{"id":5632,"date":"2017-05-29T11:30:48","date_gmt":"2017-05-29T04:30:48","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=5632"},"modified":"2017-05-29T06:01:41","modified_gmt":"2017-05-28T23:01:41","slug":"tur-akhir-musim-klub-eropa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/","title":{"rendered":"Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata?"},"content":{"rendered":"<p>Hanya beberapa hari setelah menjalani laga pamungkas Liga Primer Inggris, Liverpool dan Tottenham Hotspur langsung menggelar tur. The Reds ke Australia sementara Spurs menuju Hong Kong. Meski bukan fenomena baru, laga uji coba akhir musim kembali menimbulkan tanda tanya besar: Semata-mata karena uang?<\/p>\n<p>Kritikan yang terus menerpa tampak tak membuat klub-klub Eropa goyah akan kebijakan terbang ribuan kilometer demi sebuah pertandingan persahabatan dengan turut membawa para pemain yang baru saja menjalani musim yang sangat padat. Liverpool total menjalani 47 laga musim 2016\/2017 ini, sementara Tottenham lebih banyak enam partai mengingat partisipasinya di Liga Champions Eropa dan Liga Europa (ya, tetangga Arsenal ini kandas di fase grup Liga Champions).<\/p>\n<p>The Reds sebenarnya baru saja melakoni laga penentuan yang menguras stamina para pemain, kontra Middlesbrough di Anfield. Tiga hari setelahnya, plus dipotong waktu penerbangan yang panjang, anak asuh <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/01\/slow-rock-liverpool-bersama-klopp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Juergen Klopp<\/a> sudah harus berada di ANZ Stadium untuk meladeni perlawanan tim lokal, Sydney FC.<\/p>\n<p>Liverpool memang mengakali ini dengan melibatkan beberapa legendanya untuk tampil bersama tim utama. Deretan nama mulai dari Daniel Agger, Steve McManaman, Jamie Carragher, hingga sang kapten legendaris, Steven Gerrard turut disertakan.<\/p>\n<p>Akan tetapi faktanya, tiga pemain yang masuk dalam <em>starting eleven<\/em> kontra Boro, Dejan Lovren, Roberto Firmino, dan Daniel Sturridge, turut diturunkan sejak menit awal laga. Menyusul kemudian Adam Lallana dan Joel Matip usai turun minum. Bagaimana dengan Spurs? Kondisinya ternyata tidak jauh berbeda.<\/p>\n<p>Hugo Lloris, Toby Alderweireld, Ben Davies, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/11\/paradoks-son-heung-min-untuk-tottenham-hotspur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Son Heung-min<\/a>, dan Christian Eriksen tampil sejak peluit panjang berbunyi dalam laga <em>post-season <\/em>kontra Kitchee FC, atau hanya lima hari setelah jadi pemain inti pada partai pamungkas liga di kandang Hull City.<\/p>\n<p>Sementara Vincent Wanyama, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/sebuah-anomali-bernama-eric-dier\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Eric Dier<\/a>, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/dele-alli-ikuti-jalan-terang-gareth-bale\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Dele Alli<\/a>, dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/12\/harry-kane-yang-lebih-tajam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Harry Kane<\/a> diturunkan sejak babak kedua dimulai. Sulit membayangkan bagaimana rasanya jadi para pemain mengingat panjangnya jarak dan waktu perjalanan hanya demi pertandingan tersebut.<\/p>\n<h3><strong>Dua alibi berbeda<\/strong><\/h3>\n<p>Lantas, apa alasan sebenarnya klub menggelar laga akhir musim ini? Jelang keberangkatan ke Australia, Klopp memberikan pandangannya. Kepada situs resmi klub, pria asal Jerman menyebut tur ke Negeri Kanguru bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi suporter melihat pemain idolanya dari dekat. \u201cItulah tugas kami,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Tak bisa dimungkiri salah satu tujuan setiap laga pra-musim di Asia Pasifik adalah memuaskan dahaga suporter yang tak semuanya berkesempatan menyaksikan langsung laga di Inggris atau belahan Eropa lainnya. Di Australia sendiri, rata-rata penonton yang datang menyaksikan laga Liverpool berkisar 70 hingga 90 ribuan atau hampir setengahnya dari kapasitas Anfield.<\/p>\n<p>Alasan lain diungkap manajer Tottenham, Mauricio Pochettino. Dua tahun lalu pria asal Argentina itu didera kritikan sebelum uji coba akhir musim Spurs, juga di Australia. \u201cIni penting bagi kami untuk menghindari tur pra-musim. Bukanlah hal yang tepat ke Asia atau Amerika Serikat sebelum musim bergulir untuk melakukan aktivitas komersial,\u201d belanya seperti dilansir <em>Mirror<\/em>.