{"id":49388,"date":"2021-01-24T17:59:02","date_gmt":"2021-01-24T10:59:02","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=49388"},"modified":"2021-01-24T17:59:02","modified_gmt":"2021-01-24T10:59:02","slug":"titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/","title":{"rendered":"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pendukung Real Madrid, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa tim sekelas ini di era pelatih Zinedine Zidane jilid kedua bisa tersingkir dari Copa del Rey melawan klub yang bermain di kasta bawah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang memalukan itu benar-benar terjadi ketika Real Madrid secara mengejutkan dipermalukan oleh tim divisi 3 Liga Spanyol (Segunda B) Alcoyano dengan skor 2-1.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih memalukan lagi, Alcoyano berhasil melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">comeback<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan 10 orang pemain setelah di menit 110, Ramon Lopez diberikan kartu merah akibat melanggar Casemiro.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekalahan memalukan ini memperpanjang rekor Zidane yang belum pernah meraih satupun gelar Copa del Rey sejak melatih <em>Los Blancos<\/em> mulai Januari 2016.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Performa buruk dan tidak konsisten Madrid sepanjang musim ini, bisa dilihat ketika mereka bermain bagus dan menang kala melawan tim-tim besar, dengan mengalahkan Barcelona, Atletico Madrid, Sevilla, Inter Milan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun hasilnya justru berbanding terbalik ketika menghadapi tim-tim medioker. Mereka kalah melawan Cadiz, Alaves ketika bermain di kandang sendiri, bahkan menghadapi Shakhtar Donetsk mereka menderita dua kekalahan baik di kandang maupun tandang.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/21\/usai-buang-ozil-arsenal-incar-martin-odegaard\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Usai Buang \u00d6zil, Arsenal Incar Martin Odegaard<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Madrid sebagai klub yang dianggap mempunyai DNA Eropa, terseok-seok untuk bisa lolos ke fase <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">knock-out<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai juara grup Liga Champions.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak dibukanya bursa transfer musim panas ini, tampaknya akan menjadi bencana lain untuk Madrid. <em>Los Merengues<\/em> tidak membeli satu pun pemain, hanya memanggil pulang Martin Odegaard dan Andrey Lunin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal dari daftar pemain yang dipertahankan dalam skuat 2019\/2020, banyak pemain yang sebenarnya sudah jauh menurun performanya namun tetap dipertahankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di posisi penjaga gawang, praktis Thibaut Courtois tidak tergantikan. Meskipun sempat blunder konyol melawan Alaves. Courtois konsisten bermain bagus dan sering menyelamatkan Madrid dari kekalahan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">saves <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">gemilangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kehadiran Andrey Lunin yang dipanggil dari Real Oviedo memang hanya diproyeksikan sebagai kiper pelapis. Apesnya ketika diberi kesempatan menjadi <em>starter<\/em>, langsung kebobolan dua gol dari Alcoyano.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di posisi pemain belakang, ketergantungan pada sosok <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">el capitan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sergio Ramos tidak lagi terbantahkan. Beberapa kali musim ini ketika Ramos tidak bermain karena cedera, koordinasi pertahanan sering kali amburadul dan mudah sekali dijebol oleh lawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Raphael Varane yang diharapkan menjadi suksesor Ramos mengalami penurunan performa dengan beberapa kali melakukan blunder. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Eder Militao dan Nacho ketika diberi kesempatan gagal menunjukkan kontribusi yang positif.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/19\/david-alaba-bayern-munich-ke-real-madrid\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">David Alaba, dari Bayern Munich ke Real Madrid!<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sektor bek sayap, hanya Ferland Mendy yang bermain konsisten bagus di setiap <em>match<\/em>. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Marcelo permainannya tak lagi sama ketika masa jayanya. Dani Carvajal meskipun selalu bermain bagus namun seringkali dibekap cedera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Carvajal tidak bermain, malah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lucas Vazquez yang dijadikan bek sayap oleh Zizou.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di posisi gelandang, Zidane masih saja mepertahankan trio MCK (Modric-Casemiro-Kroos) sebagai pengatur lini tengah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun performa mereka tentu tidak lagi sama ketika berhasil mengantar Madrid <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hat-trick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juara UCL.