{"id":6496,"date":"2017-06-15T09:00:18","date_gmt":"2017-06-15T02:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=6496"},"modified":"2017-06-15T18:58:20","modified_gmt":"2017-06-15T11:58:20","slug":"penggelapan-pajak-marak-di-spanyol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/","title":{"rendered":"Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol?"},"content":{"rendered":"<p>Dalam beberapa tahun terakhir, Lionel Messi menjadi bulan-bulanan media karena tuduhan penggelapan pajak yang dijatuhkan kepadanya. Belum selesai kasus Messi, ternyata megabintang Barcelona yang lain, Neymar, juga terkena kasus yang sama.<\/p>\n<p>Lalu, pada tahun 2017, ternyata Cristiano Ronaldo juga terseret masalah penggelapan pajak.\u00a0 Pemain terbaik dunia ini dituduh gagal melaporkan pendapatan ekstra 14,8 juta euro yang seharusnya terkena pajak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/14\/penggelapan-pajak-lapangan-hijau\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca juga:\u00a0Para Penggelap Pajak Lapangan Hijau<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Cristiano adalah pemain Los Blancos kesekian yang terkena kasus ini setelah Pepe, Fabio Coentrao, Luka Modric dan eks pemain sayapnya, Angel di Maria. Selain nama-nama di atas, pemain-pemain yang juga sempat terseret adalah Radamel Falcao, Samuel Eto\u2019o, Adriano dan Xabi Alonso.<\/p>\n<p>Apakah semua pemain sepak bola di Spanyol adalah penjahat penggelap pajak? <em>Eits<\/em>, jangan berburuk sangka dulu! Mari kita coba bedah kira-kira apa penyebab masalah pajak ini.<\/p>\n<h3><strong>Peraturan pajak penghasilan di Spanyol<\/strong><\/h3>\n<p>Sebelumnya, perlu kita tinjau dulu peraturan pajak penghasilan di Spanyol. Para pemain sepak bola, seperti halnya para karyawan bank atau perusahaan lain di Spanyol, tentu saja terkena juga\u00a0 kewajiban membayar pajak penghasilan. Semakin tinggi penghasilan seseorang, maka pajak yang dikenakan kepadanya juga semakin besar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/28\/tentang-sepak-bola-dan-penggelapan-pajak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Baca juga:\u00a0Tentang Sepak Bola dan Kasus Penggelapan Pajak<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Berdasarkan peraturan pemerintah Spanyol, seseorang berpenghasilan 0 hingga 12.500 euro per tahun terkena pajak penghasilan sebesar 19 persen dari total penghasilannya. Sedangkan pajak tertinggi, yaitu 45 persen dikenakan kepada penghasilan di atas 60.000 euro per tahun.<\/p>\n<p>Karena negara Spanyol berbentuk federasi, maka aturan pajak mengikuti kebijakan di tiap-tiap <em>comunidad<\/em> (negara bagian). Aturan pajak penghasilan tertinggi sebesar 45 persen tadi adalah ilustrasi untuk wilayah Madrid dan besarnya bisa jadi sekitar 52 sampai 53 persen di Catalunya.<\/p>\n<p>Pemain sepak bola yang bermain di kasta tertinggi sepak bola Spanyol bisa dipastikan berpenghasilan di atas 60.000 euro per tahun. Sekarang, mari kita ambil contoh gaji per pekan Lionel Messi pada tahun 2016, sebesar 630.000 euro. Jika dipotong pajak penghasilan Catalunya sebesar 52 persen, ia \u2018hanya\u2019 memperoleh 302.000 per pekan.<\/p>\n<p>Jika saya jadi Messi, saya merasa miris karena pendapatan bersih saya kurang dari setengah yang harus disetor ke kantor pajak. Dibandingkan dengan para pemain yang merumput di\u00a0 Inggris, pendapatan mereka hanya dipotong pajak 45 persen, sesuai peraturan pajak di Britania Raya.<\/p>\n<p>Dengan penghasilan sebesar Messi, pendapatan bersih bisa sekitar 346.000 euro per pekan. Nah, jika kita kalikan selisih 42.000 itu dengan jumlah minggu selama setahun, maka selisih per tahun gaji Messi jika bermain di Inggris dibandingkan di Spanyol mencapai 2,2 juta dolar AS!<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/cristiano-ronaldo-celebrates-during-the-real-madrid-celebration-the-picture-id692471248?k=6&amp;m=692471248&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=WThJhFVnX5P0c7zfcdgZflTjXbJ4twfOs-ZlQseDjso=\" width=\"594\" height=\"395\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Cristiano Ronaldo (Real Madrid)<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Konsultan keuangan<\/strong><\/h3>\n<p>Jangankan para pemain sepak bola, karyawan kantoran biasa dengan gaji yang tak seberapa saja sering dipusingkan peraturan pajak di Spanyol. Para pemain sepak bola sendiri jarang yang memiliki kemampuan akuntansi dan manajemen finansial kuat sampai bisa menghitung sendiri pajak penghasilan dan investasi keuangan mereka.