{"id":49703,"date":"2021-05-26T15:34:13","date_gmt":"2021-05-26T08:34:13","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=49703"},"modified":"2021-06-01T01:36:48","modified_gmt":"2021-05-31T18:36:48","slug":"kebangkitan-sagan-tosu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/","title":{"rendered":"Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya"},"content":{"rendered":"<p>Tepat satu tahun lebih beberapa minggu yang lalu, Sagan Tosu nyaris dinyatakan bangkrut. Utang-utang yang menggunung dari proyek\u00a0<em>galactico<\/em> mereka yang gagal, mundurnya sponsor-sponsor kunci, serta pandemi COVID-19 adalah faktor-faktor kunci dibalik hancurnya finansial Tosu di tahun 2020. Akibatnya, klub J.League 1 tersebut nyaris dibubarkan.<\/p>\n<p>Namun bak sihir, Tosu berhasil bangkit dan mereka sekarang duduk dengan nyaman di papan atas J1. Ketika artikel ini ditulis, si Biru Langit dari Pulau Kyushu sekarang berada di peringkat ketiga J1.<\/p>\n<p>Kisah bangkitnya Sagan Tosu adalah sesuatu yang luar biasa dan juga menjadi sebuah pelajaran bagi para pemilik klub sepak bola yang memiliki ambisi besar.<\/p>\n<p>Ambisi seorang Minoru Takehara untuk menaikkan <em>brand recognition\u00a0<\/em>Tosu mendorongnya untuk merekrut mantan\u00a0strikerAtletico Madrid, Liverpool, dan Chelsea, Fernando Torres, di tahun 2018.<\/p>\n<p>Meskipun performa Torres sedang menurun seiring dengan bertambahnya usia, Takehara yakin bahwa keberadaan Torres akan mendongkrak status Tosu dan membuat mereka setara dengan para tim elite di J1.<\/p>\n<p>Sayangnya, hal tersebut tidak terjadi. Torres tidak berbuat banyak ketika berseragam Tosu, mencetak 7 gol saja dalam 40 penampilan sebelum memutuskan untuk pensiun di tahun 2019. Kepergian Torres juga mengungkapkan sebuah borok yang sudah lama mengendap di dalam tubuh Tosu.<\/p>\n<p>Gaji Torres yang fantastis, ditambah dengan gaji para pemain lain, menjadi sebuah beban bagi keuangan Tosu. Beban tersebut bertambah besar dengan kompensasi yang harus dibayar Tosu kepada Massimo Ficcandenti dan Lluis Carreras, mantan pelatih kepala mereka. Total, Tosu harus menanggung utang sebesar hampir $20 juta.<\/p>\n<p>Selain Torres, Tosu juga merekrut Isaac Cuenca, Mu Kanazaki, Karlo Brucic, Nino Galovic, dan Joan Oumari dalam proyek\u00a0<em>Galacticos<\/em> mereka antara 2018 dan 2019. Namun bukannya berprestasi, Tosu malah berjibaku melawan degradasi dan lolos pada saat-saat akhir.<\/p>\n<p>Tentu, pencapaian mengecewakan itu membuat sponsor-sponsor Tosu sadar bahwa proyek\u00a0<em>Galacticos<\/em> Takehara akan lebih banyak membawa kerugian daripada keuntungan, dan itu yang membuat mereka memutuskan untuk mengakhiri kerjasama mereka dengan klub tersebut.<\/p>\n<p>Pandemi COVID-19 kemudian menjadi pukulan yang sangat telak bagi keuangan Tosu yang sudah lemah, dengan kurangnya\u00a0<em>sponsorship<\/em> serta pendapatan yang tiba-tiba menjadi seret karena absennya penonton. Pandemi tersebut juga menjangkiti beberapa pemain, pelatih, dan staf klub, menjadikan Tosu sebagai\u00a0<em>cluster\u00a0<\/em>COVID pertama di Liga Jepang.<\/p>\n<p>Ketika J1 ditangguhkan sebagai langkah antisipasi pandemi, pembicaraan paling hangat di saat itu adalah apakah Tosu bisa menyelesaikan musim 2020 dengan kondisi keuangan mereka yang memprihatinkan.<\/p>\n<p>Dan luar biasanya, mereka bisa. Dua orang Korea Selatan berperan besar dalam kebangkitan Tosu, dengan bantuan tak langsung dari seorang pemain timnas Thailand.<\/p>\n<p>Orang Korsel yang pertama adalah Kim Myung-hwi. Dia adalah seorang &#8220;pemadam kebakaran&#8221; yang selalu dipercayakan oleh manajemen Tosu untuk menyelamatkan klub dikala krisis. Sang\u00a0<em>caretaker<\/em> abadi, Myung-hwi dipercayakan menjabat sebagai pelatih kepala di musim 2019.