{"id":7564,"date":"2017-07-15T09:30:14","date_gmt":"2017-07-15T02:30:14","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7564"},"modified":"2017-07-15T12:40:27","modified_gmt":"2017-07-15T05:40:27","slug":"tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/","title":{"rendered":"Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC"},"content":{"rendered":"<p>Melalui rilis laman resmi klub, Borneo FC akhirnya berpisah dengan pelatih Dragan Djukanovic. Per tanggal 13 Juni 2017, pelatih berkebangsaan Serbia tersebut sudah tidak lagi menjadi juru taktik untuk kesebelasan asal Samarinda tersebut. Penampilan minor di laga tandang dianggap sebagai salah satu alasan besar mengapa akhirnya Dragan kemudian diberhentikan dari pekerjaanya. Sebelumnya, sang pelatih sendiri mengakui bila kondisi tim tidak sedang betul-betul baik. Kursi kepelatihan untuk sementara akan diberikan kepada pelatih tim U-19, Ricky Nelson.<\/p>\n<p>Sosoknya tentu tidak asing bagi tim Borneo FC dan juga publik sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Ia adalah orang yang mengantarkan tim Borneo FC II menjadi finalis di Piala Presiden 2017 lalu. Ia membawa tim cadangan Borneo FC bermain mengejutkan dan tampil sebagai <em>giant killer<\/em>. Kami setidaknya memiliki tiga alasan mengapa kesebelasan asal Samarinda ini mesti mempermanenkan status Ricky Nelson sebagai pelatih kepala.<\/p>\n<h3><strong>Berusia muda<\/strong><\/h3>\n<p>Ricky Nelson lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 25 Juli 1980. Tahun 2017 ini, ia tepat berusia 37 tahun. Hanya dengan posisinya yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas pelatih Borneo FC saja, Ricky akan tercatat sebagai pelatih termuda di antara pelatih-pelatih lain yang menangani klub peserta Liga 1.<\/p>\n<p>Rataan usia pelatih tim-tim Liga 1 adalah 48,9 tahun. Sebelum Ricky, rekor pelatih termuda di kompetisi kali ini sebelumnya dipegang oleh pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, yang pada tahun 2017 ini genap berusia 40 tahun. Dengan kata lain, Ricky Nelson menjadi satu-satunya pelatih di kompetisi Liga 1 ini yang usianya bahkan belum mencapai angka 40 tahun.<\/p>\n<p>Usia muda <em>coach<\/em> Ricky tentu menawarkan banyak hal-hal yang lebih segar. Ia hidup ketika sepak bola Indonesia memasuki era yang jauh berbeda dibandingkan sebelumnya. Usia yang lebih muda tentu lebih menawarkan semangat, tenaga dan gairah yang lebih besar. Cocok dengan Borneo FC yang kini membutuhkan banyak tenaga untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/scontent-sin6-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/18646514_1417938418265764_1465251513487065088_n.jpg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Borneo FC<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Filosofis<\/strong><\/h3>\n<p>Anda mungkin sering berpikir bahwa beberapa pelatih lokal seperti terkesan tidak begitu jelas ketika menangani tim mereka. Sering rasanya sebuah tim tampil tidak jelas arah serangannya, entah apa yang mau dicapai. Hal tersebut ada banyak faktor yang memengaruhi. Tetapi, bisa jadi salah satunya adalah soal filosofi sepak bola yang diusung oleh pelatih tim tersebut.<\/p>\n<p>Bisa saja pelatih tersebut nyatanya tidak memiliki filosofi bermain sama sekali. Dan Ricky Nelson adalah salah satu dari sekian pelatih yang memiliki filosofi bermain.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/30\/bincang-sore-bersama-ricky-nelson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Setidaknya soal filosofi bermain tersebut ia utarakan dalam sebuah wawancaranya bersama kami<\/a>. Dengan terbuka, <em>coach<\/em> Ricky berujar bahwa filosofi sepak bolanya adalah memenangkan pertandingan. Karena menurutnya, memenangkan suatu pertandingan akan membuat segalanya jadi lebih indah. Terkesan utopis, tapi ada fakta besar yang muncul di sana. <em>Toh<\/em>, seringnya pelatih yang kehilangan pekerjaannya adalah mereka-mereka yang gagal memberikan kemenangan untuk skuat asuhannya.