{"id":7664,"date":"2017-07-17T10:00:13","date_gmt":"2017-07-17T03:00:13","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7664"},"modified":"2017-07-17T07:38:07","modified_gmt":"2017-07-17T00:38:07","slug":"arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/","title":{"rendered":"Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda"},"content":{"rendered":"<p>Sejak dahulu, sosok Arsene Wenger memang sulit dibaca. Bulan Mei yang lalu, Wenger sempat menegaskan bahwa Arsenal akan bermain secara serius di Liga Europa. Namun, beberapa hari yang lalu, mantan pelatih AS Monaco tersebut mengungkapkan bahwa pemain muda yang akan lebih banyak dimainkan di Liga Malam Jumat tersebut.<\/p>\n<p>Memang, memainkan banyak pemain muda bukan berarti tak serius. Namun, tidak memainkan pemain senior, yang biasanya menjadi andalan, menjadi indikasi bahwa kompetisi tersebut tak menjadi prioritas utama Wenger. Maklum, musim ini, Wenger harus bisa menaklukkan Liga Primer Inggris setelah musim lalu gagal total.<\/p>\n<p>Terlepas dari dua komentar yang berbeda tersebut, para pemain muda Arsenal harus menyambutnya dengan gairah tinggi. Terutama, para pemain muda yang dibawa The Gunners dalam laga-laga pra-musim di Australia dan Cina. Berhasil tampil apik dan konsisten, maka bukan tak mungkin, para anak muda ini mendapat tempat di tim utama.<\/p>\n<p>Setidaknya ada tiga pemain muda yang bisa memaksimalkan kesempatan tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/krystian-bielik-of-arsenal-during-the-match-between-the-western-and-picture-id814870156?k=6&amp;m=814870156&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=RvITY2y1ZFpItYJrfgNO0Tx6zyQMj7YXAZv1riFtTgI=\" alt=\"Krystian Bielik\" width=\"594\" height=\"469\" \/><\/p>\n<h3><strong>Krystian Bielik<\/strong><\/h3>\n<p>Perkembangan bek muda dari Polandia tersebut sangat terasa, terutama ketika ia kembali dari peminjaman bersama Birmingham City. Bielik bermain sebagai bek tengah sebelah kanan ketika Arsenal menggelar laga pra-musim perdananya melawan Sydney FC. Ia bermain bersebelahan dengan Per Mertesacker sebagai bek tengah dan Sead Kolasinac sebagai bek tengah sebelah kiri. Bielik tampil tenang dan tidak menyulitkan kedua seniornya tersebut.<\/p>\n<p>Ketenangan bek dengan tinggi 189 sentimeter tersebut terlihat ketika ia menggiring bola. Bielik menggunakan perubahan kecepatan untuk mengecoh pemain lawan yang tengah mengejarnya. Dengan gerakan yang terkenal lewat istilah <em>stop and go<\/em> tersebut, Bielik dengan mudah mendapatkan ruang untuk membidik kawannya. Perhatikan video di bawah ini:<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/twitter.com\/guba1a\/status\/886008646706049024\">https:\/\/twitter.com\/guba1a\/status\/886008646706049024<\/a><\/p>\n<p>Ia punya visi yang cukup baik dan mulai matang. Ketika berlari membawa bola, Bielik bisa dengan mudah mengangkat kepalanya dan mengarahkan bola kepada kawan yang berada di paling depan. Umpan vertikal yang terukur tersebut membuat serangan Arsenal menjadi lebih tajam dan cepat. Pun terhindar dari kehilangan bola di lapangan tengah.<\/p>\n<p>Bermain di Liga Europa memang cukup berat, terutama jika melihat jadwal dan kerja para bek tengah. Bielik bisa menjadi pilihan yang baik ketika Laurent Koscielny atau Shkodran Mustafi diistirahatkan. Bersama Rob Holding, kedua bek muda ini bisa menjadi pelapis yang manis. Tentu, dengan catatan, setelah pra-musim, Bielik tak jadi dipinjamkan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/15th-july-2017-anz-stadium-ydney-nsw-australia-preseason-football-picture-id815139974?k=6&amp;m=815139974&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=M8YdCn4NicyYe1tusxWrVpITr2p-srheOCMExB_PI-I=\" alt=\"Ainsley Maitland-Niles\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Ainsley Maitland-Niles<\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu indikasi yang menarik adalah pemberian nomor punggung 30 kepada Ainsley. Didaftarkan secara resmi sebagai pemain utama tentu sebuah kesempatan yang tak boleh dilewatkan.