{"id":7714,"date":"2017-07-18T11:30:45","date_gmt":"2017-07-18T04:30:45","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7714"},"modified":"2017-07-18T06:56:07","modified_gmt":"2017-07-17T23:56:07","slug":"pemain-medioker-memiliki-medali-juara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/","title":{"rendered":"Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris"},"content":{"rendered":"<p>Menjadi juara Liga Primer Inggris tentunya adalah sebuah pencapaian hebat dalam karier seorang pemain. Karena profil kompetisi ini sebagai salah satu yang terbaik dari yang terbaik membuat kesuksesan meraih gelar juara merupakan sesuatu yang tidak ternilai.<\/p>\n<p>Sejak pertama kali dibentuk pada tahun 1992 sebagai kompetisi modern, hanya ada enam tim yang berhasil meraih gelar juara yaitu Manchester United, Arsenal, Chelsea, Manchester City, Blackburn Rovers dan Leicester City. Pertanda bahwa meraih gelar juara Liga Primer Inggris adalah sesuatu hal yang sulit bukan main. Bahkan pemain sekelas Steven Gerrard pun tidak pernah meraih gelar ini sepanjang kariernya.<\/p>\n<p>Total ada 30 medali yang akan diberikan kepada seluruh anggota skuat yang berhasil menjadi juara. Dan regulasi Liga Primer menyebutkan bahwa pemain minimal harus memainkan lima laga (sebelumnya 10 laga) untuk mendapatkan medali. Membuat beberapa pemain yang tidak Anda duga justru bisa mengantongi medali yang Gerrard selalu impikan di sepanjang kariernya.<\/p>\n<p>Berikut kami membuat susunan sebelas pemain yang ternyata memiliki medali emas Liga Primer Inggris namun kontribusinya bagi tim juara sebenarnya tidak terlalu signifikan:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/nov-2001-replacement-goalkeeper-stuart-taylor-of-arsenal-during-the-picture-id1062134?k=6&amp;m=1062134&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=XIcO4nlcvl2Z1aqo9ic7j-mK0EjRvWN4z2FXwoulhVU=\" alt=\"Stuart Taylor\" width=\"594\" height=\"393\" \/><\/p>\n<h3><strong>Stuart Taylor<\/strong><\/h3>\n<p>Stuart Taylor adalah satu dari sekian penjaga gawang cadangan yang meraih medali Liga Primer Inggris. Selama delapan tahunnya di Arsenal, sejak 1997 hingga 2005, Taylor hanya bermain 18 kali di Liga Primer Inggris. Sebuah angka yang bisa dibilang cukup minim untuk seorang penjaga gawang cadangan.<\/p>\n<p>Sempat dianggap akan menjadi suksesor David Seaman, kedatangan kiper-kiper baru seperti Jens Lehmann, Rami Shaaban dan Manuel Almunia, kemudian mempersulit posisi Taylor. Ada cerita unik bagaimana akhirnya kiper yang saat ini memperkuat Southampton kemudian mendapatkan medali juara Liga Primer Inggris.<\/p>\n<p>Di pekan terakhir musim 2001\/2002, Arsene Wenger kemudian memasukan Taylor pada menit ke-85 hanya untuk melengkapi batas minimal 10 pertandingan untuk mendapatkan medali juara. Taylor yang pada musim tersebut sudah bermain di 9 pertandingan, kemudian melengkapi batas minimalnya ketika menggantikan kiper cadangan lain, Richard Wright. Pada musim tersebut ketiga kiper milik Arsenal dikalungkan medali juara Liga Primer Inggris.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/sport-football-pic-1994-fa-charity-shield-at-wembley-manchester-2-v-picture-id79647889?k=6&amp;m=79647889&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=xGuZWmIEafUdSjVpifBpRGGLjMJ5TOOTzRzylEZSAyU=\" alt=\"David May\" width=\"594\" height=\"417\" \/><\/p>\n<h3><strong>David May<\/strong><\/h3>\n<p>Hingga saat ini, banyak pengamat sepak bola Inggris menganggap bagaimana seorang David May bisa memiliki medali gelar juara Liga Primer Inggris. Ia didatangkan pada Juli 1994 ke Manchester United hanya karena tim membutuhkan pemain asal Inggris untuk melengkapi kuota yang mereka sudah miliki.<\/p>\n<p>May sebenarnya lebih suka bermain sebagai bek tengah namun duet Steve Bruce dan Gary Pallister kala itu memang tidak tergantikan. May kemudian lebih sering ditempatkan sebagai bek kanan. Sampai akhirnya pada akhir musim 1995, muncul Gary Neville muda yang kemudian membuat May lebih sering duduk di bangku cadangan. Selama hampir satu dekade bermain di United, May hanya bermain sebanyak 85 pertandingan. Nyatanya, selain medali Liga Primer Inggris, May juga termasuk bagian tim ketika United memenangkan partai final Liga Champions bersejarah di Nou Camp pada tahun 1999.