<\/p>\n<p>Apa yang dikatakan Pochettino memang sempat dialami Klopp dan Liverpool musim ini. The Reds yang mengikuti turnamen pra-musim bertajuk International Champions Cup di Amerika Serikat (AS), tiba-tiba turun mesin di awal tahun baru. Alhasil posisi Philippe Coutinho dan kawan-kawan yang sempat jadi pesaing juara, merosot jauh. Meski demikian, dua alibi ini tampaknya masih belum cukup kuat untuk menutupi motif ekonomi di belakangnya.<\/p>\n<p>Sejauh mata memandang, apa yang dilakukan Liverpool di Sydney beberapa hari lalu memang tak terlihat sebagai aktivitas komersial. Hari-hari Sturridge dan kawan-kawan diisi berwisata ke Pantai Bondi, bercengkerama bersama koala hingga mengunjungi rumah sakit lokal. Namun, jelas ada harga yang dipatok guna mendatangkan klub sekelas Liverpool ke Australia.<\/p>\n<p>Sementara itu tujuan Spurs ke Asia di akhir musim ini sudah terlihat jelas sehari sebelum laga kontra Kitchee dipentaskan. Kehadiran Kane dan kawan-kawan ke Hong Kong sekaligus menandai perpanjangan kontrak sponsor utama, AIA, hingga 2022 mendatang.<\/p>\n<p>Tottenham yang sudah menjalani hampir lima ribu menit di atas lapangan sepanjang musim ini, masih harus melakoni satu partai lagi demi sebuah kerja sama komersial. Representasi yang sulit dijauhkan dari kata perbudakan modern, atau mungkin sekadar liburan, seperti diutarakan juru taktik Arsenal, Arsene Wenger.<\/p>\n<p>\u201cTur akhir musim tak ubahnya mimpi buruk,\u201d sebutnya kepada <em>The Guardian<\/em> medio 2015 lalu. Menurut manajer berjuluk The Professor itu, orang-orang datang ke stadion menyaksikan pemain yang pikirannya sudah mengawang-awang ke masa liburan. \u201cMungkin ini tak lebih dari tur liburan dan bersantai bersama-sama, tapi sejujurnya untuk perspektif sepak bola, tak ada artinya sama sekali,\u201d pungkas Wenger.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium\" src=\"http:\/\/media.gettyimages.com\/photos\/chelsea-and-manchester-city-players-line-up-prior-to-kickoff-picture-id611461528?k=6&amp;m=611461528&amp;s=594x594&amp;w=0&amp;h=6AuKENmhDmpFbVDb9lcgVR-bvjvZKfBZ_-nzEHq5jzA=\" width=\"594\" height=\"320\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Chelsea dan Manchester City yang melakukan laga pra musim di Amerika pada tahun 2013 lalu.<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Bukan barang baru<\/strong><\/p>\n<p>Sejatinya praktik uji coba akhir musim bukanlah sesuatu yang baru bagi klub-klub Liga Primer Inggris. Selain Tottenham dan Liverpool, Manchester City dan Chelsea pernah menjalaninya. Bahkan yang lebih ekstrem, dua klub papan atas itu pernah saling bentrok dalam tak hanya satu, tapi dua pertandingan persahabatan di AS.<\/p>\n<p>Entah apa yang ada di benak manajemen City dan Chelsea kala melangsungkan dua pertandingan dengan waktu berdekatan di Negeri Paman Sam. Di Busch Stadium, St. Louis, The Blues kalah 3-4 atas The Citizens, 23 Mei 2013 silam, sebelum kembali takluk 3-5 di Yankee Stadium, New York, dua hari setelahnya, atau empat hari usai pekan terakhir Liga Primer 2012\/2013.<\/p>\n<p>City memang dikenal kerap menggelar laga akhir musim. Setahun berselang, klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu dijamu Al Ain, beberapa hari setelah juara liga. Akhir musim 2014\/2015, David Silva dan kawan-kawan kembali ke Amerika Utara untuk menghadapi Toronto FC. Sementara Chelsea juga sempat berkunjung ke Australia, tepatnya Sydney, di akhir musim lalu.<\/p>\n<p>Sydney tampaknya jadi destinasi favorit mengingat laga perdana tur akhir musim Spurs juga terjadi di sana, 2015 lalu. Namun, tak semua partai sejenis terjadi di Asia Pasifik. Liverpool pernah melakoni partai penutup musim di Dublin, Irlandia, kala menang telak atas Shamrock Rovers. Dari sederet laga akhir musim yang dijalani, uang memang tak pernah lepas.<\/p>\n<p>Selain uang bayaran per laga, potensi pemasukan dari penjualan <em>merchandise<\/em> hingga <em>deal<\/em> dengan sponsor juga jadi keuntungan tersendiri bagi klub elite Eropa yang menjalani tur jauh dari rumah. Barcelona dan Real Madrid, yang punya nilai tak berbeda jauh dengan tim papan atas Liga Primer saja, kini sudah menembus angka 40 miliar rupiah.<\/p>\n<p>Hal ini diakui presenter yang juga aktif di dunia promotor olahraga Indonesia, Tio Nugroho. \u201cItu belum termasuk lima lantai hotel yang akan dikosongkan dan mobil 20 buah. Dipakai atau tidak nantinya, jelas membutuhkan biaya besar,\u201d ujar Tio seperti dikutip dari <em>Detiksport<\/em>.<\/p>\n<p>Dana sekitar 2,5 juta paun didapat klub setiap melakoni pertandingan di Asia Pasifik dan AS. Meski tergolong tak terlalu besar, tapi terbilang cukup signifikan. Apalagi belum ditambah potensi sponsor dan pemasukan dari suporter. Uang, meski dibuat tak terlalu kentara, tetap jadi motif utama kerelaan klub menggelar laga amat jauh dari kandang dengan melibatkan para pemain yang baru saja jalani musim melelahkan.