{"id":5501,"date":"2017-05-26T10:34:56","date_gmt":"2017-05-26T03:34:56","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=5501"},"modified":"2017-05-26T11:05:30","modified_gmt":"2017-05-26T04:05:30","slug":"carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/","title":{"rendered":"Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri"},"content":{"rendered":"<p>Harapan besar Persib Bandung di Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 tak selamanya berjalan lancar. Satu yang paling disorot adalah performa penyerang asing, Carlton Cole, yang belum juga menunjukkan kualitasnya. Dapat dikategorikan sebagai <em>marquee player, <\/em>eks Chelsea dan West Ham United itu bahkan belum sekalipun mencetak gol dalam tujuh partai liga yang dijalani Persib.<\/p>\n<p>Belakangan kesabaran manajemen klub asal Jawa Barat itu mulai menipis. Melalui manajer tim, Umuh Muchtar, Persib menuntut perbaikan dan perubahan dalam diri Cole. Bahkan yang mengejutkan, Umuh juga menyebut pemain asal Inggris itu punya perangai yang kurang baik di dalam tim dan terkesan eksklusif.<\/p>\n<p>\u201cDia (Cole) mesti mengikuti cara latihan Persib. <em>Masak <\/em>di lapangan sintetis dia tidak mau latihan? Itu membuat saya tidak suka,\u201d sebut Umuh seperti dilansir <em>Sindonews. <\/em>Pernyataan ini jauh berbeda dengan sikap Essien yang berstatus <em>marquee player<\/em> Persib, tapi sering terlihat membaur dan bahkan sempat mencoba mesin pemotong rumput di sesi latihan.<\/p>\n<p>Selain masalah di atas, fisik Cole juga dianggap tak pernah prima saat diturunkan <em>coach <\/em>Djadjang. Dalam tiga laga yang sudah dijalani bersama Persib, peraih trofi Liga Primer Inggris 2005\/2006 itu tak pernah tampil penuh. Setelah hanya diturunkan satu babak saat laga pembuka kontra Arema FC, Cole sejauh ini baru mencatatkan 105 menit laga. Ini belum ditambah fakta dirinya vakum dari sepak bola profesional selama delapan bulan sebelum dikontrak Maung Bandung.<\/p>\n<p>Pro dan kontra terjadi. Banyak yang menyebut kualitas Cole belum terlihat mengingat minimnya kesempatan bermain yang didapat. Namun menyimak performanya di atas lapangan, pemain dengan tinggi badan 191 sentimeter itu praktis hanya berlari dan sesekali mencoba duel udara. Jelas bukan ancaman nyata bagi pemain belakang lawan.<\/p>\n<h3><strong>Ikuti jejak kompatriot<\/strong><\/h3>\n<p>Kegagalan Cole untuk bersinar di sepak bola Indonesia sejauh ini, memang sudah diprediksi sejak awal musim. Kini pemain kelahiran London 33 tahun lalu itu mengikuti jejak kompatriotnya yang terlebih dahulu gagal saat mencoba kerasnya persaingan sepak bola di tanah air. Ironisnya daftar tersebut diwarnai dengan beberapa nama tenar sebut saja <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Lee Hendrie<\/a> hingga Marcus Bent.<\/p>\n<p>Hendrie datang ke Indonesia, tepatnya di Bandung FC, pada 2011 lalu dengan reputasi lebih dari 200 laga selama 12 musim di Liga Primer Inggris bersama Aston Villa dan pernah tampil membela timnas Inggris. Di Liga Primer Indonesia (LPI), dia tampil sebanyak 18 kali dan cetak tiga gol. Sayangnya LPI dibubarkan di tengah jalan dan belakangan, berita miring mulai dari kebangkrutan hingga rencana bunuh diri, mewarnai perjalanan hidupnya.<\/p>\n<p>Nama kedua adalah Marcus Bent. Datang di tahun yang sama dengan kehadiran Hendrie, Bent yang sebenarnya masih punya pamor di sepak bola Eropa, memilih Mitra Kukar sebagai destinasi anyarnya. Karier eks juru gedor Everton itu berlangsung tragis di Tenggarong setelah dipecat karena cuma mampu cetak empat gol dari sebelas laga Naga Mekes atau hanya lima bulan setelah direkrut.<\/p>\n<p>Teranyar ada nama pemain kelahiran Manchester, Daniel Heffernan, yang memperkuat Bali United pada Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Di Pulau Dewata, pemain depan berusia 29 tahun itu hanya tampil delapan kali dan tak mampu mencetak sebiji gol pun. Alhasil kariernya di Indonesia hanya berlangsung sekejap.