{"id":7186,"date":"2017-07-07T11:30:40","date_gmt":"2017-07-07T04:30:40","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=7186"},"modified":"2017-07-07T07:26:27","modified_gmt":"2017-07-07T00:26:27","slug":"olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/","title":{"rendered":"Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan"},"content":{"rendered":"<p>Kedatangan pemain baru selalu disambut linimasa dengan gegap gempita dan dirayakan dengan suka ria. Apalagi jika pemain yang datang berlabel bintang, atau dianggap lebih berkualitas ketimbang pemain yang ada.<\/p>\n<p>Namun, situasi yang janggal pasti akan dirasakan pemain yang tempatnya terancam karena kedatangan amunisi baru. Terlebih, ketika ia sudah membela klub tersebut cukup lama. Olivier Giroud, Wayne Rooney dan Renato Sanches. Mereka bertiga, di sebuah sudut ruangan, jantungnya berdegup kencang, dirundung kecemasan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/arsenals-olivier-giroud-celebrates-2nd-goal-during-the-emirates-fa-picture-id689095858?k=6&amp;m=689095858&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=wKdyTnnYFoVb9oPjI1lqTmhZ9MxXpu5aAm9CMI9ekXM=\" alt=\"Giroud\" width=\"594\" height=\"445\" \/><\/p>\n<h3><strong>Giroud<\/strong><\/h3>\n<p>Sudah sejak paruh akhir musim 2016\/2017, Arsenal semakin gencar dihubungkan dengan kedatangan juru gedor baru. Mulai dari Kylian Mbappe, pemain muda istimewa yang dibanderol hingga 140 juta paun, hingga Alexandre Lacazette, yang akhirnya bergabung juga dengan Arsenal dengan mahar hingga 53 juta paun.<\/p>\n<p>Salah satu alasan Arsene Wenger \u201cdipaksa\u201d membeli penyerang baru adalah lini depan Arsenal yang tak selalu maksimal. The Gunners terlalu bertumpu kepada Alexis Sanchez untuk mendulang gol. Olivier Giroud dan Danny Welbeck punya masalah yang sama, yaitu tidak konsisten di depan gawang dan nama kedua terlalu mudah cedera.<\/p>\n<p>Sejak datang dari Manchester United, Welbeck sangat sering mengunjungi ruang perawatan karena cedera. Ketika sembuh dan mendapatkan kesempatan bermain, pemain asal Inggris tersebut bermasalah dengan penyelesaian akhir, terutama ketika ia bermain di laga-laga penting seperti final Piala FA musim lalu.<\/p>\n<p>Situasi Giroud sendiri lebih pelik. Semenjak Wenger bermain dengan tiga bek, menit bermain mantan penyerang Montpellier tersebut semakin terbatas. Wenger lebih membutuhkan penyerang yang bisa lebih banyak bergerak, ketimbang <em>stationer <\/em>di depan kotak penalti. Catatan gol dan penampilan Giroud ketika menjadi pemain pengganti justru membaik. Ia menyandang status spesialis pemain pengganti.<\/p>\n<p>Namun, laki-laki mana yang mau dijadikan pilihan kedua. Meski performanya bagus, Giroud ingin selalu bermain penuh, menjadi pilihan utama, seperti dahulu. Situasi seperti itu sudah terjadi, bahkan ketika Lacazette belum mendarat di Colney. Bayangkan, galaunya hati Giroud ketika melihat kompatriotnya di timnas Prancis tersebut resmi berseragam Arsenal.<\/p>\n<p>Beberapa hari sebelum Lacazette resmi menjadi milik Arsenal, tiga klub sudah menyatakan tertarik menampung Giroud. Everton, West Ham United dan Marseille. Hengkang adalah salah satu solusi bagi kariernya. Namun yang pasti, entah hengkang atau tidak, Giroud akan selalu menyandang \u201cstatus yang kedua\u201d. Pedih!<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/wayne-rooney-of-manchester-united-during-the-premier-league-match-picture-id686447412?k=6&amp;m=686447412&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=GscQTrHiPpkuKFc6Zk20N3wMHmvM4q9FwsnLnfMHgxY=\" alt=\"Rooney\" width=\"594\" height=\"379\" \/><\/p>\n<h3><strong>Rooney<\/strong><\/h3>\n<p>Bergeser ke Manchester, situasi ganjil yang sama juga terasa. Wayne Rooney, yang memenangi Liga Primer Inggris dan Liga Champions, sekaligus menyandang status kapten, terancam didepak demi peremajaan skuat Manchester United. Ia, yang pernah menjadi bagian integral di dalam skuat Sir Alex Ferguson, mengalami penurunan performa yang hebat.<\/p>\n<p>Untuk mengakomodasi Rooney, beberapa pelatih United, mulai dari David Moyes, Louis van Gaal dan Jose Mourinho, memainkan Rooney sebagai gelandang sentral atau gelandang serang. Intinya adalah, ketiga pelatih tersebut memahami bahwa Rooney punya pengaruh di ruang ganti. Ia pemain senior dan sudah memenangi banyak gelar ketika Marcus Rashford bahkan belum mengalami pubertas.