{"id":5838,"date":"2017-06-03T10:00:32","date_gmt":"2017-06-03T03:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=5838"},"modified":"2017-06-03T00:18:11","modified_gmt":"2017-06-02T17:18:11","slug":"hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/","title":{"rendered":"Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze"},"content":{"rendered":"<p>Syahdan, ketika J\u00fcrgen Klopp pertama kali tiba di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/30\/5-kabar-muram-bagi-borussia-dortmund\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Borussia Dortmund<\/a> sebagai pelatih baru tim tersebut, pihak klub segera memberi tahu bahwa di akademi ada pemain dengan bakat luar biasa. Awalnya Klopp tidak terlalu menghiraukan, karena ia pikir bakat yang dibicarakan mungkin hanya sesuatu yang dilebih-lebihkan. Namun setelah Klopp melihat langsung aksi sang pemain, ia begitu terpukau. Jantungnya berdegup kencang, ketika menyadari bahwa sosok pemain muda yang ia lihat ternyata memang hebatnya bukan main. Sosok pemain tersebut adalah Mario G\u00f6tze.<\/p>\n<p><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/mario-goetze-of-dortmund-looks-on-during-the-bundesliga-match-between-picture-id640838086?k=6&amp;m=640838086&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=8IqOKn5lF59MJQTfJ57jiep9IqCnrB8bYD-Kin7eQcs=\" alt=\"Mario Goetze\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/strong><\/p>\n<h3><strong>Julukan sebagai Messi-nya Jerman <\/strong><\/h3>\n<p>Klopp sadar betul bahwa pemain binaan akademi Dortmund tersebut memiliki bakat yang luar biasa. Berposisi sebagai gelandang serang, G\u00f6tze sejak kanak-kanak sudah terkenal dengan kecepatan dan kemampuan menggiring bolanya yang luar biasa. Maka pada musim debutnya pada tahun 2009, Klopp mencoba memainkan G\u00f6tze di posisi yang lebih melebar.<\/p>\n<p>Hanya bermain lima kali di musim debutnya, ia lalu menjadi penggawa inti di musim kedua. G\u00f6tze terus memperlihatkan kemampuannya sebagai pemain hebat. Penampilannya yang apik pada Bundesliga musim 2010\/2011 membuat G\u00f6tze menuai banyak pujian. Matthias Sammer menyebut G\u00f6tze sebagai bakat terbaik yang pernah diproduksi oleh Jerman.<\/p>\n<p>Sementara legenda sepak bola Negeri Panser, Franz Beckenbauer, berujar bahwa tidak ada pesepak bola yang bermain seperti G\u00f6tze dan menyamakan G\u00f6tze dengan dewa sepak bola asal Argentina, Lionel Messi. Sejak saat itulah G\u00f6tze mengemban julukan sebagai \u201cMessi Jerman\u201d.<\/p>\n<p>G\u00f6tze terus bermain hebat untuk Dortmund dan berhasil membawa tim meraih gelar juara Bundesliga dua musim beruntun pada 2010\/2011 dan 2011\/2012. Ia kemudian seakan mendapatkan partner sehati ketika klub mendaratkan Marco Reus. Kombinasi keduanya membuat Dortmund tidak hanya ditakuti di Jerman, tetapi juga di seluruh Eropa. Mereka berlari dan mencetak gol. Para penggemar merasa mereka akan menjadi legenda klub suatu hari nanti.<\/p>\n<p>Namun, takdir ternyata membimbing keduanya untuk berpisah jalan. G\u00f6tze dengan segala potensi dan bakatnya memang diperuntukkan untuk sesuatu yang lebih besar.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/mario-goetze-of-muenchen-looks-on-during-the-bundesliga-match-between-picture-id533003804?k=6&amp;m=533003804&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=9lav3Y83cPUuqn9NwoZFIL5DYNCd4C4smNufqga1yyw=\" alt=\"Mario Goetze\" width=\"594\" height=\"391\" \/><\/p>\n<h3><strong>Hijrah ke Bayern M\u00fcnchen dan gelar juara Piala Dunia 2014<\/strong><\/h3>\n<p>Hanya selang 36 jam sebelum digelarnya final Liga Champions 2013 yang mempertemukan antara Dortmund berhadapan dengan FC Bayern, sebuah pengumuman mengejutkan muncul. G\u00f6tze sepakat untuk hijrah dari Dortmund ke Bayern dengan transfer sebesar 37 juta euro. Sekaligus membuat dirinya menjadi pemain termahal kedua Jerman setelah Mesut Ozil.<\/p>\n<p>Ada banyak alasan yang membuat G\u00f6tze menyeberang ke kubu rival. Pertama, fakta bahwa ia merupakan putra daerah Bavaria adalah sesuatu yang tidak bisa dipungkiri. Kemudian juga soal mitos bahwa hampir semua pesepak bola di Jerman selalu memimpikan memakai seragam kebesaran FC Hollywood. Apalagi ketika melakukan negosiasi, Die Rotten berujar kepada G\u00f6tze bahwa tawaran dari mereka hanya akan datang sekali ini saja. <em>Now or never<\/em>!