{"id":7995,"date":"2017-07-24T18:00:36","date_gmt":"2017-07-24T11:00:36","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7995"},"modified":"2017-07-24T17:11:03","modified_gmt":"2017-07-24T10:11:03","slug":"reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/","title":{"rendered":"Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu hal yang ditunggu dari kegiatan pramusim sebuah klub adalah anak-anak muda yang mendapat kesempatan unjuk gigi. Biasanya, mereka berkembang lebih pesat ketimbang rekan-rekannya di akademi. Dan dari Hale End Academy, markas pemain muda milik Arsenal, satu pemain langsung menonjol. Ia adalah Reiss Nelson, remaja 17 tahun yang tengah menebar ancaman.<\/p>\n<p>Remaja kelahiran 1999 ini selalu menonjol ketimbang rekan-rekannya di akademi. Di setiap jenjang usia, Nelson selalu yang mendapat penilaian terbaik. Oleh sebab itu, loncatan kariernya juga terbilang cepat. Melawan Sydney FC, laga perdana dalam rangkaian pramusim Arsenal, Nelson mencuri perhatian banyak orang.<\/p>\n<p>Nelson, yang bergabung bersama Arsenal sejak tahun 2008, membubuhkan tanda tangan di atas kontrak profesional pada usia 17 tahun. Tepatnya, di bulan Desember 2016 yang lalu. Arsenal bekerja cepat untuk mengamankan tanda tangannya. Sebab, seiring usia, Nelson punya dasar yang kuat untuk menjadi salah satu pemain elite.<\/p>\n<p>Sebagai pemain muda, kekuatan utamanya adalah kecepatan untuk belajar. Salah satu penilaian positif dari tim pelatih adalah perihal cepatnya Nelson menyerap ilmu baru. Hebatnya, ia memperlihatkan hasil belajarnya dengan begitu baik. Padahal, di usia muda, belajar banyak hal dalam satu waktu bukan kerja yang mudah.<\/p>\n<p>Salah satu buktinya adalah kemampuannya menerjemahkan instruksi pelatih ketika harus bermain di posisi berbeda. Ketika melawan Sydney FC, Nelson bermain sebagai bek sayap kanan. Sementara itu, posisi aslinya adalah sayap kanan atau gelandang serang, yang biasanya juga berada di sisi kanan.<\/p>\n<p>Memang sama-sama berada di kanan. Namun, bek sayap kanan dan sayap kanan punya perbedaan yang spesifik. Bek sayap kanan harus punya dasar bertahan yang cukup kuat. Apabila tak punya, ia harus bisa memanfaatkan kelebihannya untuk membantu pertahanan.<\/p>\n<p>Jadi gambarannya: dalam sebuah pertandingan, Nelson bertahan tidak dengan ciri \u201ckemampuan seorang bek\u201d. Namun, ia memaksimalkan segala kelebihannya untuk menutupi syarat tersebut. Berarti, dalam satu momen pertandingan, ia harus mengerjakan dua proses yang cukup rumit, yaitu membantu tim ketika menyerang dan bertahan dengan disiplin.<\/p>\n<p>Nelson menutupi kelemahannya dalam hal bertahan menggunakan kecepatannya. Kepekaan dirinya terhadap ruang ketika bertahan memang masih buruk. Namun, dengan kecepatannya, ia bisa menutupi kelemahan tersebut, misalnya dengan mengejar lawan yang ketika ia tidak berada dalam posisi yang ideal, ia mampu menggunakan <em>speed-<\/em>nya untuk <em>trackback <\/em>mengejar lawan.<\/p>\n<p>Hebatnya di sini: ia tidak gegabah untuk menerjang mengambil bola ketika sudah selesai dalam tahap \u201cmengejar lawan\u201d. Ia akan menggiring lawan mendekati tepi lapangan, mendekati garis. Lawan yang tertekan, akan kehabisan opsi, antara menggiring bola melewati Nelson atau mengoper bola ke belakang.<\/p>\n<p>Sebuah pertunjukkan kedewasaan. Jika ia bisa mengasah lebih lanjut lagi kemampuan ini, Nelson akan menjadi pemain di sisi lapangan yang komplet.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/reiss-nelson-of-arsenal-fc-controls-the-ball-during-the-2017-cup-picture-id819228340?k=6&amp;m=819228340&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=DiaeJKW1_d9Ct2IoZHNSzgWbFItYRQdcoLnGWBZxJhs=\" alt=\"Reiss Nelson\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Bagaimana dengan kelebihannya Nelson saat menyerang? <\/strong><\/h3>\n<p>Sebagai pemain yang berposisi asli sebagai sayap kanan, Nelson diberkahi dengan teknik menggiring bola. Tekniknya cukup tajam dan akurat. Di sini, kelebihannya yang lain kembali terlihat, yaitu tingkat kepercayaan diri yang luar biasa.<\/p>\n<p>Di usia muda, beberapa pemain yang sudah menunjukkan tingkat percaya diri yang tinggi, biasanya, akan sukses. Mulai dari Lionel Messi, Neymar atau Ronaldinho. Tentu, kepercayaan diri menggiring bola harus diimbangi dengan kedewasaan supaya tak boros, yakni tak berlebihan menggocek si kulit bundar.<\/p>\n<p>Dan untungnya, Nelson punya dasar itu. Pemain muda yang percaya diri, punya kemampuan menyerap ilmu baru dengan cepat dan bisa menerapkan ilmu tersebut, biasanya, hanya butuh satu lagi untuk sukses. Apa itu? Disiplin.<\/p>\n<p>Minimal, Nelson harus punya pola pikir seperti Cristiano Ronaldo. Bekerja keras dan selalu berusaha untuk menaikkan level pribadi.<\/p>\n<p>Di awal tulisan, saya menuliskan bahwa keberadaan Nelson adalah ancaman. Memang betul, Nelson akan menjadi ancaman serius bagi Theo Walcott dan Alex Oxlade-Chamberlain. Kedua pemain ini masih jauh dari kata konsisten. Nama terakhir baru bermain apik ketika ia dimainkan sebagai bek sayap kanan. Pun diberitakan ingin hengkang.<\/p>\n<p>Jangan salah juga, ada satu pemain yang harus bekerja keras menemukan level konsistensi supaya tak terancam oleh keberadaan Nelson. Ia adalah Hector Bellerin, yang sempat kehilangan sentuhan setelah cedera. Potensi yang Nelson tunjukkan ketika bermain sebagai bek sayap kanan sangat besar.