{"id":7784,"date":"2017-07-20T08:01:40","date_gmt":"2017-07-20T01:01:40","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7784"},"modified":"2017-07-20T12:15:54","modified_gmt":"2017-07-20T05:15:54","slug":"tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/","title":{"rendered":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua)"},"content":{"rendered":"<p>Sejarah sepak bola nasional sangatlah panjang, begitu pula dengan daftar pemain asing yang pernah merumput di Liga Indonesia. Dari daftar panjang itu, terselip beberapa nama klasik yang sering menghiasi papan skor berkat golnya yang berasal dari tendangan bebas.<\/p>\n<p>Kami sempat merangkum nama-nama tersebut di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">artikel sebelumnya<\/a>, namun karena masih banyak kandidat lain yang belum disebut, kami melanjutkan daftar itu dan menuntaskannya di bagian kedua.<\/p>\n<p>Berikut ini merupakan delapan pemain asing yang kualitas tendangan bebasnya tidak kalah dengan nama-nama di bagian pertama dan mari kita ingat bersama aksi-aksi memukau mereka di masa lampau:<\/p>\n<figure style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/ongisnade.co.id\/sites\/default\/files\/media\/dsc_0660.jpg\" alt=\"Gustavo Lopez\" width=\"700\" height=\"441\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Ongisnade<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Gustavo Lopez<\/strong><\/h3>\n<p>Dominan dan elegan, dua kata untuk menggambarkan penampilan Gustavo Lopez bersama Persela Lamongan dan Singo Edan, Arema FC. Tak hanya piawai mengatur ritme permainan dan mengirim umpan-umpan terukur, ia juga lihai mengeksekusi tendangan bebas yang membuatnya sebagai salah satu pemain asing favorit Aremania dan LA Mania.<\/p>\n<p>Pemain asal Argentina ini sekarang berstatus tanpa klub. Kontraknya diputus oleh Trengganu FA, klub di Liga Malaysia, karena sang pemain didera cedera putus otot betis yang parah sehingga harus absen lama. Cepat sembuh ya, Gusty!<!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 620px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/static.goal.com\/140400\/140451_heroa.jpg\" alt=\"Esteban Guillen\" width=\"620\" height=\"430\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Goal<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Esteban Guillen<\/strong><\/h3>\n<p>Masih dari Arema, kualitas tendangan bebas jempolan juga dimiliki oleh pemain asing mereka di Indonesia Super League (ISL) 2010, musim di mana Singo Edan keluar sebagai pemuncak klasemen di akhir musim.<\/p>\n<p>Pemain asal Uruguay ini merupakan gelandang andalan Arema sebelum Gustavo Lopez datang tiga tahun kemudian. Salah satu gol terbaik Guillen tercipta ke gawang Bontang FC di ISL 2010 dalam laga yang berakhir 3-0 untuk kemenangan timnya.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Excellent Free Kick by Esteban Guillen (AIFC&#039;s Midfield)\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/z1MikyxnXTA?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"http:\/\/panditfootball.com\/content\/uploads\/2016\/03\/danilo.jpg\" alt=\"Danilo Fernando\" width=\"540\" height=\"312\" \/><\/p>\n<h3><strong>Danilo Fernando<\/strong><\/h3>\n<p>Bertubuh tambun bukan halangan bagi gelandang yang namanya meroket di empat tim Jawa Timur, yaitu Petrokimia Putra Gresik, Persebaya Surabaya, Persik Kediri dan Deltras Sidoarjo ini, untuk menunjukkan aksinya.<\/p>\n<p>Pemain yang memiliki usaha kuliner di Surabaya ini dikenal sebagai pemain dengan tendangan <em>geledek<\/em>. Pun begitu, eksekusi tendangan bebas tak melulu ia lakukan dengan <em>power <\/em>sekuat tenaga karena kualitas <em>placing<\/em>-nya juga sangat baik.<\/p>\n<p>Memiliki Danilo Fernando di Liga Indonesia ibarat memiliki Zlatan Ibrahimovi\u0107 di Liga Eropa, karena keduanya hampir selalu menghadirkan gelar juara di setiap tim yang dibelanya. Tidak percaya? Anda bisa menengok catatan gelar juaranya di Gresik, Surabaya, Kediri dan Samarinda.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/sumut.pojoksatu.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/marcio-souza-663x355.jpg\" width=\"663\" height=\"355\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Pojok Sumut<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Marcio Souza<\/strong><\/h3>\n<p>Bagi para pencinta sepak bola nasional, haram hukumnya menyebut nama Tukul Arwana tanpa mengingat Marcio Souza. Pemain yang pernah merumput bersama Persela Lamongan, Persib Bandung dan Arema ini, terkenal dengan selebrasinya yang unik-unik, salah satunya yaitu meniru gerakan khas Tukul Arwana kala membawakan program di salah satu televisi swasta.