{"id":7600,"date":"2017-07-16T07:55:28","date_gmt":"2017-07-16T00:55:28","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7600"},"modified":"2017-07-16T07:55:28","modified_gmt":"2017-07-16T00:55:28","slug":"tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/","title":{"rendered":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Nostalgia Liga Indonesia selalu menyimpan kisah menarik, mulai dari pertandingan yang menghadirkan aksi heroic, hingga pemain klasik yang pernah meramaikan kompetisi sepak bola di negara kita tercinta ini.<\/p>\n<p>Kali ini Football Tribe Indonesia menghadirkan delapan nama pemain asing lawas dengan kualitas jempolan saat mengeksekusi tendangan bebas. Aksi-aksi mereka seringkali membuat kita berdecak kagum dan membelalakkan mata berkat sontekan indah nan spektakuler yang mereka buat. Lalu siapa saja pemain asing yang sempat menjadi dewa tendangan bebas di timnya masing-masing ini?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5141 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Gustavo-Hernan-Ortiz-1200x674px-1024x575.jpg\" alt=\"Gustavo Hernan Ortiz\" width=\"1024\" height=\"575\" \/><\/p>\n<h3><strong>Gustavo Hernan Ortiz<\/strong><\/h3>\n<p>Bicara tentang legiun asing lawas yang jago mengeksekusi tendangan bebas, haram hukumnya melewatkan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/20\/gustavo-hernan-ortiz-psis-semarang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ikon PSIS Semarang<\/a> yang satu ini. Dengan rambut gondrong serta kuncirannya yang khas, Ortiz adalah dewa bola mati di Stadion Jatidiri. Hebatnya, Ortiz tak hanya garang kala bermain di Semarang.<\/p>\n<p>Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia, Ortiz sudah dikenal dengan kualitas tendangan bebasnya saat berseragam Persija Jakarta. Ketika namanya sudah jarang terdengar pun, pemain asal Argentina ini masih bertaji saat membawa Persibo Bojonegoro mengalahkan Persema Malang di Liga Primer Indonesia 2012. Eksekusi Ortiz membawa Persibo unggul 3-1 atas Persema.<\/p>\n<figure style=\"width: 565px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/cdn2.tstatic.net\/tribunnews\/foto\/bank\/images\/ronald-fagundez-4.jpg\" width=\"565\" height=\"350\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Tribun<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Ronald Fagundez<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p>Raja bola mati dengan kaki kidalnya. Di manapun ia berada, dari PSM Makassar, Persik Kediri, Persisam Putra Samarinda, PSIS Semarang, hingga laga tarkam di Banjarnegara, sobat karib Cristian Gonzales ini selalu menjadi roh permainan tim sekaligus eksekutor andalan bola mati. Satu gelar juara Liga Indonesia berhasil ia raih kala membela Macan Putih di Liga Indonesia 2006.<\/p>\n<p>Ketika membela Persisam, sinarnya sempat redup dan kembali terang setelah hijrah ke PSIS Semarang. Sayang, ia sempat terjerat kasus sepak bola gajah dan mendapat hukuman larangan beraktivitas di sepak bola nasional. Pada Januari 2017 lalu statusnya telah dipulihkan oleh PSSI.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_5900\" aria-describedby=\"caption-attachment-5900\" style=\"width: 476px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5900 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/0000073651.jpg\" alt=\"Alejandro Tobar\" width=\"476\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/0000073651.jpg 476w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/0000073651-350x176.jpg 350w\" sizes=\"auto, (max-width: 476px) 100vw, 476px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5900\" class=\"wp-caption-text\">Alejandro Tobar (kiri) saat memperkuat Persiku Kudus. Kredit: Bolanet<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Alejandro Tobar<\/strong><\/h3>\n<p>Masih dari pemain dengan kekuatan kaki kiri, gelandang asal Cile ini layak dikedepankan sebagai salah satu pemain asing eksekutor tendangan bebas terbaik yang pernah berkarier di Indonesia. Nama Tobar pertama kali mencuat kala bermain untuk Persib Bandung di bawah kepelatihan Juan Antonio Paez pada tahun 2003.<\/p>\n<p>Namanya kemudian <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/04\/alejandro-tobar-gelandang-klasik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">semakin meroket ketika melanjutkan karier di PSMS Medan<\/a>. Eksekusi bola matinya sangat ditakuti lawan dan membuat Ayam Kinantan sebagai salah satu kekuatan utama di Liga Indonesia XI dan XII.