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/stefan-savic-of-manchester-in-action-during-a-preseason-friendly-picture-id148303188?k=6&amp;m=148303188&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=4gylW4_MTxBuA5aaapowmdW1g3N85-9hTQC_SuJSZl0=\" alt=\"Stefan Savic\" width=\"594\" height=\"450\" \/><\/p>\n<h3><strong>Stefan Savic<\/strong><\/h3>\n<p>Stefan Savic memang saat ini menikmati waktu-waktu terbaik bersama Atletico Madrid. Akan tetapi kariernya di Manchester City bisa jadi adalah pengalaman buruk yang tidak terlupakan bagi bek tengah asal Montenegro ini. Ia mendarat di City pada Juli 2011 dari Partizan Belgarde dengan transfer sebesar enam juta paun.<\/p>\n<p>Savic mendapatkan kesempatan bermain ketika Vincent Kompany dilarang bertanding dan Kolo Toure mesti memperkuat negaranya di Piala Afrika. Awalnya ia bermain cukup baik, namun kemudian Savic terlalu sering membuat kesalahan. Ia selalu terlihat tegang ketika memegang bola. Alhasil operannya sering tidak akurat. Salah satunya adalah ketika ia salah operannya menyebabkan Jermaine Defoe mencetak gol ke gawang City kala itu.<\/p>\n<p>Musim tersebut (2011\/2012) diingat tentang bagaimana City berhasil membalikan keadaan di detik-detik terakhir pertandingan dan menggagalkan rival sekota mereka, United untuk menjadi juara. Meskipun tampil buruk, Savic dengan 12 laga yang ia mainkan ikut berpesta ketika City mengangkat trofi juara pada\u00a0 13 Mei 2012.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/pascal-cygan-of-arsenal-in-action-during-the-uefa-champions-league-picture-id1466171?k=6&amp;m=1466171&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=gXdifrYPJqpbOv9mXEy_okP-R56BV58WNkHgGKWqE5Q=\" alt=\"Pascal Cygan\" width=\"594\" height=\"397\" \/><\/p>\n<h3><strong>Pascal Cygan<\/strong><\/h3>\n<p>Tidak ada yang diingat dari Pascal Cygan selain kepala plontos dan permainannya yang agak keras. Merupakan kapten Lille selama beberapa tahun, Cygan mesti mendapati dirinya bukan siapa-siapa ketika mendarat di Arsenal. Ia adalah pilihan selanjutnya setelah Sol Campbell, Martin Keown dan Kolo Toure. Cygan baru bisa benar-benar bermain ketika nama-nama di atas berhalangan.<\/p>\n<p>Tetapi para penggemar Arsenal tetap menghargai Cygan karena merupakan bagian dari <em>The Invicibles<\/em>, meskipun pihak lain masih merasa bingung soal kualitas dari bek asal Prancis ini. Total ia bermain dalam 63 laga selama empat tahunnya di Arsenal. Hingga ia kemudian dijual pada tahun 2006 ke Villarreal.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/chelseas-asier-del-horno-in-his-spain-shirt-picture-id85601853?k=6&amp;m=85601853&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=ieXxApAREbS48jvrtEmbuERM1Uz3uCv0McGQpUK2gO8=\" alt=\"Asier Del Horno\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Asier Del Horno<\/strong><\/h3>\n<p>Didatangkan pada musim kedua Jose Mourinho pada periode pertamanya di Chelsea, Asier Del Horno sebenarnya tampil cukup baik di awal-awal kariernya di Inggris. Tetapi kecerobohan dan tekel sembrono membuat ia tidak menjadi pilihan utama Jose di posisi bek kiri. Bahkan Jose lebih senang memainkan William Gallas di sektor tersebut ketimbang Del Horno.<\/p>\n<p>Hanya semusim saja Del Horno bertahan di Stamford Bridge. Tekel kepada Leo Messi di babak 16 besar Liga Champions yang kemudian membuatnya terkena kartu merah dianggap salah satu penyebab ia mesti angkat kaki dari Chelsea. Tetapi setidaknya, ia berhasil membawa pulang medali juara Liga Inggris sebelum dijual ke Valencia semusim berselang.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/sport-football-pic-25th-november-1998-uefa-champions-league-barcelona-picture-id78968189?k=6&amp;m=78968189&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=Oy1sfdcoPWG2ITQsg-lK7Ft92kkVvp01L928kkrwCRY=\" alt=\"Jesper Blomqvist\" width=\"594\" height=\"405\" \/><\/p>\n<h3><strong>Jesper Blomqvist<\/strong><\/h3>\n<p>Didaratkan sebagai pelapis Ryan Giggs, banyak orang terheran mengapa Sir Alex Ferguson kala itu mendatangkan Jesper Blomqvist. Di negaranya, Swedia, ia memang pahlawan. Tetapi kariernya di Italia bersama AC Milan dan Parma sebenarnya tidak bagus-bagus amat. Musim perdana Blomqvist dijalani dengan menyenangkan.<\/p>\n<p>Ia tidak bermain banyak tapi termasuk dalam bagian tim United yang meraih <em>treble<\/em> pada musim 1998\/1999. Setelahnya, ia cedera selama dua tahun dan David Moyes kemudian mengangkutnya ke Everton tepat sebelum Piala Dunia 2002 digelar.