<\/p>\n<p>Paruh pertamanya di tim tersukses Jerman tersebut agak kepayahan. Ia kesulitan menggeser para pemain yang lebih senior di posisi gelandang seperti Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos, dan Thomas M\u00fcller. Apalagi klub saat itu juga mendaratkan gelandang lain yaitu, Thiago Alcantara. Posisi G\u00f6tze serba sulit. Tapi Pep Guardiola, yang datang menggantikan Juup Heynckes, kelewat menyukai G\u00f6tze dan berusaha agar bisa mengakomodir kemampuan pemainnya tersebut.<\/p>\n<p>Akhirnya sejak putaran kedua Bundesliga, G\u00f6tze bermain di posisi <em>false nine<\/em> secara reguler di tim. Perubahan peran bermain ini membuat bakat G\u00f6tze berhasil dimaksimalkan. Catatan golnya meningkat drastis, begitu pula dengan asis yang ia buat. Di akhir musim Bundesliga 2013\/2014, G\u00f6tze berhasil menyaragkan sepuluh gol dan delapan asis di Bundesliga.<\/p>\n<p>Penampilannya tersebut kemudian membawa G\u00f6tze diikutsertakan ke timnas Jerman yang berlaga di Piala Dunia 2014 Brasil. Bersama generasi terbaik sepak bola Jerman di milenium baru, ia kemudian membawa tim hingga ke partai final. Dalam partai puncak berhadapan dengan Messi dan timnas Argentina yang digelar di Maracana tersebut, G\u00f6tze masuk pada menit ke-88 menggantikan penyerang legendaris, Miroslav Klose.<\/p>\n<p>Dan sesaat sebelum G\u00f6tze masuk ke lapangan, munculah ungkapan dari Joachim L\u00f6w, pelatih Jerman kepada G\u00f6tze. Yang kemudian akan terus terkenang dan tercatat dalam sejarah.<\/p>\n<p>\u201cTunjukkan kepada dunia kalau kamu jauh lebih hebat ketimbang Messi, dan akan jadi penentu (gelar) juara Piala Dunia!\u201d<\/p>\n<p>25 menit kemudian, setelah memasuki perpanjangan waktu, menerima sodoran dari Andre Sch\u00fcrrle, G\u00f6tze kemudian menyarangkan bola ke gawang Argentina. Gol tunggal dari G\u00f6tze tersebut membawa Jerman meraih gelar juara dunia untuk keempat kalinya. Juga mengantar tim Panser menjadi negara Eropa pertama yang menjuarai Piala Dunia di tanah Amerika.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/mario-goetze-of-borussia-dortmund-in-action-during-the-bandesliga-picture-id626131514?k=6&amp;m=626131514&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=IQm2QvKuIMZAu9qxfNUd6NBT2RlsQhZnl9W-clq-12s=\" alt=\"Mario Goetze\" width=\"594\" height=\"396\" \/><\/p>\n<h3><strong>Nasib terkini<\/strong><\/h3>\n<p>Setelah kejadian luar biasa di Maracana 2014, semua beranggapan bahwa hal tersebut akan jadi momentum yang membawa G\u00f6tze ke tahap yang lebih tinggi dalam kariernya. Namun, ternyata roda nasib berputar ke arah yang berbeda. Musim keduanya dijalani dengan cukup baik, di mana ia tetap bermain reguler di FC Bayern dan mencetak beberapa gol. Tapi di musim ketiganya segala sesuatu menjadi semakin sulit.<\/p>\n<p>Thiago terus berkembang menjadi gelandang kelas dunia. Sementara G\u00f6tze kepayahan karena serangkaian cedera menimpanya. Ia hanya mencetak tiga gol di musim terakhirnya di FC Bayern. Hingga pada awal musim 2016\/2017, G\u00f6tze, si anak hilang, pulang kembali ke Dortmund.<\/p>\n<p>G\u00f6tze pulang ke Dortmund dengan harapan ia bisa memperbaiki kariernya. Kembali ke awal ketika segalanya di mulai. Namun malang tak dapat dihindar. Dalam upaya penyembuhan cedera otot yang ia terima di permulaan musim, diketahui bahwa G\u00f6tze <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/19\/perihal-penyakit-misterius-mario-gotze\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">menderita penyakit langka<\/a> yang kemungkinan bisa saja membuat ia lumpuh.<\/p>\n<p>G\u00f6tze dan pihak klub kemudian merilis kabar ini dan menyebut G\u00f6tze akan absen hingga waktu yang tidak ditentukan. Semakin pilu karena penyakit ini disebut-sebut salah satu penyebabnya adalah karena otot G\u00f6tze terus dipaksa bekerja keras sejak masih muda.<\/p>\n<p>Selalu ada kabar positif soal kesembuhannya, tetapi juga diiringi kabar lain bahwa G\u00f6tze sulit sembuh. Sebuah nasib tragis bagi pemain pemenang Piala Dunia yang dahulu sempat disebut sebagai Lionel Messi dari Jerman.<\/p>\n<p>Kebetulan 3 Juni hari ini adalah hari ulang tahunnya. Mari doakan ia bisa pulih seperti sedia kala. Lekas sembuh dan lekas kembali ke lapangan, <em>World Cup winner, <\/em>Mario G\u00f6tze!