{"id":5088,"date":"2017-05-19T08:00:39","date_gmt":"2017-05-19T01:00:39","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=5088"},"modified":"2017-05-19T00:02:14","modified_gmt":"2017-05-18T17:02:14","slug":"kelas-privat-bersama-franco-baresi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/","title":{"rendered":"Kelas Privat Bersama Franco Baresi"},"content":{"rendered":"<p>Mencetak banyak gol akan membawa sebuah tim lebih dekat dengan kemenangan. Tapi Anda harus memahami bahwa, pertahanan yang baik, yang akan membantu tim tersebut memenangi sebuah kompetisi. Karena, Anda boleh saja mencetak lima gol dalam satu pertandingan, namun, jika Anda kebobolan enam gol, Anda tidak menang apapun. Karena intinya adalah keseimbangan.<\/p>\n<p>Masalahnya adalah, menggalang pertahan yang baik bukan urusan yang gampang. Bahkan banyak yang menggangap bahwa bertahan adalah pekerjaan yang paling sulit dalam sepak bola. Dan di tengah kesulitan itu, menjadi seorang pemain bertahan yang baik adalah pekerjaan sama sulitnya.<\/p>\n<p>Ada banyak pemain bertahan yang bagus di dunia ini. Namun jika kita tengah berbicara soal seni bertahan, Italia selalu masuk dalam bahasan. Sederet nama tenar berasal dari Italia. Dari Franco Baresi, Paolo Maldini, hingga Leonardo Bonucci, dan saat ini dilanjutkan Alessio Romagnoli. Italia, adalah produsen pemain bertahan jempolan.<\/p>\n<p>Apa rahasianya? Tidak ada rahasia sebenarnya. Teknik yang mereka pelajari, mungkin juga diajarkan oleh generasi muda di penjuru dunia. Bahkan bisa Anda pelajari sendiri di Indonesi. Tapi yang jelas, Anda butuh ketekunan dan dedikasi. Pekerjaan mana yang tidak membutuhkan kedua hal itu, bukan?<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/oberto-panggung-abadi-franco-baresi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Franco Baresi<\/a> pernah berkata, \u201cCari keseimbangan antara tubuh dan pikiran, maka Anda akan menguasai musuh Anda.\u201d Betul, menjadi pemain bertahan bukan hanya soal tinggi badan, atau berbedan kekar dan jago mementalkan lawan. Pemain bertahan adalah soal menjadi pribad yang dewasa dan mampu berpikir dingin.<\/p>\n<p>Tinggi badan Baresi hanya 176 sentimeter. Figur yang cocok sebagai bahan belajar pemain bertahan di Indonesia. Dengan tinggi badan yang \u201ckurang ideal\u201d untuk menjadi pemain bertahan ada empat pelajaran penting yang Baresi ajarkan kepada kita.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5090 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/170259331.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/170259331.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/170259331-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/170259331-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/170259331-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Sabar<\/strong><\/h3>\n<p>Menerjang lawan adalah tindakan terakhir yang Anda lakukan ketika melawan pemain yang cerdik dan tim mereka menyerang dalam struktur yang baik. Pastikan diri Anda tidak merusak sistem dan luaskan pandangan. Ketika terjadi situasi satu lawan satu, panik tidak boleh masuk dalam kamus bertahan Anda.<\/p>\n<p>\u201cSeorang pemain bertahan harus berani. Ia harus siap apabila harus melakukan tekel dan bertarung dengan pemain lawan yang lebih besar. Anda bisa meningkatkan kemampuan menekel lawan lewat latihan satu lawan satu. Sebagai pemain bertahan, Anda harus agresif dan yakin, tapi, jangan sampai membuat pelanggaran.\u201d<\/p>\n<p>\u201cDalam situasi satu lawan satu, jika lawan menguasai bola, dan Anda adalah pemain bertahan, lawan akan berusaha melewati Anda. Ketika ia mulai bergerak, maka itu waktu Anda untuk juga bergerak dan mengantisipasi. Tunggu dan cegah mereka di waktu yang tepat.\u201d<\/p>\n<p>Jika lawan Anda cerdik, katakanlah, Lionel Messi, ia akan menunggu Anda membuat gelagat untuk bergerak. Ia akan memancing Anda untuk segera bergerak dengan sebuah kecohan. Tapi di saat itulah, Anda masuk ke dalam jebakannya. Anda dilewati, dan gawang Anda kebobolan. Satu aksi bertahan yang tentu sangat bodoh. Tunggu, dan bersabarlah.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5091\" aria-describedby=\"caption-attachment-5091\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5091 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/612547236.jpg\" alt=\"Franco Baresi\" width=\"594\" height=\"409\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/612547236.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/612547236-327x225.jpg 327w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/612547236-552x380.jpg 552w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/612547236-560x386.