<\/p>\n<p>Menyimak lebih luas, kegagalan pemain Inggris untuk cepat beradaptasi dan tampil bagus ternyata tak hanya berlangsung di Indonesia. Pesepak bola Negeri Ratu Elizabeth dikenal bukan petualang hebat. Mereka terkesan alergi dengan liga luar negeri dan tetap mempertahankan zona nyamannya di rumah.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_5502\" aria-describedby=\"caption-attachment-5502\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5502 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/505591718.jpg\" alt=\"Jermaine Pennant\" width=\"594\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/505591718.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/505591718-313x225.jpg 313w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/505591718-529x380.jpg 529w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/505591718-560x403.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5502\" class=\"wp-caption-text\">Jermaine Pennant saat dikontrak oleh Tampines Rovers.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Tak hanya di Indonesia<\/strong><\/h3>\n<p>Menyeberang ke negeri jiran, kabar heboh kepindahan eks pemain sayap Liverpool, Jermaine Pennant, ke S.League Singapura ternyata hanya berlangsung kurang lebih sembilan bulan. Pemain berusia 33 tahun itu bahkan tak masuk dalam <em>starting eleven<\/em> Tampines Rovers pada akhir karier tanpa trofinya di Singapura.<\/p>\n<p>Kembali ke belakang, contoh terpopuler adalah kurang bersinarnya bintang Liverpool yang raih Ballon d\u2019Or 2001, Michael Owen, saat pindah ke Real Madrid. Hijrah pada musim panas 2004, pemain kelahiran Chester ini hanya bertahan semusim di Santiago Bernabeu setelah lebih sering diturunkan dari bangku cadangan.<\/p>\n<p>Masih di klub yang sama, kisah tragis dan membingungkan dialami Jonathan Woodgate. Direkrut saat masih berkutat dengan cedera, eks Newcastle United itu akhirnya menjalani debut, yang bisa dibilang sebagai mimpi buruk tiap pemain baru. Kontra Athletic Bilbao, Woodgate mencetak gol bunuh diri dan tak lama kemudian, diusir wasit akibat menerima kartu kuning kedua.<\/p>\n<p>Di Italia dua musim lalu, trio Micah Richards, Ashley Cole, dan Ravel Morrison, juga tak bisa bertahan lama di Serie-A. Richards tinggalkan Fiorentina setelah hanya dipercaya tampil di beberapa laga saja, pun halnya dengan Cole. Sementara Morrison lebih parah. Perangainya di luar lapangan membuat Lazio gerah dan \u2018mengasingkannya\u2019 ke Queens Park Rangers.<\/p>\n<p>Musim ini saja tercatat hanya Joe Hart yang bermain di luar Inggris saat masih berstatus pemain tim nasional. Kepindahan kiper berusia 30 tahun itupun dengan status pinjaman setelah terdepak dari skuat utama Manchester City asuhan Pep Guardiola. Selebihnya, hanya nama-nama semisal Lewis Baker dan Andre Wisdom, legiun asal Inggris yang berkarier di luar negeri.<\/p>\n<p>Menurut data <em>Bleacherreport<\/em>, minimnya pemain asal Inggris yang berkarier di luar negeri dibandingkan dari Spanyol, Argentina, Prancis, atau Brasil, dipicu oleh mentalitas pesepak bola itu sendiri. Mereka terkesan sudah nyaman dengan pola pikir bahwa Liga Primer Inggris merupakan kompetisi terbaik di dunia saat ini. Padahal ironisnya, dalam beberapa tahun terakhir kompetisi regional Eropa kerap dikuasai wakil asal Spanyol.<\/p>\n<p>Selain itu, keengganan untuk beradaptasi dan mempelajari taktik baru juga jadi alasan minimnya ekspor pesepak bola dari Inggris. Alhasil, para pemain hanya tahu lebih banyak soal <em>kick and rush<\/em> dan saat menjalani turnamen akbar seperti Piala Dunia dan Piala Eropa, sulit untuk meladeni permainan tim-tim besar yang cenderung diisi pemain dari berbagai liga.