{"id":7711,"date":"2017-07-18T11:00:53","date_gmt":"2017-07-18T04:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7711"},"modified":"2017-07-18T19:29:29","modified_gmt":"2017-07-18T12:29:29","slug":"lima-pembelian-klub-terbesar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/","title":{"rendered":"Lima Pembelian Terbesar Klub Sepanjang Sejarah"},"content":{"rendered":"<p>Saat sebuah klub sepak bola berani mengeluarkan dana ratusan bahkan triliunan miliar, apa yang ada dalam benak Anda?<\/p>\n<p>Kehadiran para orang kaya di sepak bola memang mengubah segalanya. Mereka rela keluar uang berapapun untuk membeli pemain dan pelatih yang mereka inginkan agar klub tersebut meraih gelar. Uang sudah tidak dipikirkan lagi, yang penting ada gelar bergengsi yang mampu mereka raih, tanpa berpikir bahwa dalam membangun tim sepak bola itu butuh proses panjang.<\/p>\n<p>Skuat bernilai mewah memang tidak selalu menjamin gelar. Masih ingat kisah dongeng Leicester City musim 2015\/2016 lalu? Siapa yang mengenal mereka sekitar lima atau enam tahun lalu? Namun, tim dengan kondisi keuangan seadanya ini mampu mengalahkan tim kaya sekelas Chelsea dan Manchester City dengan juara Liga Primer Inggris dan maju ke delapan besar Liga Champions Eropa 2016\/2017.<\/p>\n<p>Tetapi, kita tentu masih ingat beberapa pembelian klub oleh para orang kaya ini yang akhirnya mengubah wajah sepak bola dunia dan peta persaingan. Ada baiknya kita mengingat kembali masa-masa klub bergantung dari proses ambil alih klub oleh para konglomerat untuk membangun sebuah tim.<\/p>\n<p>Siapa saja mereka? Berikut ini adalah pengambil alihan klub terbesar sepanjang sejarah sepak bola sebagaimana kami sarikan dari <a href=\"http:\/\/www.90min.com\/posts\/5266423-5-clubs-involved-in-big-money-takeovers-that-immediately-overhauled-their-squads\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">90min.com<\/a>:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/frank-lampard-of-chelsea-is-congratulated-by-his-team-mates-after-he-picture-id2834014?k=6&amp;m=2834014&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=GkNGI1xpxvMtJZgw5Ktv_R8x7y_xZctopy8vsv1T8p0=\" alt=\"Chelsea\" width=\"594\" height=\"440\" \/><\/p>\n<h3><strong>Chelsea (2003)<\/strong><\/h3>\n<p>Di era 1980-an, nama Liverpool lebih mendominasi (saat itu) di Divisi Satu. Dan di era Liga Primer, Manchester United dengan <em>class of 92<\/em> dan kepelatihan gemilang Sir Alex Ferguson merajai Inggris dan menjadi tim yang sangat diperhitungkan di Eropa. Nyaris tidak ada yang memperhitungkan Chelsea kala itu. Namun, semua berubah saat konglomerat Rusia, Roman Abramovich, mengambil alih klub ini tahun 2003 dari Ken Bates dengan dana 140 juta paun.<\/p>\n<p>Bates memang berjasa mengangkat harkat Chelsea yang sempat terdegradasi. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa kehadiran Abramovich yang berani royal dalam membeli pemain sangat mengubah peruntungan Chelsea. Tidak tanggung-tanggung, di musim panas tahun 2003, Chelsea merekrut 14 pemain baru dengan dana 111 juta paun.<\/p>\n<p>Dengan dana sebanyak itu, ternyata tidak sia-sia juga. Praktis sejauh ini, Chelsea mampu menyaingi perolehan trofi Manchester United di era Liga Primer, sesuatu yang gagal dilakukan Arsenal usai terakhir menjuarai liga pada musim 2003\/2004 lalu.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/stephen-ireland-of-manchester-city-celebrates-scoring-his-first-goal-picture-id84125008?k=6&amp;m=84125008&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=tmzLujUaMJ_Qv07NKhb5LGmqF-SFlW7iSHZO3KPf2XQ=\" alt=\"Manchester City\" width=\"594\" height=\"405\" \/><\/p>\n<h3><strong>Manchester City (2008)<\/strong><\/h3>\n<p>Nyaris sama seperti Chelsea, pembelian Manchester City oleh juragan Abu Dhabi Group, Sheikh Mansour,\u00a0 pada tahun 2008 adalah seperti kisah dongeng tersendiri. City bertransformasi menjadi klub yang bisa menyaingi tetangganya, Manchester United (walau masih jauh dalam hal prestasi dan perolehan trofi).