<\/p>\n<p>Orang Korsel yang kedua, datang dari sang juara bertahan J1, Yokohama F. Marinos. Ingat si pemain timnas Thailand yang tadi saya sebut? Disinilah peran dia dimainkan.<\/p>\n<p>Aturan AFC Champions League menetapkan bahwa klub hanya boleh membawa satu pemain dari negara AFC. Kontan ini langsung membuat Yokohama pusing. Bagaimana tidak? Mereka punya dua pemain AFC yang bertalenta, penjaga gawang Park Iru-gyu dan bek kiri Theerathon Bunmathan.<\/p>\n<p>Pelatih Yokohama, Ange Postecoglou, akhirnya memilih bek timnas Thailand Theerathon sebagai pemain AFC-nya untuk kancah ACL 2020. Ditambah dengan adanya penjaga gawang muda bertalenta Powell Obinna Obi, otomatis Park tiba-tiba berubah dari penjaga gawang nomer satu Yokohama menjadi seorang penghangat bangku cadangan.<\/p>\n<p>Tersisihnya Park menjadi berkah bagi Tosu. Demi merampingkan pengeluaran gaji, mereka memutuskan untuk melepas pemain-pemain mereka yang memakan gaji besar. Kanazaki dilepas secara pinjam ke Nagoya Grampus, sementara penjaga gawang Yohei Takaoka ditukar dengan Park, juga secara pinjam.<\/p>\n<p>Jika Ange memilih Park daripada Theerathon sebagai pemain AFC-nya di kancah ACL, mungkin nasib Tosu tidak akan seperti sekarang. Keberadaan Park dibawah mistar gawang Tosu memberikan ketenangan bagi lini pertahanan klub tersebut, yang selama ini tergolong cukup goyah.<\/p>\n<p>Myung-hwi kemudian menambah kekuatan Sagan Tosu dengan melakukan beberapa pembelian cerdas di bursa transfer. Tidak ada nama besar dan tenar, namun Myung-hwi percaya para pemain bawaannya bisa melaksanakan pekerjaan mereka dengan baik.<\/p>\n<p><em>Defender\u00a0<\/em>asal Brazil Eduardo dulu merupakan pemain kunci Kashiwa Reysol dan Kawasaki Frontale, namun mulai tahun 2018 dia mengalami kemunduran.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Kemunduran tersebut cukup parah, sampai-sampai Eduardo tidak mampu menembus skuad Matsumoto Yamaga yang melawan degradasi dari J1 di tahun 2019. Meskipun demikian, Myung-hwi mempercayakan jantung pertahanan Tosu ke Eduardo dan berkatnya Eduardo mengalami kebangkitan karir yang cukup signifikan.<\/p>\n<p>Myung-hwi juga merevitalisasi karir Riki Harakawa dan membawa masuk Tomoya Koyamatsu dari Kyoto Sanga. Dua manuver jitu ini berhasil membantu Tosu bangkit dari keterpurukan mereka di musim 2020. Tim biru langit tersebut berhasil menuai poin demi poin berkat performa bandel mereka di liga, yang turut membantu mendongkrak posisi mereka.<\/p>\n<p>Keputusan J.League untuk menghilangkan degradasi di musim 2020 turut membantu Tosu. Mereka bisa main lepas tanpa tekanan apapun.<\/p>\n<p>Tidak seperti Vegalta Sendai dan Shonan Bellmare yang terkesan &#8220;pasrah&#8221; setelah mengetahui bahwa degradasi dihilangkan, Tosu berusaha keras untuk finis di posisi yang terhormat demi fans mereka yang sudah mendukung mereka sepanjang 2020 yang sulit.<\/p>\n<p>Dengan 15 kali hasil imbang sepanjang 2020, sebuah rekor liga, Sagan Tosu berhasil membuat frustasi lawan-lawannya, sementara tidak adanya degradasi membuat Myung-hwi dapat berkreasi dalam mengagas jati diri tim.<\/p>\n<p>Pada akhirnya hasil-hasil imbang tersebut cukup untuk mengantar Tosu finish di peringkat ke-13 dari 18 tim. Tidak buruk amat, untuk tim yang hampir saja dibubarkan karena kondisi keuangan mereka yang sulit.<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <\/strong><strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/30\/bahasa-italia-nama-klub-jepang\/\">Mengakarnya Bahasa Italia dalam Sejumlah Nama Klub di Jepang<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><em>Pre-season<\/em> 2021 memberikan tantangan tersendiri bagi Myung-hwi. Keuangan Tosu yang masih belum stabil memaksa klub menjual pemain-pemain terbaik mereka ke klub-klub lain, seperti Harakawa yang ke Cerezo Osaka dan Ryoya Morishita yang ke Nagoya.