{"id":6957,"date":"2017-06-30T11:00:35","date_gmt":"2017-06-30T04:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=6957"},"modified":"2017-06-30T16:58:02","modified_gmt":"2017-06-30T09:58:02","slug":"arsenal-butuh-alexandre-lacazette","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/","title":{"rendered":"Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette?"},"content":{"rendered":"<p>Ya, mengapa Arsenal membutuhkan penyerang Lyon tersebut?<\/p>\n<p>Alasan pertama adalah kedalaman skuat. Saat ini, praktis hanya ada <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/19\/olivier-giroud-harus-dikorbankan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Olivier Giroud<\/a> dan Danny Welbeck yang dipercaya Arsene Wenger untuk bermain sebagai ujung tombak utama. Nama pertama tak selalu konsisten ketika dipercaya dan nama kedua termasuk ke dalam jenis pemain yang <em>injury prone<\/em>. Welbeck terlalu rentan cedera.<\/p>\n<p>Menjelang akhir bulan Juni, belum ada kejelasan soal masa depan Lucas Perez. Mantan penyerang Deportivo La Coruna tersebut tak mendapat banyak kepercayaan musim lalu. Terdapat peluang 80 persen ia akan hengkang. Oleh sebab itu, mendatangkan satu penyerang lagi akan sangat penting demi kedalaman skuat.<\/p>\n<p>Satu hal lagi yang perlu disebut adalah kemungkinan hengkangnya Giroud. West Ham United dan Besiktas sudah menyatakan tertarik dengan servis Giroud. Jika Lacazette datang, menit bermain juru gedor asal Prancis tersebut jelas akan terpangkas. Namun masalahnya, dengan Giroud bertahan pun, Arsenal tetap membutuhkan satu penyerang lagi.<\/p>\n<p>Alasan kedua adalah kemampuan dua pemain salam satu sosok.<\/p>\n<p>Begini, sebelumnya Arsenal punya dua penyerang yang berbeda tipe, Giroud dan Welbeck. Giroud sangat bagus ketika bermain sebagai pemantul bola di depan kotak penalti lawan. Fisiknya yang kokoh mendukung kemampuannya itu. Tapi yang paling berperan adalan teknik sentuhan bola. Mantan penyerang Montpellier tersebut punya teknik operan yang bagus, terutama <em>on touch pass<\/em>. Ini menjadi salah satu alasan Wenger memboyongnya.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, para gelandang serang Arsenal, yang bisanya bertubuh kecil, sangat mengandalkan Giroud untuk bermain umpan satu-dua dan masuk ke dalam kotak penalti. Pembaca tentu masih ingat gol indah Jack Wilshere ke gawang Norwich City, bukan?<\/p>\n<p>Kemampuan Giroud ini juga sangat berguna ketika Arsenal meng-<em>overload<\/em> satu sisi untuk masuk ke dalam kotak penalti. Menggunakan Giroud, Alexis Sanchez, Mesut \u00d6zil atau kedua bek sayap, bisa menemukan jalan untuk masuk ke pertahanan lawan. Intinya, umpan satu-dua cepat merupakan kebolehan Giroud yang sangat dibutuhkan Arsenal. Gol Theo Walcott ke gawang Leicester City dua musim lalu menjadi pembuktian.<\/p>\n<p>Selain itu, ditunjang postur dan kemampuan duel udara, Giroud bisa diandalkan ketika lawan bermain dengan blok pertahanan yang rendah. Gol ke gawang Bournemouth dan Manchester United musim lalu menjadi contoh. Arsenal bisa melepaskan umpan silang untuk memotong blok pertahanan lawan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Welbeck menyediakan dimensi permainan yang berbeda. Aksi menyerang yang dibutuhkan Arsenal adalah Welbeck berlari ke belakang bek lawan. Tujuannya, untuk mengeksploitasi ruang, sehingga Arsenal bisa bermain dengan tempo tinggi.<\/p>\n<p>Ketika ditahan imbang Tottenham Hotspur di White Hart Lane dua musim yang lalu, Welbeck bisa memanfaatkan ruang di belakang bek dengan baik. Para bek yang terpancing akan membuat ruang baru yang bisa dimanfaatkan Alexis atau gelandang serang Arsenal lainnya.<\/p>\n<p>Welbeck juga menyediakan olah bola yang cukup baik. Sangat membantu untuk penetrasi dan merusak blok pertahanan lawan. Ketika ruang Alexis untuk menggiring bola sangat terbatas, Welbeck bisa menjadi opsi. Kecepatan gerak bola menjadi salah satu ciri permainan Arsenal ketika juru gedor asal Inggris tersebut bermain.