{"id":7978,"date":"2017-07-24T12:00:14","date_gmt":"2017-07-24T05:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7978"},"modified":"2017-07-24T12:26:39","modified_gmt":"2017-07-24T05:26:39","slug":"daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/","title":{"rendered":"Daniel De Rossi, Kapten Bodoh yang Tak Beruntung"},"content":{"rendered":"<p>Kalau kita percaya bahwa ada yang namanya keberuntungan, maka kita juga akan percaya bahwa ada ketidakberuntungan. Dalam hal apapun, kedua hal tadi memang selalu berjalan beriringan. Ada kalanya kita merasa beruntung dan ada saatnya kita merasa hidup kita terlalu pelik akibat sering dirundung ketidakberuntungan.<\/p>\n<p>Bagi saya, Daniele De Rossi adalah kapten yang tidak beruntung.<\/p>\n<p>Dan kalau ada yang namanya orang pintar, pasti ada orang yang bodoh. Entah bodoh dalam hal apa. Bodoh ya bodoh saja. Dan bagi saya, De Rossi selain kapten yang tidak beruntung, ia juga kapten yang bodoh.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/daniele-de-rossi-of-as-roma-celebrates-his-goal-during-the-serie-a-picture-id680085998?k=6&amp;m=680085998&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=90xuGsAuIf6UAQ9SZq7kh5vWapMzHCv9IRc8YQyicJ8=\" alt=\"Daniel De Rossi\" width=\"594\" height=\"384\" \/><\/p>\n<h3><strong>Karier De Rossi<\/strong><\/h3>\n<p>De Rossi lahir dari keluarga pesepak bola. Sang ayah, Alberto De Rossi juga seorang pesepak bola. Saat ini sang ayah sedang melatih AS Roma Primavera. De Rossi bergabung dengan AS Roma junior di tahun 2000. Sebelumnya, De Rossi bermain untuk klub Ostia Mare, klub dari kota Roma, dan bermain sebagai penyerang tengah. Hanya butuh satu tahun bagi De Rossi untuk bisa merasakan panasnya persaingan di level senior.<\/p>\n<p>Umurnya saat itu masih 18 tahun saat dia menjalani debut profesionalnya bersama AS Roma kala melawan Anderlecht di Liga Champions pada 10 Oktober 2001 . Di musim itu, De Rossi juga mencatatkan tiga pertandingan di gelaran Coppa Italia.<\/p>\n<p>Di Serie A, debut De Rossi terjadi pada musim selanjutnya saat melawan Como pada 25 Januari 2003. Sebuah debut yang tidak akan pernah De Rossi lupakan.<\/p>\n<p>Musim 2005\/2006 tidak akan pernah dilupakan De Rossi. Karena di musim tersebut, kali pertama De Rossi mengenakan ban kapten AS Roma saat melawan Middlesbrough dalam gelaran Piala UEFA (kini Liga Europa). Di akhir musim, De Rossi mendapatkan gelar Pemain Muda Terbaik Serie A.<\/p>\n<p>Di tahun yang sama, De Rossi bersama Simone Perotta dan Francesco Totti membela timnas Italia di ajang Piala Dunia 2006. Sebuah turnamen internasional yang melambungkan namanya. Sebuah gelar juara Piala Dunia di umur yang baru menginjak 22 tahun. Bahkan, De Rossi adalah pemain termuda Italia saat itu.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/daniele-de-rossi-during-the-italian-serie-a-football-match-between-as-picture-id819904990?k=6&amp;m=819904990&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=7GNuSdFiPYJ5AngW7Bt8W4ZqZUvuuTnJNasZLfSgTVM=\" alt=\"Daniele De Rossi\" width=\"594\" height=\"388\" \/><\/p>\n<h3><strong>Kebodohan De Rossi<\/strong><\/h3>\n<p>Atas penampilan apiknya bersama AS Roma, tawaran untuk hijrah dari Roma pun berdatangan. Meraih titel juara dunia di umur yang masih muda, mendapatkan tawaran pindah jelas bukan hal yang aneh.<\/p>\n<p>Namanya juga pemain bodoh yang bermain di klub yang terakhir menjuarai Serie A ketika Gus Dur masih memimpin Indonesia, serta dipimpin oleh kapten yang terlalu loyal, De Rossi memilih untuk bertahan di klub yang sejak awal sangat dia cinta. Kebodohan yang terus dirawat.<\/p>\n<p>Padahal, dengan status yang mentereng, tak akan susah bagi De Rossi untuk hijrah. Bahkan, saat umurnya telah senja pun, De Rossi masih laku untuk ditawarkan ke klub lain. Dan sekali lagi, si bodoh yang satu ini menolak untuk pindah.