{"id":6136,"date":"2017-06-08T12:00:30","date_gmt":"2017-06-08T05:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=6136"},"modified":"2017-06-09T01:13:50","modified_gmt":"2017-06-08T18:13:50","slug":"regulasi-mls-untuk-pendirian-klub","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/","title":{"rendered":"Regulasi MLS untuk Pendirian Klub"},"content":{"rendered":"<p>David Beckham mungkin bisa sedikit lega. Usaha yang ia mulai sejak 2013, membangun klub sepak bola di Miami, telah menemukan setitik sinar cerah. Para pemangku kebijakan di Miami memberikan izin baginya untuk membeli 0,8 hektar persegi tanah yang Beckham inginkan untuk dijadikan stadion. Jumlah tersebut menggenapi luas total stadion, yakni 3,6 hektar.<\/p>\n<p>Pemain ikonik Manchester United ini menggandeng tangan bos American Idol, Simon Fuller, dan CEO perusahaan komunikasi Sprint, Marcelo Claure, sebagai kongsi dalam mewujudkan impiannya ini.<\/p>\n<p>Sebagai negara yang menjadi pelopor industri olahraga, Amerika Serikat bersama MLS (<a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/major-league-soccer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Major League Soccer<\/a>) merasa mereka memiliki cara tersendiri dalam menjalankan liga sepak bola. Dalam tulisan ini saya akan menjabarkan bagaimana proses seorang pengusaha dalam mendirikan klub atau dalam istilah mereka, \u201c<em>franchise<\/em>\u201d:<\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/former-los-angeles-galaxy-player-david-beckham-and-chef-gordon-ramsay-picture-id483665406?k=6&amp;m=483665406&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=Wc-r6U9ql3HKuhImXOzzBNmAygekP5rzxMf7zto1VW0=\" alt=\"David Beckham\" width=\"594\" height=\"427\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">David Beckham (kiri) saat meonton laga Los Angeles Galaxy.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Pemilik yang berkomitmen pada MLS dan memiliki basis finansial untuk timnya<\/strong><\/h3>\n<p>Penambahan anggota liga, atau yang dikenal dengan istilah \u201c<em>MLS expansion<\/em>\u201d, bukanlah hal baru bagi kompetisi yang bergulir sejak 1996 ini. Hanya ada 10 klub yang berlaga di tahun pertamanya, kini MLS diikuti 22 klub yang terbagi menjadi dua wilayah.<\/p>\n<p>Berbeda dengan di Eropa, MLS memungkinkan klub untuk serta merta berdiri, tanpa mesti mengakar dengan sejarah dan lokalitas tempat mereka bernaung. Oleh karenanya, para pemilik modal harus bisa menjamin sumber dana yang mereka miliki dan kelola.<\/p>\n<p>Para pengusaha ini harus mampu meyakinkan tak hanya penyelenggara kompetisi, tapi juga pemerintah setempat, baik itu negara bagian atau <em>county <\/em>(kekuasaan administratif di bawah negara bagian).<\/p>\n<p>Mereka juga harus mampu meyakinkan komunitas setempat bahwa kehadiran tim sepak bola akan mendatangkan semangat baru, yaitu bisnis. Beckham dan kolega pun menjanjikan akan membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk sekitar.<\/p>\n<p>Berapa kisaran biaya untuk membangun <em>franchise <\/em>baru di MLS? 150 juta dolar. Beckham sedikit beruntung karena ia diperkenankan membeli hak <em>franchise <\/em>seharga 25 juta dolar saja. Hal itu terjadi sebagai klausul kontrak waktu ia bergabung dengan Los Angeles Galaxy.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/a-general-view-of-orlando-city-stadium-during-the-soccer-match-the-picture-id667072606?k=6&amp;m=667072606&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=T_RO1TyyIv5wnX36MdV4rcdPg6NX_j7GW3h45j5LwE8=\" alt=\"Orlando City Stadium\" width=\"594\" height=\"396\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Orlando City Stadium<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Stadion atau rencana pembangunan stadion, yang diharapkan mampu menunjang keberlanjutan suatu klub<\/strong><\/h3>\n<p>Inilah salah satu masalah pelik yang merundung Beckham. Ia berkali-kali mencari lokasi pembangunan stadion, sebelum akhirnya disetujui pemerintah Miami. Beckham pernah mengincar suatu lahan di daerah Las Vegas, meskipun ia bantah kepada pers.<\/p>\n<p>Salah satu janji Beckham kepada Miami adalah ia akan membangun tanpa subsidi dari negara, bukan lahan yang diberi secara gratis, serta status stadion yang murni dimiliki swasta dan taat membayar pajak.<\/p>\n<p>Selain itu, Beckham juga menjanjikan kepolisian untuk menjaga keamanan dan keselamatan di stadion dengan status independen. Ini berarti para anggota kepolisian bisa \u201c<em>ngobyek<\/em>\u201d secara legal.<\/p>\n<p>Beckham tak bernasib sama dengan konsorsium yang menghendaki pendirian klub di kota St. Louis. Proposal mereka terang-terangan ditolak gubernur Missouri.