<\/p>\n<p>Pakaian yang ia kenakan di lapangan pun menandakan bahwa Ricky Nelson punya sesuatu yang ia pegang dan membuatnya memiliki ciri khas tersendiri. Ketika kebanyakan pelatih lebih senang mengenakan kaus polo atau <em>track suit,<\/em> Ricky Nelson adalah salah satu dari sekian pelatih yang mengenakan setelan jas rapi atau pakaian formal ketika mendampingi tim dalam sebuah pertandingan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/scontent-sin6-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/19984946_152178838676556_2894504913201528832_n.jpg\" width=\"1080\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Borneo FC<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Pernah berpengalaman di\u00a0 luar lapangan<\/strong><\/h3>\n<p>Bisa jadi ini adalah harta atau nilai terbesar yang membuat sosok Ricky Nelson menjadi pelatih yang berbeda dengan kebanyakan pelatih lain. Sebelum menekuni bidang kepelatihan secara total, ia sempat berkecimpung di bidang-bidang lain di dunia sepak bola.<\/p>\n<p>Ricky Nelson sempat bekerja sebagai agen pemain asing untuk agensi Indo Bola Mandiri. Ia adalah orang yang mendatangkan legiun-legiun asing asal Singapura untuk bermain di Indonesia. Di antaranya adalah Mustafic Fachrudin yang kemudian bermain di Persija Jakarta. Lalu duo Ridhuan Muhammad dan Noh Alam Shah yang kemudian berhasil membawa Arema Indonesia menjadi juara nasional pada tahun 2010.<\/p>\n<p>Selain itu, pelatih yang mengantongi lisensi kepelatihan A AFC ini juga sempat terlibat di federasi sebagai staf khusus Direktur Teknik PSSI di bawah arahan Danurwindo. Ia juga memiliki sekolah sepak bola yang ia asuh langsung bernama Serpong City Soccer School, sebagai salah satu sumbangsih yang ia berikan kepada bidang <em>grassroot<\/em> sepak bola Indonesia. Jabatan awalnya di Borneo FC pun adalah Direktur Akademi.<\/p>\n<p>Pernah menjadi agen pemain, bekerja di federasi dan merupakan penggiat pengembangan sepak bola, membuat Ricky Nelson punya sudut pandang yang berbeda ketimbang banyak pelatih lain. Bidang-bidang yang ditekuni sebelumnya oleh Ricky Nelson membuat ia bisa saja memandang kepelatihan sepak bola dengan cara yang tidak biasa.<\/p>\n<p>Ia bisa jadi melakukan penanganan pemain dengan baik karena pengalamannya bekerja sebagai agen. Ia tentu paham betul bagaimana cara memaksimalkan talenta-talenta muda karena ia merupakan pendiri sebuah SSB. <em>Well<\/em>, pernah menulis beberapa buku juga membuat Ricky makin memiliki nilai tambah. Setidaknya, kemampuan menulis <em>coach<\/em> Ricky menandakan dirinya memiliki kompetensi yang baik dan terbiasa berpikir sistematis.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Ricky Nelson memang tidak berhasil memberikan reaksi yang tepat ketika timnya dihantam Arema FC di final Piala Presiden 2017 lalu. Ia sendiri mengaku ada salah perhitungan. Tetapi, dengan usianya yang masih muda untuk ukuran seorang pelatih, terutama di Indonesia, setidaknya kekalahan tersebut akan menjadi sebuah pelajaran yang besar.<\/p>\n<p>Borneo FC memang punya tren ditangani oleh pelatih asing, akan tetapi, tidak ada salahnya mencoba pelatih lokal muda seperti Ricky Nelson. Karena ia menawarkan banyak hal yang mungkin tidak akan ditemukan dalam diri pelatih-pelatih asing.<\/p>\n<p>Selamat bekerja, <em>coach <\/em>Ricky!