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Perdana Nugroho<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penulis bisa ditemui di akun Twitter <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/harnugroho\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">harnugroho<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hanya beberapa hari setelah menjalani laga pamungkas Liga Primer Inggris, Liverpool dan Tottenham Hotspur langsung menggelar tur. The Reds ke Australia sementara Spurs menuju Hong Kong. Meski bukan fenomena baru, laga uji coba akhir musim kembali menimbulkan tanda tanya besar: Semata-mata karena uang? Kritikan yang terus menerpa tampak tak membuat klub-klub Eropa goyah akan kebijakan terbang ribuan kilometer demi sebuah pertandingan persahabatan dengan turut membawa para pemain yang baru saja menjalani musim yang sangat padat. Liverpool total menjalani 47 laga musim 2016\/2017 ini, sementara Tottenham lebih banyak enam partai mengingat partisipasinya di Liga Champions Eropa dan Liga Europa (ya, tetangga Arsenal ini kandas di fase grup Liga Champions). The Reds &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":5634,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,78],"tags":[129,121,122,117],"class_list":["post-5632","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-lannya","tag-featured","tag-liverpool","tag-slider","tag-tottenham-hotspur"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meski bukan fenomena baru,tur akhir musim kembali menimbulkan tanda tanya besar: Apakah semua ini semata-mata karena uang?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski bukan fenomena baru,tur akhir musim kembali menimbulkan tanda tanya besar: Apakah semua ini semata-mata karena uang?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-29T04:30:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/687641794.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata?\",\"datePublished\":\"2017-05-29T04:30:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/\"},\"wordCount\":1085,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/687641794.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Liverpool\",\"Slider\",\"Tottenham Hotspur\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/\",\"name\":\"Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/687641794.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-29T04:30:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Meski bukan fenomena baru,tur akhir musim kembali menimbulkan tanda tanya besar: Apakah semua ini semata-mata karena uang?\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/29\\\/tur-akhir-musim-klub-eropa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/687641794.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/687641794.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Sepertinya Draxler cocok masuk dalam skuat Liverpool\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata? | Football Tribe Indonesia","description":"Meski bukan fenomena baru,tur akhir musim kembali menimbulkan tanda tanya besar: Apakah semua ini semata-mata karena uang?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Meski bukan fenomena baru,tur akhir musim kembali menimbulkan tanda tanya besar: Apakah semua ini semata-mata karena uang?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-29T04:30:48+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/687641794.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata?","datePublished":"2017-05-29T04:30:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/"},"wordCount":1085,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/687641794.jpg","keywords":["Featured","Liverpool","Slider","Tottenham Hotspur"],"articleSection":["Eropa","Lainnya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/","name":"Mempertanyakan Tur Akhir Musim Klub Eropa, Demi Keuntungan Semata? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/687641794.jpg","datePublished":"2017-05-29T04:30:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Meski bukan fenomena baru,tur akhir musim kembali menimbulkan tanda tanya besar: Apakah semua ini semata-mata karena uang?","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/tur-akhir-musim-klub-eropa\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/687641794.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/687641794.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Sepertinya Draxler cocok masuk dalam skuat Liverpool"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5632","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5632"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5632\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}