{"id":7832,"date":"2017-07-21T09:00:16","date_gmt":"2017-07-21T02:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7832"},"modified":"2017-07-21T08:27:42","modified_gmt":"2017-07-21T01:27:42","slug":"pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/","title":{"rendered":"Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah"},"content":{"rendered":"<p>Seorang anak biasanya akan mengikuti jejak orang tua, sekalipun tidak selalu. Kita melihat banyak nama tenar yang mengikuti jejak orang tuanya yang juga berkecimpung di dunia hiburan. Contohnya adalah Michael Douglas, aktor kawakan yang juga putra dari aktor sepuh, Kirk Douglas. Lalu di dunia model ada Kaia Gerber, yang merupakan anak super model legendaris, Cindy Crawford.<\/p>\n<p>Di sepak bola, beberapa nama tenar juga mempunyai anak yang juga mengikuti jejak mereka. Usianya memang masih belia, tetapi mereka tentunya bertekad bisa lepas dari bayang-bayang sang ayah yang sudah meraih sukses di lapangan hijau.<\/p>\n<p>Siapa saja mereka?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/justin-kluivert-of-ajaxduring-the-preseason-summer-training-camp-of-picture-id809234216?k=6&amp;m=809234216&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=VbiMWH-N7dSyJsV_v_uGAddxOdH3-To7mrwzsBmFmfA=\" alt=\"Justin Kluivert\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Justin Kluivert<\/strong><\/h3>\n<p>Dari namanya, tentu kita sudah tahu siapa ayah anak ini. Ya, Justin Kluivert adalah putra legenda Belanda, Patrick Kluivert. Sama seperti sang ayah, Justin juga saat ini mengawali karier di klub tempat sang ayah meraih masa jayanya, Ajax Amsterdam.<\/p>\n<p>Di timnas Belanda sendiri, Justin sudah tampil di timnas Oranje dalam beberapa kelompok umur (U-15,U-16, U-17 dan U-18). Musim lalu, Justin tampil 14 kali di Eredivisie dan mencetak dua gol.<\/p>\n<p>Uniknya, gol pertamanya di bulan Maret lalu terjadi tepat 10 tahun lewat satu hari setelah sang ayah mencetak gol terakhir sepanjang kariernya.<\/p>\n<p>Sang ayah sendiri sudah mencetak 50 gol bersama Ajax dalam 92 penampilannya. Setelah dari Ajax, Patrick Kluivert sempat menjajal sejumlah klub Eropa seperti Milan, Barcelona, Newcastle, Valencia dan Lille. Bersama timnas Belanda sendiri, Kluivert sudah menorehkan 40 gol dalam 79 penampilan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/23\/justin-kluivert-dan-ekspektasi-pemain-muda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca juga:\u00a0Justin Kluivert dan Ekspektasi Kita untuk Pemain Muda<\/strong><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/goalkeeper-jonathan-klinsmann-of-hertha-during-the-preseason-friendly-picture-id817449518?k=6&amp;m=817449518&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=tHUrLlWaogOvptlTpOYaxrr0gEke9EBkNgM7UWAAOng=\" alt=\"Jonathan Klinsmann\" width=\"594\" height=\"378\" \/><\/p>\n<h3><strong>Jonathan Klinsmann<\/strong><\/h3>\n<p>Berbeda dengan sang ayah, J\u00fcrgen Klinsmann, yang bermain untuk Jerman, sang anak memilih bermain untuk timnas Amerika Serikat (AS). Jonathan bisa membela AS karena memang sang ayah sudah lama menetap di AS dan sempat melatih timnas AS juga. Jonathan sendiri sudah teken kontrak bersama salah satu klub Bundesliga, Hertha Berlin.<\/p>\n<p>Karier sang ayah sendiri memang cukup cemerlang. Sukses membawa Jerman (dulu Jerman Barat) juara dunia tahun 1990, pria jangkung ini sudah menorehkan 40 gol untuk tim Panser. Pindah ke Tottenham Hotspur, sosoknya menjadi favorit publik White Hart Lane.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/leicester-citys-kasper-schmeichel-during-the-leicester-city-preseason-picture-id811915766?k=6&amp;m=811915766&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=Wv_vI-Nui3qF3sMHVzqxDyZ_pHLq45iuRah_lDdYxDQ=\" alt=\"Kasper Schmeichel\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Kasper Schmeichel<\/strong><\/h3>\n<p>Tentunya sudah tahu ya siapa ayah anak ini? Siapa lagi kalau bukan Peter Schmeichel, kiper legendaris Denmark dan Manchester United. Kasper pun juga mempunyai posisi yang sama seperti sang ayah saat masih berkarier di lapangan hijau: penjaga gawang.