<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Syahdan, ketika J\u00fcrgen Klopp pertama kali tiba di Borussia Dortmund sebagai pelatih baru tim tersebut, pihak klub segera memberi tahu bahwa di akademi ada pemain dengan bakat luar biasa. Awalnya Klopp tidak terlalu menghiraukan, karena ia pikir bakat yang dibicarakan mungkin hanya sesuatu yang dilebih-lebihkan. Namun setelah Klopp melihat langsung aksi sang pemain, ia begitu terpukau. Jantungnya berdegup kencang, ketika menyadari bahwa sosok pemain muda yang ia lihat ternyata memang hebatnya bukan main. Sosok pemain tersebut adalah Mario G\u00f6tze. Julukan sebagai Messi-nya Jerman Klopp sadar betul bahwa pemain binaan akademi Dortmund tersebut memiliki bakat yang luar biasa. Berposisi sebagai gelandang serang, G\u00f6tze sejak kanak-kanak sudah terkenal dengan kecepatan dan kemampuan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":5839,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[89],"tags":[918,419,129,676,122],"class_list":["post-5838","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom","tag-bayern-muenchen","tag-borussia-dortmund","tag-featured","tag-mario-gotze","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebuah nasib tragis bagi pemain pemenang Piala Dunia yang dahulu sempat disebut sebagai Lionel Messi dari Jerman: Mario G\u00f6tze.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebuah nasib tragis bagi pemain pemenang Piala Dunia yang dahulu sempat disebut sebagai Lionel Messi dari Jerman: Mario G\u00f6tze.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-06-03T03:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Mario-Gotze1200x674px.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze\",\"datePublished\":\"2017-06-03T03:00:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/\"},\"wordCount\":978,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/Mario-Gotze1200x674px.jpg\",\"keywords\":[\"Bayern Muenchen\",\"Borussia Dortmund\",\"Featured\",\"Mario Gotze\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Kolom\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/\",\"name\":\"Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/Mario-Gotze1200x674px.jpg\",\"datePublished\":\"2017-06-03T03:00:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sebuah nasib tragis bagi pemain pemenang Piala Dunia yang dahulu sempat disebut sebagai Lionel Messi dari Jerman: Mario G\u00f6tze.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/06\\\/03\\\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/Mario-Gotze1200x674px.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/06\\\/Mario-Gotze1200x674px.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Mario G\u00f6tze\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze | Football Tribe Indonesia","description":"Sebuah nasib tragis bagi pemain pemenang Piala Dunia yang dahulu sempat disebut sebagai Lionel Messi dari Jerman: Mario G\u00f6tze.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sebuah nasib tragis bagi pemain pemenang Piala Dunia yang dahulu sempat disebut sebagai Lionel Messi dari Jerman: Mario G\u00f6tze.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-06-03T03:00:32+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Mario-Gotze1200x674px.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze","datePublished":"2017-06-03T03:00:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/"},"wordCount":978,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Mario-Gotze1200x674px.jpg","keywords":["Bayern Muenchen","Borussia Dortmund","Featured","Mario Gotze","Slider"],"articleSection":["Kolom"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/","name":"Hikayat Tentang Messi dari Jerman, Mario G\u00f6tze | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Mario-Gotze1200x674px.jpg","datePublished":"2017-06-03T03:00:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sebuah nasib tragis bagi pemain pemenang Piala Dunia yang dahulu sempat disebut sebagai Lionel Messi dari Jerman: Mario G\u00f6tze.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/06\/03\/hikayat-messi-dari-jerman-mario-gotze\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Mario-Gotze1200x674px.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/Mario-Gotze1200x674px.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Mario G\u00f6tze"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5838","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5838"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5838\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5839"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5838"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5838"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5838"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}