{"id":5069,"date":"2017-05-18T12:00:50","date_gmt":"2017-05-18T05:00:50","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=5069"},"modified":"2017-05-18T08:47:44","modified_gmt":"2017-05-18T01:47:44","slug":"mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/","title":{"rendered":"Tentang Felix Brych, Wasit Final Liga Champions 2016\/2017"},"content":{"rendered":"<p>Sebelumnya kami sudah membahas sosok wasit final Europa League 2016\/2017, Damir Skomina. Sekarang giliran pengadil yang akan memimpin jalannya pertandingan puncak kompetisi paling seru di level klub, final Liga Champions 2016\/2017 yang akan mempertemukan antara Juventus dengan Real Madrid. Dalam partai yang akan diseleggarakan di Stadion Millenium Cardiff tersebut, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Felix Brych untuk memimpin jalannya laga.<\/p>\n<p>Felix Byrch merupakan sosok wasit yang sangat tersohor di Jerman. Ketegasan dan kecermatannya dalam membuat keputusan membuat ia disegani. Byrch memulai kariernya pada tahun 1999 sebagai wasit federasi sepak bola Jerman, yang lebih banyak bekerja di level kedua kompetisi dan level-level di bawahnya.<\/p>\n<p>Baru pada tahun 2004 ia mendapatkan promosi ke 1.Bundesliga. Pertandingan perdana yang ia pimpin terjadi pada 28 Agustus 2004 dalam pertandingan antara Hertha Berlin berhadapan dengan Mainz. Pada tahun 2007 ia resmi mendapatkan lisensinya sebagai wasit FIFA.<\/p>\n<p>Berikut kami berikan beberapa fakta dan data soal Felix Brych, wasit final Liga Champions 2016\/2017:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5072 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/2-2.jpg\" alt=\"Felix Brych\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/2-2.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/2-2-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/2-2-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/2-2-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Catatan karier <\/strong><\/h3>\n<p>Sejak memulai karier pada tahun 1999, Brych total sudah memimpin sebanyak 594 laga. Di mana 231 di antaranya terjadi di kompetisi domestik, 1.Bundesliga. Ia juga sudah memimpin pertandingan di kompetisi-kompetisi lain seperti Olimpiade, Piala Eropa, Piala Dunia, dan bahkan ia termasuk wasit yang masih merasakan memimpin jalannya pertandingan Piala Intertoto (dulu merupakan kompetisi Eropa level ketiga setelah Liga Champions dan Liga Europa).<\/p>\n<p>Brych sudah mengeluarkan total 2.156 kartu kuning dan 53 kartu merah sepanjang kariernya. Melihat jumlah tersebut bisa diasumsikan bahwa Brych bukan tipe pengadil yang mudah mengeluarkan kartu. Plus catatan 193 penalti yang ia berikan kepada tim yang bertanding sejak tahun 1999 menjadi jaminan bahwa laga antara Real dan Juventus nanti tidak akan banyak terhenti oleh peluit wasit.<\/p>\n<p>Sepanjang musim 2016\/2017, Brych sudah memimpin 34 pertandingan di sembilan kompetisi berbeda. Mayoritas ia jalankan di Bundesliga dan Liga Champions. Sepanjang musim ini ia sudah mengeluarkan 151 kartu kuning, dan hanya dua kartu merah.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5071 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/22.jpg\" alt=\"Felix Brych\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/22.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/22-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/22-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/22-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Wasit terbaik Jerman saat ini<\/strong><\/h3>\n<p><em>Well<\/em>, meskipun sepak bola mereka secara umum bisa dibilang mengalami perkembangan yang sangat luar biasa. Jerman agak kekurangan soal pengadil pertandingan. Secara kuantitas mereka masih kalah dari Inggris dan Spanyol. Apalagi tentunya dengan Italia sebagai produsen wasit-wasit kelas satu.<\/p>\n<p>Brych adalah penerus dari Markus Merk dan Herbert Fandel sebagai wasit berkualitas dari Jerman. Pada dua gelaran sepak bola akbar dalam empat tahun terakhir yaitu Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016, Brych menjadi satu-satunya wasit utama asal Jerman yang mendapatkan kesempatan untuk memimpin jalannya pertandingan. Ia juga meraih penghargaan wasit terbaik Jerman pada edisi 2013, 2015 dan 2016. Pada 2014 ia hanya kalah sedikit saja dari wasit muda, Felix Zwayer.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5070 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-10.jpg\" alt=\"Felix Brych\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-10.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-10-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-10-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-10-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/strong><\/p>\n<h3><strong>Pernah menjadi wasit asing di kompetisi Asia<\/strong><\/h3>\n<p>Sama seperti Damir Skomina, sebagai wasit kelas satu yang memiliki lisensi FIFA, Brych juga mendapatkan undangan untuk menjadi pengadil di kompetisi lain di luar regional negaranya. Brych menjadi sekian dari wasit Eropa yang pernah memimpin pertandingan di wilayah Asia. Pada tahun 2008 ia sempat diperbantukan untuk memimpin laga di Liga Korea sebagai bagian dari pemenuhan kewajibannya setelah mendapatkan lisensi FIFA.<\/p>\n<p>Pada musim 2016\/2017 ini ia hanya memimpin satu pertandingan. Yaitu di gelaran Liga Arab Saudi yang mempertemukan antara Al-Ettifaq dan Al Hilal pada 28 Januari 2017 lalu.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><strong>Bergelar Doktor di bidang hukum<\/strong><\/h3>\n<p>Yang mengesankan dari Brych bukan saja soal rambut belah tengahnya yang membuat ia tampak begitu keren ketika memimpin jalannya pertandingan. Ternyata, Brych memegang gelar doktoral di bidang hukum. Bahkan apabila Anda membuka lama <em>Transfermarkt<\/em>, ada gelar Dr. di depan nama Felix Brych.