<\/p>\n<p>Nama Kasper melejit saat membawa Leicester City juara Liga Primer musim 2015\/2016 lalu. Di bursa transfer musim 2017\/2018 ini, Kasper kerap dikaitkan dengan mantan klub ayahnya dulu, Manchester United. Bahkan sempat beredar kabar jika De Gea benar-benar pergi dari Old Trafford, maka Kasper akan menggantikan posisi kiper Spanyol ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/enzo-zidane-of-alaves-during-the-friendly-match-between-toulouse-fc-picture-id819362386?k=6&amp;m=819362386&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=7qGp4Uk7Tg4RgwJbv0xuZ2RXVNzNW__cNaL0dnq-954=\" alt=\"Enzo Fernandez\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Enzo Fernandez<\/strong><\/h3>\n<p>Dia adalah putra sulung pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Pria Prancis ini memang punya empat putera dan keempatnya mengikuti jejaknya. Enzo sendiri sebagai anak sulung merasakan bermain di level junior sebelum teken kontrak bersama Alaves musim ini.<\/p>\n<p>Reputasi sang ayah tentunya tidak perlu dijelaskan panjang lebar lagi. Sukses bersama timnas Prancis di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, Zidane juga meraih sukses bersama Juventus serta Real Madrid. Sebagai pemain dan pelatih, bisa dikatakan karier Zidane sudah sempurna. Bersama Alaves, tentu Enzo harus bisa lepas dari bayang-bayang luar biasa karier sang ayah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/27\/masa-depan-empat-zidane-junior\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca juga:\u00a0Empat Zidane Junior dengan Masa Depan Cerah<\/strong><\/a><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/giovanni-simeone-of-genoa-cfc-misses-a-penalty-during-the-serie-a-picture-id675123694?k=6&amp;m=675123694&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=do8LDn8gh1oAPkeCYzPRGsGmizBfyckGjFAG07WoKJ0=\" alt=\"Giovanni Simeone\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Giovanni Simeone<\/strong><\/h3>\n<p>Sang ayah, Diego Simeone, dikenal sebagai salah satu manajer berbakat yang saat ini menukangi Atletico Madrid. Sosoknya yang rapi dan meledak-ledak di bangku cadangan membuatnya selalu jadi perhatian. Nah, Diego punya anak laki-laki yang mengikuti jejaknya sebagai pesepak bola. Namanya Giovanni.<\/p>\n<p>Saat ini, Giovanni sudah resmi bergabung dengan salah satu klub Serie A, Genoa. Sebelumnya, pemain berusia 22 tahun ini merumput di klub negara asalnya Argentina, River Plate. Musim lalu, Giovanni tampil cukup mengesankan di tanah Italia dengan torehan 12 gol dari 31 kali tampil.<\/p>\n<p>Diego Simeone sebagai pemain pernah mengantarkan Atletico Madrid juara La Liga dan Piala Raja dan dua kali gelar Piala Konfederasi bersama timnas Argentina. Sebagai manajer, namanya cukup diperhitungkan dengan membawa Atletico Madrid dua kali ke final (2013\/1204 dan 2015\/2016). Sayangnya, lagi-lagi mereka harus kalah dari lawan yang sama: Real Madrid.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/alessandroschiavone2014.myblog.arts.ac.uk\/files\/2016\/07\/image-6.jpeg\" alt=\" Christian Maldini\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><\/p>\n<h3><strong>Christian Maldini<\/strong><\/h3>\n<p>Christian bergabung dengan akademi pemain muda AC Milan, tempat sang ayah menjadi legenda. Sayangnya, nasib Christian belum seberuntung sang ayah. Saat ini, Christian bermain untuk klub Serie D.<\/p>\n<p>Nah, bagaimana dengan sang ayah? Ayah Christian, Paolo Maldini, adalah salah satu bek terbaik dunia era 1990-an. Bersama AC Milan, Maldini sudah tampil 900 kali dan mempersembahkan sejumlah gelar. Paolo Maldini adalah salah satu nama yang membawa Serie A ke masa kejayaan di awal 1990-an.