{"id":6080,"date":"2017-06-07T10:30:00","date_gmt":"2017-06-07T03:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=6080"},"modified":"2017-06-08T10:53:28","modified_gmt":"2017-06-08T03:53:28","slug":"piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/","title":{"rendered":"Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib"},"content":{"rendered":"<p>Tepatnya tanggal 16 Juni 2017, Piala Eropa U-21 yang digelar di Polandia akan dimulai. Jika melihat daftar pemain yang dibawa negara-negara unggulan, Anda akan menemukan deretan bocah ajaib yang bakal mencuri perhatian.<\/p>\n<p>Satu kesamaan dari para bocah ajaib ini adalah mereka sudah banyak melahap menit bermain di level tertingi. Tentu sangat menarik melihat mereka unjuk gigi dan melihat siapa yang paling terang bersinar.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/players-of-germany-pose-for-a-team-photo-prior-the-international-picture-id665754182?k=6&amp;m=665754182&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=NJVo0AUm1ro7HQUb3oitdXa_Ion3yMGTnX0TTD_uOrE=\" alt=\"Jerman\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<p><strong>Jerman<\/strong><\/p>\n<p>Jerman, dengan Bundesliga-nya, adalah salah satu penghasil pemain muda dengan kualitas elite. Bahkan, sejak masih belia, pemain-pemain ini sudah bermain rutin setiap pekannya. Hasil dari pembinaan yang berjenjang dan profesional menghasilkan skuat juara dunia.<\/p>\n<p>Dan di Piala Eropa U-21 ini, Jerman membawa beberapa pemain yang mungkin tak bisa lagi dikategorikan sebagai pemain \u201cjunior\u201d. Mereka adalah Niklas S\u00fcle (Hoffenheim\/Bayern Muenchen), Jonathan Tah (Bayer Leverkusen), <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/menyesap-darah-muda-serge-gnabry\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Serge Gnabry<\/a> (Werder Bremen), Mahmoud Dahoud (Borussia Moenchengladbach\/Borussia Dortmund), Maximilian Arnold (Wolfsburg), Levin \u00d6ztunali (Mainz), Niklas Stark (Herta Berlin), Mitchell Weiser (Herta Berlin), Nadiem Amiri (Hoffenheim), Davie Selke (RB Leipzig), dan Leroy Sane (Manchester City).<\/p>\n<p>Sorotan tentu akan banyak diberikan kepada Leroy Sane dan Mahmoud Dahoud. Nama terakhir bisa jadi merupakan pemain paling penting bagi Gladbach. Di usianya yang baru 20 tahun, Dahoud menunjukkan kualitas kontrol lini tengah yang sangat baik dan musim depan akan bermain bagi Dortmund. Sementara itu, Sane menjadi salah satu pembelian terbaik Pep Guardiola. Kecepatan dan ketajamannya akan menjadi ancaman serius bagi para lawan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/saul-niguez-of-spain-u21-celebrates-after-scoring-the-teams-first-picture-id663995376?k=6&amp;m=663995376&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=6mtMa8fKYRt_Errd8P_jOuhqiACmNLmb3Af-GySdin8=\" alt=\"Spanyol\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<p><strong>Spanyol<\/strong><\/p>\n<p>Mungkin hanya Spanyol, yang bisa menyaingi Jerman perihal deretan pemain muda mewah di dalam skuat mereka. Sama seperti Jerman, pemain-pemain muda Spanyol ini sudah menjadi bagian penting dari tim utama masing-masing. Bahkan, salah satu pemain kunci mereka baru saja memenangi Liga Champions 2016\/2017 bersama Madrid.<\/p>\n<p>Di dalam skuat La Roja terdapat nama-nama seperti Jose Gaya (Valencia), Denis Suarez (Barcelona), Saul Niguez (Atletico Madrid), Oliver Torres (FC Porto), Marco Asensio (Real Madrid), Inaki Williams (Athletic Bilbao), Sandro Ramirez (Malaga), dan Mikel Oyarzabal (Real Sociedad).<\/p>\n<p>Jose Gaya, Saul, Inaki, Sandro, Torres, dan Oyarzabal sudah masuk dalam skuat utama di tim mereka masing-masing. Sementara itu, Asensio memang masih berstatus pemain cadangan di Madrid. Namun, jika melihat siapa saja yang menjadi pemain utama di lini tengah Los Blancos, Anda seharusnya sadar bahwa Asensio sudah berkembang sangat baik.