<\/p>\n<p>Untungnya, Park, Eduardo, dan Koyamatsu memutuskan untuk tetap tinggal di Tosu untuk musim 2021.<\/p>\n<p>Sekali lagi Myung-hwi melakukan belanja cerdas di bursa transfer. Hasilnya, dia berhasil membawa empat pemain semenjana yang bakal dia poles menjadi bintang-bintang baru bagi Tosu. Mereka adalah Nanasei Iino, Keita Yamashita, Keiya Sento, dan Hwang Seok-ho.<\/p>\n<p>Namun yang paling penting, Myung-hwi melaksanakan satu hal yang diabaikan oleh para petinggi Tosu yang sudah dibutakan oleh ambisi mendongkrak\u00a0<em>brand recognition<\/em> mereka &#8211; memasukkan pemain-pemain muda bertalenta dari akademi ke dalam tim.<\/p>\n<p>Sebelum menjabat di tim senior Tosu, Myung-hwi memang sudah lama bekerja di akademi Tosu. Dengan mata kepalanya sendiri, Myung-hwi menyaksikan perkembangan pemain-pemain muda yang siap menjadi masa depan Tosu dan bahkan, masa depan Jepang.<\/p>\n<p>Daichi Kamada merupakan lulusan akademi Sagan Tosu yang paling terkenal, menjadi pemain kunci Eintracht Frankfurt di usianya yang ke-24.<\/p>\n<p>Untuk musim 2021, Myung-hwi berhasil mempromosikan beberapa pemain muda yang sudah siap untuk mengikuti jejak Kamada di masa mendatang. Mereka adalah Fuchi Honda, Daichi Hayashi, Daiki Matsuoka, Yuta Higuchi, Shinya Nakano, dan Ryonosuke Sagara. Dan semuanya tampil impresif sejauh ini di musim 2021.<\/p>\n<p>Kombinasi dari pembelian-pembelian cerdas, sekelompok pemain muda yang siap mengguncang liga, dan seorang pelatih kepala yang tahu klub dan pemain-pemainnya luar dalam, menjadi kunci sukses Tosu musim ini. Kebangkitan Tosu yang dimulai tahun 2020 yang lalu, akhirnya mencapai level selanjutnya di 2021.<\/p>\n<p>Jika bukan karena start mencengangkan dari Kawasaki (18 kali main, 15 kali menang, 3 kali imbang, tanpa kekalahan sama sekali) dan Nagoya (18 kali main, 11 kali menang, 3 kali imbang dan 4 kali kalah), Tosu bisa saja punya kesempatan membidik gelar juara J1.<\/p>\n<p>Jarak Tosu dengan Nagoya di peringkat kedua hanya tujuh poin, bisa saja tim Myung-hwi mengejar ketertinggalan mereka karena musim masih panjang. Namun jarak antara Tosu dan Kawasaki di pucuk klasemen yang sangat lebar &#8211; 17 poin &#8211; ditambah dengan performa Kawasaki yang tak tertandingi, membuat kemungkinan Tosu menjadi juara J1 tahun ini sangat kecil.<\/p>\n<p>Belum ada tim dari Kyushu yang pernah tampil di ACL dan jika Tosu meneruskan performa mereka, mimpi tampil di kancah Asia bisa jadi kenyataan. Namun ketika Tosu terus bangkit, tantangan baru akan terus menghampiri Myung-hwi.<\/p>\n<p>Keadaan keuangan Sagan Tosu sekarang masih belum stabil. Demi keberlangsungan klub, mau tak mau Tosu harus menjual bintang-bintang baru mereka ketika waktunya sudah tiba. Jika Myung-hwi tidak bisa mendapatkan pengganti yang sepadan, mereka bisa bernasib seperti Oita Trinita.<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/16\/vissel-kobe-steak-wagyu\/\">Vissel Kobe, Steak Wagyu Berlapis Tepung<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p>Oita merupakan kuda hitam musim 2019, finis di peringkat kesembilan dengan modal semenjana. Mereka juga berhasil finis di papan tengah J1 di musim 2020, juga dengan pemain seadanya. Namun dengan eksodus pemain kunci di pra-musim 2021, skuad Tomohiro Katanosaka ini harus berjibaku di zona degradasi musim ini.<\/p>\n<p>Tapi untuk sekarang, Myung-hwi dan Sagan Tosu binaannya sudah membuktikan bahwa untuk sukses, tidak perlu pemain berlabel bintang dengan harga mahal. Mereka sudah melebihi ekspektasi semua orang musim ini dan untuk sekarang bisa fokus untuk finis di papan atas J1.<\/p>\n<p>Sang burung dari Kyushu sudah bangkit!