<\/p>\n<p>Bibir <em>monyong <\/em>disertai gerakan bertepuk tangan ala hewan primata menjadi selebrasi khasnya yang akan dikenang sepanjang masa di sepak bola Indonesia. Salah satu gol terbaiknya ia cetak melalui tendangan bebas keras nan akurat ke gawang Deltras Sidoarjo.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"ISL: Deltras 3-3 Arema. (GOL Free Kick Marcio Souza)\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/YAlXWnNRfBQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 533px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/-ieMnxGvhqP8\/T98WRwM_d0I\/AAAAAAAAAPo\/FBzG2upi9R4\/s533\/Roca%2520%25282%2529.jpg\" width=\"533\" height=\"350\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Pasoepati<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Javier Rocha<\/strong><\/h3>\n<p>Kariernya di Persija Jakarta memang berlangsung singkat, hanya satu musim. Akan tetapi, melupakan nama pemain yang setelah menjadi mualaf dan berganti nama menjadi Abdullah Habibi Rocha ini dari daftar pemain asing yang pernah berkarier di Indonesia, adalah sebuah kemustahilan.<\/p>\n<p>Javier Rocha, bersama Stadion Lebak Bulus yang kini tinggal cerita tersebut, merupakan salah satu kenangan terindah yang dimiliki Jakmania. Perawakannya di lapangan sangat jauh dari kata \u2018wah\u2019. Rambut klimis tersisir rapi ke samping dan <em>jersey <\/em>yang selalu dimasukkan ke celana membuatnya lebih mirip seperti pegawai kantoran daripada pemain <em>bal-balan<\/em>.<\/p>\n<p>Akan tetapi, dibalik penampilannya yang sopan itu tersimpan kemampuan yang sangat menakutkan lawan. Umpan presisi dan tendangan bebas menjadi keunggulan utamanya. Ia juga bergiliran mengambil sepak pojok bersama Ismed Sofyan dan jangan lupakan <em>rabona <\/em>yang sering ia peragakan saat mengirim umpan silang.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-DDYy2yrdzCY\/TjkVbXCVc6I\/AAAAAAAAAUI\/KJ-XKunGCMY\/s1600\/Selebrasi+Roman+v+Persija.jpg\" width=\"500\" height=\"340\" \/><\/p>\n<h3><strong>Roman Chmelo<\/strong><\/h3>\n<p>Kembali ke Arema, apapun nama belakangnya, klub yang satu ini tampaknya memiliki hobi mengoleksi pemain asing dengan tendangan bebas ciamik. Jika Joao Carlos, Gustavo Lopez dan Esteban Guillen lebih mengutamakan <em>placing <\/em>dalam eksekusi tendangan bebasnya, Roman melakukannya dengan tendangan keras <em>full power<\/em>.<\/p>\n<p>Bersama Esteban Guillen, Roman bergantian menjadi eksekutor tendangan bebas. Mereka termasuk dalam bagian skuat juara Arema di ISL 2010 bersama duo pemain Singapura, Muhammad Ridhuan dan Noh Alam Shah.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/www.pfa.net.au\/wp-content\/uploads\/Mario-Karlovic.jpg\" alt=\"Mario Karlovic\" width=\"476\" height=\"240\" \/><\/p>\n<h3><strong>Mario Karlovic<\/strong><\/h3>\n<p>Pemain asing yang didatangkan Persebaya 1927 di Indonesia Premier League (IPL) ini memiliki cara selebrasi yang unik. Ia seringkali berlari ke arah tribun, memanjat pagar pembatas dan merayakan golnya bersama para Bonek. Inilah sebab mengapa dirinya sangat dicintai para suporter Bajul Ijo.<\/p>\n<p>Karlovic merupakan eksekutor tendangan bebas handal, bahkan gol debutnya ia cetak lewat eksekusi tendangan bebas ke gawang PSM Makassar. Selain terkenal dengan aksinya di lapangan hijau, ia juga terkenal melalui kutipannya saat Persebaya terlibat dualisme kepemilikan dan dilarang tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia: \u201c<em>You can\u2019t buy history, history can only be made.<\/em>\u201d<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/1gr.cz\/fotky\/idnes\/10\/061\/cl6\/PAR33a520_144138_836730.jpg\" alt=\"Lorenzo Rimkus\" width=\"630\" height=\"338\" \/><\/p>\n<h3><strong>Lorenzo Rimkus<\/strong><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=5Tzq6a3F8OM\">https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=5Tzq6a3F8OM<\/a><\/p>\n<p>Jauh sebelum <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/28\/dependensi-psm-pada-wiljan-pluim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wiljan Pluim<\/a> dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/klok-gladiator-baru-psm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Marc Klok<\/a>, duo Belanda di PSM Makassar yang naik daun musim ini, PSIM Yogyakarta bahkan memiliki trio Belanda dalam diri Kristian Adelmund, Emile Linkers dan Lorenzo Rimkus di musim 2011\/2012. Nama terakhir merupakan eksekutor tendangan bebas <em>jos gandos <\/em>idola Brajamusti.<\/p>\n<p>Pemain yang pernah menimba ilmu di akademi Sparta Rotterdam dan Feyenoord Rotterdam ini memiliki ciri khas tendangan melengkung dan arahnya sulit ditebak. Dengan kaki kirinya yang mematikan itu, pelatih tim lawan seringkali menginstruksikan pemainnya agar menghindari pelanggaran di dekat kotak penalti agar tidak terjadi malapetaka hasil eksekusi Rimkus.