{"id":4906,"date":"2017-05-16T11:00:31","date_gmt":"2017-05-16T04:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=4906"},"modified":"2017-05-16T01:05:17","modified_gmt":"2017-05-15T18:05:17","slug":"pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/","title":{"rendered":"Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola"},"content":{"rendered":"<blockquote><p><em>\u201cGod Loves Unexpected Heroes\u201d<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Demikian ungkapan pemain Chelsea Michy Batshuayi setelah mencetak gol yang memastikan The Blues juara Liga Primer Inggris musim 2016\/2017 ini.<\/p>\n<p>Nama Michy Batshuayi memang nyaris tidak terdengar dibanding dengan para pemain lain seperti Eden Hazard, N\u2019Golo Kante atau Diego Costa. Batshuayi, yang sempat merumput di Marseille, memang lebih banyak menjadi cadangan dan baru tampil 18 kali dengan torehan hanya satu gol.<\/p>\n<p>Namun, keputusan Antonio Conte memasukkan dirinya menggantikan Pedro Rodriguez terbukti ampuh. Gol Batshuayi delapan menit jelang laga usai menjadi sangat berharga karena memastikan Chelsea juara musim ini. Sekalipun masih ada dua laga sisa, tetapi sudah tidak berpengaruh lagi karena Chelsea sudah unggul 10 poin di atas peringkat dua klasemen, Tottenham Hotspur.<\/p>\n<p>Sepak bola adalah cerminan kehidupan sehari-hari. Segala sesuatu bisa terjadi bahkan di detik terakhir sekalipun. Dan sering kali yang menjadi penentu kemenangan tim bukanlah pemain bintang utama mereka, melainkan pemain yang selama ini kalah tenar atau tidak terlalu tampil baik. Mereka, saat dimasukkan pelatih, ternyata menjadi pemain yang tak disangka banyak pihak akan membawa hasil masif bagi tim.<\/p>\n<p>Ada kejadian menarik dimana yang menjadi penentu utama kemenangan bukanlah pemain yang disangka. Bahkan ada juga \u201caktor\u201d di luar sepak bola yang menjadi pahlawan tak diduga di kemenangan sebuah tim.\u00a0 Mari kita lihat daftarnya<\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4907 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ole-Gunnar-Solksjaer.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"413\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ole-Gunnar-Solksjaer.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ole-Gunnar-Solksjaer-324x225.jpg 324w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ole-Gunnar-Solksjaer-547x380.jpg 547w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ole-Gunnar-Solksjaer-560x389.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/h3>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer (Final Liga Champions 1998\/1999, Manchester United <\/strong><strong>kontra<\/strong><strong> Bayern Munchen)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ini salah satu final Liga Champions Eropa yang paling berkesan sepanjang masa.\u00a0 Lepas dari Manchester United tengah bagus-bagusnya dengan pemain sekelas David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, Gary Neville, dan Peter Schmeichel (serta sudah meraih gelar Liga Primer dan Piala FA sebelumnya), kebanyakan justru mendukung Bayern Munchen yang masih diperkuat pemain sekelas Lothar Matthaus dan Stefan Effenberg untuk mengangkat trofi Kuping Lebar ini.<\/p>\n<p>Enam menit laga mulai, Bayern unggul lewat tendangan bebas Mario Basler. Dan suporter Bayern nampaknya hendak berpesta jelang <em>injury time<\/em>. Pendukung Setan Merah sudah nyaris putus asa karena skuat asuhan Sir Alex Ferguson nampaknya akan kalah. Namun dua menit jelang bubar keadaan berbalik.<\/p>\n<p>Dua pemain yang masuk sebagai pemain pengganti, Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer, berhasil mengubah keadaan dengan dua gol di dua menit <em>injury time<\/em>. Dan David Beckham juga punya andil karena kedua gol ini berasal dari tendangan pojoknya. Matthaus sudah diganti sepuluh menit jelang bubaran hanya bisa tertegun tak percaya.<\/p>\n<p>Berpestalah para pemain dan suporter Setan Merah, sementara para pemain Bayern hanya bisa tertunduk lemah dan frustrasi karena gelar juara yang sudah di depan mata hilang dalam sekian detik Dengan ini, Manchester United sukses meraih <em>treble <\/em>musim 1998\/1999.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4908\" aria-describedby=\"caption-attachment-4908\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4908 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ederzito.jpg\" alt=\"Ederzito\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ederzito.