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/chelsea-fc-player-alexey-smertin-during-the-chelsea-v-aston-villa-in-picture-id611403652?k=6&amp;m=611403652&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=On8kq7848k9CO-denTLsn3b9d5-ogI8FuBjRC6CMsNQ=\" alt=\"Alexey Smertin\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Alexey Smertin<\/strong><\/h3>\n<p>Alexey Smertin didatangkan ke Chelsea karena pemilik baru Roman Abramovich ingin ada pemain asal negaranya di tim. Tetapi persaingan di posisi gelandang bertahan memang benar-benar sulit. Smertin mesti bersaing dengan nama-nama seperti Claude Makelele, Scott Parker dan Tiago Mendes. Alhasil, Smertin justru lebih banyak dipinjamkan ke kesebelasan lain. Meskipun minim bermain, Smertin berhasil meraih gelar juara Liga Primer Inggris di musim perdananya bersama Chelsea.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/anderson-of-manchester-united-u21s-in-action-during-the-barclays-u21-picture-id462295466?k=6&amp;m=462295466&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=usbJpMbezTwO_4DGKCFXtjydvheRtF6cLPEs-H2gGSI=\" alt=\"Anderson\" width=\"594\" height=\"558\" \/><\/p>\n<h3><strong>Anderson<\/strong><\/h3>\n<p>Manchester United mesti menronggoh kocek hingga 20 juta paun untuk mendaratkan seorang bocah berusia 18 tahun asal Brasil yang bermain di Liga Portugal bersama Porto. Pemandu bakat United kala itu bahkan menyebut Anderson jauh lebih hebat ketimbang Wayne Rooney pada usia yang sama.<\/p>\n<p>Musim perdananya dijalani dengan baik ketika Anderson ikut membantu United meraih gelar juara Eropa ketiga mereka pada tahun 2008. Tetapi cedera dan kelebihan berat badan kemudian menghambat kariernya. Walau begitu, di antara daftar ini, Anderson adalah pemilik medali gelar juara terbanyak. Ia sebanyak empat kali dinobatkan sebagai juara Liga Primer Inggris. Sejak tahun 2015, ia kembali ke Brasil dan sedang mencoba memperbaiki kariernya di sana.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/jan-2001-luke-chadwick-of-man-utd-celebrates-after-scoring-the-third-picture-id1094466?k=6&amp;m=1094466&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=OT3YpYNbX2kY1LUyriXJ8i_FKuHIwzP9jAaJ_4AYHR4=\" alt=\"Luke Chadwick\" width=\"594\" height=\"479\" \/><\/p>\n<h3><strong>Luke Chadwick<\/strong><\/h3>\n<p>Satu nama lagi dari Manchester United. Kenapa? Karena sejauh ini mereka merupakan pemilik gelar juara Liga Inggris terbanyak dengan 20 kali gelar. Dan 13 di antaranya diraih di era Liga Primer Inggris. Luke Chadwick merupakan bagian dari sejarah penuh kesuksesan klub tersebut.<\/p>\n<p>Chadwick lebih banyak dimainkan ketika United berhadapan dengan tim-tim yang posisinya lebih rendah atau dalam laga-laga di Piala Liga. Selama lima tahun di United, ia hanya bermain 25 kali dan lebih banyak dipinjamkan ke tim lain. Chadwick meraih gelar juara Liga Primer Inggris tepat pada pergantian milenium baru,<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/mandatory-credit-shaun-botterillallsport-picture-id1217066?k=6&amp;m=1217066&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=K6Jbqz-Y2Ps_FDgAJvNFzCGPwSjDKYRyl7xdXPzehmc=\" alt=\"Mike Newell\" width=\"594\" height=\"450\" \/><\/p>\n<h3><strong>Mike Newell<\/strong><\/h3>\n<p>Mike Newell mendarat di Blackburn Rovers sebagai pelapis dari Alan Shearer dan Chris Sutton. Ia lebih banyak bermain dari bangku cadangan meskipun mengenakan nomor punggung 10. Ketika Blackburn Rovers menjadi juara pada tahun 1995, nama Newell hanya muncul 2 kali di sebelas pemain utama. 10 sisanya ia masuk sebagai pemain pengganti dan sama sekali tidak mencetak gol. Namanya kini diabadikan oleh para penggemar Blackburn untuk menyebut para penyerang yang kesulitan mencetak gol.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/petr-cech-of-chelsea-dives-to-make-a-save-at-the-feet-of-jeremie-of-picture-id73416206?k=6&amp;m=73416206&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=lAWeVILACcQVQdaEP-POZLyZiiMnVFD3GIS96B76-bQ=\" alt=\"Jeremie Aliadiere\" width=\"594\" height=\"450\" \/><\/p>\n<h3><strong>Jeremie Aliadiere<\/strong><\/h3>\n<p>Jeremie Aliadiere bergabung ke Arsenal pada usia 16 tahun. Di masa mudanya, ia sudah dipersiapkan sebagai suksesor jangka panjang untuk Thierry Henry, mengingat keduanya sama-sama berasal dari Prancis. Arsene Wenger begitu percaya kepada bakat Aliadere kala itu. Sayangnya, sang penyerang tidak mampu menggapai ekspetasi yang diberikan kepadanya.<\/p>\n<p>Selama enam tahun di Arsenal, ia hanya bermain 29 kali dan mencetak satu gol. Sama seperti Cygan, Aliadiere juga merupakan bagian dari tim <em>The Invicibles<\/em>. Aliadiere kemudian dilego ke Middlesbrough pada tahun 2007, di mana ia tampil lumayan baik bersama klub tersebut.