<\/p>\n<p>Supaya para pemain bisa berkonsentrasi dengan performa mereka di lapangan hijau, masalah pengaturan pendapatan seringkali mereka serahkan ke sebuah perusahaan pihak ketiga.<\/p>\n<p>Pihak ketiga inilah yang berfungsi sebagai konsultan keuangan para pemain. Namun dalam kasus pemain-pemain sepak bola ini, seringkali pihak ketiga inilah yang berperan besar dalam menyusun laporan keuangan untuk dilaporkan ke kantor pajak. Di sinilah seringkali terdapat poin dalam laporan tersebut yang disusun sedemikian rupa demi berkelit dari aturan pajak.<\/p>\n<p>Salah satu caranya adalah \u2018menyamarkan\u2019 sejumlah penghasilan per tahun yang diperoleh sang pemain menjadi hasil investasi di luar negeri. Sesuai peraturan perpajakan di Spanyol, penghasilan yang terkena pajak 52 persen hanyalah penghasilan yang diperoleh di daerah yurisdiksi negara Spanyol. Penghasilan yang diperoleh dari hasil berbisnis di luar negeri tidak dikenai pajak.<\/p>\n<p>Dalam kasus Cristiano Ronaldo, beberapa pemberitaan mengonfirmasi bahwa sang megabintang memang telah memiliki investasi di beberapa bidang, seperti sebuah hotel di kampung halamannya di Madeira, Portugal. Namun, kasus yang dipermasalahkan baru-baru ini adalah sebuah investasi di Kepulauan Virgin yang terdaftar atas namanya.<\/p>\n<p>Seperti dikutip <em>Telegraph<\/em>, ini diduga sebagai \u2018investasi bodong\u2019 yang dilakukan Ronaldo dengan tujuan menghindari pajak. Kasus yang sama pernah menimpa Alexis Sanchez yang dicurigai membuat investasi bodong di Malta kala sang pemain masih bermain bersama Barcelona.<\/p>\n<p>Sebenarnya pemecahannya cukup gampang jika para pemain kelas dunia ini bisa membuktikan bisnis hasil investasi mereka benar adanya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/david-beckham-of-real-madrid-celebrates-defeating-mallorca-during-the-picture-id74692645?k=6&amp;m=74692645&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=vFRi5eBaVFvBA6_KCuYBJmUE-a2zp51QK2qGCkFNEOk=\" alt=\"David Beckham\" width=\"594\" height=\"392\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">David Beckham.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Aturan Beckham<\/strong><\/h3>\n<p>Pernah bertanya-tanya kenapa kebanyakan pemain yang tersandung masalah penggelapan pajak di Spanyol adalah pemain asing? Memang, tahun lalu, nama Xabi Alonso juga sempat diinvestigasi berkaitan dengan kecurigaan penggelapan pajak. Namun, investigasi atas Alonso tidak dilanjutkan karena yang bersangkutan terbukti tidak bersalah. Maka, sorotan kembali mengarah kepada pemain-pemain non-Spanyol. Ada apa <em>sih <\/em>sebenarnya?<\/p>\n<p>Penjelasan yang paling masuk akal kembali ke aturan pajak Spanyol yang termasuk paling tinggi di Eropa. Para pemain asing ini belum terbiasa membayar pajak dalam jumlah besar. Selain itu, hukum di Spanyol memberi keringanan kepada Messi untuk tidak dijebloskan ke penjara dengan alasan ini merupakan pelanggaran pajak pertamanya. Mungkin para pemain yang terbukti bersalah berlindung di balik alasan ini, seperti yang sedang dilakukan para pengacara Ronaldo.<\/p>\n<p>Spanyol sendiri sempat memiliki kebijakan pajak yang disebut \u2018<em>Ley Beckham\u2019<\/em> atau arti dalam bahasa Indonesia, \u2018Aturan Beckham\u2019. Aturan finansial ini memang pertama kali diterapkan ketika megabintang Inggris, David Beckham, bermain di Liga Spanyol.<\/p>\n<p>Aturan Beckham adalah semacam amnesti pajak bagi para ekspatriat yang berkarier di Spanyol, tentunya termasuk para pemain sepak bola. Mereka yang berkewarganegaraan asing berhak memperoleh keringanan dengan hanya membayar pajak sekitar 25 persen dari total penghasilan mereka.<\/p>\n<p>Sayangnya, Aturan Beckham hanya berlaku pada tahun 2005 hingga tahun 2010. Krisis finansial yang melanda Spanyol mulai tahun 2010 menjadi akhir dari kebijakan ini. Para pemain sepak bola yang sempat menikmati Aturan Beckham, atau mungkin lewat para konsultan keuangan mereka, diduga memutar otak untuk tetap melindungi penghasilan mereka dari pajak usai Aturan Beckham tak lagi bisa diterapkan.<\/p>\n<p>Akibat banyaknya pemain yang tersandung kasus pajak, terdengar usulan untuk menerapkan kembali Aturan Beckham. Salah satunya keluhan dari Direktur Real Madrid, Jose Angel Sanchez, yang menginginkan besaran pendapatan bersih pemain di Liga Spanyol dapat bersaing dengan Liga Inggris.