{"id":6720,"date":"2017-06-20T12:00:13","date_gmt":"2017-06-20T05:00:13","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=6720"},"modified":"2017-06-20T12:24:25","modified_gmt":"2017-06-20T05:24:25","slug":"nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/","title":{"rendered":"Nasib Baik Para Jebolan Timnas AFF 2012"},"content":{"rendered":"<p>Masih ingat tim nasional Indonesia di Piala AFF 2012? Saat itu Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain terbaik akibat dualisme federasi yang berdampak pada dualisme kompetisi. Akibatnya, hanya pemain-pemain yang merumput di bawah liga versi federasi resmi yang memenuhi panggilan timnas.<\/p>\n<p>Meski sempat membuat kejutan dengan mengalahkan tim kuat Singapura 1-0 di pertandingan kedua, tim Merah-Putih akhirnya gagal lolos ke semifinal karena hanya seri melawan Kamboja dan ditaklukkan Malaysia di pertandingan terakhir. Pemain-pemain yang saat itu relatif kurang dikenal pun diprediksi hanya akan berakhir menjadi pemain-pemain medioker jika suatu saat liga Indonesia bersatu kembali.<\/p>\n<p>Siapa sangka, beberapa pemain jebolan AFF 2012 ternyata berkembang di klub mereka masing-masing? Beberapa dari mereka malah sukses mengembangkan reputasi secara nasional maupun internasional. Berikut nama-nama mereka:<\/p>\n<figure style=\"width: 780px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/assets-a1.juara.net\/assets\/new_uploaded\/images\/medium_270f42845f609f3f2607f51c4d918591.jpg\" alt=\"Wahyu Tri Nugroho\" width=\"780\" height=\"390\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Wahyu Tri Nugroho<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Kiper:<\/strong><\/h3>\n<p>Secara tidak lazim, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/perlukah-semen-padang-mengganti-pelatih\/\">Nil Maizar<\/a> hanya membawa dua penjaga gawang untuk memperkuat timnas Garuda di AFF 2012. Wahyu Tri Nugroho dipasang sebagai kiper inti di tiga pertandingan penyisihan grup, melawan Kamboja, Singapura dan Malaysia. Ia kebobolan empat gol dari tiga pertandingan dan harus pulang lebih cepat bersama seluruh pemain dan ofisial lain.<\/p>\n<p>Lama tidak menjadi sorotan, nama Wahyu kembali meroket ketika terpilih menjadi penjaga gawang terbaik Torabika Soccer Championship 2016. Ia mengungguli nama-nama lain yang lebih terkenal seperti Kurnia Meiga atau Andritany Ardhiyasa.<\/p>\n<p>Sementara itu, pelapisnya, Endra Prasetya, saat itu memperkuat Persebaya 1927. Ia mengundurkan diri dari sepak bola pada tahun 2016 dan sekarang mengabdi sebagai pelatih kiper di tim muda Persebaya. Endra sempat bermain di Bali United sebelum menutup karier.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/ongisnade.co.id\/sites\/default\/files\/artikel\/2016\/Feb\/hamka_hamzah.jpg\" alt=\"Hamka Hamzah\" width=\"673\" height=\"373\" \/><\/p>\n<h3><strong>Belakang:<\/strong><\/h3>\n<p>Sektor belakang memang tergolong lemah bagi tim Merah-Putih di Piala AFF 2012. Nama-nama yang dipanggil saat itu tergolong asing di telinga jika dibandingkan dengan para pahlawan Indonesia di AFF 2010 seperti Hamka Hamzah misalnya. Meski demikian, para penggawa Indonesia di AFF 2012 saat ini menjadi andalan di klub mereka masing-masing.<\/p>\n<p>Nama paling mentereng saat ini adalah Fachruddin Aryanto, yang sempat diperebutkan Sriwijaya FC dan Madura United sebelum akhirnya resmi bergabung di klub kebanggaan masyarakat Madura. Dua andalan Semen Padang, Handi Ramdhan dan Novan Setya, kini menjadi senior yang diandalkan klub berjuluk Kabau Sirah tersebut. Jasa Valentino Telaubun juga lumayan terpakai di klub-klub besar seperti PSM Makassar dan Bhayangkara FC.<\/p>\n<p>Mungkin, kehilangan terbesar adalah pensiunnya Wahyu Wijiastanto pada usia 29 tahun di tahun 2015 lalu. Bek bertubuh tinggi besar ini memilih banting setir ke sektor peternakan yang dianggapnya lebih menjanjikan dari sepak bola.