{"id":7708,"date":"2017-07-18T10:30:05","date_gmt":"2017-07-18T03:30:05","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7708"},"modified":"2017-07-18T06:35:26","modified_gmt":"2017-07-17T23:35:26","slug":"bersatunya-si-kembar-bender","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/","title":{"rendered":"Bersatunya Si Kembar Bender di Bayer Leverkusen"},"content":{"rendered":"<p>Setelah bermain untuk klub berbeda selama delapan musim, si kembar Bender, Lars dan Sven, akan kembali bermain bersama pada musim 2017\/2018. Bayer Leverkusen resmi menarik Sven yang sebelumnya berseragam Borussia Dortmund ke Bay-Arena. Sven akan bergabung dengan saudara kembarnya yang sudah memperkuat Die Werkself sejak 2009 lalu.<\/p>\n<p>Leverkusen, penghuni posisi 12 Bundesliga musim lalu, harus mengeluarkan dana 15 juta Euro untuk memboyong Sven dan menyatukan si kembar Bender. Sebelumnya, Sven dan Lars bender sempat bermain bersama di 1860 Munchen pada tahun 2006 hingga 2009.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/lars-bender-begruesst-seinen-bruder-sven-bender-vor-dem-1-zwischen-picture-id523324733?k=6&amp;m=523324733&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=lpq8y--YDjVp2e90ZQpUrje5Ih0dY9cmvw5kqzILOgY=\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Si kembar yang sempat berpisah jalan<\/strong><\/h3>\n<p>Mereka kemudian berpisah jalan pada tahun 2009. Lars menerima pinangan Bayer Leverkusen. Klub di bawah naungan perusahaan farmasi Bayer ini sebenarnya tidak pernah berprestasi buruk dan selalu menjadi langganan Liga Champions. Namun, seiring dengan reputasi mereka yang sering diparodikan sebagai \u2018Neverkusen\u2019, Die Werkself tidak pernah sukses menjuarai trofi apa pun.<\/p>\n<p>Sven sendiri menikmati masa-masa sukses karirenya dengan memperkuat Borussia Dortmund. Ia tampil 224 kali untuk si Kuning-Hitam dan memenangi dua gelar Bundesliga dan DFB-Pokal di bawah asuhan pelatih <em>rock n\u2019 roll<\/em>, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/slow-rock-liverpool-bersama-klopp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">J\u00fcrgen Klopp<\/a>.<\/p>\n<p>Uniknya, keduanya beberapa kali menyumbang gol untuk klub mereka masing-masing di Bundesliga dalam pekan yang sama. Mereka mencetak gol di hari yang sama pada 5 November 2011. Pada 26 Januari 2014, si kembar Bender bahkan melakukannya nyaris pada saat bersamaan!<\/p>\n<p>Sven menjebol gawang lawan di menit keempat pertandingan Dortmund melawan Augsburg. Di tempat lain pada saat yang sama, ketika Leverkusen bertamu ke kandang Freiburg, Lars mencetak gol ke kandang tuan rumah di menit kelima. Pada hari bersejarah itu, si kembar yang lahirnya cuma beda 12 menit ini sukses mencetak gol untuk timnya masing-masing dengan selisih satu menit saja.<\/p>\n<p>Sayang, kedua pertandingan itu tak berakhir baik bagi Bender bersaudara. Baik Dortmund maupun Leverkusen gagal menyelesaikan pertandingan sebagai pemenang. Dortmund ditahan 2-2 oleh Augsburg , sedangkan Leverkusen malah dikalahkan Freiburg dengan skor 2-3.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/fifa-mens-tournament-olympic-games-rio-2016-germany-national-team-picture-id584519306?k=6&amp;m=584519306&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=a6OCr-MZ72fbyCOxjcikuNrbINmt4lvFUC1FVZRcek0=\" width=\"594\" height=\"401\" \/><\/p>\n<h3><strong>Serupa tapi tak sama<\/strong><\/h3>\n<p>Sepak bola dunia dibuat menarik dengan berbagai pemain kembar yang bermain di kubu yang sama. Kita pernah mengenal De Boer bersaudara, Ronald dan Frank, yang pernah merumput bersama di Ajax Amsterdam dan Barcelona serta tim nasional Belanda. Lalu, baru-baru ini ada Rafael dan Fabio Da Silva yang pernah bersama di Manchester United.<\/p>\n<p>Bender bersaudara makin berkilau di turnamen Piala Eropa U-19 tahun 2008. Sama-sama masuk <em>starting line-up<\/em>, si kembar berhasil mengalahkan Italia di partai puncak dan Lars bahkan mencetak gol pembuka Jerman di menit ke-24 pada laga yang berakhir 3-1.<\/p>\n<p>Yang membuat Lars dan Sven sedikit lebih menarik dari pasangan pemain kembar yang lain adalah keduanya bermain di posisi yang hampir sama. Sepanjang kariernya, Lars beroperasi sebagai gelandang tengah yang cenderung berfungsi <em>box-to-box,<\/em> sedangkan Sven biasa bermain sebagai gelandang bertahan dan sesekali menjadi bek tengah.<\/p>\n<p>Bender bersaudara sendiri sebenarnya sudah jengah dengan orang-orang yang membandingkan keduanya. Meski demikian, perbandingan antara keduanya tentu saja tak terelakkan. Menurut situs statistik <em>Squawka<\/em>, Lars sedikit lebih unggul dari Sven, meskipun kalah secara raihan trofi.<\/p>\n<p>Kecenderungan Lars bermain sebagai <em>box-to-box midfielder<\/em> memungkinkannya untuk menciptakan lebih banyak peluang di kotak penalti lawan. Entah pengaruh sebagai anak yang lebih tua atau bukan, Lars lebih aktif dalam permainan menyerang. Dalam tujuh tahun kariernya di Bayer Leverkusen, ia sudah mencetak 20 gol dari 240 pertandingan.<\/p>\n<p>Sven sendiri lebih banyak bermain bertahan. Masih menurut <em>Squawka<\/em>, keunggulan Sven dibandingkan Lars adalah kemampuannya merusak serangan yang sedang dibangun lawan. Ini membuat koleksi gol Sven lebih sedikit dibandingkan kakaknya. Sepanjang karier profesionalnya, Sven baru mencetak 4 gol, semuanya untuk Borussia Dortmund.