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/chicago-bears-quarterback-mitchell-trubisky-participates-in-drills-picture-id693211766?k=6&amp;m=693211766&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=njysH7w9V-21kCnTKFUmYrpOy2CtIF8ueRamyS7hK_4=\" alt=\"Chicago Bears\" width=\"594\" height=\"396\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">MLS masih harus bersaing dengan NFL yang mempunyai kultur kuat di Amerika.<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-size: 14pt\"><strong>Kondisi pasar sepak bola di kota tersebut<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Capek-capek membangun stadion, susah payah menghamburkan uang, apa jadinya jika tak membuat masyarakat berduyun-duyun mendatangi stadion? Oleh karena itu, MLS juga mensyaratkan para pelamar untuk menjelaskan potensi pasar (<em>market<\/em>), agar aspek bisnis klub bisa berjalan.<\/p>\n<p>Gairah olahraga juga dijadikan pertimbangan. Misalnya, apakah masyarakat di daerah tersebut menjadi basis pendukung klub bisbol atau <em>American football<\/em>. \u00a0Selain itu, para pemilik modal juga harus bersiap bila rencana pendirian klub ditentang masyarakat sekitar. Ada suatu istilah yang dinamakan gentrifikasi, yakni saat penduduk asli di suatu daerah menjadi tersisihkan akibat masuknya pendatang dan arus kapital. Nah, warga Amerika sudah familiar dengan istilah tersebut, sehingga tidak sedikit yang menganggap kehadiran suatu klub sebagai ancaman bagi kehidupan mereka.<\/p>\n<p>Jika suatu klub hadir, maka diikuti juga dengan kedatangan pemodal-pemodal lain yang berbisnis di luar sepak bola (seperti makanan atau jasa). Massa yang berkerumun di stadion adalah target pasar karena budaya menonton olahraga di Amerika begitu tinggi.<\/p>\n<p>Penduduk asli biasanya sudah terlanjur nyaman dengan bisnis yang mereka jalankan. Ketika lingkungan mereka didatangi model-model bisnis baru, lalu usaha tersebut mendulang sukses, maka kedatangan investor lain tinggal menunggu waktu. Penduduk asli akhirnya tersisih.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/the-houston-dynamo-fan-section-cheer-and-play-drums-during-the-mls-picture-id671623962?k=6&amp;m=671623962&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=s6WGaY2XGMlPtbZFT_Z9MxfA5Uc4Bo2IB-Qc-VshTXQ=\" alt=\"Houston Dynamo\" width=\"594\" height=\"424\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Para pendukung dari Houston Dynamo.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Adanya basis penggemar<\/strong><\/h3>\n<p>Poin terakhir berhubungan dengan poin nomor tiga. Jika investor sudah bisa meraba kondisi <em>market<\/em>, mereka juga harus mampu meyakinkan regulator bahwa klub yang ada akan didukung masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>Ini merupakan ancang-ancang karena <em>franchise <\/em>MLS tidak dibentuk secara organik. Tapi sepak bola Amerika sedang mengalami gejolak yang positif. Indikatornya adalah jumlah rata-rata penonton yang hadir di stadion berada di angka 21.600 per laga. Di tahun pertama penyelenggaraan, rata-rata penonton cuma di angka 15.500 per pertandingan.<\/p>\n<p>Ini menandakan bahwa skema ekspansi MLS berjalan cukup sukses. Meski klub didirikan oleh pengusaha (yang pasti mencanangkan keuntungan), penonton akhirnya berduyun-duyun datang ke stadion.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>MLS sepertinya masih sulit membuat pencinta bola berpaling dari liga-liga di Eropa. Tetapi, pasar lokal adalah sumber keuntungan yang bisa membuat kompetisi terus berjalan.<\/p>\n<p>Kejayaan tim nasional wanitanya, faktor para imigran atau keturunan imigran Meksiko (yang dekat dengan sepak bola secara budaya keluarga), adalah beberapa hal yang membuat sepak bola menjadi populer di negara ini.<\/p>\n<p>Rencana ekspansi MLS pun belum berhenti karena sejumlah pengusaha terus mengajukan proposal pendirian klub. Klubnya Beckham, yang belum memiliki nama, direncanakan akan menjadi klub baru untuk musim depan, bersama Los Angeles FC.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Fajar Martha (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/fjrmrt\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">fjrmrt<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Esais dan narablog Arsenal FC di <a href=\"https:\/\/indocannon.wordpress.