<\/p>\n<p>Saya pernah menuliskan secara khusus tentang kemampuan pemain berusia 19 tahun ini. Ia bisa bermain sebagai gelandang dengan peran <em>deep-playmaker<\/em> atau <em>box-to-box<\/em>.<\/p>\n<p>Seleksi umpan yang baik, akurasi umpan yang bagus, stamina yang mumpuni, peka dengan posisi kawan dan tingkat percaya diri yang tinggi yang terlihat dari gayanya menggiring bola. Semua tadi adalah beberapa kelebihan Ainsley yang bisa membuatnya bersaing dengan para pemain muda lainnya untuk mendapatkan kesempatan bersama pemain utama.<\/p>\n<p>Namun, jangan lupa, Ainsley juga bisa bermain di sisi lapangan dan hebatnya, di kedua sisi. Pada dasarnya, Ainsley adalah pemain sayap kanan. Namun, melawan Western Sydney Wanders, Wenger memainkan Ainsley sebagai bek sayap kiri. Ia memang masih terlihat canggung, ketika bermain di sisi kiri, padahal kaki dominannya adalah kaki kanan.<\/p>\n<p>Jika kesempatan ini bisa dimaksimalkan, Ainsley akan menjadi opsi bagi Wenger untuk mengistirahatkan para bek sayap di tim utama. Catatan penting, bermain di sisi lapangan lebih memungkinkan bagi Ainsley ketimbang berharap mendapat kesempatan bermain sebagai gelandang. Mengingat, lini tengah Arsenal sudah cukup padat.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/15th-july-2017-anz-stadium-ydney-nsw-australia-preseason-football-picture-id815140036?k=6&amp;m=815140036&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=VXhqCPjmJucjtnCan_H2aG8oCyhhpg_r6pTeKsd_Un0=\" alt=\"Reiss Nelson\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Reiss Nelson<\/strong><\/h3>\n<p>Pemain asal Inggris ini masih berusia 17 tahun dan laga melawan Sydney FC adalah debutnya. Dan Reiss Nelson menjadikan debutnya sebagai panggungnya. Posisi aslinya adalah sayap kanan dan bisa juga bermain lebih ke dalam sebagai gelandang serang. Ketika melawan Sydney, Nelson bermain sebagai bek sayap kanan.<\/p>\n<p>Kemampuan individu Nelson sangat menonjol, terutama ketika ia mendapakan kesempatan dengan bola di kakinya. Di usia 17 tahun, ia tak menunjukkan rasa canggung untuk menggocek lawan yang lebih senior. Nelson justru menikmatinya, tak pula menunjukkan rasa takut bermain di panggung yang lebih besar.<\/p>\n<p>Nelson akan mendapat kesempatan berlajar yang luar biasa apabila didaftarkan di dalam skuat Meriam London untuk Liga Europa. Terutama, yang perlu ia perbaiki adalah kemampuan bertahannya. Perubahan dari sayap kanan dengan ciri menyerang yang kuat dan penuh fantasi, Nelson harus menempa dirinya menjadi bek sayap kanan yang bandel ketika bertahan atau menyerang.<\/p>\n<p>Saya tak ingin terlalu terbuai, namun jujur saja, kemampuan Nelson lebih besar ketimbang Theo Walcott maupun Alex Oxlade-Chamberlain. Jika Wenger serius dengan niatnya memberi kesempatan kepada pemain muda, Nelson bisa dikonversikan sebagai bek sayap kanan untuk masa depan.<\/p>\n<p>Dengan Nelson di kanan dan Ainsley di kiri, Wenger bisa mendapat dua pemain <em>home-grown<\/em> di dalam skuat, akan punya pelapis yang bagus untuk tim utama dan memastikan pemain masa depan berkembang dengan baik. Dan ditambah Bielik, Arsenal punya kerangka tim utama dalam 10 tahun ke depan.<\/p>\n<p>Bagaimana apabila kebijakan memainkan pemain muda justru membuat Arsenal tersingkir dari Liga Europa? Tidak masalah. Terkadang, seorang pelatih harus realistis dengan targetnya. Ambisi yang terlalu besar justru berpeluang mematikan peluang menjuarai kompetisi lainnya. Hal ini tak bisa kita salahkan. Liga Europa, liga anak muda? Boleh saja!