<\/p>\n<p>Bukan hal yang asing saat Inggris yang difavoritkan media sendiri jadi juara setiap jelang turnamen, tiba-tiba tampil loyo dan angkat koper lebih awal. Media Inggris yang dikenal kejam, juga jadi pengaruh keengganan pemain lokal menjelajah ke luar. Di balik fakta tersebut, media di sisi lain juga berperan mendongkrak pamor pemain dan liga di Inggris.<\/p>\n<h3><strong>Empat kategori<\/strong><\/h3>\n<p>Akan tetapi bukan berarti semua pemain Inggris gagal saat memperkuat tim luar negeri. Secara umum setidaknya ada empat kategori pemain Inggris yang berani merantau, yakni yang memang hijrah sejak di akademi, yang terdepak dari tim utama, yang kariernya menuju senja, dan si pengecualian.<\/p>\n<p>Contoh sukses pertama ada dalam diri Owen Hargreaves dan Eric Dier. Hargreaves merupakan lulusan tim junior Bayern Muenchen sebelum menjelma jadi gelandang andalan, sementara Dier adalah eks akademi Sporting Lisbon di Portugal yang kini jadi bintang Tottenham Hotspur dan timnas Inggris.<\/p>\n<p>Kedua, dapat dilihat dari duo Manchester City, Hart dan Richards. Sang kiper kini menanti tawaran untuk kembali ke dalam negeri, setelah musim yang cukup baik bersama Torino, sementara Richards sudah mudik per tahun lalu bersama Aston Villa. Selanjutnya kita dihadapkan pada banyak contoh mulai dari Ashley Cole, Frank Lampard, Steven Gerrard, dan Jermaine Defoe di Major League Soccer (MLS).<\/p>\n<p>Nama terakhir jadi contoh sukses setelah kembali direkrut tim Liga Primer, Sunderland. Meski gagal menyelamatkan tim dari degradasi, Defoe tampil luar biasa dengan gelontoran gol dan sukses kembali dipanggil masuk timnas Inggris. Sementara pengecualian adalah sosok-sosok yang memang tetap bisa bersinar kendati tampil di luar negeri. Deretan semisal Chris Waddle, Steve McManaman, hingga yang paling bisa diasosiasikan, David Beckham.<\/p>\n<p>Dari puluhan bahkan ratusan pemain Inggris yang mungkin gagal di luar negeri, Beckham meraih kesuksesan bersama Madrid dengan satu trofi La Liga 2006\/2007 dilanjutkan dengan dua gelar Piala MLS di Los Angeles Galaxy, serta sebuah titel Ligue 1 musim 2012\/2013 kala memperkuat Paris Saint-Germain, yang juga jadi penanda akhir kariernya.<\/p>\n<p>Pemain Inggris memang dikenal alergi pada liga luar negeri, tapi bukan berarti semuanya gagal. Jadi, bagaimana, Carlton Cole? Sudah waktunya angkat kaki atau mulai berlatih lebih serius dan berandai-andai masuk kategori si pengecualian?<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Perdana Nugroho<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penulis bisa ditemui di akun Twitter <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/harnugroho\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">harnugroho<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harapan besar Persib Bandung di Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 tak selamanya berjalan lancar. Satu yang paling disorot adalah performa penyerang asing, Carlton Cole, yang belum juga menunjukkan kualitasnya. Dapat dikategorikan sebagai marquee player, eks Chelsea dan West Ham United itu bahkan belum sekalipun mencetak gol dalam tujuh partai liga yang dijalani Persib. Belakangan kesabaran manajemen klub asal Jawa Barat itu mulai menipis. Melalui manajer tim, Umuh Muchtar, Persib menuntut perbaikan dan perubahan dalam diri Cole. Bahkan yang mengejutkan, Umuh juga menyebut pemain asal Inggris itu punya perangai yang kurang baik di dalam tim dan terkesan eksklusif. \u201cDia (Cole) mesti mengikuti cara latihan Persib. Masak di lapangan sintetis dia tidak &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":2855,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,74],"tags":[759,211,195],"class_list":["post-5501","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-eropa","category-inggris","tag-carlton-cole","tag-inggris","tag-persib-bandung"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dikategorikan sebagai marquee player, Carlton Cole bahkan belum sekalipun mencetak gol dalam tujuh partai liga yang dijalani Persib.