<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melalui rilis laman resmi klub, Borneo FC akhirnya berpisah dengan pelatih Dragan Djukanovic. Per tanggal 13 Juni 2017, pelatih berkebangsaan Serbia tersebut sudah tidak lagi menjadi juru taktik untuk kesebelasan asal Samarinda tersebut. Penampilan minor di laga tandang dianggap sebagai salah satu alasan besar mengapa akhirnya Dragan kemudian diberhentikan dari pekerjaanya. Sebelumnya, sang pelatih sendiri mengakui bila kondisi tim tidak sedang betul-betul baik. Kursi kepelatihan untuk sementara akan diberikan kepada pelatih tim U-19, Ricky Nelson. Sosoknya tentu tidak asing bagi tim Borneo FC dan juga publik sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Ia adalah orang yang mengantarkan tim Borneo FC II menjadi finalis di Piala Presiden 2017 lalu. Ia membawa tim &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7565,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,185,209,748,794],"class_list":["post-7564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-featured","tag-liga-1","tag-pusamania-borneo-fc","tag-ricky-nelson","tag-semarak-liga"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Borneo FC memang punya tren ditangani oleh pelatih asing, akan tetapi, tidak ada salahnya mencoba pelatih lokal muda seperti Ricky Nelson.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Borneo FC memang punya tren ditangani oleh pelatih asing, akan tetapi, tidak ada salahnya mencoba pelatih lokal muda seperti Ricky Nelson.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-15T02:30:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-15T05:40:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"718\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC\",\"datePublished\":\"2017-07-15T02:30:14+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-15T05:40:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/\"},\"wordCount\":869,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Liga 1\",\"Pusamania Borneo FC\",\"Ricky Nelson\",\"Semarak Liga\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/\",\"name\":\"Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-15T02:30:14+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-15T05:40:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Borneo FC memang punya tren ditangani oleh pelatih asing, akan tetapi, tidak ada salahnya mencoba pelatih lokal muda seperti Ricky Nelson.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/15\\\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg\",\"width\":1080,\"height\":718,\"caption\":\"Kredit: Instagram Ricky Nelson\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC | Football Tribe Indonesia","description":"Borneo FC memang punya tren ditangani oleh pelatih asing, akan tetapi, tidak ada salahnya mencoba pelatih lokal muda seperti Ricky Nelson.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC | Football Tribe Indonesia","og_description":"Borneo FC memang punya tren ditangani oleh pelatih asing, akan tetapi, tidak ada salahnya mencoba pelatih lokal muda seperti Ricky Nelson.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-15T02:30:14+00:00","article_modified_time":"2017-07-15T05:40:27+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":718,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC","datePublished":"2017-07-15T02:30:14+00:00","dateModified":"2017-07-15T05:40:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/"},"wordCount":869,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg","keywords":["Featured","Liga 1","Pusamania Borneo FC","Ricky Nelson","Semarak Liga"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/","name":"Tiga Alasan Agar Ricky Nelson Menjadi Pelatih Tetap Borneo FC | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg","datePublished":"2017-07-15T02:30:14+00:00","dateModified":"2017-07-15T05:40:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Borneo FC memang punya tren ditangani oleh pelatih asing, akan tetapi, tidak ada salahnya mencoba pelatih lokal muda seperti Ricky Nelson.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/15\/tiga-alasan-agar-ricky-nelson-menjadi-pelatih-tetap-borneo-fc\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/19050922_1562173193801540_5719036876346621952_n.jpg","width":1080,"height":718,"caption":"Kredit: Instagram Ricky Nelson"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7564\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}