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tepat satu tahun lebih beberapa minggu yang lalu, Sagan Tosu nyaris dinyatakan bangkrut. Utang-utang yang menggunung dari proyek\u00a0galactico mereka yang gagal, mundurnya sponsor-sponsor kunci, serta pandemi COVID-19 adalah faktor-faktor kunci dibalik hancurnya finansial Tosu di tahun 2020. Akibatnya, klub J.League 1 tersebut nyaris dibubarkan. Namun bak sihir, Tosu berhasil bangkit dan mereka sekarang duduk dengan nyaman di papan atas J1. Ketika artikel ini ditulis, si Biru Langit dari Pulau Kyushu sekarang berada di peringkat ketiga J1. Kisah bangkitnya Sagan Tosu adalah sesuatu yang luar biasa dan juga menjadi sebuah pelajaran bagi para pemilik klub sepak bola yang memiliki ambisi besar. Ambisi seorang Minoru Takehara untuk menaikkan brand recognition\u00a0Tosu mendorongnya untuk &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":102,"featured_media":49706,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3003,89],"tags":[561,980,388,2998,3553,122],"class_list":["post-49703","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita","category-kolom","tag-j-league","tag-j1-league","tag-jepang","tag-kolom","tag-sagan-tosu","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tepat satu tahun lebih beberapa minggu yang lalu, Sagan Tosu nyaris dinyatakan bangkrut. Utang-utang yang menggunung dari proyek\u00a0galactico mereka yang\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tepat satu tahun lebih beberapa minggu yang lalu, Sagan Tosu nyaris dinyatakan bangkrut. Utang-utang yang menggunung dari proyek\u00a0galactico mereka yang\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-05-26T08:34:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-05-31T18:36:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/05\/GettyImages-879214102.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Cokorda Krishna Sadhana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Cokorda Krishna Sadhana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Cokorda Krishna Sadhana\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/22eaa0d237884b37200a11f47df9a000\"},\"headline\":\"Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya\",\"datePublished\":\"2021-05-26T08:34:13+00:00\",\"dateModified\":\"2021-05-31T18:36:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/\"},\"wordCount\":1382,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2021\\\/05\\\/GettyImages-879214102.jpg\",\"keywords\":[\"J League\",\"J1 League\",\"Jepang\",\"Kolom\",\"Sagan Tosu\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Cerita\",\"Kolom\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/\",\"name\":\"Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2021\\\/05\\\/GettyImages-879214102.jpg\",\"datePublished\":\"2021-05-26T08:34:13+00:00\",\"dateModified\":\"2021-05-31T18:36:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/22eaa0d237884b37200a11f47df9a000\"},\"description\":\"Tepat satu tahun lebih beberapa minggu yang lalu, Sagan Tosu nyaris dinyatakan bangkrut. Utang-utang yang menggunung dari proyek\u00a0galactico mereka yang\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/05\\\/26\\\/kebangkitan-sagan-tosu\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2021\\\/05\\\/GettyImages-879214102.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2021\\\/05\\\/GettyImages-879214102.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683,\"caption\":\"Sagan Tosu\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/22eaa0d237884b37200a11f47df9a000\",\"name\":\"Cokorda Krishna Sadhana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/91726d36d11d6fdaf3ba84939bc2397447c30ed1e02e90008a09744ab3157987?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/91726d36d11d6fdaf3ba84939bc2397447c30ed1e02e90008a09744ab3157987?