{"id":6365,"date":"2017-06-12T09:00:17","date_gmt":"2017-06-12T02:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=6365"},"modified":"2017-06-12T05:25:49","modified_gmt":"2017-06-11T22:25:49","slug":"pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/","title":{"rendered":"Deretan Pemain-Pemain \u2018Nakal\u2019 di Sepak Bola Dunia"},"content":{"rendered":"<p>Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC tengah dalam sorotan beberapa waktu terakhir ini. Sayangnya bukan untuk hal positif karena beberapa pemainnya terkena sanksi akibat pelanggaran di laga Liga Champions Asia dan Piala AFC bulan lalu.<\/p>\n<p>Para pemain di Liga Champions Asia serta Piala AFC yang menerima larangan bermain selama setahun ini akan bergabung dalam <em>\u201cHall of Infamy\u201d<\/em> bersama deretan pemain dunia lainnya yang mengalami hal serupa saat bermain untuk klub dan negaranya.<\/p>\n<p>Berikut kami rangkum daftarnya:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/GettyImages-644455888-1024x681.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"681\" \/><\/p>\n<p>Bek Korea Selatan, Cho Yong-hyung, dipuji karena ketangguhannya di bawah tekanan sebelum Piala Dunia 2010, namun kehilangan kesabaran menyusul kemenangan 3-0 Urawa Reds atas Jeju United di babak 16 besar Liga Champions Asia. Hal tersebut membuatnya terkena larangan bermain selama enam bulan dari AFC serta denda sebesar 40 ribu dolar AS.<\/p>\n<p>Setelah dikeluarkan di menit ke-81 akibat kartu kuning kedua, usai melakukan pelanggaran dari belakang pada Shinzo Koroki, Cho lari kembali ke lapangan menyusul peluit akhir dan mendorong wasit selama ribut-ribut antara kedua tim.<\/p>\n<p>Rekan setimnya, pemain cadangan Baek Dong-gyu, menerima larangan bermain tiga bulan dengan denda sebesar 15 ribu dolar AS karena melayangkan sikut ke kapten Reds, Yuki Abe.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/Screen-Shot-2017-06-10-at-15.14.23-1024x597.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"597\" \/><\/p>\n<p>Mantan bek dan manajer, Andoni Goikoetxea, dijuluki \u201dPenjagal dari Bilbao\u201d oleh wartawan Inggris, Edward Owen, akibat pelanggaran terhadap Diego Maradona (saat legenda Argentina tersebut bermain di Barcelona) pada 24 September 1983 pada pertandingan yang berlangsung di Camp Nou.<\/p>\n<p>Tekel dari belakang yang dilakukannya sangat membahayakan pergelangan kaki kiri sang legenda berkaki kidal tersebut. Goikoetxea harus mangkir selama tiga bulan dan dilarang tampil dalam 10 pertandingan akibat tindakannya tersebut. Keduanya bertemu lagi kurang dari setahun di final Piala Raja, saat Goikoetxea memprovokasi Maradona sehingga terjadi perkelahian yang melibatkan kedua tim.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/5654.jpg\" alt=\"\" width=\"590\" height=\"374\" \/><\/p>\n<p>Derbi Teheran antara Persepolis dan Esteghlal diwarnai kontroversi pada tahun 1993 lalu saat perkelahian di bangku cadangan terjadi di menit akhir.<\/p>\n<p>Delapan pemain menerima larangan bermain selama enam bulan atau lebih, termasuk bek kiri Persepolis, Mojtaba Moharrami, yang terkena larangan bermain selama tiga tahun sekalipun dia menjalani hanya selama 18 bulan sebelum kembali bermain. Sampai saat ini, namanya digunakan suporter Persepolis untuk mengejek wasit.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/GettyImages-89702669-1024x700.jpg\" width=\"1024\" height=\"700\" \/><\/p>\n<p>Pertandingan La Liga tahun 2009 yang mempertemukan Real Madrid dan Getafe, muncul nama \u00a0Pepe yang diusir di menit ke-87 akibat mendorong pemain Getage, Javi Casquero, di area kotak penalti sebelum mencoba menendang pemain itu kedua kali ketika sudah jatuh tersungkur. Saat itu skor masih imbang 2-2.<\/p>\n<p>Sekalipun Real mampu menang 3-2, tetapi Pepe terkena larangan bermain selama 10 laga akibat perilaku barbarnya tersebut. Pemain Portugal tersebut langsung berkomentar di <em>Marca<\/em>, \u201dSaya sudah melihatnya sehingga saya tidak mengenali diri sendiri..saya manusia biasa dan setiap orang punya saat terburuk dalam hidupnya, namun saya pastikan hal ini tidak akan terjadi lagi.\u201d<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/art-41156.jpg\" alt=\"\" width=\"900\" height=\"690\" \/><\/p>\n<p>Liga Vietnam juga terkena beberapa skandal di musim-musim terakhir ini, tetapi tekel bek SLNA FC, Tran Dinh Dong, terhadap pergelangan kaki Nguyen Anh Hung di 26 Februari 2014 menjadi salah satu yang terburuk.<\/p>\n<p>Tran, yang sudah 22 kali memperkuat timnas Vietnam, tidak hanya terkena larangan bermain dalam 28 laga, tetapi juga harus mengganti biaya pengobatan Hung karena kakinya patah.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/GettyImages-144364560-1024x681.