan nomor punggung 9, yang sebelumnya digunakan Lucas, sementara Lucas diberikan nomor punggung 28. Pertukaran dan penggantian nomor punggung ini sebenarnya adalah sesuatu yang lumrah, namun, Wenger melakukan sesuatu yang tidak sepantasnya dilakukan. Pemberian nomor 9 ke Lacazette dilakukan tanpa sepengetahuan dan pemberitahuan terlebih dahulu terhadap Lucas.<\/p>\n<p>\u201cKejadian nomor punggung itu adalah kejadian buruk. Yang bisa mereka lakukan setidaknya adalah memberi tahu saya sebelum keputusan itu (mengubah nomor punggung) dibuka ke publik, tapi mereka tidak melakukan itu, \u201c sesal Lucas.<\/p>\n<p>Setelah kejadian itu Lucas akhirnya mengungkapkan semuanya,<\/p>\n<p>\u201cMusim lalu, saya jarang mendapatkan kesempatan dan saya selalu memanfaatkan kesempatan yang saya punya dengan tampil baik. Dan sepertinya, musim ini keadaan akan tetap sama bagi saya. Saya ingin mempertarungkan tempat saya di timnas Spanyol. Saya harus bermain. Namun untuk itu, saya harus pindah dari klub ini, dan itu lebih baik apabila saya kembali ke Deportivo La Coruna,\u201d tegasnya lagi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/lucas-perez-of-arsenal-during-the-emirates-fa-cup-fifth-round-match-picture-id643253016?k=6&amp;m=643253016&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=nuEs8eHEN-VRmCSBIU7S8CWKPoyQlhxosXvPhVU1MvI=\" width=\"594\" height=\"447\" \/><\/p>\n<h3><strong>Waktunya melepas Lucas kembali ke Spanyol<\/strong><\/h3>\n<p>Isi hati Lucas yang selama ini ia pendam, akhirnya ia keluarkan. Sebagai pemain sepak bola, waktu bermain sangatlah berharga, terutama menjelang turnamen besar seperti Piala Dunia. Pemain butuh kesempatan demi dipanggil membela negaranya. Namun, Lucas tak kunjung mendapat kesempatan itu.<\/p>\n<p>Alih-alih dimainkan, ia malah diperlakukan dengan buruk dan disingkirkan secara tidak langsung. Sebagai pemain, Lucas disukai oleh sebagian besar suporter Arsenal, karena ia selalu mencurahkan 100 persen yang ia miliki bagi timnya. Namun, Arsene Wenger sepertinya memiliki alasannya sendiri untuk tidak memainkan Lucas.<\/p>\n<p>Aksi Lucas berbicara terus terang terhadap media tidak bisa disalahkan, mengingat apa yang telah ia lalui. Saat ini, semoga Lucas mampu mendapat apa yang ia inginkan karena adalah suatu kesia-siaan bila pemain dengan komitmen tinggi seperti dirinya, hanya duduk di bangku cadangan.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Ganesha Arif Lesmana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/ganesharif\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">ganesharif<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penggemar sepak bola dan basket<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam wawancaranya yang terbaru bersama La Voz de Galicia, kanal berita yang berbasis di Coruna, Spanyol, Lucas Perez tampil blak-blakan tentang dirinya dan masa depannya di Arsenal. Lucas menyatakan bahwa ia telah dikhianati dan diperlakukan tidak adil oleh manajemen Arsenal. Lucas tak segan-segan juga menyebut bahwa ia ingin segera hengkang dari London Utara. Namun, sudah sepantasnya ocehan Lucas ini diwajarkan, karena memang ia diperlakukan secara tidak adil oleh Arsene Wenger dan juga Arsenal Lucas direkrut dengan harga sekitar 17 juta paun dari Deportivo La Coruna. Saat itu, Lucas digadang-gadang akan menjadi opsi baru di lini depan Arsenal yang sangat bergantung terhadap Olivier Giroud dan sempat dijuluki sebagai Jamie Vardy dari &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":8079,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[120,286,129,1475,122],"class_list":["post-8078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-arsenal","tag-english-premier-league","tag-featured","tag-lucas-perez","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lucas Perez lebih sering duduk di bangku cadangan dan kerapkali tidak dimasukkan kedalam skuat oleh Wenger karena alasan-alasan yang terkadang tidak jelas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lucas Perez lebih sering duduk di bangku cadangan dan kerapkali tidak dimasukkan kedalam skuat oleh Wenger karena alasan-alasan yang terkadang tidak jelas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-26T04:00:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/649362208.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez\",\"datePublished\":\"2017-07-26T04:00:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/\"},\"wordCount\":746,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/649362208.jpg\",\"keywords\":[\"Arsenal\",\"English Premier League\",\"Featured\",\"Lucas Perez\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/\",\"name\":\"Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/649362208.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-26T04:00:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Lucas Perez lebih sering duduk di bangku cadangan dan kerapkali tidak dimasukkan kedalam skuat oleh Wenger karena alasan-alasan yang terkadang tidak jelas.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/26\\\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/649362208.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/649362208.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Lucas Perez\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez | Football Tribe Indonesia","description":"Lucas Perez lebih sering duduk di bangku cadangan dan kerapkali tidak dimasukkan kedalam skuat oleh Wenger karena alasan-alasan yang terkadang tidak jelas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez | Football Tribe Indonesia","og_description":"Lucas Perez lebih sering duduk di bangku cadangan dan kerapkali tidak dimasukkan kedalam skuat oleh Wenger karena alasan-alasan yang terkadang tidak jelas.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-26T04:00:31+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/649362208.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez","datePublished":"2017-07-26T04:00:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/"},"wordCount":746,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/649362208.jpg","keywords":["Arsenal","English Premier League","Featured","Lucas Perez","Slider"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/","name":"Ketidakadilan Arsene Wenger kepada Lucas Perez | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/649362208.jpg","datePublished":"2017-07-26T04:00:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Lucas Perez lebih sering duduk di bangku cadangan dan kerapkali tidak dimasukkan kedalam skuat oleh Wenger karena alasan-alasan yang terkadang tidak jelas.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/26\/ketidakadilan-wenger-kepada-lucas-perez\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/649362208.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/649362208.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Lucas Perez"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8078"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8078\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}