{"id":7198,"date":"2017-07-08T08:00:30","date_gmt":"2017-07-08T01:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7198"},"modified":"2017-07-08T01:55:59","modified_gmt":"2017-07-07T18:55:59","slug":"liga-turki-sebagai-alternatif-karier","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/","title":{"rendered":"Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier"},"content":{"rendered":"<p>Liga yang juga memiliki basis suporter fanatik ini mulai bergeliat. Gelandang AC Milan, Juraj Kucka, dikabarkan telah menyetujui proposal kepindahannya ke Trabzonspor. Kucka menyusul <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/06\/sisi-melankolis-si-buas-di-real-madrid\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pepe<\/a> yang sebelumnya telah merampungkan kepindahannya dari Real Madrid ke Be\u015fikta\u015f.<\/p>\n<p>Kedatangan Kucka dan Pepe ini semakin menyemarakkan Liga Turki 2017\/2018 karena sejauh ini, sudah ada sembilan pemain tenar yang menetapkan Sportoto S\u00fcperLig, nama resmi Liga Turki, sebagai pelabuhan karier mereka selanjutnya.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center\" width=\"150\"><strong>Nama<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center\" width=\"150\"><strong>Klub Asal<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center\" width=\"150\"><strong>Klub Tujuan<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center\" width=\"150\"><strong>Nilai Transfer<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Youn\u0450s Belhanda<\/td>\n<td width=\"150\">Dynamo Kyiv<\/td>\n<td width=\"150\">Galatasaray<\/td>\n<td width=\"150\">8 juta euro<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Pepe<\/td>\n<td width=\"150\">Real Madrid<\/td>\n<td width=\"150\">Be\u015fikta\u015f<\/td>\n<td width=\"150\">Bebas transfer<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Juraj Kucka<\/td>\n<td width=\"150\">AC Milan<\/td>\n<td width=\"150\">Trabzonspor<\/td>\n<td width=\"150\">6 juta euro<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Ga\u00ebl Clichy<\/td>\n<td width=\"150\">Manchester City<\/td>\n<td width=\"150\">Ba\u015fak\u015fehir<\/td>\n<td width=\"150\">Bebas transfer<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Eljero Elia<\/td>\n<td width=\"150\">Feyenoord<\/td>\n<td width=\"150\">Ba\u015fak\u015fehir<\/td>\n<td width=\"150\">1,2 juta euro<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">J\u00e9r\u00e9my M\u00e9nez<\/td>\n<td width=\"150\">Bordeaux<\/td>\n<td width=\"150\">Antalyaspor<\/td>\n<td width=\"150\">3 juta euro<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Carlos Kameni<\/td>\n<td width=\"150\">M\u00e1laga<\/td>\n<td width=\"150\">Fenerbah\u00e7e<\/td>\n<td width=\"150\">Belum diumumkan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Asamoah Gyan<\/td>\n<td width=\"150\">Shanghai SIPG<\/td>\n<td width=\"150\">Kayserispor<\/td>\n<td width=\"150\">Bebas transfer<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">Arouna Kon\u00e9<\/td>\n<td width=\"150\">Everton<\/td>\n<td width=\"150\">Sivasspor<\/td>\n<td width=\"150\">Bebas transfer<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3><strong>Rutin sejak 10 tahun terakhir<\/strong><\/h3>\n<p>Meski pamor Liga Turki baru <em>booming <\/em>sejak kedatangan Didier Drogba dan Wesley Sneijder ke Galatasaray pada musim 2012\/2013, liga yang didominasi oleh Galatasaray, Fenerbah\u00e7e dan Be\u015fikta\u015f ini sebenarnya sudah rutin mendatangkan nama-nama besar jagat sepak bola sejak musim 2006\/2007. Serie A dan Liga Primer Inggris menjadi pemasok pemain tenar terbanyak di negara pimpinan Recep Tayyip Erdo\u011fan itu.<\/p>\n<p>Mateja Kezman mengawalinya ketika bergabung dengan Fenerbah\u00e7e dan musim depannya, klub yang bermarkas di \u015e\u00fckr\u00fc Saraco\u011flu Stadium ini mendatangkan bek kiri legendaris, Roberto Carlos, yang baru saja menyelesaikan sebelas musim masa baktinya di Santiago Bernabeu.<\/p>\n<p>Robin van Persie dan Lu\u00eds Nani kemudian didatangkan langsung dari Manchester United pada awal musim 2015\/2016, lalu ada duo pemain bertato, Martin Skrtel dan Gregory van der Wiel, yang dibeli pada Juli 2016 lalu. Empat pemain tersebut menyusul seorang <em>speedster <\/em>yang sempat gagal di Juventus, Milos Krasic, ketika didaratkan pada musim 2012\/2013.<\/p>\n<p>Musim 2008\/2009 dan 2009\/2010, giliran Galatasaray yang beraksi. Pemilik gelar terbanyak Liga Turki ini merekrut legenda Liverpool dan Australia, Harry Kewell pada akhir Juli 2008, dan dilanjutkan dengan mendatangkan pemain yang sempat tenar di Manchester City, Elano Blumer, seharga 7 juta euro pada Juli 2009.