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi juara Liga Primer Inggris tentunya adalah sebuah pencapaian hebat dalam karier seorang pemain. Karena profil kompetisi ini sebagai salah satu yang terbaik dari yang terbaik membuat kesuksesan meraih gelar juara merupakan sesuatu yang tidak ternilai. Sejak pertama kali dibentuk pada tahun 1992 sebagai kompetisi modern, hanya ada enam tim yang berhasil meraih gelar juara yaitu Manchester United, Arsenal, Chelsea, Manchester City, Blackburn Rovers dan Leicester City. Pertanda bahwa meraih gelar juara Liga Primer Inggris adalah sesuatu hal yang sulit bukan main. Bahkan pemain sekelas Steven Gerrard pun tidak pernah meraih gelar ini sepanjang kariernya. Total ada 30 medali yang akan diberikan kepada seluruh anggota skuat yang berhasil menjadi juara. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7715,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[286,129],"class_list":["post-7714","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-english-premier-league","tag-featured"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut kami membuat susunan sebelas pemain medioker yang ternyata memiliki medali emas Liga Primer Inggris. Siapa saja mereka?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut kami membuat susunan sebelas pemain medioker yang ternyata memiliki medali emas Liga Primer Inggris. Siapa saja mereka?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-18T04:30:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Pascal-Cygan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris\",\"datePublished\":\"2017-07-18T04:30:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/\"},\"wordCount\":1306,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Pascal-Cygan.jpg\",\"keywords\":[\"English Premier League\",\"Featured\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/\",\"name\":\"Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Pascal-Cygan.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-18T04:30:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Berikut kami membuat susunan sebelas pemain medioker yang ternyata memiliki medali emas Liga Primer Inggris. Siapa saja mereka?\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/18\\\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Pascal-Cygan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/Pascal-Cygan.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Masih ingat dengan sosok Pascal Cygan?\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris | Football Tribe Indonesia","description":"Berikut kami membuat susunan sebelas pemain medioker yang ternyata memiliki medali emas Liga Primer Inggris. Siapa saja mereka?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris | Football Tribe Indonesia","og_description":"Berikut kami membuat susunan sebelas pemain medioker yang ternyata memiliki medali emas Liga Primer Inggris. Siapa saja mereka?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-18T04:30:45+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Pascal-Cygan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris","datePublished":"2017-07-18T04:30:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/"},"wordCount":1306,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Pascal-Cygan.jpg","keywords":["English Premier League","Featured"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/","name":"Pemain Medioker yang Ternyata Memiliki Medali Juara Liga Primer Inggris | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Pascal-Cygan.jpg","datePublished":"2017-07-18T04:30:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Berikut kami membuat susunan sebelas pemain medioker yang ternyata memiliki medali emas Liga Primer Inggris. Siapa saja mereka?","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/pemain-medioker-memiliki-medali-juara\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Pascal-Cygan.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Pascal-Cygan.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Masih ingat dengan sosok Pascal Cygan?"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7714","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7714"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7714\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7715"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7714"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7714"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7714"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}