{"id":4946,"date":"2017-05-16T15:53:44","date_gmt":"2017-05-16T08:53:44","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=4946"},"modified":"2017-05-16T15:53:44","modified_gmt":"2017-05-16T08:53:44","slug":"4946","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/","title":{"rendered":"5 Hal yang Bisa Kita Simpulkan dari La Liga 2016\/2017"},"content":{"rendered":"<p>La Liga 2016\/2017 akan segera berakhir dalam hitungan hari. Apa saja hal-hal yang kita bisa simpulkan dari liga negeri Raja Felipe VI ini?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4947 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-2.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-2.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-2-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-2-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-2-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Liga masih milik Barcelona dan Real Madrid <\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Salah satu alasan mengapa banyak yang malas menonton La Liga adalah karena liga Negeri Matador ini terlalu didominasi duo Barcelona dan Real Madrid. Untuk musim 2016\/2017 ini, tak ada yang berubah, persaingan keduanya bahkan segit hingga pekan terakhir La Liga.<\/p>\n<p>Penantian hadirnya juara La Liga selain kedua klub tersebut pasti akan lama. Kecuali pada awal dekade 2000-an ketika Deportivo La Coruna dan Valencia menjadi juara, kita harus menugggu 10 tahun sampai akhirnya Atletico Madrid menginterupsi dominasi Barca-Real pada tahun 2014.<\/p>\n<p>Namun, harap diingat bahwa persaingan Barcelona dan Real Madrid sudah terjadi sejak musim 1929\/1930, atau sejak La Liga berjalan untuk pertama kali. Berbeda dengan Liga Inggris yang sering melahirkan kekuatan baru, Spanyol cenderung tradisional dan dikuasai dua kekuatan besar tersebut.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4948 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-3.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-3.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-3-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-3-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-3-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Terbentuknya \u2018Magnificent Seven\u2019<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Di akhir dekade 1990-an lalu, Liga Italia sempat memiliki <em>Il Sete Magnifico<\/em>, yaitu klub-klub yang hampir setiap musim mengisi posisi tujuh besar teratas klasemen akhir. Baik kita sadari maupun tidak, situasi yang sama terjadi juga di La Liga dalam empat musim terakhir.<\/p>\n<p>Selain Barcelona dan Real Madrid, lima klub lain adalah Atletico Madrid, Sevilla, Villarreal, Athletic Bilbao, dan Real Sociedad. Terkadang Celta Vigo dan Valencia masuk di dalam tujuh besar menggantikan salah satu di antara ketujuhnya.<\/p>\n<p>Bagi penonton, ini menambah daya tarik La Liga. Apalagi kekuatan kelima klub lainnya tak jarang mengimbangi Barcelona dan Real Madrid. Atletico sudah pernah juara pada 2014, dan tak pernah lagi keluar dari tiga besar.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4949\" aria-describedby=\"caption-attachment-4949\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4949 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-4.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-4.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-4-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-4-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-4-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4949\" class=\"wp-caption-text\">Kandang dari Las Palmas.<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong><em>\u2018Scene stealer\u2019<\/em>: Las Palmas, Eibar dan Alaves<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kita mengenal istilah <em>\u2018scene stealer\u2019<\/em> dalam suatu film jika ada karakter pendukung yang mencuri perhatian kita dari para karakter utama. Di La Liga 2016\/2017, <em>\u2018scene stealer\u2019<\/em> musim ini bisa disematkan ke tiga klub, yaitu Las Palmas, Eibar dan Alaves.<\/p>\n<p>Ketiga kuda hitam ini di luar dugaan menampilkan permainan atraktif sepanjang musim. Seolah tak peduli dengan status sebagai klub kota kecil dengan kekuatan finansial terbatas, ketiganya mempertontonkan permainan menyerang yang menghibur.<\/p>\n<p>Las Palmas tampil baik di sepertiga awal musim, meski akhirnya jeblok dengan mengalami empat kekalahan beruntun di akhir musim. Sementara Eibar tampil mengejutkan dengan menembus delapan besar, meski akhirnya gagal lolos ke Eropa. Alaves sendiri cukup fenomenal, dengan mengejar posisi Eibar di posisi sembilan klasemen, sekaligus tampil di parai final Copa del Rey menghadapi Barcelona. Kita lihat saja apakah ketiganya masih bisa bersaing di musim depan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4950 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-5.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"432\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-5.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-5-309x225.jpg 309w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-5-523x380.jpg 523w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-5-560x407.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Investasi asing belum menjamin prestasi<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Granada harusnya belajar pada Valencia dan Malaga. Klub berlogo kelelawar itu hanya berkuat di papan bawah selama dikuasai investor asing dari Singapura. Valencia mengikuti jejak Malaga, klub-klub yang hanya menikmati Liga Champions di tahun pertama kepemilikan asing. Namun, pada akhirnya mereka kesulitan sendiri menghadapi masalah internal manajemen.<\/p>\n<p>Granada sendiri awalnya cukup optimis dengan kedatangan investor Cina yang mengambil alih kepemilikan. Namun, mengubah nasib klub medioker iu tak semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan dengan Tony Adams di kursi pelatih, Granada tetap terdegradasi.