<\/p>\n<p>Kematangan yang ditunjukkan Asensio membuat Zinedine Zidane tak ragu menurunkannya di laga-laga krusial. Melawan Bayern Muenchen adalah bukti paling sempurna. Bersama Isco Alarcon, ia menajdi pemberi solusi ketika Gareth Bale cedera panjang dan kesulitan kembali ke performa terbaik. Bisa jadi, Piala Eropa U-21 akan menjadi sebuah penegasan bahwa dirinya adalah masa depan Real Madrid.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/bruno-fermandes-of-portugal-celebrates-with-team-mates-after-scoring-picture-id660087026?k=6&amp;m=660087026&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=AtyIV53XaxywedzqVP0R9TiMwb-kqg3kRvdGQiFSIos=\" alt=\"Portugal\" width=\"594\" height=\"368\" \/><\/p>\n<p><strong>Portugal<\/strong><\/p>\n<p>Duologi Jerman dan Spanyol mungkin tak terhindarkan. Namun, ada satu negara dengan sederet pemain muda yang bakal banyak diperebutkan di jendela transfer musim panas kali ini. Melihat potensi yang tersaji, bisa jadi, skuat asuhan Rui Jorge tersebut akan menjadi batu sandungan bagi Jerman dan Spanyol.<\/p>\n<p>Berbekal nama-nama seperti Ruben Semedo (Sporting Lisbon), Ruben Neves (FC Porto), Bruno Fernandes (Sampdoria), Joao Carvalho (Benfica), Bruma (Galatasaray), Goncalo Guedes (Paris Saint-Germain), Ricardo Horta (Braga), dan Diogo Jota (FC Porto), Portugal terlihat menjanjikan.<\/p>\n<p>Ruben Neves, remaja berusia 20 tahun tersebut adalah salah satu <em>deep-lying playmaker <\/em>yang menjanjikan di Eropa. Di usianya yang masih begitu muda, Neves sudah dipercaya menjadi kapten Porto. Visi dan kepemimpinan yang sudah ia tunjukkan sejak belia merupakan bekal yang istimewa untuk menapaki jenjang karier yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>Di lini depan, Guedes merupakan salah satu bocah ajaib paling menjanjikan di Portugal saat ini. Pemain yang biasa beroperasi dari sisi sayap tersebut diboyong Paris Saint-Germain dengan dana transfer hingga 30 juta euro. Dengan kualitasnya, dan jika berkembang dengan baik, Portugal bisa melihat \u201cLuis Figo 2.0\u201d dalam diri Guedes.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/italy-u21-during-the-international-friendly-under-21-italia-v-spagna-picture-id663992702?k=6&amp;m=663992702&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=ire7r1kQ4az_WX7qVuMNdR5KEiIxG1yNq8cPHa9TUwg=\" alt=\"Italia\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<p><strong>Italia<\/strong><\/p>\n<p>Selain Portugal, satu lagi negara yang bisa mencegah Jerman dan Spanyol mendominasi Piala Eropa U-21 adalah Italia. Dan sama seperti Jerman, pemain-pemain muda yang dibawa sudah menikmati kemewahan menit bermain bersama tim utama. Sebuah tim yang menarik.<\/p>\n<p>Di pos penjaga gawang, Luigi Di Biagio, sang pelatih, membawa <em>wonderkid<\/em> AC Milan, Gianluigi Donnarumma. Kiper 18 tahun dengan tinggi badan 196 sentimeter ini tak hanya punya tinggi badan menjulang sebagai senjata utama. Ia cukup cekatan meski dengan tinggi badan yang jangkung. Sebagai remaja, konsistensinya di bawah mistar sudah terasa.<\/p>\n<p>Di lini belakang, ada dua nama bek muda Juventus; Mattia Caldara dan Daniele Rugani. Piala Eropa U-21 akan menjadi lahan ujian bagi Mattia Caldara. Bek potensial tersebut akan mendapat panggung paling pas untuk membuktikan bahwa Juventus tak sia-sia merogoh tabungan hingga 15 juta euro demi mendatangkan dirinya dari Atalanta di bulan Januari yang lalu.<\/p>\n<p>Baik Caldara dan Rugani akan punya kesempatan menjadi deputi bek-bek tangguh Juventus. Pun jika memang tampik apik, dua bek modern tersebut punya peluang menggeser Andrea Barzagli yang sudah berusia 36 tahun. Sebuah target yang cukup tinggi, yang justru akan memacu mereka tampil sempurna di Piala Eropa U-21.<\/p>\n<p>Lini tengah Italia sendiri terasa sangat bertenaga dengan deretan pemain muda seperti Manuel Locatelli (AC Milan), Marco Benassi (Torino), dan Roberto Gagliardini (Internazionale Milano). Jika Locatelli dan Gagliardini belum menjadi pilihan utama di klub masing-masing, Benassi sudah andalan Torino. Selain olah bola, ketiganya punya daya jelajah baik. Jaminan keseimbangan di lini tengah bisa mereka berikan, apabila tampil sempurna sepanjang turnamen.