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yasmeen Rasidi (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/melatee2512\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">melatee2512<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang anak biasanya akan mengikuti jejak orang tua, sekalipun tidak selalu. Kita melihat banyak nama tenar yang mengikuti jejak orang tuanya yang juga berkecimpung di dunia hiburan. Contohnya adalah Michael Douglas, aktor kawakan yang juga putra dari aktor sepuh, Kirk Douglas. Lalu di dunia model ada Kaia Gerber, yang merupakan anak super model legendaris, Cindy Crawford. Di sepak bola, beberapa nama tenar juga mempunyai anak yang juga mengikuti jejak mereka. Usianya memang masih belia, tetapi mereka tentunya bertekad bisa lepas dari bayang-bayang sang ayah yang sudah meraih sukses di lapangan hijau. Siapa saja mereka? Justin Kluivert Dari namanya, tentu kita sudah tahu siapa ayah anak ini. Ya, Justin Kluivert adalah &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7833,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[129,122],"class_list":["post-7832","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serba-serbi","category-turun-minum","tag-featured","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"sianya memang masih belia, tetapi mereka tentunya bertekad bisa lepas dari bayang-bayang sang ayah yang sudah meraih sukses di lapangan hijau.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"sianya memang masih belia, tetapi mereka tentunya bertekad bisa lepas dari bayang-bayang sang ayah yang sudah meraih sukses di lapangan hijau.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-21T02:00:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Justin.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"410\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah\",\"datePublished\":\"2017-07-21T02:00:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/\"},\"wordCount\":732,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Justin.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Serba-Serbi\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/\",\"name\":\"Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Justin.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-21T02:00:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"sianya memang masih belia, tetapi mereka tentunya bertekad bisa lepas dari bayang-bayang sang ayah yang sudah meraih sukses di lapangan hijau.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/21\\\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Justin.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Justin.jpg\",\"width\":594,\"height\":410,\"caption\":\"Justin Kluivert, anak dari Patrick Kluivert, legenda sepak bola Belanda.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah | Football Tribe Indonesia","description":"sianya memang masih belia, tetapi mereka tentunya bertekad bisa lepas dari bayang-bayang sang ayah yang sudah meraih sukses di lapangan hijau.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah | Football Tribe Indonesia","og_description":"sianya memang masih belia, tetapi mereka tentunya bertekad bisa lepas dari bayang-bayang sang ayah yang sudah meraih sukses di lapangan hijau.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-21T02:00:16+00:00","og_image":[{"width":594,"height":410,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Justin.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah","datePublished":"2017-07-21T02:00:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/"},"wordCount":732,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Justin.jpg","keywords":["Featured","Slider"],"articleSection":["Serba-Serbi","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/","name":"Like Father, Like Son: 6 Pesepak Bola Belia yang Mengikuti Jejak Sang Ayah | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Justin.jpg","datePublished":"2017-07-21T02:00:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"sianya memang masih belia, tetapi mereka tentunya bertekad bisa lepas dari bayang-bayang sang ayah yang sudah meraih sukses di lapangan hijau.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/21\/pesepak-bola-yang-mengikuti-jejak-ayah\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Justin.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Justin.jpg","width":594,"height":410,"caption":"Justin Kluivert, anak dari Patrick Kluivert, legenda sepak bola Belanda."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7832","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7832"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7832\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7833"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}