<\/p>\n<p>Kedatangan Zlatan Ibrahimovic musim lalu semakin menguatkan persepsi bahwa masa-masa bulan madu Rooney bersama United sudah memasuki senjakala. Apalagi, menjelang musim 2017\/2018, United sudah dikaitkan dengan banyak penyerang top, seperti Alvaro Morata dan Romelu Lukaku. Usaha meremajakan skuat dan menambah ketajaman lini depan memaksa United berbelanja.<\/p>\n<p>Lebih perih lagi, manajemen United akan memasukkan namanya ke dalam proposal transfer. United disebut ingin mendatangkan Romelu Lukaku dari Everton dan akan menggunakan Rooney sebagai pemanis lembar-lembar proposal pembelian. Perih, ketika seorang lelaki dijadikan komoditi tambahan sebuah bisnis. Harga dirimu, Rooney!<\/p>\n<p>Memang, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/06\/menyambut-kepulangan-wayne-rooney\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rooney punya kedekatan dengan Everton<\/a>. Ia melakoni debut dengan Everton di usia 16 tahun. Everton memberi kesempatan kepada Rooney untuk membuka jalan kariernya. Maka, meski harus menelan harga dirinya bulat-bulat, kembali ke klub lamanya, bernostalgia bersama The Toffess adalah langkah yang bijak.<\/p>\n<p>Tetapi tetap, status Rooney adalah \u201cyang kedua\u201d dan masa depannya bersama United nampaknya sudah habis. Berbeda dengan Giroud, yang masih bisa memperjuangkan satu tempat di lini serang Arsenal, Rooney harus berpikir ulang apabila hendak bertahan. Ia bahkan sudah tidak dipandang sebagai pemain depan yang pernah ganas di masanya. Perih!<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/renato-sanches-of-muenchen-looks-on-during-the-bundesliga-match-tsg-picture-id664590206?k=6&amp;m=664590206&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=OE8WoRnSv4f8BD9wHyzYBexJOiFojOIH9GlB1Vtfe2Q=\" alt=\"Renato Sanches\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Renato Sanches<\/strong><\/h3>\n<p>Melompat ke Bavaria, ada satu anak muda yang rasa cemasnya sudah bertahan sejak musim lalu. Ia punya bakat yang begitu besar, salah satu pemain muda yang mengilap di Piala Eropa 2016. Ia bergabung bersama Bayern M\u00fcnchen dan diprediksi akan menjadi salah satu gelandang tengah terbaik di dunia.<\/p>\n<p>Namun sayang, Renato Sanches tak bisa jatuh cinta dengan Bundesliga. Ia nampak begitu kesulitan untuk beradaptasi, meski sudah berlatih tiap hari. Situasi semakin memburuk ketika Carlo Ancelotti memboyong dua gelandang baru. Sebastian Rudy, didatangkan dengan gratis, sedangkan Corentin Tolisso, didatangkan dengan mahar yang tinggi.<\/p>\n<p>Meski Xabi Alonso sudah tak lagi bersama skuat Bayern, satu tempat di lini tengah masih tetap sengit untuk diperebutkan. Arturo Vidal dan Thiago Alcantara jelas yang akan menjadi pilihan utama. Tolisso? Gelandang muda asal Prancis tersebut punya semua yang diperlukan untuk bertarung memperebutkan jatah bermain.<\/p>\n<p>Situasi bisa semakin memburuk bagi Renato apabila Bayern membeli bek kanan baru dan menggeser Joshua Kimmich ke lapangan tengah, ke posisi aslinya. Lini tengah menjadi begitu padat dan Renato akan semakin lama menyandang status \u201cyang kesekian\u201d. Menjadi \u201cyang kedua\u201d saja sudah buruk, apalagi \u201cyang kesekian\u201d. Itu adalah termin halus untuk menegaskan bahwa: kamu pergi saja!<\/p>\n<p>Hengkang? Tentu saja. Sebaiknya memang Renato sudah memikirkan usaha untuk menyelamatkan kariernya. Ia masih muda dan jujur saja, dengan kualitas dirinya, Renato bisa mejadi pilihan utama di banyak klub teras Eropa. Bermain rutin setiap minggunya, adalah obat yang mujarab untuk mengobati kecemasannya yang begitu terasa.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Salah satu hal pasti dari sepak bola adalah persaingan. Hukum alam, yang kuat dan bisa bertahan, akan selalu diutamakan. Meski memang sedih betul membayangkan menjadi \u201cyang kesekian\u201d, tetapi itulah kenyataan yang dihadapi banyak pemain di luar sana.<\/p>\n<p>Moral dari rasa cemas ketiga pesepak bola di atas adalah: bersyukur untuk setiap pekerjaan yang kamu punya. Banyak orang yang bahkan tak bisa merasakan nikmatnya bekerja. Kerja keras dan jujur adalah modal yang baik, dan yang terutama pelihara rasa dahaga untuk belajar supaya kariermu awet bertahan lama.