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5091\" class=\"wp-caption-text\">Franco Baresi (kanan).<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Disiplin ketika menempel lawan<\/strong><\/h3>\n<p>Bahasa yang sering dipakai adalah <em>marking<\/em>, menempel satu lawan secara ketat. \u201c<em>Marking<\/em> sempat dipandang sebagai seni yang hampir punah karena berkembangnya <em>zonal marking<\/em>. Tapi menurut saya, seorang pemain bertahan tetap harus mempelajari teknik ini\u201d, ujar Baresi.<\/p>\n<p>Mengawal satu lawan artinya Anda mendapat satu tanggung jawab. Pemain yang Anda kawal, boleh jadi seorang pemain kunci, andalan tim lawan yang jago mencetak gol atau menciptakan peluang. Mencegah lawan seperti ini membutuhkan disiplin. Lengah tidak diizinkan dan setiap kali lawan memegang bola, ingat, kesabaran harus diikuti dengan kedisiplinan.<\/p>\n<h3><strong>Antisipasi<\/strong><\/h3>\n<p>Antisipasi bukan sekadar merespons dan untuk mendukung hal ini, baiknya kita memahami ucapan Peter Bosz. Bosz, eks pelatih Vitesse dan kini menangani Ajax, menegaskan bahwa pemain pintar adalah mereka yang mengantisipasi, bukan merespons. Ketika hanya merespons, Anda akan selalu terlambat. Pemain yang pintar membuat asumsi dan mengantisipasi, ia menyiapkan dirinya untuk berbagai situasi.<\/p>\n<p>\u201cLatihan berguna untuk mensimulasikan situasi yang akan Anda hadapi di pertandingan. Buatlah simulasi situasi terburuk saat latihan. Jadi, ketika situasi terburuk benar-benar terjadi, Anda sudah menyiapkan diri. Anda akan sudah bisa mengantisipasi segala situasi.\u201d<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5092 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/542255230.jpg\" alt=\"Franco baresi\" width=\"594\" height=\"392\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/542255230.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/542255230-341x225.jpg 341w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/542255230-576x380.jpg 576w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/542255230-560x370.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Kerja sama tim<\/strong><\/h3>\n<p>Seperti disinggung di awal tulisan ini, bertahan bisa menjadi pekerjaan yang paling sulit di sepak bola. Anda harus bisa menjadi satu bagian dari tim. Bekerja bersama-sama dan tidak mengacaukan struktur yang tengah dibangun.<\/p>\n<p>\u201cUntuk mendapatkan keuntungan di situasi satu lawan satu, Anda harus cepat ketika berbalik badan, mengubah arah lari. Tapi, cepat di sini bukan hanya soal cepat secara individual, tapi sebagai sebuah tim. Dahulu, kami di Milan mencapai level di mana kami bisa menyatu, bergerak bersama-sama, di waktu yang tepat, ke segala arah. Ketika sesi latihan, kami biasa berlatih situasi satu lawan satu, lalu dua lawan dua, empat lawan enam, dan empat lawan delapan. Bermain empat lawan delapan mengajarkan kita cara mencegah lawan menyerang dan memaksa mereka melepaskan umpan jauh.\u201d<\/p>\n<p>Salah satu alasan sebuah tim menekan dari depan adalah memaksa lawan, biasanya kiper, untuk menendang bola jauh-jauh. Betul, bola jauh akan lebih mudah diantisipasi. Dan situasi tersebut hanya bisa diciptakan lewat pergerakan tim yang seirama, saling mendukung. Sebuah tim yang sulit diserang, maka akan jarang kemasukan gol. Artinya, sebagai pemain bertahan, penilaian akan diri Anda akan meningkat.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Mudah bukan, pelajaran yang diajarkan Franco Baresi untuk kita? Bisa coba diterapkan di lapangan latihan masing-masing. Dan ada satu hal lagi yang tak kalah penting: Anda harus menjaga tubuh Anda. Diet dan menjaga pola makan adalah hal penting yang tak jarang justru dilupakan.<\/p>\n<p>Jika melihat ada pemain sepak bola jajan nasi rames dengan lauk mie goreng, tahu, tempe, dan ayam goreng, maka biasanya Anda sedang berada di Indonesia. Mau menjadi bek (pemain sepak bola) yang profesional? Dengarkan kata Baresi.<\/p>\n<p>Kelas selesai.