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-k1LW_MMuzVg\/UzNRm55ELjI\/AAAAAAAAJjY\/EIoMAdnOY5k\/s1600\/esaiah+pello+benson+4.jpg\" alt=\"Esaiah Pello Benson\" width=\"550\" height=\"300\" \/><\/p>\n<h3><strong>Esaiah Pello Benson<\/strong><\/h3>\n<p>Tiga pemain kidal telah mengawali daftar di artikel ini, dan kini saatnya untuk mengulang memori indah tendangan keras kaki kanan Esaiah Pello Benson. Pemain yang berambut gimbal khas Afrika ini telah memperkuat beberapa tim papan atas di Indonesia, di antaranya PSIS Semarang, Persita Tangerang, Arema Malang dan terakhir bermain di Persitara Jakarta Utara.<\/p>\n<p>Melihat tendangan Benson sekilas mengingatkan kita pada Djibril Ciss\u00e9, eks penyerang Liverpool yang di Winning Eleven, <em>shot power<\/em>-nya mencapai angka 97. Salah satu gol terbaik Benson ia cetak saat timnya, Persitara, menjebol gawang Persib Bandung kawalan Tema Mursadat dalam lanjutan Indonesia Super League 2009. Skor 3-1 untuk kemenangan Persitara saat itu dan sempat menjauhkan mereka dari zona degradasi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/ridwansoleh.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/Lorenzo-Cabanas-01.jpg\" alt=\"Lorenzo Cabanas\" width=\"500\" height=\"342\" \/><\/p>\n<h3><strong>Lorenzo Cabanas<\/strong><\/h3>\n<p>Selepas kepergian Alejandro Tobar, Persib kesulitan mencari pemain yang dapat bermain di belakang dua penyerang. Dari Uilian Souza hingga Ayouck Berti sempat dicoba, tapi hasilnya nihil. Lalu datanglah Lorenzo Cabanas, gelandang serang yang selalu tampil ganas bersama Maung Bandung.<\/p>\n<p>Sama dengan Tobar, pemain asal Paraguay ini juga lihai mengeksekusi tendangan bebas dan mengatur ritme permainan. Gaya bermainnya lebih dinamis, namun staminanya kurang memadai untuk bermain selama 90 menit. Selama di Persib, Cabanas selalu mengantar Pangeran Biru ke papan atas klasemen.<\/p>\n<p>Salah satu momen terbaik Cabanas adalah ketika tendangan bebasnya menembus gawang Persela Lamongan di Indonesia Super League 2008. Saat itu pertandingan berlangsung sangat seru, lima gol tercipta dalam lima menit pertama. Eksekusi Cabanas menjadi gol ketiga Persib di pertandingan yang berakhir 5-2 untuk kemenangan tuan rumah.<\/p>\n<figure style=\"width: 480px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/CYFbR_6WkAAA14m.jpg\" alt=\"joao carlos\" width=\"480\" height=\"600\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Twitter<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Joao Carlos<\/strong><\/h3>\n<p>Sang Penyihir. Julukan itu tersemat pada adik kandung Carlos De Mello ini ketika merumput di Arema Malang dan membawa Singo Edan menjadi kampiun Divisi Satu Liga Indonesia 2004 dan dua kali menjuarai Copa Dji Sam Soe 2005 dan 2006.<\/p>\n<p>Kemampuan olah bola Joao Carlos memang tak main-main. Selain jago melakukan tendangan bebas, pemain berkaki kidal ini juga seringkali melakukan <em>no-look pass <\/em>dengan akurasi jitu. <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/apa-kabar-franco-hita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Franco Hita<\/a> beruntung pernah bermain satu tim dengannya karena sangat dimanjakan dengan umpan-umpan Carlos.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 584px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/pbs.twimg.com\/media\/BvKUFwVCYAAD6XQ.jpg\" alt=\"Anderson\" width=\"584\" height=\"800\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Elja Kaskus<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Anderson da Silva<\/strong><\/h3>\n<p>Enam musim lamanya, Anderson da Silva membela PSS Sleman dan menjadi kapten sekaligus idola di sana. Di Liga Indonesia 2003 dan 2004, Elang Jawa dibawanya menempati peringkat empat klasemen akhir Divisi Utama, kasta tertinggi sepak bola Indonesia saat itu.<\/p>\n<p>Berposisi sebagai bek, Anderson memiliki tendangan jarak jauh yang keras dan akurat. Hal mana yang menjadikannya dipercaya sebagai algojo tendangan bebas di PSS. Salah satu eksekusi terbaiknya dilakukan di Liga Bank Mandiri 2004 ketika tendangan bebasnya menghujam deras ke gawang Persijatim Solo FC kawalan Ferry Rotinsulu.<\/p>\n<figure style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/sidomi.com\/wp-content\/uploads\/2012\/06\/Persib-Miljan-Radovic.jpg\" alt=\"Miljan Radovi\u0107\" width=\"640\" height=\"355\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Sidomi<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Miljan Radovi\u0107<\/strong><\/h3>\n<p>Datang di usia senja bukan berarti tak ada kesempatan untuk berkarya. Radovi\u0107 membuktikannya bersama Persib Bandung walau dirinya telah berusia 35 tahun. Ia selalu menjadi momok bagi tim lawan kala bersiap mengeksekusi tendangan bebas, berapapun jaraknya dari gawang.<\/p>\n<p>Aura kecemasan tim lawan kala Radovi\u0107 meletakkan bola di depan pagar betis bisa dibilang setara dengan ketakutan yang dihadapi pemain di kompetisi Eropa ketika Juninho Pernambucano bersiap melakukan ancang-ancang melakukan tendangan bebas.