{"id":5891,"date":"2017-06-03T14:30:26","date_gmt":"2017-06-03T07:30:26","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=5891"},"modified":"2017-06-03T12:15:36","modified_gmt":"2017-06-03T05:15:36","slug":"pemain-terburuk-di-la-liga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/","title":{"rendered":"Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\/2017"},"content":{"rendered":"<p>Dengan berakhirnya Liga Spanyol musim 2016\/2017, kita sudah melihat daftar sebelas pemain terbaik maupun pemain muda terbaik. Namun, bagaimana dengan pemain-pemain terburuk? Mari kita lihat <em>Worst XI<\/em> La Liga musim 2016\/2017 versi Football Tribe.<\/p>\n<h2><strong>Kiper<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/goalkeeper-salvatore-sirigu-of-osasuna-reacts-during-the-la-liga-picture-id684706956?k=6&amp;m=684706956&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=ivBlElxnQG9UHVXyzWoD9LU8GNGRhGHg5KigE6lyaDk=\" alt=\"Salvatore Sirigu\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Salvatore Sirigu<\/strong><\/h3>\n<p>Masa-masa keemasan mantan <em>portero<\/em> Gli Azzuri ini seolah sudah lama berlalu. Karena gagal bersaing dengan Kevin Trapp di Paris Saint-Germain dan Sergio Rico di Sevilla, Sirigu terdampar di Osasuna. Sialnya, meski baru bergabung di paruh kedua musim 2016\/2017, ia menderita kebobolan 54 gol dalam 20 pertandingan, termasuk kala digelontor tujuh gol melawan Barcelona.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<h2><strong>Bek tengah<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/fernando-amorebieta-defender-of-sporting-de-gijon-during-the-la-liga-picture-id669507854?k=6&amp;m=669507854&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=PXmFWx165537B3yHa6UEVqqYK4wA0dBqBUWcO0seFAY=\" alt=\"Fernando Amorebieta\" width=\"594\" height=\"396\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Fernando Amorebieta, pemain bertahan asal Sporting Gijon.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Fernando Amorebieta dan Aymen Abdennour<\/strong><\/h3>\n<p>Dua musim lalu, Valencia memiliki duet palang pintu kelas dunia dalam diri Nicolas Otamendi dan Shkodran Mustafi. Di musim 2016\/2017, keduanya tak ada lagi, digantikan oleh duet Ezequiel Garay dan Abdennour. Dua nama terakhir bisa dibilang bencana bagi Valencia, terlihat dari terdamparnya Los Che di posisi 12 klasemen akhir dan kebobolan 65 gol. Terkadang salah satu dari keduanya digantikan oleh bek pinjaman dari Manchester City, Eliaquim Mangala, tapi tak banyak membawa perubahan.<\/p>\n<p>Namun, nama yang lebih pas mendampingi Abdennour di lini belakang adalah Fernando Amorebieta. Pemain Venezuela yang sempat disegani di Athletic Bilbao tersebut tampil melempem bersama Sporting Gijon. Ia gagal mengawal lini belakang Sporting hingga akibatnya terperosok degradasi.<\/p>\n<h2><strong>Bek kiri<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/jeremy-mathieu-of-fc-barcelona-in-action-during-their-la-liga-match-picture-id652947418?k=6&amp;m=652947418&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=PFrx7_0Rg5i8UrRMauBURL1g4B1DhVjiLnzYMfJyGQo=\" alt=\"Jeremy Mathieu\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Jeremy Mathieu<\/strong><\/h3>\n<p>Semua orang tahu bek Prancis ini sering bermain buruk, tapi musim 2016\/2017 seolah menjadi puncak performa buruknya di Barcelona. Kegagalannya mengawal pergerakan Sandro Ramirez yang berujung gol ketika Barcelona kalah 0-2 dari Malaga merupakan salah satu momen kunci kegagalan Barca meraih juara liga musim ini. Sepanjang musim, Mathieu juga selalu membuat degup jantung para Cules berdebar-debar tiap kali ia dimainkan.<\/p>\n<h2><strong>Bek kanan<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/danilo-of-real-madrid-in-action-during-the-international-champions-picture-id482373330?k=6&amp;m=482373330&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=PnDZRCTlP53UEV0oUsxBr66WFFeZKVEU3pAamhbixSk=\" alt=\"Danilo\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Danilo<\/strong><\/h3>\n<p>Musim 2015\/2016 adalah mimpi buruk bagi Danilo. Namanya muncul hampir di setiap daftar pemain terburuk versi media mana pun. Performanya lumayan meningkat di musim 2016\/2017, dengan catatan satu gol dan dua asis. Situs <em>WhoScored <\/em>juga memberinya nilai rata-rata cukup impresif, yaitu 7,41. Namun, mengingat harga di atas 30 juta euro yang dikeluarkan Real Madrid untuk mendatangkannya, Danilo bisa dibilang masih jauh dari memuaskan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><strong>Gelandang<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/matias-kranevitter-of-sevilla-fc-reacts-during-the-uefa-champions-picture-id620670318?k=6&amp;m=620670318&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=0UlaqNkkyjWo8YSZnC033vHbQWVapOwumor0RscS3wU=\" alt=\"Matias Kranevitter\" width=\"594\" height=\"379\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Matias Kranevitter (Sevilla)<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Matias Kranevitter, Bebe, Andre Gomes, Nico Gaitan<\/strong><\/h3>\n<p>Memilih pemain-pemain tengah terburuk di La Liga 2016\/2017 ternyata susah-susah gampang. Banyak pemain yang dinilai buruk oleh beberapa media. Ivan Rakitic misalnya, namun, justru ia tak jarang bermain spektakuler seperti kala mengalahkan Real Madrid di kandangnya.