<\/p>\n<p>Avrupa Fatihi (julukan Galatasaray) juga mendatangkan Fernando Muslera dari Lazio pada 2011 dan tetap awet sampai sekarang. Lalu ada Emmanuel Ebou\u00e9 (2011\/2012), Wesley Sneijder dan Didier Drogba (2012\/2013), Blerim Dzemaili dan Goran Pandev (2014\/2015), serta Lukas Podolski (2015\/2016).<\/p>\n<p>Geliat transfer dua kesebelasan terbesar Liga Turki itu kemudian juga diikuti Be\u015fikta\u015f selaku pemilik 15 gelar liga domestik, alias terbanyak ketiga di bawah Galatasaray dan Fenerbah\u00e7e. Tak tanggung-tanggung, kesebelasan berseragam hitam-putih itu membeli empat pemain ternama sekaligus pada musim 2010\/2011!<\/p>\n<p>Ricardo Quaresma yang kesulitan berkembang di Internazionale Milano ditebus dengan mahar 7,3 juta euro. Untuk melengkapinya, Kara Kartallar (julukan Be\u015fikta\u015f) mendatangkan Sim\u00e3o Sabrosa, kompatriot Quaresma di timnas Portugal untuk mengisi sisi sayap seberangnya. Koneksi Portugal di Be\u015fikta\u015f semakin kuat setelah kedatangan Hugo Almeida di bursa transfer tengah musim. Ketiganya bahu-membahu bersama legenda Real Madrid, Guti Hern\u00e1ndez, yang didatangkan pada awal musim.<\/p>\n<p>Demba Ba kemudian menyusul pada musim 2014\/2015, lalu ada Ricardo Quaresma jilid dua (2015\/2016), Nihat Kahveci yang pulang kampung pada musim 2009\/2010, serta Adriano Correia, Ryan Babel dan G\u00f6khan Inler yang didatangkan awal musim lalu dan langsung berhasil menggondol gelar juara di musim pertamanya<\/p>\n<p>Tren membeli pemain bintang berusia senja ini juga turut menular ke klub-klub papan tengah seperti Bursaspor yang pernah mendatangkan S\u00e9bastien Frey pada musim 2013\/2014, Trabzonspor yang merekrut Didier Zokora (2011\/2012) dan Marko Marin (2015\/2016), Samuel Eto\u2019o yang bergabung dengan Antalyaspor (2015\/2016), serta Ba\u015fak\u015fehir, Kayserispor, dan Sivasspor yang daftar pemain anyarnya sudah tertera di tabel di atas.<\/p>\n<h3><strong>Daya tarik Liga Turki<\/strong><\/h3>\n<p>Meski tak sekaya Liga Super Cina (CSL) dan negaranya tidak semewah Amerika Serikat dengan Major League Soccer (MLS)-nya, Liga Turki menawarkan daya tarik tersendiri bagi mereka yang masih ingin memperpanjang karier sepak bolanya di penghujung karier.<\/p>\n<p>Turki adalah negara yang terbagi dalam dua benua, Asia dan Eropa, namun federasi sepak bola mereka berinduk ke UEFA. Artinya, para pemain yang berada di sisa-sisa kejayaan tadi tetap memiliki kesempatan untuk tampil di Liga Champions, jika timnya lolos ke penyisihan grup. Keistimewaan ini tentu tidak dimiliki oleh CSL maupun MLS.<\/p>\n<p>Kedua, Turki adalah negara dengan kultur sepak bola yang kuat. Fanatisme suporter di negara ini tak kalah dengan liga-liga papan atas Eropa, bahkan sisi <em>urakan<\/em>-nya, menurut saya, memiliki sensasi tersendiri. Bayangkan saja, perayaan gelar juara Be\u015fikta\u015f musim lalu dilakukan di atas laut menaiki kapal dan ketika seorang pemain bintang datang, ia langsung disambut oleh ratusan <em>fans <\/em>di bandara. Sepertinya hanya Liga Argentina dan Liga 1 Indonesia yang dapat menyaingi fanatisme serupa.<\/p>\n<p>Hal ini membuat Liga Turki menjadi tempat yang menarik untuk melanjutkan karier bagi mereka yang pernah meraih ketenaran. Bermain dikelilingi gemuruh suara suporter tentu sangat mengasyikkan dan hanya bisa dirasakan di negara-negara tertentu.<\/p>\n<p>Terakhir, kedatangan mantan bintang dunia ke Negeri Kebab ini juga didasari oleh kebijakan federasi sepak bola Turki yang mengizinkan setiap klub mengontrak maksimal 14 pemain asing per musim 2015\/2016. Jumlah ini meningkat drastis dari yang sebelumnya hanya enam pemain dengan dalih untuk memberi kesempatan pada pemain lokal.<\/p>\n<p>Alhasil, klub-klub adidaya seperti Galatasaray, Be\u015fikta\u015f dan Fenerbah\u00e7e langsung kalap dan gerak cepat untuk menggelar negosisasi pada pemain-pemain yang tak lagi mendapat tempat di liga papan atas Eropa. Kucka dan Pepe menjadi contoh terbaru dalam kasus ini.<\/p>\n<p>Satu hal lagi, jangan lupakan fakta bahwa Turki merupakan salah satu negara dengan pajak sepak bola terkecil, yakni hanya sebesar 15 persen. Hanya Liga Bulgaria (10 persen) dan Liga Rusia (13 persen) yang memiliki nilai pajak lebih rendah dari Sportoto S\u00fcperLig. Ke depannya, mungkin Turki akan menjadi persinggahan terakhir para megabintang macam Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Setidaknya, mereka dapat membayar pajak dengan tenang sambil menikmati hidangan kebab.