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/91726d36d11d6fdaf3ba84939bc2397447c30ed1e02e90008a09744ab3157987?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Cokorda Krishna Sadhana\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/krishna\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya | Football Tribe Indonesia","description":"Tepat satu tahun lebih beberapa minggu yang lalu, Sagan Tosu nyaris dinyatakan bangkrut. Utang-utang yang menggunung dari proyek\u00a0galactico mereka yang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya | Football Tribe Indonesia","og_description":"Tepat satu tahun lebih beberapa minggu yang lalu, Sagan Tosu nyaris dinyatakan bangkrut. Utang-utang yang menggunung dari proyek\u00a0galactico mereka yang","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2021-05-26T08:34:13+00:00","article_modified_time":"2021-05-31T18:36:48+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/05\/GettyImages-879214102.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Cokorda Krishna Sadhana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"Cokorda Krishna Sadhana","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/"},"author":{"name":"Cokorda Krishna Sadhana","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/22eaa0d237884b37200a11f47df9a000"},"headline":"Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya","datePublished":"2021-05-26T08:34:13+00:00","dateModified":"2021-05-31T18:36:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/"},"wordCount":1382,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/05\/GettyImages-879214102.jpg","keywords":["J League","J1 League","Jepang","Kolom","Sagan Tosu","Slider"],"articleSection":["Cerita","Kolom"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/","name":"Sagan Tosu dan Kisah Kebangkitannya | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/05\/GettyImages-879214102.jpg","datePublished":"2021-05-26T08:34:13+00:00","dateModified":"2021-05-31T18:36:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/22eaa0d237884b37200a11f47df9a000"},"description":"Tepat satu tahun lebih beberapa minggu yang lalu, Sagan Tosu nyaris dinyatakan bangkrut. Utang-utang yang menggunung dari proyek\u00a0galactico mereka yang","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/05\/26\/kebangkitan-sagan-tosu\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/05\/GettyImages-879214102.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/05\/GettyImages-879214102.jpg","width":1024,"height":683,"caption":"Sagan Tosu"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/22eaa0d237884b37200a11f47df9a000","name":"Cokorda Krishna Sadhana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91726d36d11d6fdaf3ba84939bc2397447c30ed1e02e90008a09744ab3157987?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91726d36d11d6fdaf3ba84939bc2397447c30ed1e02e90008a09744ab3157987?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91726d36d11d6fdaf3ba84939bc2397447c30ed1e02e90008a09744ab3157987?s=96&d=mm&r=g","caption":"Cokorda Krishna Sadhana"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/krishna\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49703","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/102"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49703"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49703\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49724,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49703\/revisions\/49724"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49703"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49703"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49703"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}