<\/p>\n<p>Jelang musim 2008\/2009, Sheikh Mansour menghabiskan dana lebih dari 120 juta paun untuk membeli beberapa pemain bintang seperti salah satunya, Robinho. Dan seperti kita ketahui, sejumlah pemain top seperti Vincent Kompany, Paolo Zabaleta, Carlos Tevez hingga Sergio Aguero hadir di era ini dan hasilnya terbukti lumayan. City berhasil meraih gelar dan mulai menyandingkan status mereka sejajar dengan tetangganya. Ya setidaknya untuk era selepas milenium baru.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/mohamed-sissoko-nene-jeremy-menez-kevin-gameiro-and-javier-pastore-of-picture-id134858141?k=6&amp;m=134858141&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=eiI3KWpqVXmbLgEQWWNdkIoNBcPoWRIQURELLuehRwo=\" alt=\"Paris Saint-Germain\" width=\"594\" height=\"404\" \/><\/p>\n<h3><strong>Paris Saint-Germain (2011)<\/strong><\/h3>\n<p>Apa yang ada di benak Anda saat mendengar ibu kota Prancis, Paris? Menara Eiffel? Pusat mode dengan segala butik kelas atas? Kota yang indah dan romantis? Wajar saja. Namun, kehadiran para investor Qatar tahun 2011, mengubah segalanya. Dengan uang yang berlimpah, para orang kaya negara teluk ini membeli klub ibu kota, Paris Saint-Germain (PSG), dan membeli pemain-pemain dengan harga mencengangkan.<\/p>\n<p>Sejumlah pemain sekelas Thiago Silva, David Beckham, Zlatan Ibrahimovic hingga Edinson Cavani dan Angel Di Maria didatangkan ke PSG. Hasilnya? Mereka mendominasi Ligue 1 sebelum dirisak oleh kekuatan muda AS Monaco musim lalu.<\/p>\n<p>Namun, tim kaya Prancis ini masih belum banyak berbicara di pentas Eropa. Ya, butuh proses bagi klub ini untuk menjadi kekuatan baru di Eropa. Namun, setidaknya mereka sudah merintis jalan sebagai klub yang mendominasi Prancis setelah selama ini dibawah bayang-bayang Lyon, Marseille, Saint-Etienne dan AS Monaco.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/malaga-team-line-up-prior-to-the-la-liga-match-between-valencia-and-picture-id108253605?k=6&amp;m=108253605&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=lnizDncakByo0FJqLX3rRvyIszGUZIuy-zj4l9zqYKw=\" alt=\"malaga\" width=\"594\" height=\"413\" \/><\/p>\n<h3><strong>Malaga (2010)<\/strong><\/h3>\n<p>Dibanding dengan pembelian Chelsea dan Manchester City, pembelian Malaga oleh Sheikh Abdullah Al Thani tahun 2010 memang tidak mampu membawa tim meraih gelar tertinggi. Namun, pengambilalihan Malaga ini patut dicatat sebagai pembelian klub sepak bola terbesar.<\/p>\n<p>Al Thani adalah pemilik kerajaan bisnis di Uni Emirat Arab dengan wilayah operasi di 30 negara. Dia membeli Malaga dalam keadaan tim Andalusia ini tengah dijerat hutang. Tidak tanggung-tanggung, 36 juta\u00a0 euro digelontorkan untuk merombak skuat.<\/p>\n<p>Sejumlah pemain berbakat seperti Santi Cazorla, Martin Demichelis hingga Joaquin Sanchez direkrut ke La Rosaleda. Namun, ternyata membeli klub bola bukan seperti membeli barang. Royal dalam membeli pemain dan menggaji pemain serta pelatih, membuat klub ini terlibat hutang lagi. Akhirnya, mereka dilarang tampil di kompetisi Eropa musim 2013\/2014 akibat masalah keuangan ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/samuel-etoo-and-lacina-traore-of-fc-anzhi-makhachkala-talk-during-the-picture-id168604442?k=6&amp;m=168604442&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=2UQlJYg2VelOm-BxsU8PjqZoHZFcoBjIoaNAc4Yfy9c=\" alt=\"Anzi Makhachkala\" width=\"594\" height=\"421\" \/><\/p>\n<h3><strong>Anzi Makhachkala (2011)<\/strong><\/h3>\n<p>Liga Rusia menjadi dilirik pencinta sepak bola dengan kehadiran para orang kaya baru yang rela keluar uang untuk merombak skuat. Konglomerat Suleyman Karimov datang ke Anzhi di tengah musim 2011\/2012. Setelahnya, sejumlah pemain bintang seperti Roberto Carlos, Willian hingga Samuel Eto\u2019o didatangkan, bahkan Carlos menjadi pemain bergaji tertinggi dengan bayaran 350 ribu euro per minggu. Pelatih tenar, Guus Hiddink, juga dihadirkan ke Anzhi.<\/p>\n<p>Sayangnya masa itu hanya berlangsung singkat. Tahun 2013, Suleyman mengalami penurunan kesehatan dan ada masalah hukum di Belarusia terkait kepemilikan saham. Alhasil, Anzhi terpaksa menjual para amunisi andalannya seperti Willian dan Eto\u2019o.