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kedatangan pemain baru selalu disambut linimasa dengan gegap gempita dan dirayakan dengan suka ria. Apalagi jika pemain yang datang berlabel bintang, atau dianggap lebih berkualitas ketimbang pemain yang ada. Namun, situasi yang janggal pasti akan dirasakan pemain yang tempatnya terancam karena kedatangan amunisi baru. Terlebih, ketika ia sudah membela klub tersebut cukup lama. Olivier Giroud, Wayne Rooney dan Renato Sanches. Mereka bertiga, di sebuah sudut ruangan, jantungnya berdegup kencang, dirundung kecemasan. Giroud Sudah sejak paruh akhir musim 2016\/2017, Arsenal semakin gencar dihubungkan dengan kedatangan juru gedor baru. Mulai dari Kylian Mbappe, pemain muda istimewa yang dibanderol hingga 140 juta paun, hingga Alexandre Lacazette, yang akhirnya bergabung juga dengan Arsenal dengan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":7187,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[89],"tags":[129,1247,1257,122,475],"class_list":["post-7186","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom","tag-featured","tag-olivier-giroud","tag-renato-sanches","tag-slider","tag-wayne-rooney"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Olivier Giroud dan dua pemain lainnya ini tengah dirundung kecemasan pada bursa transfer musim panas. Mengapa bisa begitu?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Olivier Giroud dan dua pemain lainnya ini tengah dirundung kecemasan pada bursa transfer musim panas. Mengapa bisa begitu?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-07-07T04:30:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/689062748.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"388\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan\",\"datePublished\":\"2017-07-07T04:30:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/\"},\"wordCount\":952,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/689062748.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Olivier Giroud\",\"Renato Sanches\",\"Slider\",\"Wayne Rooney\"],\"articleSection\":[\"Kolom\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/\",\"name\":\"Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/689062748.jpg\",\"datePublished\":\"2017-07-07T04:30:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Olivier Giroud dan dua pemain lainnya ini tengah dirundung kecemasan pada bursa transfer musim panas. Mengapa bisa begitu?\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/07\\\/07\\\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/689062748.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/07\\\/689062748.jpg\",\"width\":594,\"height\":388,\"caption\":\"Giroud\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan | Football Tribe Indonesia","description":"Olivier Giroud dan dua pemain lainnya ini tengah dirundung kecemasan pada bursa transfer musim panas. Mengapa bisa begitu?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan | Football Tribe Indonesia","og_description":"Olivier Giroud dan dua pemain lainnya ini tengah dirundung kecemasan pada bursa transfer musim panas. Mengapa bisa begitu?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-07-07T04:30:40+00:00","og_image":[{"width":594,"height":388,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/689062748.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan","datePublished":"2017-07-07T04:30:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/"},"wordCount":952,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/689062748.jpg","keywords":["Featured","Olivier Giroud","Renato Sanches","Slider","Wayne Rooney"],"articleSection":["Kolom"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/","name":"Olivier Giroud dan Mereka yang Dirundung Kecemasan | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/689062748.jpg","datePublished":"2017-07-07T04:30:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Olivier Giroud dan dua pemain lainnya ini tengah dirundung kecemasan pada bursa transfer musim panas. Mengapa bisa begitu?","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/07\/olivier-giroud-dan-mereka-yang-cemas\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/689062748.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/689062748.jpg","width":594,"height":388,"caption":"Giroud"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7186"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7186\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}