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"681\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/29\/lima-kontroversi-joey-barton\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Joey Barton<\/a> memang terkena larangan selama 18 bulan karena kedapatan berjudi, tetapi permainan kasarnya juga tidak luput dari pantauan FA. Mungkin pencinta sepak bola masih ingat saat laga terakhir Liga Primer musim 2010\/2011 saat dia masih berseragam Queens Park Rangers (QPR).<\/p>\n<p>Setelah menyikut wajah pemain Manchester City, Carlos Tevez, Barton masih belum puas dan dengan buas kemudian menendang Sergio Aguero di badan bagian belakangnya sebelum mencoba menanduk Vincent Kompany sebelum akhirnya diseret keluar lapangan. Luar biasa pemain satu ini.<\/p>\n<p>QPR ahirnya kalah tipis dari City (berkat gol menit akhir Sergio Aguero) yang akhirnya menjadi juara Liga Primer musim itu. Barton kemudian terkena hukuman larangan bertanding dalam 12 laga sekaligus\u00a0 denda sebesar 575 ribu paun. Ban kaptennya juga dicabut oleh klub.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/GettyImages-2934450-1024x679.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"679\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Eric Cantona<\/a> memang selalu dikenang sebagai salah satu legenda besar bagi suporter Manchester United. Namun, karier \u201dKing Eric\u201d juga diwarnai dengan tendangan kungfunya yang ditujukan pada penggemar Crystal Palace, Matthew Simmons, pada laga tanggal 25 Januari 1995.<\/p>\n<p>Kelakuan Cantona ini tidak hanya berakibat larangan bermain selama delapan bulan (yang kemudian diperpanjang FIFA ke semua pertandingan internasional), tetapi perilakunya ini dianggap sebagai tindak kriminal dan sebagai hukumannya, dia harus melakukan kerja sosial selama 120 jam.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/GettyImages-451198364-1024x687.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"687\" \/><\/p>\n<p>Reputasi Luis Suarez mulai diragukan saat handball pada laga melawan Ghana di perempat-final Piala Dunia 2010. Beberapa bulan setelahnya, dia terkena larangan tampil sebanyak dua kali dari klubnya saat itu, Ajax Amsterdam, akibat menggigit pemain PSV, Otman Bakkal.<\/p>\n<p>Ternyata ulahnya berlanjut saat penyerang terbaik Uruguay ini memperkuat Liverpool. Suarez terkena larangan bermain di delapan laga karena mengucapkan kata-kata bernada rasisme terhadap pemain Manchester United, Patrice Evra.<\/p>\n<p>Insiden gigitan Suarez ini muncul lagi di tahun 2013. Kali ini korbannya adalah pemain Chelsea, Branislav Ivanovic, yang membuat Suarez dilarang tampil dalam 10 laga. Tetapi yang paling diingat adalah saat ia kedapatan menggigit bahu Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014 lalu. Aksi barbarnya ini membuat Suarez dilarang tampil selama empat bulan di sepak bola serta larangan di sembilan laga internasional.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/Mursyid.jpg\" alt=\"\" width=\"780\" height=\"390\" \/><\/p>\n<p>Tindakan pemain yang satu ini memang tidak ada hubungannya dengan kekerasan, namun, bukan berarti tindakannya tidak memalukan. Mantan bek tim nasional Indonesia, Mursyid Effendi, menjadi salah satu pemain Asia Tenggara yang sempat mencoreng reputasi sepak bola saat mencetak gol bunuh diri di turnamen Piala AFF (dulu Piala Tiger) tahun 1998.<\/p>\n<p>Hal ini terjadi di menit akhir laga Indonesia melawan Thailand. Kedua tim sudah otomatis lolos ke fase gugur namun tidak ada yang ingin berhadapan dengan tuan rumah Vietnam kala itu. Kekalahan 3-2 membuat Indonesia berhadapan dengan Singapura di semifinal (yang berakhir dengan kemenangan Negeri Singa 2-1). Mursyid menerima larangan bermain seumur hidup untuk kejuaraan internasional dan setahun larangan tampil untuk kompetisi dalam negeri.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"653\" \/><\/p>\n<p>Dikenal saat ini karena karier sebagai aktor selama 19 tahun, Vinnie Jones, mantan pemain internasional Wales, juga dahulu dikenal dengan permainan kasarnya untuk sejumlah klub, seperti Wimbledon, Leeds United, dan Chelsea.<\/p>\n<p>Sekalipun insiden meremas bagian kemaluan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/27\/paul-gascoigne-cerminan-sejati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Paul Gascoigne<\/a> tahun 1987 (Gazza masih bermain di Newcastle United kala itu) membuat semua orang mengenalnya, justru penampilan Jones saat menjadi pembawa acara sebuah program berjudul <em>\u201dSoccer\u2019s Hard Men\u201d<\/em>, yang membuatnya terkena larangan tampil selama enam bulan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/test\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/06\/1497080122908.png\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" \/><\/p>\n<p>Kelakuan penjaga gawang Johor Darul Ta\u2019zim (JDT), Farizal Marlias, saat timnya kalah 1-2 atas Ceres Negros di Piala AFC bulan lalu juga patut dimasukkan. Farizal terkena kartu merah di menit ke-95 setelah mendorong wasit dari Cina, Fu Ming, menyusul hukuman tendangan penalti yang kontroversial di menit akhir.