<\/p>\n<p>Satu investasi asing lain pada Espanyol belum kelihatan hasilnya. Meski pada musim 2016\/2017 ini tampil baik dengan menembus 10 besar, belum ada tanda-tanda Espanyol akan tampil di kompetisi antarklub Eropa.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4951 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-6.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-6.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-6-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-6-571x380.jpg 571w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-6-560x372.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Bukan lagi Messi dan Ronaldo<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pertanyaan yang selama ini menghantui kita: bagaimana jadinya sepak bola dunia tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo? Satu dekade terakhir, persaingan pemain terbaik dunia praktis menjadi milik mereka. Sejak kedatangan CR7 ke Spanyol dengan rekor transfer dunia pada 2009\/2010, pencetak gol terbanyak di kasta tertinggi Liga Spanyol pun hanya memunculkan nama salah satu dari keduanya.<\/p>\n<p>Namun, keduanya tentu manusia biasa yang tak bisa melawan bertambahnya usia. Meskipun Messi masih menjadi pencetak gol terbanyak musim ini, dominasi Messi dan Ronaldo sudah terlihat goyah. Nama Luis Suarez sudah menyusul torehan gol keduanya dalam dua musim terakhir.<\/p>\n<p>Besar kemungkinan dominasi ini sudah akan luntur mulai musim depan. Nama-nama lokal juga sudah mulai unjuk gigi. Meski bermain untuk klub-klub dengan materi pemain jauh di bawah Barcelona dan Real Madrid, torehan gol Iago Aspas, Aritz Aduriz, Sergi Enrich, Alvaro Morata dan Gerard Moreno sudah melewati angka dua digit.<\/p>\n<p>Satu nama lain yang sering digadang-gadang bisa menandingi Messi dan Ronaldo adalah Antoine Griezmann. Sayang, besar kemungkinan Griezmann tak akan bertahan di Atletico Madrid untuk musim depan.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (@maheeeR)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pen<\/em><em>cinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku &#8216;Home &amp; Away&#8217;.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>La Liga 2016\/2017 akan segera berakhir dalam hitungan hari. Apa saja hal-hal yang kita bisa simpulkan dari liga negeri Raja Felipe VI ini? Liga masih milik Barcelona dan Real Madrid Salah satu alasan mengapa banyak yang malas menonton La Liga adalah karena liga Negeri Matador ini terlalu didominasi duo Barcelona dan Real Madrid. Untuk musim 2016\/2017 ini, tak ada yang berubah, persaingan keduanya bahkan segit hingga pekan terakhir La Liga. Penantian hadirnya juara La Liga selain kedua klub tersebut pasti akan lama. Kecuali pada awal dekade 2000-an ketika Deportivo La Coruna dan Valencia menjadi juara, kita harus menugggu 10 tahun sampai akhirnya Atletico Madrid menginterupsi dominasi Barca-Real pada tahun 2014. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;5 Hal yang Bisa Kita Simpulkan dari La Liga 2016\/2017&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4952,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,77],"tags":[180,129,178,313,179,487],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Hal yang Bisa Kita Simpulkan dari La Liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam hitungan hari, La Liga akan segera berakhir. Ada hal apa saja yang menarik sepanjang gelaran La Liga musim ini? Cari tahu disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Hal yang Bisa Kita Simpulkan dari La Liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam hitungan hari, La Liga akan segera berakhir. Ada hal apa saja yang menarik sepanjang gelaran La Liga musim ini? Cari tahu disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-16T08:53:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-7.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/\",\"name\":\"5 Hal yang Bisa Kita Simpulkan dari La Liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-7.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-16T08:53:44+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-16T08:53:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Dalam hitungan hari, La Liga akan segera berakhir. Ada hal apa saja yang menarik sepanjang gelaran La Liga musim ini? Cari tahu disini!\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-7.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-7.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"La Liga\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Hal yang Bisa Kita Simpulkan dari La Liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","description":"Dalam hitungan hari, La Liga akan segera berakhir. Ada hal apa saja yang menarik sepanjang gelaran La Liga musim ini? Cari tahu disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Hal yang Bisa Kita Simpulkan dari La Liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Dalam hitungan hari, La Liga akan segera berakhir. Ada hal apa saja yang menarik sepanjang gelaran La Liga musim ini? Cari tahu disini!","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-16T08:53:44+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-7.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/","name":"5 Hal yang Bisa Kita Simpulkan dari La Liga 2016\/2017 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-7.jpg","datePublished":"2017-05-16T08:53:44+00:00","dateModified":"2017-05-16T08:53:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Dalam hitungan hari, La Liga akan segera berakhir. Ada hal apa saja yang menarik sepanjang gelaran La Liga musim ini? Cari tahu disini!","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/4946\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-7.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/1-7.jpg","width":594,"height":396,"caption":"La Liga"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4946"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4946"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4946\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4952"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}