<\/p>\n<p>Lalu bagaimana dengan Lacazette? Penyerang berusia 26 tahun tersebut bisa \u201cmenjadi Giroud atau Welbeck\u201d. Sedikit mengejutkan, bukan?<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/alexandre-lacazette-of-lyon-in-action-during-the-french-cup-match-picture-id509516898?k=6&amp;m=509516898&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=bDx-g1Y21AnOseo0PxT_1RyoEoi9psLp-q09rjhlUmc=\" alt=\"Alexandre Lacazette\" width=\"594\" height=\"398\" \/><\/p>\n<h3><strong>Menjadi pemantul bola seperti Lacazette<\/strong><\/h3>\n<p>Bagaimana cara Lacazette \u201cbermain seperti Giroud\u201d? Memang, tinggi badan Lacazette hanya 175 sentimeter. Namun, ia memanfaatkan <em>low center of gravity<\/em> dan posturnya yang kokoh dengan baik.<\/p>\n<p>Mudahnya, pemain sepak bola dengan <em>low center of gravity <\/em>menjadikannya lebih mudah menurunkan kecepatan lari, bergeser untuk mengantisipasi perubahan posisi lawan dan menaikkan kecepatannya dalam sekejap.<\/p>\n<p>Lacazette tak hanya menggunakan kemampuan ini untuk menunjukkan kebolehannya menggiring bola melewati dua atau tiga pemain. Ketika bermain dengan punggung menghadap gawang lawan, Lacazette tetap bisa menjadi pemantul bola yang baik. Kemampuan akselerasi ia gunakan dengan baik di momen ini.<\/p>\n<p>Dengan posisi membelakangi gawang, gambaranya begini: Lyon tengah proses menyerang. Bek lawan menempelkan badannya ke punggung Lacazette dengan ketat. Lacazette mencoba menjaga dan mengukur jarak dengan mengulurkan tangan ke belakang seperti gerakan memeluk. Bola berada di kaki gelandang Lyon, katakanlah, Corentin Tolisso, yang punya kemampuan umpan vertikal baik.<\/p>\n<p>Ketika \u201cmemelukkan\u201d tangan ke belakang, Lacazette akan merendahkan tubuhnya, menekuk lututnya, membuat bek lawan kesulitan menggeser posisi berdirinya. Ia seperti \u201cmenancapkan\u201d kakinya ke dalam tanah. Tubuhnya yang kokoh, seperti saya sebut di atas, mendukung aksi ini. Pada momen ini, ia melakukan aksi yang kompleks, yaitu: mengukur jarak dengan bek, menguatkan posisi berdirinya mengandalkan kaki, fokus ke bola, sekaligus mengamati situasi sekitar.<\/p>\n<p>Dan satu lagi aksi yang penting, yaitu lentingan dirinya dari posisi diam, dengan gerak yang presisi. Ketika Tolisso melepas umpan vertikal ke arahnya, dengan akselerasi yang cepat, Lacazette akan menjauhkan dirinya dengan bek lawan. Targetnya adalah menciptakan jarak sekitar dua hingga tiga meter.<\/p>\n<p>Dengan \u201cjarak\u201d tersebut, ia bisa mengalirkan bola dengan satu sentuhan. Ingat, selain menahan bek lawan, ia juga mengamati situasi sekitar. Ia memindai posisi kawan dan lawan. Atau, ia tak mengalirkan bola, tetapi mengontrolnya. Ketika mengontrol (menghentikan bola), ia bisa membalikkan badan dan menghadap gawang lawan. \u201cJarak\u201d yang ia ciptakan memungkinkan momen ini terjadi.<\/p>\n<p>Apa yang dilakukan bek lawan ketika ia gagal me-<em>marking <\/em>pemain depan lawan dan berdiri di depannya memegang bola? Biasanya, bek semenjana akan menerjang. \u201cJarak\u201d yang diciptakan Lacazette memang tak luas, dengan kata lain bisa digapai kaki bek. Namun sudah cukup untuk mengundang reaksi tumpul bek lawan yang menerjang.<\/p>\n<p>Salah satu ilmu dasar bek (tengah) adalah jangan mudah menerjang. Karena, pertama, Anda akan meninggalkan posisi dan kedua, menciptakan ruang di belakang Anda. Kiper Anda pasti akan marah jika kebobolan dengan cara seperti ini.<\/p>\n<p>Bek yang menerjang, bisa dimanfaatkan untuk dua hal. Pertama, melewatinya dan menemukan ruang untuk menembak. Kedua, akan lebih bagus lagi apabila ada bek lawan lain yang memberikan <em>cover <\/em>dan terpancing karena biasanya ruang di depan kotak penalti akan semakin luas dan bisa dimanfaatkan untuk mengirim umpan terobosan.