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">indocannon.wordpress.com<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>David Beckham mungkin bisa sedikit lega. Usaha yang ia mulai sejak 2013, membangun klub sepak bola di Miami, telah menemukan setitik sinar cerah. Para pemangku kebijakan di Miami memberikan izin baginya untuk membeli 0,8 hektar persegi tanah yang Beckham inginkan untuk dijadikan stadion. Jumlah tersebut menggenapi luas total stadion, yakni 3,6 hektar. Pemain ikonik Manchester United ini menggandeng tangan bos American Idol, Simon Fuller, dan CEO perusahaan komunikasi Sprint, Marcelo Claure, sebagai kongsi dalam mewujudkan impiannya ini. Sebagai negara yang menjadi pelopor industri olahraga, Amerika Serikat bersama MLS (Major League Soccer) merasa mereka memiliki cara tersendiri dalam menjalankan liga sepak bola. Dalam tulisan ini saya akan menjabarkan bagaimana proses seorang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Regulasi MLS untuk Pendirian Klub&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6139,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[79,95],"tags":[129,404,122],"class_list":["post-6136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dunia","category-lainnya","tag-featured","tag-major-league-soccer","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Regulasi MLS untuk Pendirian Klub | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebagai negara pelopor industri olahraga, Amerika Serikat bersama MLS (Major League Soccer) memiliki cara tersendiri dalam menjalankan liganyta.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Regulasi MLS untuk Pendirian Klub | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagai negara pelopor industri olahraga, Amerika Serikat bersama MLS (Major League Soccer) memiliki cara tersendiri dalam menjalankan liganyta.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-08T05:00:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-06-08T18:13:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/525652476.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"395\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Regulasi MLS untuk Pendirian Klub\",\"datePublished\":\"2017-06-08T05:00:30+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-08T18:13:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/\"},\"wordCount\":859,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/525652476.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Major League Soccer\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Dunia\",\"Lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/\",\"name\":\"Regulasi MLS untuk Pendirian Klub | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/525652476.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-08T05:00:30+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-08T18:13:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sebagai negara pelopor industri olahraga, Amerika Serikat bersama MLS (Major League Soccer) memiliki cara tersendiri dalam menjalankan liganyta.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/08\\\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/525652476.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/525652476.jpg\",\"width\":594,\"height\":395,\"caption\":\"MLS\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Regulasi MLS untuk Pendirian Klub | Football Tribe Indonesia","description":"Sebagai negara pelopor industri olahraga, Amerika Serikat bersama MLS (Major League Soccer) memiliki cara tersendiri dalam menjalankan liganyta.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Regulasi MLS untuk Pendirian Klub | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sebagai negara pelopor industri olahraga, Amerika Serikat bersama MLS (Major League Soccer) memiliki cara tersendiri dalam menjalankan liganyta.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-08T05:00:30+00:00","article_modified_time":"2017-06-08T18:13:50+00:00","og_image":[{"width":594,"height":395,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/525652476.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Regulasi MLS untuk Pendirian Klub","datePublished":"2017-06-08T05:00:30+00:00","dateModified":"2017-06-08T18:13:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/"},"wordCount":859,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/525652476.jpg","keywords":["Featured","Major League Soccer","Slider"],"articleSection":["Dunia","Lainnya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/","name":"Regulasi MLS untuk Pendirian Klub | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/525652476.jpg","datePublished":"2017-06-08T05:00:30+00:00","dateModified":"2017-06-08T18:13:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sebagai negara pelopor industri olahraga, Amerika Serikat bersama MLS (Major League Soccer) memiliki cara tersendiri dalam menjalankan liganyta.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/08\/regulasi-mls-untuk-pendirian-klub\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/525652476.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/525652476.jpg","width":594,"height":395,"caption":"MLS"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6136"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6136\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}