{"id":6808,"date":"2017-06-22T12:00:57","date_gmt":"2017-06-22T05:00:57","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=6808"},"modified":"2017-06-22T05:36:54","modified_gmt":"2017-06-21T22:36:54","slug":"nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/","title":{"rendered":"Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21"},"content":{"rendered":"<p>Turnamen usia muda memang biasanya menjadi kepompong bagi para calon bintang sepak bola masa depan. Piala Eropa U-21 pun sudah lama menjadi ladang unjuk gigi bakat-bakat hebat di daratan Eropa. Mulai dari Rudi V\u00f6ller, Davor Suker, Luis Figo, Fabio Cannavaro hingga Juan Mata, kebintangan mereka sudah mulai terasa sejak bermain di Piala Eropa usia muda ini.<\/p>\n<p>Meskipun demikian, nyatanya ada sebuah tren yang bisa dibilang cukup negatif yang muncul dari para alumnus Piala Eropa U-21 ini. Di kategori pencetak gol terbanyak alias top skor. Nasib para pemain yang berhasil menyabet gelar ini justru tidak begitu baik selepas turnamen ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca juga:\u00a0Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya digadang-gadang akan menjadi bintang besar, karier para pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 lebih banyak tidak bisa mencapai ekspektasi yang dibebankan. Dan kebanyakan dari mereka berposisi sebagai penyerang.<\/p>\n<p>Berikut daftarnya:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/massimo-maccarone-of-empoli-fc-reacts-during-the-serie-a-match-fc-picture-id642755836?k=6&amp;m=642755836&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=15pZ53xPsReR5IxUN_P1DCAennRMk5IgCkdEIOTC4L8=\" alt=\"Massimo Maccarone\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Massimo Maccarone<\/strong><\/h3>\n<p>Dimulai dari pencetak gol terbanyak turnamen edisi tahun 2002, Massimo Maccarone. Pada Piala Eropa U-21 tahun 2002, Maccarone berhasil menyarangkan tiga gol. Merupakan produk asli akademi AC Milan, setelah turnamen usai, Maccarone kemudian bergabung ke Middlesbrough dari klub sebelumnya, Empoli.<\/p>\n<p>Dan di sini kemudian semuanya berubah. Sebelum hijrah ke Inggris, raihan gol Maccarone selalu mencapai dua digit. Pada musim perdananya di Inggris, ia hanya mampu menyarangkan 9 gol dan semakin menurun di musim kedua.\u00a0 Semakin tragis di musim terakhirnya di Inggris kala ia hanya bermain tujuh kali dan menyarangkan sebiji gol.<\/p>\n<p>Total ia bermain selama empat musim di Liga Primer Inggris. Setelahnya, Maccarone terus dipinjamkan ke klub lain. Dan kemudian dilepas secara gratis ke Siena pada 2007. Setelahnya, karier Maccarone tidak begitu baik. Prestasi terbaiknya hanyalah membawa Empoli promosi ke Serie-A pada tahun 2014.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"http:\/\/theworldgame.sbs.com.au\/sites\/sbs.com.au.theworldgame\/files\/styles\/full\/public\/images\/5\/6\/5642_rittyritty.jpg?itok=1yVv1skx\" alt=\"Maceo Ritgers\" width=\"704\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Maceo Ritgers<\/strong><\/h3>\n<p>Anda asing dengan namanya? Wajar saja. Karier\u00a0 Maceo Ritgers tidak segemilang masa mudanya yang penuh prestasi. Belanda menyongsong Piala Eropa U-21 tahun 2007 dengan sangat percaya diri. Mereka merupakan juara bertahan dan berstatus sebagai tuan rumah pada edisi kali ini.<\/p>\n<p>Pelatih Foppe de Haan sempat kebingungan karena penyerang utama, Ryan Babel, tidak tampil begitu baik. Justru penyerang cadangannya, Maceo Ritgers, yang tampil lebih baik. Ia berhasil mencetak empat gol sepanjang turnamen, termasuk satu gol penyama kedudukan di menit akhir di babak semifinal melawan Inggris.<\/p>\n<p>Setelah turnamen, Ritgers dipinang oleh Blackburn Rovers. Tapi di sana ia tak mampu beradaptasi dengan baik. Total selama tiga musimnya di Inggris, ia lebih banyak dipinjamkan ke kesebelasan lain hingga akhirnya dilepas pada tahun 2011. Karier kemudian membawanya ke A-League untuk bergabung dengan Gold Coast United. Kabar terakhir menyebutkan bahwa kini ia bermain sepak bola di level amatir.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/adrian-lopez-of-spain-receives-the-golden-boot-after-the-uefa-picture-id117315032?k=6&amp;m=117315032&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=kDlMAheHfULjxERngZXdh13E3Vc_0Bga0luxysZFEBg=\" alt=\"Adrian\" width=\"594\" height=\"459\" \/><\/p>\n<h3><strong>Adrian<\/strong><\/h3>\n<p>Tim muda Spanyol yang berhasil menjadi kampiun di Piala Eropa U-21 tahun 2011 merupakan replikasi dari tim senior mereka yang menjadi juara dunia di Afrika Selatan setahun sebelumnya. Seperti yang kita tahu, skuat ini diarsiteki oleh pelatih timnas Indonesia saat ini, Luis Milla.