<\/p>\n<p>Maka bisa dibayangkan, di usia 17 tahun saja, Nelson sudah mengancam keberadaan tiga pemain sekaligus. Jika ia mau terus belajar dan disiplin bekerja keras, bisa jadi, semakin banyak pemain yang terancam masa depannya.<\/p>\n<p>Misalnya, dengan modal dasar sebagai sayap kanan, kemampuan menggiring bola dan dan ketajaman di depan gawang, memainkan Nelson di pos <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/10\/saatnya-menjual-alexis-sanchez\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alexis Sanchez<\/a> tentu akan menarik. Apabila Arsene Wenger cukup gila, ia bisa segera menjual Alexis dan memainkan Nelson di posisi penyerang sayap sebelah kiri.<\/p>\n<p>Sebuah paket lengkap, dari pemain muda yang berkembang pesat.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu hal yang ditunggu dari kegiatan pramusim sebuah klub adalah anak-anak muda yang mendapat kesempatan unjuk gigi. Biasanya, mereka berkembang lebih pesat ketimbang rekan-rekannya di akademi. Dan dari Hale End Academy, markas pemain muda milik Arsenal, satu pemain langsung menonjol. Ia adalah Reiss Nelson, remaja 17 tahun yang tengah menebar ancaman. Remaja kelahiran 1999 ini selalu menonjol ketimbang rekan-rekannya di akademi. Di setiap jenjang usia, Nelson selalu yang mendapat penilaian terbaik. Oleh sebab itu, loncatan kariernya juga terbilang cepat. Melawan Sydney FC, laga perdana dalam rangkaian pramusim Arsenal, Nelson mencuri perhatian banyak orang. Nelson, yang bergabung bersama Arsenal sejak tahun 2008, membubuhkan tanda tangan di atas kontrak profesional pada &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7996,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[120,129,1462,122],"class_list":["post-7995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-arsenal","tag-featured","tag-reiss-nelson","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Reiss Nelson, yang bergabung bersama Arsenal sejak tahun 2008, membubuhkan tanda tangan di atas kontrak profesional pada usia 17 tahun.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Reiss Nelson, yang bergabung bersama Arsenal sejak tahun 2008, membubuhkan tanda tangan di atas kontrak profesional pada usia 17 tahun.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-24T11:00:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Reiss-Nelson.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang\",\"datePublished\":\"2017-07-24T11:00:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/\"},\"wordCount\":731,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Reiss-Nelson.jpg\",\"keywords\":[\"Arsenal\",\"Featured\",\"Reiss Nelson\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/\",\"name\":\"Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Reiss-Nelson.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-24T11:00:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Reiss Nelson, yang bergabung bersama Arsenal sejak tahun 2008, membubuhkan tanda tangan di atas kontrak profesional pada usia 17 tahun.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/24\\\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Reiss-Nelson.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Reiss-Nelson.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Reiss Nelson\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang | Football Tribe Indonesia","description":"Reiss Nelson, yang bergabung bersama Arsenal sejak tahun 2008, membubuhkan tanda tangan di atas kontrak profesional pada usia 17 tahun.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang | Football Tribe Indonesia","og_description":"Reiss Nelson, yang bergabung bersama Arsenal sejak tahun 2008, membubuhkan tanda tangan di atas kontrak profesional pada usia 17 tahun.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-24T11:00:36+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Reiss-Nelson.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang","datePublished":"2017-07-24T11:00:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/"},"wordCount":731,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Reiss-Nelson.jpg","keywords":["Arsenal","Featured","Reiss Nelson","Slider"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/","name":"Reiss Nelson: Ia yang Berlari Kencang | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Reiss-Nelson.jpg","datePublished":"2017-07-24T11:00:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Reiss Nelson, yang bergabung bersama Arsenal sejak tahun 2008, membubuhkan tanda tangan di atas kontrak profesional pada usia 17 tahun.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/reiss-nelson-ia-yang-berlari-kencang\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Reiss-Nelson.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Reiss-Nelson.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Reiss Nelson"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7995"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7995\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7996"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}