<\/p>\n<p>Gelar doktoralnya ia dapatkan pada 2004 dari Universiteit Regensburg, Munich. Desertasinya membahas soal bagaimana memaksimalkan olahraga melalui pilar-pilar perkotaan. Sebuah karya ilmiah yang luar biasa sama seperti kariernya sejauh ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5073 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/3-1.jpg\" alt=\"Felix Brych\" width=\"594\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/3-1.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/3-1-334x225.jpg 334w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/3-1-564x380.jpg 564w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/3-1-560x377.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Pertemuan dengan Juventus dan Real Madrid<\/strong><\/h3>\n<p>Sepanjang kariernya, Brych baru tiga kali memimpin jalannya pertandingan yang melibatkan Juventus. Yang terbaru adalah di Liga Champions musim ini di mana Juventus bertemu dengan FC Porto di babak 16 besar. Rekor Brych ketika memimpin pertandingan yang melibatkan Juventus adalah dua kali menang dan sekali kalah.<\/p>\n<p>Sementara itu Brych sudah enam kali memimpin pertandingan yang melibatkan Real Madrid. Pertama kali ia memimpin pertandingan di mana Real bertanding adalah pada 3 November 2009 yaitu pertandingan fase grup Liga Champions antara Real berhadapan dengan AC Milan. Dan dari enam pertandingan Real di mana Brych memimpin, Real tidak pernah kalah. Akankah hal serupa akan kembali terulang pada 3 Juni nanti?<\/p>\n<p>Author: <em>Aun Rahman (<span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\"><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/a>)<\/span><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelumnya kami sudah membahas sosok wasit final Europa League 2016\/2017, Damir Skomina. Sekarang giliran pengadil yang akan memimpin jalannya pertandingan puncak kompetisi paling seru di level klub, final Liga Champions 2016\/2017 yang akan mempertemukan antara Juventus dengan Real Madrid. Dalam partai yang akan diseleggarakan di Stadion Millenium Cardiff tersebut, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Felix Brych untuk memimpin jalannya laga. Felix Byrch merupakan sosok wasit yang sangat tersohor di Jerman. Ketegasan dan kecermatannya dalam membuat keputusan membuat ia disegani. Byrch memulai kariernya pada tahun 1999 sebagai wasit federasi sepak bola Jerman, yang lebih banyak bekerja di level kedua kompetisi dan level-level di bawahnya. Baru pada tahun 2004 ia mendapatkan promosi &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Tentang Felix Brych, Wasit Final Liga Champions 2016\/2017&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":5074,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[71,69],"tags":[177,129,175],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tentang Felix Brych, Wasit Final Liga Champions 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam partai final Liga Champions Eropa, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Felix Brych untuk memimpin jalannya laga antara Juventus menghadapi Real Madrid.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tentang Felix Brych, Wasit Final Liga Champions 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam partai final Liga Champions Eropa, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Felix Brych untuk memimpin jalannya laga antara Juventus menghadapi Real Madrid.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-18T05:00:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-05-18T01:47:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"395\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/\",\"name\":\"Tentang Felix Brych, Wasit Final Liga Champions 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4-1.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-18T05:00:50+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-18T01:47:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Dalam partai final Liga Champions Eropa, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Felix Brych untuk memimpin jalannya laga antara Juventus menghadapi Real Madrid.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4-1.jpg\",\"width\":594,\"height\":395,\"caption\":\"Felix Brych\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tentang Felix Brych, Wasit Final Liga Champions 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","description":"Dalam partai final Liga Champions Eropa, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Felix Brych untuk memimpin jalannya laga antara Juventus menghadapi Real Madrid.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tentang Felix Brych, Wasit Final Liga Champions 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Dalam partai final Liga Champions Eropa, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Felix Brych untuk memimpin jalannya laga antara Juventus menghadapi Real Madrid.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-18T05:00:50+00:00","article_modified_time":"2017-05-18T01:47:44+00:00","og_image":[{"width":594,"height":395,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/","name":"Tentang Felix Brych, Wasit Final Liga Champions 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4-1.jpg","datePublished":"2017-05-18T05:00:50+00:00","dateModified":"2017-05-18T01:47:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Dalam partai final Liga Champions Eropa, UEFA menunjuk wasit asal Jerman, Felix Brych untuk memimpin jalannya laga antara Juventus menghadapi Real Madrid.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/18\/mengenal-felix-brych-wasit-final-ucl\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4-1.jpg","width":594,"height":395,"caption":"Felix Brych"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5069"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5069"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5069\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}