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"https:\/\/scontent-sit4-1.cdninstagram.com\/t51.2885-15\/e35\/19051958_1873177296266374_8495611672751243264_n.jpg\" width=\"1080\" height=\"1080\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Kredit: Instagram Raphael Maitimo<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Tengah:<\/strong><\/h3>\n<p>Nama-nama pengisi lini tengah Merah-Putih di AFF 2012 pada saat itu terbilang masih hijau. Hanya Elie Aiboy sebagai senior yang mendampingi mereka dengan segudang pengalamannya. Kita tentu saja masih ingat gol Elie ke gawang Arab Saudi di Piala Asia 2007 lalu, walau akhirnya Indonesia harus angkat koper lebih awal seperti biasa.<\/p>\n<p>Indonesia juga memanfaatkan dua pemain naturalisasi yang diharapkan bisa mendongkrak performa tim. Satu di antaranya, Raphael Maitimo, langsung unjuk gigi dengan mencetak gol ke gawang Kamboja yang berakhir imbang 2-2. Maitimo sekarang juga terkenal sebagai salah satu gelandang papan atas yang pernah memperkuat Arema FC dan Mitra Kukar, sebelum memperkuat Persib Bandung di tahun 2017. Satu pemain naturalisasi lain, Toni Cussel, gagal bersinar seperti Maitimo, meski sempat memperkuat Barito Putera di Liga Indonesia.<\/p>\n<p>Lima tahun kemudian, hampir semua nama yang kurang pengalaman di lini tengah kini menjadi gelandang papan atas. Taufiq sukses meraih gelar juara liga bersama Persib Bandung di tahun 2014 dan bertahan sampai akhirnya hijrah ke Bali United pada tahun 2017. Vendry Mofu menjadi pemain sentral Semen Padang hingga saat ini. Rasyid Bakri menjadi jenderal lini tengah PSM Makassar dan terpilih menjadi gelandang terbaik di Torabika Soccer Championship 2016. Satu lagi, Andik Vermansyah, sedang menikmati karier di Malaysia bersama Selangor dan sukses menjuarai Piala Malaysia 2015.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/assets-a1.kompasiana.com\/items\/album\/2016\/12\/19\/superball-tribunnews-dot-com-58577438547b61d50f65c9df.jpg?t=o&amp;v=800\" alt=\"Bambang Pamungkas\" width=\"700\" height=\"393\" \/><\/p>\n<h3><strong>Depan:<\/strong><\/h3>\n<p>Satu cerita tak terlupakan dari lini depan Indonesia di Piala AFF 2012 adalah terlibatnya nama Bambang Pamungkas, meski klub yang dibelanya, Persija, bermain di liga yang berseberangan dengan rezim PSSI saat itu. Bambang bergabung dengan timnas murni demi menyatakan sikapnya mendukung persatuan sepak bola Indonesia.<\/p>\n<p>Sikap heroiknya ini membuatnya masuk daftar sepuluh pemain Asia terbaik tahun 2012 versi <em>ESPN<\/em>. Sekarang, Bambang masih aktif bermain di Persija dan masih menjadi pemain paling disegani di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p>Lini depan juga diisi Irfan Bachdim, Samsul Arif, Muhammad Rahmat, Okto Maniani dan Cornelius Geddy. Selepas AFF 2012, Okto dan Geddy sempat merumput bersama di Perseru Serui, sebelum akhirnya masing-masing mengalami penurunan performa. Sedangkan Samsul dan Rahmat kini menjadi andalan klub daerah masing-masing bersama Persela dan PSM. Bachdim sendiri sempat bertualang ke Liga Jepang dan Thailand sebelum kembali ke Indonesia untuk merumput bersama Bali United.<\/p>\n<p>Lini depan timnas Indonesia di AFF 2012 sendiri menyisakan cerita unik yang cukup lucu jika dikenang sekarang. Entah bagaimana dan untuk apa, seorang penyerang berbadan gemuk bernama Johnny van Beukering disertakan ke dalam timnas Indonesia meskipun secara teknik tidak istimewa. Pemain naturalisasi yang bertubuh sama sekali tidak atletis ini dikabarkan hanya berpindah-pindah klub amatir di Liga Belanda dan kualitasnya tidak lebih baik daripada pemain-pemain lokal asli Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku \u2018Home &amp; Away\u2019.