<\/p>\n<p>Jika kompetisi musim itu diibaratkan Liga 1, pemain bernomor punggung 35 ini merupakan <em>marquee player <\/em>Laskar Mataram, salah satu dewa kaki kiri yang pernah turun ke bumi Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejarah sepak bola nasional sangatlah panjang, begitu pula dengan daftar pemain asing yang pernah merumput di Liga Indonesia. Dari daftar panjang itu, terselip beberapa nama klasik yang sering menghiasi papan skor berkat golnya yang berasal dari tendangan bebas. Kami sempat merangkum nama-nama tersebut di artikel sebelumnya, namun karena masih banyak kandidat lain yang belum disebut, kami melanjutkan daftar itu dan menuntaskannya di bagian kedua. Berikut ini merupakan delapan pemain asing yang kualitas tendangan bebasnya tidak kalah dengan nama-nama di bagian pertama dan mari kita ingat bersama aksi-aksi memukau mereka di masa lampau: Gustavo Lopez Dominan dan elegan, dua kata untuk menggambarkan penampilan Gustavo Lopez bersama Persela Lamongan dan Singo Edan, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua)&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7785,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,105,122],"class_list":["post-7784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-featured","tag-indonesia","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua) | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini merupakan delapan pemain asing yang kualitas tendangan bebasnya tidak kalah dengan nama-nama di bagian pertama!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua) | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini merupakan delapan pemain asing yang kualitas tendangan bebasnya tidak kalah dengan nama-nama di bagian pertama!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-20T01:01:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-20T05:15:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua)\",\"datePublished\":\"2017-07-20T01:01:40+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-20T05:15:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/\"},\"wordCount\":955,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Indonesia\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/\",\"name\":\"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua) | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-20T01:01:40+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-20T05:15:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Berikut ini merupakan delapan pemain asing yang kualitas tendangan bebasnya tidak kalah dengan nama-nama di bagian pertama!\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/20\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg\",\"width\":640,\"height\":427,\"caption\":\"Javier Rocha saat bersama Persis Solo. Kredit: Solopos\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua) | Football Tribe Indonesia","description":"Berikut ini merupakan delapan pemain asing yang kualitas tendangan bebasnya tidak kalah dengan nama-nama di bagian pertama!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua) | Football Tribe Indonesia","og_description":"Berikut ini merupakan delapan pemain asing yang kualitas tendangan bebasnya tidak kalah dengan nama-nama di bagian pertama!","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-20T01:01:40+00:00","article_modified_time":"2017-07-20T05:15:54+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua)","datePublished":"2017-07-20T01:01:40+00:00","dateModified":"2017-07-20T05:15:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/"},"wordCount":955,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg","keywords":["Featured","Indonesia","Slider"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/","name":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia (Bagian Kedua) | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg","datePublished":"2017-07-20T01:01:40+00:00","dateModified":"2017-07-20T05:15:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Berikut ini merupakan delapan pemain asing yang kualitas tendangan bebasnya tidak kalah dengan nama-nama di bagian pertama!","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/20\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/270312_DPE_SOLO_PERSIS-MENA.jpg","width":640,"height":427,"caption":"Javier Rocha saat bersama Persis Solo. Kredit: Solopos"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7784"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7784\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7785"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}