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yasmeen Rasidi (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/melatee2512\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">melatee2512<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat sebuah klub sepak bola berani mengeluarkan dana ratusan bahkan triliunan miliar, apa yang ada dalam benak Anda? Kehadiran para orang kaya di sepak bola memang mengubah segalanya. Mereka rela keluar uang berapapun untuk membeli pemain dan pelatih yang mereka inginkan agar klub tersebut meraih gelar. Uang sudah tidak dipikirkan lagi, yang penting ada gelar bergengsi yang mampu mereka raih, tanpa berpikir bahwa dalam membangun tim sepak bola itu butuh proses panjang. Skuat bernilai mewah memang tidak selalu menjamin gelar. Masih ingat kisah dongeng Leicester City musim 2015\/2016 lalu? Siapa yang mengenal mereka sekitar lima atau enam tahun lalu? Namun, tim dengan kondisi keuangan seadanya ini mampu mengalahkan tim kaya &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Lima Pembelian Terbesar Klub Sepanjang Sejarah&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7712,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,78],"tags":[129],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Lima Pembelian Terbesar Klub Sepanjang Sejarah | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini adalah pengambil alihan klub terbesar sepanjang sejarah sepak bola sebagaimana kami sarikan dari laman resmi 90min.com!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lima Pembelian Terbesar Klub Sepanjang Sejarah | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini adalah pengambil alihan klub terbesar sepanjang sejarah sepak bola sebagaimana kami sarikan dari laman resmi 90min.com!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-18T04:00:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-18T12:29:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/140716189.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"422\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/\",\"name\":\"Lima Pembelian Terbesar Klub Sepanjang Sejarah | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/140716189.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-18T04:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-18T12:29:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Berikut ini adalah pengambil alihan klub terbesar sepanjang sejarah sepak bola sebagaimana kami sarikan dari laman resmi 90min.com!\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/140716189.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/140716189.jpg\",\"width\":594,\"height\":422,\"caption\":\"Samuel Eto saat berseragam FC Anzhi Makhachkala, musim 2012 lalu.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lima Pembelian Terbesar Klub Sepanjang Sejarah | Football Tribe Indonesia","description":"Berikut ini adalah pengambil alihan klub terbesar sepanjang sejarah sepak bola sebagaimana kami sarikan dari laman resmi 90min.com!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Lima Pembelian Terbesar Klub Sepanjang Sejarah | Football Tribe Indonesia","og_description":"Berikut ini adalah pengambil alihan klub terbesar sepanjang sejarah sepak bola sebagaimana kami sarikan dari laman resmi 90min.com!","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-18T04:00:53+00:00","article_modified_time":"2017-07-18T12:29:29+00:00","og_image":[{"width":594,"height":422,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/140716189.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/","name":"Lima Pembelian Terbesar Klub Sepanjang Sejarah | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/140716189.jpg","datePublished":"2017-07-18T04:00:53+00:00","dateModified":"2017-07-18T12:29:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Berikut ini adalah pengambil alihan klub terbesar sepanjang sejarah sepak bola sebagaimana kami sarikan dari laman resmi 90min.com!","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/lima-pembelian-klub-terbesar\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/140716189.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/140716189.jpg","width":594,"height":422,"caption":"Samuel Eto saat berseragam FC Anzhi Makhachkala, musim 2012 lalu."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7711"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7711"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7711\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}