<\/p>\n<p>Namun, hampir semua orang pasti setuju jika nama Andre Gomes masuk daftar pemain tengah terburuk. Pemain yang didatangkan dengan harga fantastis, 35 juta euro plus beberapa insentif lain, gagal menyempurnakan lini tengah Barcelona. Pemain Portugal ini bahkan terpilih sebagai rekrutan terburuk musim 2016\/2017 versi <em>Marca<\/em>.<\/p>\n<p>Dua nama lain bisa diisi dua pemain Atletico Madrid asal Argentina, Nicolas Gaitan dan Matias Kranevitter. Nama pertama boleh dibilang hanya bersinar di pertandingan-pertandingan mudah yang dijalani Atletico, seperti ketika membantai Sporting Gijon dan Osasuna.<\/p>\n<p>Namun, Gaitan gagal mencatatkan dirinya di daftar pemain inti jika Atletico menghadapi pertandingan-pertandingan penting. Senasib dengan Gaitan, Kranevitter menjalani musim yang bisa dibilang cukup terlupakan. Masa peminjamannya di Sevilla dilalui tanpa mencatatkan sebiji gol maupun asis dalam 20 penampilan.<\/p>\n<p>Nama terakhir bisa diisi oleh Bebe. Pemain yang pernah menghebohkan dunia karena memikat Sir Alex Ferguson ini sekarang cukup betah di Eibar. Namun, tahun pertamanya tak berjalan mulus karena gagal bersaing dengan pemain asal Jepang, Takashi Inui. Bebe hanya tampil inti sebanyak delapan kali dengan 12 kali masuk sebagai pemain cadangan dan mencetak tiga gol.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><strong>Penyerang<\/strong><\/h2>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/paco-alcacer-of-barcelona-reacts-during-the-uefa-champions-league-picture-id670367874?k=6&amp;m=670367874&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=5jt8VbNRbXvyuv1f0b7QXWAl_0tVIWTDWwyX_SHsIBU=\" alt=\"Paco Alcacer\" width=\"594\" height=\"452\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Paco Alcacer, penyerang Barcelona.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Paco Alcacer dan John Guidetti<\/strong><\/h3>\n<p>Satu slot di lini depan sudah jelas diisi oleh Paco Alcacer. Penyerang nasional Spanyol ini mungkin menyesal telah meninggalkan Valencia, tempat dirinya dipuja-puji oleh publik. Di Barcelona, Alcacer hanya mencetak enam gol dari total 20 penampilan.<\/p>\n<p>Satu slot lain di lini depan bisa diisi oleh John Guidetti. Penyerang asal Swedia ini tampil impresif bersama Celta Vigo di Liga Europa, di mana Celta sukses menembus semifinal pertama mereka di kompetisi antarklub Eropa. Namun, Guidetti tampil kacau di La Liga. Dari sekitar 1.000 menit penampilannya, mantan pemain Manchester City dan Feyenoord ini hanya mencetak empat gol. Prestasi yang payah untuk seorang ujung tombak.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h2><strong>Manajer<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/head-coach-tony-adams-of-granada-cf-points-as-his-team-warm-up-before-picture-id669191904?k=6&amp;m=669191904&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=9s1FPikgdNRV-dUCSQJI8RIbWS62eskHftQfRSPlnNA=\" alt=\"Tony Adams\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Tony Adams (Granada)<\/strong><\/h3>\n<p>Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa tak ada satu pun nama pemain Granada masuk ke daftar terburuk, padahal mereka menduduki posisi paling buncit? Penyebabnya karena hampir semua pemain Granada tampil buruk musim ini!<\/p>\n<p>Tiga pelatih yang pernah menangani Granada, yaitu Paco Jemez, Lucas Alcaraz dan Tony Adams, juga pantas menjadi pelatih terburuk. Namun, kami memutuskan untuk memilih Adams sebagai pelatih terburuk. Meski hanya menangani Granada di enam pertandingan terakhir, reputasi pria Inggris ini hancur lebur karena tak mampu meraih satu poin pun.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5896 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/WORST-LALIGA-1-1024x1024.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"1024\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/01\/deretan-pemuda-u-23-terbaik-la-liga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Baca juga:Deretan Pemuda U-23 Pilihan dari La Liga versi Football Tribe Indonesia<\/strong><\/a><\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pencinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku \u2018Home &amp; Away\u2019.