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nostalgia Liga Indonesia selalu menyimpan kisah menarik, mulai dari pertandingan yang menghadirkan aksi heroic, hingga pemain klasik yang pernah meramaikan kompetisi sepak bola di negara kita tercinta ini. Kali ini Football Tribe Indonesia menghadirkan delapan nama pemain asing lawas dengan kualitas jempolan saat mengeksekusi tendangan bebas. Aksi-aksi mereka seringkali membuat kita berdecak kagum dan membelalakkan mata berkat sontekan indah nan spektakuler yang mereka buat. Lalu siapa saja pemain asing yang sempat menjadi dewa tendangan bebas di timnya masing-masing ini? Gustavo Hernan Ortiz Bicara tentang legiun asing lawas yang jago mengeksekusi tendangan bebas, haram hukumnya melewatkan ikon PSIS Semarang yang satu ini. Dengan rambut gondrong serta kuncirannya yang khas, Ortiz adalah &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7601,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,105,1390,1391],"class_list":["post-7600","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-featured","tag-indonesia","tag-pemain-asing","tag-tendangan-bebas"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kali ini Football Tribe Indonesia menghadirkan delapan nama pemain asing lawas dengan kualitas jempolan saat mengeksekusi tendangan bebas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kali ini Football Tribe Indonesia menghadirkan delapan nama pemain asing lawas dengan kualitas jempolan saat mengeksekusi tendangan bebas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-16T00:55:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/1810Miljan_Radovic.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia\",\"datePublished\":\"2017-07-16T00:55:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/\"},\"wordCount\":902,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/1810Miljan_Radovic.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Indonesia\",\"Pemain Asing\",\"Tendangan Bebas\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/\",\"name\":\"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/1810Miljan_Radovic.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-16T00:55:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Kali ini Football Tribe Indonesia menghadirkan delapan nama pemain asing lawas dengan kualitas jempolan saat mengeksekusi tendangan bebas.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/16\\\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/1810Miljan_Radovic.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/1810Miljan_Radovic.jpg\",\"width\":500,\"height\":300,\"caption\":\"Miljan Radovi\u0107 (Persib Bandung). Kredit: Pikiran Rakyat\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia | Football Tribe Indonesia","description":"Kali ini Football Tribe Indonesia menghadirkan delapan nama pemain asing lawas dengan kualitas jempolan saat mengeksekusi tendangan bebas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Kali ini Football Tribe Indonesia menghadirkan delapan nama pemain asing lawas dengan kualitas jempolan saat mengeksekusi tendangan bebas.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-16T00:55:28+00:00","og_image":[{"width":500,"height":300,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/1810Miljan_Radovic.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia","datePublished":"2017-07-16T00:55:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/"},"wordCount":902,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/1810Miljan_Radovic.jpg","keywords":["Featured","Indonesia","Pemain Asing","Tendangan Bebas"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/","name":"Delapan Pemain Asing Klasik dengan Tendangan Bebas Terbaik di Liga Indonesia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/1810Miljan_Radovic.jpg","datePublished":"2017-07-16T00:55:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Kali ini Football Tribe Indonesia menghadirkan delapan nama pemain asing lawas dengan kualitas jempolan saat mengeksekusi tendangan bebas.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/16\/tendangan-bebas-pemain-asing-terbaik\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/1810Miljan_Radovic.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/1810Miljan_Radovic.jpg","width":500,"height":300,"caption":"Miljan Radovi\u0107 (Persib Bandung). Kredit: Pikiran Rakyat"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7600"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7600\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7601"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}