<\/p>\n<p>Roberto Mancini saat menangani Manchester City bahkan terang-terangan menyatakan minatnya untuk memboyong De Rossi ke Etihad. Tapi, De Rossi bergeming. Dia tak mau menerima tawaran Mancini.<\/p>\n<p>Dia pun mengakui bahwa keputusannya bertahan di Roma bisa jadi adalah keputusan yang salah. Keputusan yang suatu hari nanti akan ia sesalkan, mungkin saat dia sedang krisis finansial akibat gajinya di Roma terus dipotong.<\/p>\n<p>Tapi, di dalam hatinya, Roma adalah segalanya. Baginya, mengenakan <em>jersey<\/em> AS Roma adalah sebuah kepuasan yang tidak ternilai harganya. Tidak ada hal yang paling menyaktikan baginya, saat dia hidup tanpa Roma. Ia rela membuang jauh-jauh harapan meneguk banyak uang demi tetap bermain untuk AS Roma.<\/p>\n<p>Sebuah hal yang bodoh, bukan?<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/daniele-de-rossi-of-as-roma-in-action-during-the-uefa-europa-league-picture-id651905704?k=6&amp;m=651905704&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=XiowXZrq3GGNLyyflfepoHY60SO_7x4H89a2xIBu1IA=\" alt=\"Daniel De Rossi\" width=\"594\" height=\"415\" \/><\/p>\n<h3><strong>Kapten yang <\/strong><strong>t<\/strong><strong>idak <\/strong><strong>b<\/strong><strong>eruntung<\/strong><\/h3>\n<p>Selain bodoh, De Rossi juga kapten yang tidak beruntung. Hidupnya dipenuhi dengan nasib sial. Kesialan yang paling besar adalah saat dia lahir tak lama setelah Totti. Kesialan tersebut diiringi kesialan selanjutnya, yakni Totti yang keras kepala yang enggan untuk pensiun.<\/p>\n<p>Sejak lima tahun lalu atau saat umur De Rossi belum mencapai 30 tahun, dia sudah digadang-gadang sebagai kapten masa depan Roma. <em>Futuro Capitano<\/em>. Sebuah jabatan yang <em>uwuwuwu<\/em> sekali, bukan? Menjadi penerus jabatan Totti, seorang Romawi sejati, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/totti-sang-marcus-aurelius-dari-roma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemimpin di Kota Abadi<\/a>.<\/p>\n<p>Bukan hal yang aneh memang. Roma butuh kapten baru saat Totti sudah mencapai usia senja, 35 tahun. Tapi, Totti adalah lelaki keras kepala yang menolak menyerah kepada waktu. De Rossi baru bisa memanggul jabatan sebagai kapten Roma saat ia berumur 34 tahun. Saat ia mendekati titik akhir dari perjalanan kariernya.<\/p>\n<p>Memang, De Rossi bisa saja meminta ke manajemen Roma untuk bertahan di Roma sampai umur 40 tahun seperti Totti, tapi tidak ada yang bisa menebak bagaimana masa depannya nanti. Jika seorang Totti saja harus sedikit \u201cdipaksa\u201d pensiun oleh manajemen Roma, apalagi De Rossi.<\/p>\n<p>De Rossi adalah pemain yang terlalu lama memegang jabatan, <em>futuro capitano<\/em>. Ya begitulah hidup. Tidak ada yang mampu menebak bagaimana hari esok akan terjadi. Selama insting De Rossi untuk menghentikan serangan lawan masih berfungsi dengan baik, selama itu pula kita masih akan melihat ban kapten Roma terpasang rapi di lengan De Rossi. Kita nikmati saja sisa-sisa waktu De Rossi bermain. Hingga nanti memutuskan sendiri waktu yang tepat untuk berhenti.<\/p>\n<p><em>Buon <\/em><em>c<\/em><em>ompleanno, Mio Capitano!<\/em><\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Alief Maulana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aliefmaulana_\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aliefmaulana_<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Ultras Gresik yang sedang belajar menulis di serigalagiras.wordpress.com<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kita percaya bahwa ada yang namanya keberuntungan, maka kita juga akan percaya bahwa ada ketidakberuntungan. Dalam hal apapun, kedua hal tadi memang selalu berjalan beriringan. Ada kalanya kita merasa beruntung dan ada saatnya kita merasa hidup kita terlalu pelik akibat sering dirundung ketidakberuntungan. Bagi saya, Daniele De Rossi adalah kapten yang tidak beruntung. Dan kalau ada yang namanya orang pintar, pasti ada orang yang