<\/p>\n<p>Jadi, sudah cukup jelas kenapa pemain Liga Spanyol rentan terkena penggelapan pajak?<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku \u2018Home &amp; Away\u2019.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam beberapa tahun terakhir, Lionel Messi menjadi bulan-bulanan media karena tuduhan penggelapan pajak yang dijatuhkan kepadanya. Belum selesai kasus Messi, ternyata megabintang Barcelona yang lain, Neymar, juga terkena kasus yang sama. Lalu, pada tahun 2017, ternyata Cristiano Ronaldo juga terseret masalah penggelapan pajak.\u00a0 Pemain terbaik dunia ini dituduh gagal melaporkan pendapatan ekstra 14,8 juta euro yang seharusnya terkena pajak. Baca juga:\u00a0Para Penggelap Pajak Lapangan Hijau Cristiano adalah pemain Los Blancos kesekian yang terkena kasus ini setelah Pepe, Fabio Coentrao, Luka Modric dan eks pemain sayapnya, Angel di Maria. Selain nama-nama di atas, pemain-pemain yang juga sempat terseret adalah Radamel Falcao, Samuel Eto\u2019o, Adriano dan Xabi Alonso. Apakah semua pemain sepak &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6497,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,77],"tags":[180,273,1214,129,178,852,274,1112,179,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam beberapa tahun terakhir, bintang-bintang La Liga menjadi bulan-bulanan media karena tuduhan penggelapan pajak yang dijatuhkan kepada mereka.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam beberapa tahun terakhir, bintang-bintang La Liga menjadi bulan-bulanan media karena tuduhan penggelapan pajak yang dijatuhkan kepada mereka.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-15T02:00:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-06-15T11:58:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/499271140.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"303\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/\",\"name\":\"Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/499271140.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-15T02:00:18+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-15T11:58:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Dalam beberapa tahun terakhir, bintang-bintang La Liga menjadi bulan-bulanan media karena tuduhan penggelapan pajak yang dijatuhkan kepada mereka.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/499271140.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/499271140.jpg\",\"width\":594,\"height\":303,\"caption\":\"Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar Jr yang sempat tersandung kasus penggelapan pajak.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol? | Football Tribe Indonesia","description":"Dalam beberapa tahun terakhir, bintang-bintang La Liga menjadi bulan-bulanan media karena tuduhan penggelapan pajak yang dijatuhkan kepada mereka.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Dalam beberapa tahun terakhir, bintang-bintang La Liga menjadi bulan-bulanan media karena tuduhan penggelapan pajak yang dijatuhkan kepada mereka.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-15T02:00:18+00:00","article_modified_time":"2017-06-15T11:58:20+00:00","og_image":[{"width":594,"height":303,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/499271140.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/","name":"Mengapa Penggelapan Pajak Marak di Liga Spanyol? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/499271140.jpg","datePublished":"2017-06-15T02:00:18+00:00","dateModified":"2017-06-15T11:58:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Dalam beberapa tahun terakhir, bintang-bintang La Liga menjadi bulan-bulanan media karena tuduhan penggelapan pajak yang dijatuhkan kepada mereka.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/15\/penggelapan-pajak-marak-di-spanyol\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/499271140.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/499271140.jpg","width":594,"height":303,"caption":"Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar Jr yang sempat tersandung kasus penggelapan pajak."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6496"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6496"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6496\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}