<\/p>\n<p>Jika lini belakang dan tengah sudah cukup seimbang, maka lini depan Italia akan menjadi ancaman mutlak bagi lawan-lawan mereka. Domenico Berardi (Sassusolo), Federico Bernardeschi (Fiorentina), Federico Chiesa (Fiorentina), dan Alberto Cherri (Juventus) menawarkan kecerdikan dan ketajaman di dalam kotak penalti. Berlian muda yang bakal masuk daftar belanja klub-klub kaya di Eropa.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/solly-march-of-england-celebrates-as-scores-their-second-goal-with-picture-id658385168?k=6&amp;m=658385168&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=N43canRtlf5f1mKuGmmYr6tlOFd1_EUmi8lzB4gYwfg=\" alt=\"Inggris\" width=\"594\" height=\"417\" \/><\/p>\n<p><strong>Inggris<\/strong><\/p>\n<p>Bagaimana dengan Inggris? Pembinaan pemain muda yang tak terasa gaungnya cukup menyulitkan Inggris memproduksi <em>wonderkid <\/em>selanjutnya. Di dalam skuat asuhan Aidy Boothroyd, setidaknya ada dua nama yang cukup menjanjikan. Mereka adalah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/15\/maaf-harga-rob-holding-tak-sampai-50-juta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Rob Holding<\/a> dan James Ward-Prowse.<\/p>\n<p>Dibanding pemain-pemain lainnya, Holding dan Ward-Prowse lebih sering bermain di Liga Primer Inggris. Memang, Holding baru mendapatkan kesempatan di paruh akhir musim 2016\/2017, terutama setelah Arsene Wenger mulai bermain dengan tiga bek. Namun, dalam waktu yang cukup singkat tersebut, Holding menunjukkan potensi yang sangat besar, untuk ukuran pemain muda produksi Inggris.<\/p>\n<p>Ketika mulai mendapatkan kesempatan bermain, mantan bek Bolton Wonderers tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan Arsenal menjuarai Piala FA 2016\/2017. Meski masih muda, Holding sudah menunjukkan kecakapan ala bek veteran. Ia tenang, cakap dengan bola, dan dibekali pengambilan keputusan yang semakin membaik.<\/p>\n<p>Di lini tengah, Southampton sekali lagi membuktikan bahwa mereka adalah salah satu produsen pemain muda terbaik di Inggris. Adalah James Ward-Prowse, yang sudah rutin bermain untuk tim asuhan Ronald Koeman tersebut. Ward-Prowse juga punya kemampuan bola mati yang sangat baik. Sebuah kemampuan yang sempat membuatnya dibandingkan dengan David Beckham.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Melihat daftar pemain-pemain muda potensial di atas, maka tak heran apabila tim pencari bakat dari tim-tim kaya akan memenuhi tribun stadion. Pun, pemain-pemain tersebut pula yang akan banyak mewarnai sepak bola Eropa dalam lima tahun ke depan. Bocah ajaib dari negara mana yang akan mentas dan menjadi kandidat Ballon d\u2019Or selanjutnya?<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Koki <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tepatnya tanggal 16 Juni 2017, Piala Eropa U-21 yang digelar di Polandia akan dimulai. Jika melihat daftar pemain yang dibawa negara-negara unggulan, Anda akan menemukan deretan bocah ajaib yang bakal mencuri perhatian. Satu kesamaan dari para bocah ajaib ini adalah mereka sudah banyak melahap menit bermain di level tertingi. Tentu sangat menarik melihat mereka unjuk gigi dan melihat siapa yang paling terang bersinar. Jerman Jerman, dengan Bundesliga-nya, adalah salah satu penghasil pemain muda dengan kualitas elite. Bahkan, sejak masih belia, pemain-pemain ini sudah bermain rutin setiap pekannya. Hasil dari pembinaan yang berjenjang dan profesional menghasilkan skuat juara dunia. Dan di Piala Eropa U-21 ini, Jerman membawa beberapa pemain yang mungkin &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6081,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,78],"tags":[1164,1162,129,1163,109,348,492],"class_list":["post-6080","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-lannya","tag-england","tag-euro-u-21","tag-featured","tag-germany","tag-italia","tag-portugal","tag-spain"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Piala Eropa U-21 yang digelar di Polandia akan dimulai pada 16 Juni 2017. Kompetisi ini juga berpotensi jadi panggung aksi pemain muda potensial.