bodoh. Entah bodoh dalam hal apa. Bodoh ya bodoh saja. Dan bagi saya, De Rossi selain kapten yang tidak beruntung, ia juga kapten yang bodoh. Karier De Rossi De Rossi lahir dari keluarga pesepak bola. Sang ayah, Alberto De Rossi juga seorang pesepak bola. Saat &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Daniel De Rossi, Kapten Bodoh yang Tak Beruntung&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7979,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,75],"tags":[101,1461,129,109,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Daniel De Rossi, Kapten Bodoh yang Tak Beruntung | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Selama insting Daniel De Rossi untuk menghentikan serangan lawan masih berfungsi, selama itu pula kita akan melihat ban kapten terpasang di lengannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Daniel De Rossi, Kapten Bodoh yang Tak Beruntung | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selama insting Daniel De Rossi untuk menghentikan serangan lawan masih berfungsi, selama itu pula kita akan melihat ban kapten terpasang di lengannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-24T05:00:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-24T05:26:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Daniel-De-Rossi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"408\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/\",\"name\":\"Daniel De Rossi, Kapten Bodoh yang Tak Beruntung | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Daniel-De-Rossi.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-24T05:00:14+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-24T05:26:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Selama insting Daniel De Rossi untuk menghentikan serangan lawan masih berfungsi, selama itu pula kita akan melihat ban kapten terpasang di lengannya.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Daniel-De-Rossi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Daniel-De-Rossi.jpg\",\"width\":594,\"height\":408,\"caption\":\"Daniel De Rossi\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Daniel De Rossi, Kapten Bodoh yang Tak Beruntung | Football Tribe Indonesia","description":"Selama insting Daniel De Rossi untuk menghentikan serangan lawan masih berfungsi, selama itu pula kita akan melihat ban kapten terpasang di lengannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Daniel De Rossi, Kapten Bodoh yang Tak Beruntung | Football Tribe Indonesia","og_description":"Selama insting Daniel De Rossi untuk menghentikan serangan lawan masih berfungsi, selama itu pula kita akan melihat ban kapten terpasang di lengannya.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-24T05:00:14+00:00","article_modified_time":"2017-07-24T05:26:39+00:00","og_image":[{"width":594,"height":408,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Daniel-De-Rossi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/","name":"Daniel De Rossi, Kapten Bodoh yang Tak Beruntung | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Daniel-De-Rossi.jpg","datePublished":"2017-07-24T05:00:14+00:00","dateModified":"2017-07-24T05:26:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Selama insting Daniel De Rossi untuk menghentikan serangan lawan masih berfungsi, selama itu pula kita akan melihat ban kapten terpasang di lengannya.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/24\/daniel-de-rossi-si-kapten-bodoh\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Daniel-De-Rossi.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Daniel-De-Rossi.jpg","width":594,"height":408,"caption":"Daniel De Rossi"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7978"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7978"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7978\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}