<\/p>\n<p>Dalam hal <em>caps<\/em> untuk tim nasional, Lars juga lebih unggul. Lars sudah dipanggil 24 kali ke tim nasional dan menjadi bagian Der Panzer di Piala Eropa 2012. Sedangkan Sven hingga saat ini hanya mengoleksi tujuh <em>caps<\/em> dan belum pernah tampil di turnamen antarnegara bergengsi.<\/p>\n<p>Keduanya sempat memimpin bakat-bakat muda Jerman di Olimpiade 2016. Bender bersaudara nyaris merebut medali emas sebelum ditaklukkan Brasil di final. Mungkin Bayer Leverkusen terkesan melihat kolaborasi keduanya di llini tengah tim Olimpiade Jerman, sehingga terdorong untuk menyatukan keduanya.<\/p>\n<p>Kita tunggu saja apakah kolaborasi si kembar Bender bisa mengangkat prestasi Leverkusen musim depan.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku \u2018Home &amp; Away\u2019<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah bermain untuk klub berbeda selama delapan musim, si kembar Bender, Lars dan Sven, akan kembali bermain bersama pada musim 2017\/2018. Bayer Leverkusen resmi menarik Sven yang sebelumnya berseragam Borussia Dortmund ke Bay-Arena. Sven akan bergabung dengan saudara kembarnya yang sudah memperkuat Die Werkself sejak 2009 lalu. Leverkusen, penghuni posisi 12 Bundesliga musim lalu, harus mengeluarkan dana 15 juta Euro untuk memboyong Sven dan menyatukan si kembar Bender. Sebelumnya, Sven dan Lars bender sempat bermain bersama di 1860 Munchen pada tahun 2006 hingga 2009. Si kembar yang sempat berpisah jalan Mereka kemudian berpisah jalan pada tahun 2009. Lars menerima pinangan Bayer Leverkusen. Klub di bawah naungan perusahaan farmasi Bayer ini &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Bersatunya Si Kembar Bender di Bayer Leverkusen&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7709,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,73],"tags":[250,143,129,1417,1418],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bersatunya Si Kembar Bender di Bayer Leverkusen | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bayer Leverkusen, penghuni posisi 12 Bundesliga musim lalu, harus mengeluarkan dana 15 juta Euro untuk memboyong Sven dan menyatukan si kembar Bender.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bersatunya Si Kembar Bender di Bayer Leverkusen | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bayer Leverkusen, penghuni posisi 12 Bundesliga musim lalu, harus mengeluarkan dana 15 juta Euro untuk memboyong Sven dan menyatukan si kembar Bender.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-18T03:30:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-17T23:35:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEpClMNXYAA1haZ.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/\",\"name\":\"Bersatunya Si Kembar Bender di Bayer Leverkusen | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEpClMNXYAA1haZ.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-18T03:30:05+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-17T23:35:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Bayer Leverkusen, penghuni posisi 12 Bundesliga musim lalu, harus mengeluarkan dana 15 juta Euro untuk memboyong Sven dan menyatukan si kembar Bender.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEpClMNXYAA1haZ.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEpClMNXYAA1haZ.jpg\",\"width\":1200,\"height\":675,\"caption\":\"Sven Bender resmi bergabung dengan Bayer Leverkusen. Kredit: Bayer Leverkusen\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bersatunya Si Kembar Bender di Bayer Leverkusen | Football Tribe Indonesia","description":"Bayer Leverkusen, penghuni posisi 12 Bundesliga musim lalu, harus mengeluarkan dana 15 juta Euro untuk memboyong Sven dan menyatukan si kembar Bender.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bersatunya Si Kembar Bender di Bayer Leverkusen | Football Tribe Indonesia","og_description":"Bayer Leverkusen, penghuni posisi 12 Bundesliga musim lalu, harus mengeluarkan dana 15 juta Euro untuk memboyong Sven dan menyatukan si kembar Bender.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-18T03:30:05+00:00","article_modified_time":"2017-07-17T23:35:26+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEpClMNXYAA1haZ.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/","name":"Bersatunya Si Kembar Bender di Bayer Leverkusen | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEpClMNXYAA1haZ.jpg","datePublished":"2017-07-18T03:30:05+00:00","dateModified":"2017-07-17T23:35:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Bayer Leverkusen, penghuni posisi 12 Bundesliga musim lalu, harus mengeluarkan dana 15 juta Euro untuk memboyong Sven dan menyatukan si kembar Bender.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/18\/bersatunya-si-kembar-bender\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEpClMNXYAA1haZ.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEpClMNXYAA1haZ.jpg","width":1200,"height":675,"caption":"Sven Bender resmi bergabung dengan Bayer Leverkusen. Kredit: Bayer Leverkusen"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7708"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7708"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7708\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}