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Madrid masih mengandalkan Modric yang berusia 35 tahun sebagai jenderal lini tengah, meskipun di luar dugaan permainannya jauh meningkat dari musim lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ketiga pemain ini tidak bermain maksimal, pemain lain seperti Isco, Fede Valverde, dan Martin Odegaard, belum bisa memberikan kontribusi yang maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Isco yang pada era pelatihan Zidane jilid pertama sering menjadi pilihan utama pada formasi 4-4-2 berlian, pada era Zidane jilid kedua ini tidak lagi diandalkan, dan lebih berkutat dengan masalah kegemukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Valverde yang musim lalu menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rising star<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, musim ini belum menunjukkan permainan yang konsisten.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/15\/sergio-ramos-ke-liverpool-atau-manchester-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sergio Ramos Jadinya ke Liverpool atau Manchester United, Nih?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian Odegaard yang musim lalu bermain apik bersama Real Sociedad malah dipinggirkan oleh Zidane, padahal kehadirannya diharapkan bisa menggantikan James Rodriguez yang dilego ke Everton.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Posisi penyerang menjadi persoalan utama karena minimnya gol yang dicetak oleh pemain depan <em>L<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">os Blancos<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ditambah ketergantungan pada Karim Benzema yang telah mencetak 13 gol di semua ajang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun ketika Benzema tidak dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">form<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terbaiknya, pemain depan lain tidak bisa diandalkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Luka Jovic yang diharapkan menjadi pelapis yang sepadan musim ini gagal mencetak gol, sehingga ia dipulangkan ke Frankfurt.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Paling menyedihkan tentu melihat performa Eden Hazard yang dibeli mahal oleh Madrid sebagai pengganti Cristiano Ronaldo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hazard lebih sering berkutat dengan cedera ketimbang mencetak gol. Marco Asensio, Vinicius Junior, ataupun Rodrygo juga belum memberikan kontribusi yang bisa mengangkat Madrid.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekalahan atas Alcoyano menjadi puncak yang memperlihatkan bagaimana buruknya penampilan Madrid sejak awal musim ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Praktis peluang madrid untuk mendapatkan gelar hanya tersisa di LaLiga dan Liga Champions. Sebagai juara bertahan LaLiga musim lalu, performa Madrid bisa dibilang sangat inkonsisten sampai pertengahan musim ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/15\/gagal-total-di-real-madrid-luka-jovic-mudik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Gagal Total di Real Madrid, Luka Jovic \u2018Mudik\u2019!<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini Madrid tertinggal 4 poin dari Atletico Madrid di puncak, bahkan bisa saja sang tetangga unggul 10 poin jika berhasil memaksimalkan 2 tabungan pertandingan yang mereka punya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peluang realistis bisa jadi ada di Liga Champions, dimulai dengan menghadapi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Atalanta pada babak 16 besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Posisi Zinedine Zidane saat ini sudah di ujung tanduk pemecatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari segi permainan, sering kali tidak ada kreativitas untuk membongkar pertahanan lawan ketika menghadapi tim yang bermain bertahan dalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemain yang berkontribusi atas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hat-trick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> UCL saat ini sudah kehilangan masa jayanya dan butuh segera regenerasi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Praktis saat ini sangat minim alternatif yang digunakan oleh Zidane.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan tidak mungkin Zidane yang dikenal dengan pelatih bergelimang gelar, untuk kali pertama akan merasakan titik nadir pahitnya puasa gelar musim ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Madrid puasa gelar, bisa jadi surat pemecatan sudah disiapkan oleh Florentino Perez kepada Zidane, tak peduli betrpa banyak gelar yang diberikan olehnya kepada publik Santiago Bernabeu.