{"id":6871,"date":"2017-06-24T09:30:29","date_gmt":"2017-06-24T02:30:29","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=6871"},"modified":"2017-07-05T05:17:26","modified_gmt":"2017-07-04T22:17:26","slug":"lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/","title":{"rendered":"Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman"},"content":{"rendered":"<p>\u201cTidak, saya tak pernah menyangka.\u201d Itu adalah ucapan pertama pemain timnas Jerman, Lars Stindl, saat ditanya apakah sempat terpikir jadi top skor sementara Piala Konfederasi 2017. Tak diikutsertakannya para bintang tim Panser ke Rusia jadi berkah tersendiri untuknya. Stindl, yang merupakan satu dari hanya dua nama kelahiran 1980-an di timnas Jerman, menyeruak jadi sosok berbahaya di depan gawang lawan.<\/p>\n<p>Pada laga pembuka kontra Australia (18\/6), Stindl sukses mencetak gol debut ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Teranyar, kapten Borussia M\u00f6nchengladbach ini jadi penyelamat tim Panser berkat gol penyama kedudukannya ke gawang Cile pada awal babak kedua. Dua gol dalam dua pertandingan membuat Stindl banjir pujian.<\/p>\n<p>\u201cLars menunjukkan performa luar biasa. Dia hebat dalam mencari celah dan mencetak gol,\u201d ujar pelatih Jerman, Joachim L\u00f6w, pascalaga kontra Cile. \u201cDia sangat tenang tapi penuh percaya diri. Dirinya tak pernah terlihat gugup, malah fantastis dalam membaca permainan dan memanfaatkan ruang,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Sekilas tak ada yang istimewa dari sosok Stindl. Meski berstatus kapten klubnya, dia lebih sering diam dan sesekali melepas senyum. Di Rusia 2017, dia \u2018hanya\u2019 seorang gelandang yang difungsikan L\u00f6w sebagai pemain depan atau tepatnya pengisi pos <em>false nine<\/em>. Namun di situ keistimewaan pemain kelahiran Speyer ini.<\/p>\n<p>Tak hanya mampu menggantikan Thomas M\u00fcller, Stindl memberikan dimensi baru pada pola penyerangan tradisional Jerman yang bertumpu pada efektivitas. Berbeda dengan Brasil lewat <em>Jogo Bonito<\/em> atau Inggris dengan <em>Kick n\u2019 Rush<\/em>, tim Panser adalah tentang bagaimana kemenangan diraih tanpa harus bermain indah. Stindl, meski tanpa teknik olah bola menawan, punya sesuatu yang amat berguna bagi tim asuhan L\u00f6w: Efektivitas permainan.<\/p>\n<p>Perlahan dia bergerak naik saat tim Panser melancarkan serangan dan saat pemain belakang lawan lengah, ia bisa tiba-tiba menyeruak, persis seperti dua golnya masing-masing kontra Australia dan Cile. Pertama, Stindl hanya akan mengikuti pergerakan bek lawan atau bahkan berada di belakangnya. Cuma dalam hitungan detik, dia bisa berada pada posisi yang tak terkawal atau lepas dari pengawalan lawan dan langsung mencetak gol.<\/p>\n<p>\u201cSaya diberi tahu akan lebih banyak bergerak sendiri di depan. Saya hanya berusaha yang terbaik dan membantu rekan setim,\u201d buka Stindl pascalaga. \u201cGol terakhir (kontra Cile) datang dari skema penyerangan yang memang sudah direncanakan. Kami memainkan bola dan melakukan umpan-umpan cepat. Semua terlihat bagus, saat bola dari Emre Can dilanjutkan dengan manuver Jonas (Hector) dan saya hanya menyelesaikan umpan silangnya,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Kontra Cile seakan jadi performa puncak untuk Stindl sejauh ini bersama timnas Jerman. Baru mencatatkan empat <em>caps<\/em> dan mendapat kesempatan debut sebulan lalu, dia sudah mampu memberikan pengaruh besar untuk tim. Meski <em>man of the match<\/em> resmi didapat Alexis Sanchez, statistik mencatat Stindl merupakan yang terbaik pada laga di Kazan, dikutip dari <em>OptaFranz<\/em>.<\/p>\n<p>Dia jadi satu-satunya pemain Jerman yang sukses melepas tembakan terarah. Dari empat usahanya tersebut, tiga mengarah ke gawang Cile. Akurasi umpannya juga tak terlalu buruk, mencapai 78 persen. Satu yang menarik, meski punya peran sentral, Stindl hanya menyentuh bola sebanyak 62 kali. Ini menjadi bukti bahwa dirinya merupakan pemain yang mengandalkan efektivitas permainan.<\/p>\n<p>L\u00f6w tahu, Stindl sudah mahfum dengan pekerjaan semacam itu. Lima musim jadi kapten Hannover 96, dia memutuskan pindah ke Gladbach pada 2015 silam. Musim lalu jadi momen puncak Stindl di Die Fohlen. Meski posisi aslinya bukan penyerang, Stindl sukses mengemas 18 gol dan lima asis di semua kompetisi.<\/p>\n<p>Jika itu belum cukup, dirinya merupakan salah satu pemain dengan <em>packing-rate<\/em> tertinggi di 1.Bundesliga 2016\/2017. Lewat sajian data dari pengolah data <em>Impect<\/em>, <em>packing-rate<\/em> didapat salah satunya dari bagaimana sang pemain efektif dalam menciptakan ruang kosong, dan Stindl merupakan yang terdepan. Efektivitas jua yang akan kembali diperagakan Stindl saat Jerman menghadapi Kamerun pada laga penentuan fase grup, akhir pekan nanti. Mampukah?