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masih ingat tim nasional Indonesia di Piala AFF 2012? Saat itu Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain terbaik akibat dualisme federasi yang berdampak pada dualisme kompetisi. Akibatnya, hanya pemain-pemain yang merumput di bawah liga versi federasi resmi yang memenuhi panggilan timnas. Meski sempat membuat kejutan dengan mengalahkan tim kuat Singapura 1-0 di pertandingan kedua, tim Merah-Putih akhirnya gagal lolos ke semifinal karena hanya seri melawan Kamboja dan ditaklukkan Malaysia di pertandingan terakhir. Pemain-pemain yang saat itu relatif kurang dikenal pun diprediksi hanya akan berakhir menjadi pemain-pemain medioker jika suatu saat liga Indonesia bersatu kembali. Siapa sangka, beberapa pemain jebolan AFF 2012 ternyata berkembang di klub mereka masing-masing? Beberapa dari mereka malah sukses &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Nasib Baik Para Jebolan Timnas AFF 2012&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6721,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[123,129,122,299],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nasib Baik Para Jebolan Timnas AFF 2012 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Saat itu Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain terbaik akibat dualisme federasi yang berdampak pada dualisme kompetisi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nasib Baik Para Jebolan Timnas AFF 2012 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Saat itu Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain terbaik akibat dualisme federasi yang berdampak pada dualisme kompetisi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-20T05:00:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-06-20T05:24:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/424790_468497329859792_1493549054_n.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"643\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/\",\"name\":\"Nasib Baik Para Jebolan Timnas AFF 2012 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/424790_468497329859792_1493549054_n.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-20T05:00:13+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-20T05:24:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Saat itu Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain terbaik akibat dualisme federasi yang berdampak pada dualisme kompetisi.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/424790_468497329859792_1493549054_n.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/424790_468497329859792_1493549054_n.jpg\",\"width\":960,\"height\":643,\"caption\":\"Timnas AFF 2012\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nasib Baik Para Jebolan Timnas AFF 2012 | Football Tribe Indonesia","description":"Saat itu Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain terbaik akibat dualisme federasi yang berdampak pada dualisme kompetisi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nasib Baik Para Jebolan Timnas AFF 2012 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Saat itu Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain terbaik akibat dualisme federasi yang berdampak pada dualisme kompetisi.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-20T05:00:13+00:00","article_modified_time":"2017-06-20T05:24:25+00:00","og_image":[{"width":960,"height":643,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/424790_468497329859792_1493549054_n.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/","name":"Nasib Baik Para Jebolan Timnas AFF 2012 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/424790_468497329859792_1493549054_n.jpg","datePublished":"2017-06-20T05:00:13+00:00","dateModified":"2017-06-20T05:24:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Saat itu Indonesia tidak diperkuat pemain-pemain terbaik akibat dualisme federasi yang berdampak pada dualisme kompetisi.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/20\/nasib-baik-para-jebolan-timnas-aff-2012\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/424790_468497329859792_1493549054_n.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/424790_468497329859792_1493549054_n.jpg","width":960,"height":643,"caption":"Timnas AFF 2012"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6720"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6720"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6720\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6720"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6720"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6720"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}