<\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0Generasi Emas Colney (Bagian Pertama): Eksperimen Arsene Wenger<\/strong><br \/>\n<a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/generasi-emas-colney-bagian-pertama\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Bagian Pertama<\/strong><\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/14\/generasi-emas-colney-bagian-kedua\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Bagian Kedua<\/strong><\/a><\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki Arsenal&#8217;s Kitchen<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejak dahulu, sosok Arsene Wenger memang sulit dibaca. Bulan Mei yang lalu, Wenger sempat menegaskan bahwa Arsenal akan bermain secara serius di Liga Europa. Namun, beberapa hari yang lalu, mantan pelatih AS Monaco tersebut mengungkapkan bahwa pemain muda yang akan lebih banyak dimainkan di Liga Malam Jumat tersebut. Memang, memainkan banyak pemain muda bukan berarti tak serius. Namun, tidak memainkan pemain senior, yang biasanya menjadi andalan, menjadi indikasi bahwa kompetisi tersebut tak menjadi prioritas utama Wenger. Maklum, musim ini, Wenger harus bisa menaklukkan Liga Primer Inggris setelah musim lalu gagal total. Terlepas dari dua komentar yang berbeda tersebut, para pemain muda Arsenal harus menyambutnya dengan gairah tinggi. Terutama, para pemain &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7665,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[120,381,176,129,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"beberapa hari yang lalu, Arsene Wenger mengungkapkan bahwa pemain muda yang akan lebih banyak dimainkan di Liga Malam Jumat tersebut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"beberapa hari yang lalu, Arsene Wenger mengungkapkan bahwa pemain muda yang akan lebih banyak dimainkan di Liga Malam Jumat tersebut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-17T03:00:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-17T00:38:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Arsene-Wenger.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"405\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/\",\"name\":\"Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Arsene-Wenger.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-17T03:00:13+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-17T00:38:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"beberapa hari yang lalu, Arsene Wenger mengungkapkan bahwa pemain muda yang akan lebih banyak dimainkan di Liga Malam Jumat tersebut.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Arsene-Wenger.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Arsene-Wenger.jpg\",\"width\":594,\"height\":405,\"caption\":\"Arsene Wenger\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda | Football Tribe Indonesia","description":"beberapa hari yang lalu, Arsene Wenger mengungkapkan bahwa pemain muda yang akan lebih banyak dimainkan di Liga Malam Jumat tersebut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda | Football Tribe Indonesia","og_description":"beberapa hari yang lalu, Arsene Wenger mengungkapkan bahwa pemain muda yang akan lebih banyak dimainkan di Liga Malam Jumat tersebut.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-17T03:00:13+00:00","article_modified_time":"2017-07-17T00:38:07+00:00","og_image":[{"width":594,"height":405,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Arsene-Wenger.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/","name":"Arsene Wenger: Liga Europa, Liga Anak Muda | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Arsene-Wenger.jpg","datePublished":"2017-07-17T03:00:13+00:00","dateModified":"2017-07-17T00:38:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"beberapa hari yang lalu, Arsene Wenger mengungkapkan bahwa pemain muda yang akan lebih banyak dimainkan di Liga Malam Jumat tersebut.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/arsene-wenger-liga-europa-liga-anak-muda\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Arsene-Wenger.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Arsene-Wenger.jpg","width":594,"height":405,"caption":"Arsene Wenger"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7664"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7664"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7664\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7665"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}