<\/p>\n<p>Jadi, cara Lacazette menjadi pemantul memang cukup \u201cmerepotkan\u201d. Tapi kelebihannya ini sangat berguna untuk instruksi <em>pass and move<\/em> dengan intensitas dan kecepatan yang diinginkan. Giroud akan lebih <em>stationer<\/em> sehingga kawan akan lebih banyak bergerak. Lacazette akan lebih <em>agile<\/em>, dan meringankan beban kawan-kawannya untuk masuk kotak penalti.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/alexandre-lacazette-of-olympique-lyonnais-during-the-uefa-europa-picture-id654219234?k=6&amp;m=654219234&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=caI094RwROVWdNodnJiCueXNTT4HBgeOZJ1BByeBD2I=\" alt=\"Alexandre Lacazette\" width=\"594\" height=\"395\" \/><\/p>\n<h3><strong>Para pencari ruang<\/strong><\/h3>\n<p>Bagaimana dengan Lacazette \u201cbermain seperti Welbeck\u201d? Jangan khawatir, penjelasannya akan lebih singkat.<\/p>\n<p>Pertama, ia punya kecepatan dan kemahiran menggocek bola. Ia akan dengan mudah bertukar posisi dengan Alexis Sanchez. Ketika berada di sisi (<em>halfspace<\/em>) kiri, Lacazette bisa memanfaatkan ruang yang ia dapat untuk memancing bek. Jika bek (kanan) terpancing UNTUK bergerak atau bergeser ke sisi, kompaksi (kerapatan ideal antar-bek) akan mudah rusak.<\/p>\n<p>Momen itu bisa dimanfaatkan Alexis atau Ozil untuk masuk ke dalam kotak penalti. Ruang yang lebih lega akan membuat mereka lebih mudah melepas tendangan ke arah gawang. Pun, jika Alexis yang berada di kiri, dengan kecepatannya, Lacazette bisa menyelinap di belakang bek untuk menyongsong umpan terobosan. Atau juga bisa memancing bek tengah lawan untuk turun lebih dalam. Kurang lebih sama seperti ketika Welbeck bermain.<\/p>\n<p>Satu yang pasti, kemampuan penyelesaian peluang Lacazette mungkin lebih baik ketimbang Welbeck. Sebuah daya tawar yang membuat dirinya dibanderol 50 juta euro lebih.<\/p>\n<p>Ada satu pertanyaan yang pasti mengganjal untuk pembaca. Mengapa Giroud lebih diutamakan di timnas ketimbang Lacazette?<\/p>\n<p>Satu kecurigaan saya adalah cara bermain Prancis menentukan tipe pemain yang dibutuhkan. Dan Antoinne Griezmann memang cocok sebagai <em>second striker<\/em>, sedangkan Lacazette adalah penyerang utama.<\/p>\n<p>Satu hal yang perlu menjadi catatan: sebelum banding perihal larangan transfer gagal, Atletico Madrid (baca: Simeone) sangat menginginkan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/22\/duet-lacazette-griezmann-di-atletico\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lacazette berduet dengan Griezmann<\/a>.<\/p>\n<p>Salah satu ciri pemain yang biasanya diminati Simeone adalah pekerja keras dan mau berkorban untuk tim. Saya rasa, kelebihan ini akan sangat menguntungkan Arsenal karena Lacazette adalah <em>team player<\/em>. Ia tajam dan bisa disesuaikan untuk banyak skema permainan.<\/p>\n<p>Jadi, beri Lacazette kesempatan untuk membuktikan diri, bila memang ia benar berlabuh ke Arsenal musim panas ini. Selamat bermimpi, Gooner!<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ya, mengapa Arsenal membutuhkan penyerang Lyon tersebut? Alasan pertama adalah kedalaman skuat. Saat ini, praktis hanya ada Olivier Giroud dan Danny Welbeck yang dipercaya Arsene Wenger untuk bermain sebagai ujung tombak utama. Nama pertama tak selalu konsisten ketika dipercaya dan nama kedua termasuk ke dalam jenis pemain yang injury prone. Welbeck terlalu rentan cedera. Menjelang akhir bulan Juni, belum ada kejelasan soal masa depan Lucas Perez. Mantan penyerang Deportivo La Coruna tersebut tak mendapat banyak kepercayaan musim lalu. Terdapat peluang 80 persen ia akan hengkang. Oleh sebab itu, mendatangkan satu penyerang lagi akan sangat penting demi kedalaman skuat. Satu hal lagi yang perlu disebut adalah kemungkinan hengkangnya Giroud. West Ham &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6958,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[1293,120,129,122],"class_list":["post-6957","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-alexandre-lacazette","tag-arsenal","tag-featured","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kelebihan