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/05\/real-madrid-yang-sedang-terjepit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Real Madrid yang Sedang Terjepit<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><em><strong>*Penulis adalah Madridista yang terlatih dibuat deg-degan oleh taktik Zidane. Bisa disapa di akun twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/hariskurnia_A\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@hariskurnia_A<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJiQWZGQmdxUyIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai pendukung Real Madrid, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa tim sekelas ini di era pelatih Zinedine Zidane jilid kedua bisa tersingkir dari Copa del Rey melawan klub yang bermain di kasta bawah. Hal yang memalukan itu benar-benar terjadi ketika Real Madrid secara mengejutkan dipermalukan oleh tim divisi 3 Liga Spanyol (Segunda B) Alcoyano dengan skor 2-1. Lebih memalukan lagi, Alcoyano berhasil melakukan comeback dengan 10 orang pemain setelah di menit 110, Ramon Lopez diberikan kartu merah akibat melanggar Casemiro. Kekalahan memalukan ini memperpanjang rekor Zidane yang belum pernah meraih satupun gelar Copa del Rey sejak melatih Los Blancos mulai Januari 2016. Performa buruk dan tidak konsisten Madrid sepanjang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":49389,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[2631,178,3849,179,122,598,1107],"class_list":["post-49388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-berita-real-madrid","tag-la-liga","tag-laliga","tag-real-madrid","tag-slider","tag-suara-pembaca","tag-zinedine-zidane"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebagai pendukung Real Madrid, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa tim sekelas ini di era pelatih Zinedine Zidane jilid kedua bisa\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagai pendukung Real Madrid, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa tim sekelas ini di era pelatih Zinedine Zidane jilid kedua bisa\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-24T10:59:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/01\/GettyImages-1169397996.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane\",\"datePublished\":\"2021-01-24T10:59:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/\"},\"wordCount\":899,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2021\\\/01\\\/GettyImages-1169397996.jpg\",\"keywords\":[\"Berita Real Madrid\",\"La Liga\",\"LaLiga\",\"Real Madrid\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\",\"Zinedine Zidane\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/\",\"name\":\"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2021\\\/01\\\/GettyImages-1169397996.jpg\",\"datePublished\":\"2021-01-24T10:59:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sebagai pendukung Real Madrid, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa tim sekelas ini di era pelatih Zinedine Zidane jilid kedua bisa\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2021\\\/01\\\/GettyImages-1169397996.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2021\\\/01\\\/GettyImages-1169397996.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2021\\\/01\\\/24\\\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane | Football Tribe Indonesia","description":"Sebagai pendukung Real Madrid, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa tim sekelas ini di era pelatih Zinedine Zidane jilid kedua bisa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sebagai pendukung Real Madrid, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa tim sekelas ini di era pelatih Zinedine Zidane jilid kedua bisa","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2021-01-24T10:59:02+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/01\/GettyImages-1169397996.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane","datePublished":"2021-01-24T10:59:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/"},"wordCount":899,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/01\/GettyImages-1169397996.jpg","keywords":["Berita Real Madrid","La Liga","LaLiga","Real Madrid","Slider","Suara Pembaca","Zinedine Zidane"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/","name":"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/01\/GettyImages-1169397996.jpg","datePublished":"2021-01-24T10:59:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sebagai pendukung Real Madrid, mungkin tidak pernah terlintas di pikiran bahwa tim sekelas ini di era pelatih Zinedine Zidane jilid kedua bisa","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/01\/GettyImages-1169397996.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2021\/01\/GettyImages-1169397996.jpg","width":1024,"height":683},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2021\/01\/24\/titik-nadir-real-madrid-di-bawah-kendali-zidane\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Titik Nadir Real Madrid di Bawah Kendali Zidane"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49388"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49388\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49392,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49388\/revisions\/49392"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49389"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}