<\/p>\n<p>Adrian Lopez kala itu disebut-sebut sebagai jelmaan dari David Villa. Sama-sama bukan tipe penyerang yang bertubuh jangkung, tetapi mereka cepat dan memiliki teknik olah bola yang sangat baik. Pada turnamen edisi 2011, Adrian keluar sebagai top skor dengan lima gol yang ia cetak sepanjang turnamen.<\/p>\n<p>Selepas turnamen, meskipun diincar oleh banyak kesebelasan lain, Adrian lebih memilih untuk bertahan di Atletico Madrid. Namun ternyata keputusan tersebut tidak begitu tepat. Ia selalu kalah saing dari penyerang-penyerang lain seperti Radamel Falcao dan Diego Costa. Akhirnya Adrian menyerah dan memilih hengkang ke Porto pada tahun 2014.<\/p>\n<p>Ia di sana tidak mencetak gol sama sekali, sampai akhirnya selama dua musim ke belakang, ia dipinjamkan ke Villarreal. Di Villareal, nasibnya juga tidak begitu baik karena sekadar menjadi pelapis dari Roberto Soldado dan Nicola Sansone serta Cedric Bakambu yang dua musim ini konsisten tampil tajam.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/marcus-berg-of-sweden-celebrates-after-scoring-to-30-during-the-fifa-picture-id657744454?k=6&amp;m=657744454&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=1CaKF1t1F4iCCSGyEYE6w5sWRK3NtI0RO-8YwxiWZhc=\" alt=\"Marcus Berg\" width=\"594\" height=\"405\" \/><\/p>\n<h3><strong>Marcus Berg<\/strong><\/h3>\n<p>Pencarian suksesor Zlatan Ibrahimovic di timnas Swedia terus berlanjut hingga hari ini. Marcus Berg pernah menjadi salah satu kandidat kuat. Ia menjadi pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 tahun 2009. Tujuh gol yang dicetaknya pun masih tercatat sebagai rekor gol terbanyak yang diciptakan seorang pemain di turnamen tersebut.<\/p>\n<p>Kejadian Berg hampir serupa dengan yang terjadi pada Massimo Maccarone. Selepas turnamen ia kemudian bergabung ke Hamburg SV. Jika di klub sebelumnya, Goteborg dan Groningen, Berg selalu berhasil mencetak dua digit gol dalam setiap musim, ketajamannya kemudian menghilang di Bundesliga.<\/p>\n<p>Di musim perdananya ia hanya berhasil menyarangkan 4 gol. Sempat dipinjamkan ke PSV dengan harapan ketajamannya kembali, Berg kembali ke Hamburg tetapi ia sudah semakin tumpul. Akhirnya, ia dilepas secara gratis ke Panathinaikos pada tahun 2013. Ia tampil lumayan di Liga Yunani hingga musim lalu. Kabar terbaru, pada musim 2016\/2017 lalu, Marcus Berg yang kini berusia 30 tahun menerima tawaran untuk bermain bersama\u00a0 Al-Ain.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/andrea-pirlo-of-new-york-city-fc-during-the-new-york-city-fc-vs-picture-id655600678?k=6&amp;m=655600678&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=DdTMsgmBrzbqq6hdR6cEzjfVVyAxCRZRIK1EmBgu1Fs=\" alt=\"Andrea Pirlo\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Ada juga yang bernasib baik\u2026<\/strong><\/h3>\n<p>Tren negatif ini sepertinya akan terus berlanjut. Pemenang sepatu emas edisi terbaru sebelum tahun ini, Jan Klimet dari Republik Ceska, mesti mendapati nasibnya dipinjamkan oleh klubnya Stuttgart ke Brondby.<\/p>\n<p>Walau begitu, ada juga para mantan pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 yang nasibnya baik bahkan kelewat mujur. Salah satunya adalah pencetak gol terbanyak turnamen edisi tahun 2000, Andrea Pirlo. Seperti yang semua sudah tahu bahwa Pirlo punya catatan karier yang luar biasa. Memenangkan Piala Dunia dan Liga Champions serta menjadi legenda yang namanya harum di Italia dan dunia.<\/p>\n<p>Sinyal waspada tentunya muncul untuk Alvaro Morata yang memenangkan gelar ini pada tahun 2013, juga untuk para generasi selanjutnya yang berlaga di Piala Eropa usia muda ini. Apakah karier mereka akan menukik seperti Maccarone dan lainnya? Atau justru bergelimang kesuksesan seperti Andrea Pirlo, yang menjadi kasus langka?