<\/p>\n<p>Farizal terkena larangan bermain selama setahun dan denda 40 ribu dolar AS. Sementara manajer JDT, Benjamin Mora, juga harus membayar denda sebesar 7 ribu dolar AS akibat kata-kata kasarnya terhadap ofisial tim lawan.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yasmeen Rasidi (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/melatee2512\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">melatee2512<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC tengah dalam sorotan beberapa waktu terakhir ini. Sayangnya bukan untuk hal positif karena beberapa pemainnya terkena sanksi akibat pelanggaran di laga Liga Champions Asia dan Piala AFC bulan lalu. Para pemain di Liga Champions Asia serta Piala AFC yang menerima larangan bermain selama setahun ini akan bergabung dalam \u201cHall of Infamy\u201d bersama deretan pemain dunia lainnya yang mengalami hal serupa saat bermain untuk klub dan negaranya. Berikut kami rangkum daftarnya: Bek Korea Selatan, Cho Yong-hyung, dipuji karena ketangguhannya di bawah tekanan sebelum Piala Dunia 2010, namun kehilangan kesabaran menyusul kemenangan 3-0 Urawa Reds atas Jeju United di babak 16 besar Liga Champions Asia. Hal &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Deretan Pemain-Pemain \u2018Nakal\u2019 di Sepak Bola Dunia&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6366,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[129,1192,224,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Deretan Pemain-Pemain \u2018Nakal\u2019 di Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Istilah &#039;Bad Boy&#039; atau beberapa pemain-pemain yang seringkali tampil nakal di tengah lapangan sepak bola mungkin telah sering kita dengar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Deretan Pemain-Pemain \u2018Nakal\u2019 di Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Istilah &#039;Bad Boy&#039; atau beberapa pemain-pemain yang seringkali tampil nakal di tengah lapangan sepak bola mungkin telah sering kita dengar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-12T02:00:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-06-11T22:25:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"653\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/\",\"name\":\"Deretan Pemain-Pemain \u2018Nakal\u2019 di Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-12T02:00:17+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-11T22:25:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Istilah 'Bad Boy' atau beberapa pemain-pemain yang seringkali tampil nakal di tengah lapangan sepak bola mungkin telah sering kita dengar.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg\",\"width\":1024,\"height\":653,\"caption\":\"Vinnie Jones, pemain asal Wales yang dikenal sebagai 'Bad Boy' di lapangan.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Deretan Pemain-Pemain \u2018Nakal\u2019 di Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia","description":"Istilah 'Bad Boy' atau beberapa pemain-pemain yang seringkali tampil nakal di tengah lapangan sepak bola mungkin telah sering kita dengar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Deretan Pemain-Pemain \u2018Nakal\u2019 di Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Istilah 'Bad Boy' atau beberapa pemain-pemain yang seringkali tampil nakal di tengah lapangan sepak bola mungkin telah sering kita dengar.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-12T02:00:17+00:00","article_modified_time":"2017-06-11T22:25:49+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":653,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/","name":"Deretan Pemain-Pemain \u2018Nakal\u2019 di Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg","datePublished":"2017-06-12T02:00:17+00:00","dateModified":"2017-06-11T22:25:49+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Istilah 'Bad Boy' atau beberapa pemain-pemain yang seringkali tampil nakal di tengah lapangan sepak bola mungkin telah sering kita dengar.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/12\/pemain-nakal-di-sepak-bola-dunia\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/GettyImages-456319440-1024x653.jpg","width":1024,"height":653,"caption":"Vinnie Jones, pemain asal Wales yang dikenal sebagai 'Bad Boy' di lapangan."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6365"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6365"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6365\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}