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dengan berakhirnya Liga Spanyol musim 2016\/2017, kita sudah melihat daftar sebelas pemain terbaik maupun pemain muda terbaik. Namun, bagaimana dengan pemain-pemain terburuk? Mari kita lihat Worst XI La Liga musim 2016\/2017 versi Football Tribe. Kiper Salvatore Sirigu Masa-masa keemasan mantan portero Gli Azzuri ini seolah sudah lama berlalu. Karena gagal bersaing dengan Kevin Trapp di Paris Saint-Germain dan Sergio Rico di Sevilla, Sirigu terdampar di Osasuna. Sialnya, meski baru bergabung di paruh kedua musim 2016\/2017, ia menderita kebobolan 54 gol dalam 20 pertandingan, termasuk kala digelontor tujuh gol melawan Barcelona.<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":5894,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,77],"tags":[129,178],"class_list":["post-5891","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-spanyol","tag-featured","tag-la-liga"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Football Tribe Indonesia telah merangkum sebelas pemain yang tampil di bawah performa mereka sepanjang musim 2016\/2017di La Liga Spanyol.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Football Tribe Indonesia telah merangkum sebelas pemain yang tampil di bawah performa mereka sepanjang musim 2016\/2017di La Liga Spanyol.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-03T07:30:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/615665428.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"376\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\\\/2017\",\"datePublished\":\"2017-06-03T07:30:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/\"},\"wordCount\":795,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/615665428.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"La Liga\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Spanyol\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/\",\"name\":\"Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\\\/2017 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/615665428.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-03T07:30:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Football Tribe Indonesia telah merangkum sebelas pemain yang tampil di bawah performa mereka sepanjang musim 2016\\\/2017di La Liga Spanyol.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/pemain-terburuk-di-la-liga\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/615665428.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/615665428.jpg\",\"width\":594,\"height\":376,\"caption\":\"Jeremy Mathieu, pemain bertahan yang bermain bagi Barcelona.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","description":"Football Tribe Indonesia telah merangkum sebelas pemain yang tampil di bawah performa mereka sepanjang musim 2016\/2017di La Liga Spanyol.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Football Tribe Indonesia telah merangkum sebelas pemain yang tampil di bawah performa mereka sepanjang musim 2016\/2017di La Liga Spanyol.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-03T07:30:26+00:00","og_image":[{"width":594,"height":376,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/615665428.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\/2017","datePublished":"2017-06-03T07:30:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/"},"wordCount":795,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/615665428.jpg","keywords":["Featured","La Liga"],"articleSection":["Eropa","Spanyol"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/","name":"Pemain-Pemain Terburuk di La liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/615665428.jpg","datePublished":"2017-06-03T07:30:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Football Tribe Indonesia telah merangkum sebelas pemain yang tampil di bawah performa mereka sepanjang musim 2016\/2017di La Liga Spanyol.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/pemain-terburuk-di-la-liga\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/615665428.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/615665428.jpg","width":594,"height":376,"caption":"Jeremy Mathieu, pemain bertahan yang bermain bagi Barcelona."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5891","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5891"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5891\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5894"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5891"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5891"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5891"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}