pemain ini akan sangat menguntungkan Arsenal karena Alexandre Lacazette adalah team player. Ia tajam dan bisa disesuaikan untuk skema permainan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kelebihan pemain ini akan sangat menguntungkan Arsenal karena Alexandre Lacazette adalah team player. Ia tajam dan bisa disesuaikan untuk skema permainan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-30T04:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-06-30T09:58:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/682195636.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"386\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette?\",\"datePublished\":\"2017-06-30T04:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-30T09:58:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/\"},\"wordCount\":1235,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/682195636.jpg\",\"keywords\":[\"Alexandre Lacazette\",\"Arsenal\",\"Featured\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/\",\"name\":\"Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/682195636.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-30T04:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-30T09:58:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Kelebihan pemain ini akan sangat menguntungkan Arsenal karena Alexandre Lacazette adalah team player. Ia tajam dan bisa disesuaikan untuk skema permainan.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/30\\\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/682195636.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/682195636.jpg\",\"width\":594,\"height\":386,\"caption\":\"Alexandre Lacazette\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette? | Football Tribe Indonesia","description":"Kelebihan pemain ini akan sangat menguntungkan Arsenal karena Alexandre Lacazette adalah team player. Ia tajam dan bisa disesuaikan untuk skema permainan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Kelebihan pemain ini akan sangat menguntungkan Arsenal karena Alexandre Lacazette adalah team player. Ia tajam dan bisa disesuaikan untuk skema permainan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-30T04:00:35+00:00","article_modified_time":"2017-06-30T09:58:02+00:00","og_image":[{"width":594,"height":386,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/682195636.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette?","datePublished":"2017-06-30T04:00:35+00:00","dateModified":"2017-06-30T09:58:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/"},"wordCount":1235,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/682195636.jpg","keywords":["Alexandre Lacazette","Arsenal","Featured","Slider"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/","name":"Mengapa Arsenal Membutuhkan Alexandre Lacazette? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/682195636.jpg","datePublished":"2017-06-30T04:00:35+00:00","dateModified":"2017-06-30T09:58:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Kelebihan pemain ini akan sangat menguntungkan Arsenal karena Alexandre Lacazette adalah team player. Ia tajam dan bisa disesuaikan untuk skema permainan.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/30\/arsenal-butuh-alexandre-lacazette\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/682195636.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/682195636.jpg","width":594,"height":386,"caption":"Alexandre Lacazette"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6957","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6957"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6957\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6957"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6957"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6957"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}