<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Turnamen usia muda memang biasanya menjadi kepompong bagi para calon bintang sepak bola masa depan. Piala Eropa U-21 pun sudah lama menjadi ladang unjuk gigi bakat-bakat hebat di daratan Eropa. Mulai dari Rudi V\u00f6ller, Davor Suker, Luis Figo, Fabio Cannavaro hingga Juan Mata, kebintangan mereka sudah mulai terasa sejak bermain di Piala Eropa usia muda ini. Meskipun demikian, nyatanya ada sebuah tren yang bisa dibilang cukup negatif yang muncul dari para alumnus Piala Eropa U-21 ini. Di kategori pencetak gol terbanyak alias top skor. Nasib para pemain yang berhasil menyabet gelar ini justru tidak begitu baik selepas turnamen ini. Baca juga:\u00a0Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib Sebelumnya digadang-gadang akan menjadi &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6809,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[1162,129,122],"class_list":["post-6808","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serba-serbi","category-turun-minum","tag-euro-u-21","tag-featured","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Digadang-gadang akan menjadi bintang besar, karier para pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 lebih banyak tidak bisa mencapai ekspektasi yang dibebankan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Digadang-gadang akan menjadi bintang besar, karier para pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 lebih banyak tidak bisa mencapai ekspektasi yang dibebankan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-22T05:00:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Massimo-Maccarone.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21\",\"datePublished\":\"2017-06-22T05:00:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/\"},\"wordCount\":903,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/Massimo-Maccarone.jpg\",\"keywords\":[\"Euro U-21\",\"Featured\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Serba-Serbi\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/\",\"name\":\"Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/Massimo-Maccarone.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-22T05:00:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Digadang-gadang akan menjadi bintang besar, karier para pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 lebih banyak tidak bisa mencapai ekspektasi yang dibebankan.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/22\\\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/Massimo-Maccarone.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/Massimo-Maccarone.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Massimo Maccarone sempat membela timnas U-21 Italia pada ajang Euro U-21 tahuin 2002.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21 | Football Tribe Indonesia","description":"Digadang-gadang akan menjadi bintang besar, karier para pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 lebih banyak tidak bisa mencapai ekspektasi yang dibebankan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Digadang-gadang akan menjadi bintang besar, karier para pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 lebih banyak tidak bisa mencapai ekspektasi yang dibebankan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-22T05:00:57+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Massimo-Maccarone.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21","datePublished":"2017-06-22T05:00:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/"},"wordCount":903,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Massimo-Maccarone.jpg","keywords":["Euro U-21","Featured","Slider"],"articleSection":["Serba-Serbi","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/","name":"Nasib Buruk Top Skor Piala Eropa U-21 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Massimo-Maccarone.jpg","datePublished":"2017-06-22T05:00:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Digadang-gadang akan menjadi bintang besar, karier para pencetak gol terbanyak Piala Eropa U-21 lebih banyak tidak bisa mencapai ekspektasi yang dibebankan.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/22\/nasib-buruk-top-skor-piala-eropa-u-21\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Massimo-Maccarone.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Massimo-Maccarone.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Massimo Maccarone sempat membela timnas U-21 Italia pada ajang Euro U-21 tahuin 2002."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6808"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6808\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}