<\/p>\n<p>\u201cTentu saja kami ingin kesuksesan lebih besar dan keluar sebagai juara grup,\u201d tutup Stindl.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Perdana Nugroho<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penulis bisa ditemui di akun Twitter <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/harnugroho\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">harnugroho<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cTidak, saya tak pernah menyangka.\u201d Itu adalah ucapan pertama pemain timnas Jerman, Lars Stindl, saat ditanya apakah sempat terpikir jadi top skor sementara Piala Konfederasi 2017. Tak diikutsertakannya para bintang tim Panser ke Rusia jadi berkah tersendiri untuknya. Stindl, yang merupakan satu dari hanya dua nama kelahiran 1980-an di timnas Jerman, menyeruak jadi sosok berbahaya di depan gawang lawan. Pada laga pembuka kontra Australia (18\/6), Stindl sukses mencetak gol debut ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Teranyar, kapten Borussia M\u00f6nchengladbach ini jadi penyelamat tim Panser berkat gol penyama kedudukannya ke gawang Cile pada awal babak kedua. Dua gol dalam dua pertandingan membuat Stindl banjir pujian. \u201cLars menunjukkan performa luar biasa. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6872,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,73],"tags":[129,152,1278,1056],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tak hanya mampu menggantikan Thomas M\u00fcller, Lars Stindl memberikan dimensi baru pada pola penyerangan tradisional Jerman yang bertumpu pada efektivitas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tak hanya mampu menggantikan Thomas M\u00fcller, Lars Stindl memberikan dimensi baru pada pola penyerangan tradisional Jerman yang bertumpu pada efektivitas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-24T02:30:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-07-04T22:17:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Lars-Stindl.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/\",\"name\":\"Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Lars-Stindl.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-24T02:30:29+00:00\",\"dateModified\":\"2017-07-04T22:17:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Tak hanya mampu menggantikan Thomas M\u00fcller, Lars Stindl memberikan dimensi baru pada pola penyerangan tradisional Jerman yang bertumpu pada efektivitas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Lars-Stindl.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Lars-Stindl.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Lars Stindl\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman | Football Tribe Indonesia","description":"Tak hanya mampu menggantikan Thomas M\u00fcller, Lars Stindl memberikan dimensi baru pada pola penyerangan tradisional Jerman yang bertumpu pada efektivitas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman | Football Tribe Indonesia","og_description":"Tak hanya mampu menggantikan Thomas M\u00fcller, Lars Stindl memberikan dimensi baru pada pola penyerangan tradisional Jerman yang bertumpu pada efektivitas.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-24T02:30:29+00:00","article_modified_time":"2017-07-04T22:17:26+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Lars-Stindl.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/","name":"Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Lars-Stindl.jpg","datePublished":"2017-06-24T02:30:29+00:00","dateModified":"2017-07-04T22:17:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Tak hanya mampu menggantikan Thomas M\u00fcller, Lars Stindl memberikan dimensi baru pada pola penyerangan tradisional Jerman yang bertumpu pada efektivitas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Lars-Stindl.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Lars-Stindl.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Lars Stindl"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/24\/lars-stindl-tumpuan-efektivitas-jerman\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lars Stindl sebagai Tumpuan Efektivitas Jerman"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6871"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6871"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6871\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6872"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}