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Yamadipati Seno<\/strong><br \/>\n<\/em><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/arsenalskitchen\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">arsenalskitchen<\/b><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mencetak banyak gol akan membawa sebuah tim lebih dekat dengan kemenangan. Tapi Anda harus memahami bahwa, pertahanan yang baik, yang akan membantu tim tersebut memenangi sebuah kompetisi. Karena, Anda boleh saja mencetak lima gol dalam satu pertandingan, namun, jika Anda kebobolan enam gol, Anda tidak menang apapun. Karena intinya adalah keseimbangan. Masalahnya adalah, menggalang pertahan yang baik bukan urusan yang gampang. Bahkan banyak yang menggangap bahwa bertahan adalah pekerjaan yang paling sulit dalam sepak bola. Dan di tengah kesulitan itu, menjadi seorang pemain bertahan yang baik adalah pekerjaan sama sulitnya. Ada banyak pemain bertahan yang bagus di dunia ini. Namun jika kita tengah berbicara soal seni bertahan, Italia selalu masuk &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Kelas Privat Bersama Franco Baresi&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":5089,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[89],"tags":[99,129,985,122],"class_list":["post-5088","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom","tag-ac-milan","tag-featured","tag-franco-baresi","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kelas Privat Bersama Franco Baresi | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tinggi badan Franco Baresi hanya 176 cm. Figur yang cocok sebagai bahan belajar pemain bertahan di Indonesia. Ia bisa menjadi contoh bagi pemain kita.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kelas Privat Bersama Franco Baresi | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tinggi badan Franco Baresi hanya 176 cm. Figur yang cocok sebagai bahan belajar pemain bertahan di Indonesia. Ia bisa menjadi contoh bagi pemain kita.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-19T01:00:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Franco-Baresi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Kelas Privat Bersama Franco Baresi\",\"datePublished\":\"2017-05-19T01:00:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/\"},\"wordCount\":896,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Franco-Baresi.jpg\",\"keywords\":[\"AC Milan\",\"Featured\",\"Franco Baresi\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Kolom\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/\",\"name\":\"Kelas Privat Bersama Franco Baresi | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Franco-Baresi.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-19T01:00:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Tinggi badan Franco Baresi hanya 176 cm. Figur yang cocok sebagai bahan belajar pemain bertahan di Indonesia. Ia bisa menjadi contoh bagi pemain kita.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/19\\\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Franco-Baresi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Franco-Baresi.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Franco Baresi\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kelas Privat Bersama Franco Baresi | Football Tribe Indonesia","description":"Tinggi badan Franco Baresi hanya 176 cm. Figur yang cocok sebagai bahan belajar pemain bertahan di Indonesia. Ia bisa menjadi contoh bagi pemain kita.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kelas Privat Bersama Franco Baresi | Football Tribe Indonesia","og_description":"Tinggi badan Franco Baresi hanya 176 cm. Figur yang cocok sebagai bahan belajar pemain bertahan di Indonesia. Ia bisa menjadi contoh bagi pemain kita.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-19T01:00:39+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Franco-Baresi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Kelas Privat Bersama Franco Baresi","datePublished":"2017-05-19T01:00:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/"},"wordCount":896,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Franco-Baresi.jpg","keywords":["AC Milan","Featured","Franco Baresi","Slider"],"articleSection":["Kolom"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/","name":"Kelas Privat Bersama Franco Baresi | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Franco-Baresi.jpg","datePublished":"2017-05-19T01:00:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Tinggi badan Franco Baresi hanya 176 cm. Figur yang cocok sebagai bahan belajar pemain bertahan di Indonesia. Ia bisa menjadi contoh bagi pemain kita.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/19\/kelas-privat-bersama-franco-baresi\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Franco-Baresi.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Franco-Baresi.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Franco Baresi"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5088"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5088\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}