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Piala Eropa U-21 yang digelar di Polandia akan dimulai pada 16 Juni 2017. Kompetisi ini juga berpotensi jadi panggung aksi pemain muda potensial.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-07T03:30:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-06-08T03:53:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/663992702.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib\",\"datePublished\":\"2017-06-07T03:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-08T03:53:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/\"},\"wordCount\":1122,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/663992702.jpg\",\"keywords\":[\"England\",\"Euro U-21\",\"Featured\",\"Germany\",\"Italia\",\"Portugal\",\"Spain\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/\",\"name\":\"Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/663992702.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-07T03:30:00+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-08T03:53:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Piala Eropa U-21 yang digelar di Polandia akan dimulai pada 16 Juni 2017. Kompetisi ini juga berpotensi jadi panggung aksi pemain muda potensial.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/07\\\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/663992702.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/663992702.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Tiimnas U-21 Italia saat uji coba dengan timnas U-21 Prancis beberapa waktu lalu.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib | Football Tribe Indonesia","description":"Piala Eropa U-21 yang digelar di Polandia akan dimulai pada 16 Juni 2017. Kompetisi ini juga berpotensi jadi panggung aksi pemain muda potensial.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib | Football Tribe Indonesia","og_description":"Piala Eropa U-21 yang digelar di Polandia akan dimulai pada 16 Juni 2017. Kompetisi ini juga berpotensi jadi panggung aksi pemain muda potensial.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-07T03:30:00+00:00","article_modified_time":"2017-06-08T03:53:28+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/663992702.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib","datePublished":"2017-06-07T03:30:00+00:00","dateModified":"2017-06-08T03:53:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/"},"wordCount":1122,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/663992702.jpg","keywords":["England","Euro U-21","Featured","Germany","Italia","Portugal","Spain"],"articleSection":["Eropa","Lainnya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/","name":"Piala Eropa U-21: Panggung Bocah Ajaib | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/663992702.jpg","datePublished":"2017-06-07T03:30:00+00:00","dateModified":"2017-06-08T03:53:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Piala Eropa U-21 yang digelar di Polandia akan dimulai pada 16 Juni 2017. Kompetisi ini juga berpotensi jadi panggung aksi pemain muda potensial.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/07\/piala-eropa-u-21-panggung-bocah-ajaib\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/663992702.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/663992702.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Tiimnas U-21 Italia saat uji coba dengan timnas U-21 Prancis beberapa waktu lalu."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6080"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6080\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6081"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}