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dikategorikan sebagai marquee player, Carlton Cole bahkan belum sekalipun mencetak gol dalam tujuh partai liga yang dijalani Persib.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-26T03:34:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-05-26T04:05:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/carlton_cole_jat.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"650\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"325\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri\",\"datePublished\":\"2017-05-26T03:34:56+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-26T04:05:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/\"},\"wordCount\":1252,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/carlton_cole_jat.jpg\",\"keywords\":[\"Carlton Cole\",\"Inggris\",\"Persib Bandung\"],\"articleSection\":[\"Eropa\",\"Inggris\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/\",\"name\":\"Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/carlton_cole_jat.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-26T03:34:56+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-26T04:05:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Dikategorikan sebagai marquee player, Carlton Cole bahkan belum sekalipun mencetak gol dalam tujuh partai liga yang dijalani Persib.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/26\\\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/carlton_cole_jat.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/03\\\/carlton_cole_jat.jpg\",\"width\":650,\"height\":325,\"caption\":\"Nasib Carlton Cole berada di ujung tanduk bersama Persib Bandung. Kredit: Persib Bandung\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri | Football Tribe Indonesia","description":"Dikategorikan sebagai marquee player, Carlton Cole bahkan belum sekalipun mencetak gol dalam tujuh partai liga yang dijalani Persib.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri | Football Tribe Indonesia","og_description":"Dikategorikan sebagai marquee player, Carlton Cole bahkan belum sekalipun mencetak gol dalam tujuh partai liga yang dijalani Persib.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-26T03:34:56+00:00","article_modified_time":"2017-05-26T04:05:30+00:00","og_image":[{"width":650,"height":325,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/carlton_cole_jat.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri","datePublished":"2017-05-26T03:34:56+00:00","dateModified":"2017-05-26T04:05:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/"},"wordCount":1252,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/carlton_cole_jat.jpg","keywords":["Carlton Cole","Inggris","Persib Bandung"],"articleSection":["Eropa","Inggris"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/","name":"Carlton Cole, Bukti Teranyar Pemain Inggris Alergi Liga Luar Negeri | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/carlton_cole_jat.jpg","datePublished":"2017-05-26T03:34:56+00:00","dateModified":"2017-05-26T04:05:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Dikategorikan sebagai marquee player, Carlton Cole bahkan belum sekalipun mencetak gol dalam tujuh partai liga yang dijalani Persib.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/26\/carlton-cole-dan-alergi-pemain-inggris\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/carlton_cole_jat.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/03\/carlton_cole_jat.jpg","width":650,"height":325,"caption":"Nasib Carlton Cole berada di ujung tanduk bersama Persib Bandung. Kredit: Persib Bandung"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5501","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5501"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5501\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}