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liga yang juga memiliki basis suporter fanatik ini mulai bergeliat. Gelandang AC Milan, Juraj Kucka, dikabarkan telah menyetujui proposal kepindahannya ke Trabzonspor. Kucka menyusul Pepe yang sebelumnya telah merampungkan kepindahannya dari Real Madrid ke Be\u015fikta\u015f. Kedatangan Kucka dan Pepe ini semakin menyemarakkan Liga Turki 2017\/2018 karena sejauh ini, sudah ada sembilan pemain tenar yang menetapkan Sportoto S\u00fcperLig, nama resmi Liga Turki, sebagai pelabuhan karier mereka selanjutnya. Nama Klub Asal Klub Tujuan Nilai Transfer Youn\u0450s Belhanda Dynamo Kyiv Galatasaray 8 juta euro Pepe Real Madrid Be\u015fikta\u015f Bebas transfer Juraj Kucka AC Milan Trabzonspor 6 juta euro Ga\u00ebl Clichy Manchester City Ba\u015fak\u015fehir Bebas transfer Eljero Elia Feyenoord Ba\u015fak\u015fehir 1,2 juta euro J\u00e9r\u00e9my &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7199,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,78],"tags":[1332,191,1331],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meski tak sekaya Liga Super Cina (CSL) dan tidak semewah Amerika Serikat dengan Major League Soccer (MLS)-nya, Liga Turki menawarkan daya tarik tersendiri.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski tak sekaya Liga Super Cina (CSL) dan tidak semewah Amerika Serikat dengan Major League Soccer (MLS)-nya, Liga Turki menawarkan daya tarik tersendiri.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-08T01:00:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-07T18:55:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEJlgmDXgAEi4pS.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/\",\"name\":\"Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEJlgmDXgAEi4pS.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-08T01:00:30+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-07T18:55:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Meski tak sekaya Liga Super Cina (CSL) dan tidak semewah Amerika Serikat dengan Major League Soccer (MLS)-nya, Liga Turki menawarkan daya tarik tersendiri.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEJlgmDXgAEi4pS.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEJlgmDXgAEi4pS.jpg\",\"width\":1200,\"height\":675,\"caption\":\"Juraj Kucka resmi berseragam Trabzonspor untuk musim 2017-2018 mendatang. Kredit: Trabzonspor\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier | Football Tribe Indonesia","description":"Meski tak sekaya Liga Super Cina (CSL) dan tidak semewah Amerika Serikat dengan Major League Soccer (MLS)-nya, Liga Turki menawarkan daya tarik tersendiri.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier | Football Tribe Indonesia","og_description":"Meski tak sekaya Liga Super Cina (CSL) dan tidak semewah Amerika Serikat dengan Major League Soccer (MLS)-nya, Liga Turki menawarkan daya tarik tersendiri.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-08T01:00:30+00:00","article_modified_time":"2017-07-07T18:55:59+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEJlgmDXgAEi4pS.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/","name":"Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEJlgmDXgAEi4pS.jpg","datePublished":"2017-07-08T01:00:30+00:00","dateModified":"2017-07-07T18:55:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Meski tak sekaya Liga Super Cina (CSL) dan tidak semewah Amerika Serikat dengan Major League Soccer (MLS)-nya, Liga Turki menawarkan daya tarik tersendiri.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEJlgmDXgAEi4pS.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/DEJlgmDXgAEi4pS.jpg","width":1200,"height":675,"caption":"Juraj Kucka resmi berseragam Trabzonspor untuk musim 2017-2018 mendatang. Kredit: Trabzonspor"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/08\/liga-turki-sebagai-alternatif-karier\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Liga Turki sebagai Alternatif Memperpanjang Karier"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7198"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7198"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7198\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7199"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7198"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7198"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7198"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}