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ederzito-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ederzito-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ederzito-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4908\" class=\"wp-caption-text\">Ederzito<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Ederzito (Final Piala Eropa 2016, Portugal <\/strong><strong>melawan<\/strong><strong> Prancis)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kehebatan Cristiano Ronaldo di Real Madrid diharapkan \u201cmenular\u201dsaat bermain untuk negaranya di Piala Eropa 2016 di Prancis. Sayangnya, Ronaldo tidak terlalu maksimal karena cedera (terbukti di final dia hanya tampil sekitar setengah jam).<\/p>\n<p>Portugal sendiri juga lolos ke 16 besar juga karena hoki (sebab menjadi salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik). Bahkan di fase grup, Seleccao das Quinas tak mampu menang atas tim debutan, Hongaria dan Islandia.<\/p>\n<p>Tapi di fase gugur, Portugal mulai panas. Mengalahkan Kroasia lewat perpanjangan waktu, lalu Polandia lewat adu penalti, Ronaldo dan kawan-kawan lanjut mengalahkan tim kejutan, Wales, dengan skor 2-0 dan membawa tim asuhan Fernando Santos ke final meladeni tuan rumah.<\/p>\n<p>Ronaldo harus ditarik keluar karena cedera. Sekalipun menguasai jalannya pertandingan, Prancis agak kesulitan membobol gawang Portugal. Tanpa gol di 90 menit, pertandingan lanjut ke perpanjangan waktu. Eder yang menggantikan Renato Sanches berhasil memecah kebuntuan di menit ke-109 dengan mencetak gol tunggal ke gawang Lloris.<\/p>\n<p>Gol yang membawa Portugal meraih trofi internasional pertamanya. Dan Eder yang saat ini bermain untuk Lille, menjadi pemain pengganti ke-6 yang mencetak gol di final Piala Eropa.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4909\" aria-describedby=\"caption-attachment-4909\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4909 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pedrag-Mijatovic.jpg\" alt=\"Pedrag Mijatovic\" width=\"594\" height=\"439\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pedrag-Mijatovic.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pedrag-Mijatovic-304x225.jpg 304w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pedrag-Mijatovic-514x380.jpg 514w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pedrag-Mijatovic-560x414.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4909\" class=\"wp-caption-text\">Pedrag Mijatovic<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Pedrag Mijatovic (Final <\/strong><strong>Liga<\/strong><strong> Champions Eropa 1997\/1998, Real Madrid <\/strong><strong>kontra<\/strong><strong> Juventus)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemain Yugoslavia (sekarang Serbia) ini tidak pernah jadi pemain inti. Namun, gol di final Piala Champions Eropa tahun 1998 mengakhiri puasa gelar Liga Champions milik Real Madrid selama 32 tahun.<\/p>\n<p>Mijatovic tidak disangka menjadi penentu di laga penting ini. Maklum saja, Real Madrid masih dihuni talenta lokal sekelas Raul Gonzales dan Fernando Morientes kala itu.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4910\" aria-describedby=\"caption-attachment-4910\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4910 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1.jpg\" alt=\"James Rodriguez\" width=\"594\" height=\"402\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1-332x225.jpg 332w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1-561x380.jpg 561w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1-560x379.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4910\" class=\"wp-caption-text\">James Rodriguez<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>James Rodriguez (Piala Dunia 2014)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kolombia hadir di Piala Dunia edisi ini tanpa penyerang andalan mereka, Radamel Falcao. Namun, ada sosok lain yang mendadak jadi idola dan rebutan klub kaya setelah turnamen usai. Dia adalah James Rodriguez.<\/p>\n<p>Rekan setim Falcao di AS Monaco ini membuat kejutan dengan menjadi pencetak gol terbanyak (6 gol) di ajang bergengsi empat tahunan ini. Enam gol dan dua asis dalam lima laga cukup membuktikan kualitas Rodriguez. Mengalahkan Uruguay di babak 16 besar, Kolombia tampil impresif di perempat-final walau harus takluk dari tuan rumah Brasil. Bahkan para suporter Brazil pun sampai melakukan penghormatan dengan berdiri karena kagum atas aksinya.<\/p>\n<p>Saat ini, James bermain untuk Real Madrid. Lepas penampilannya cukup baik, namun dia kerap dicadangkan. Isu yang berkembang, bintang Kolombia ini akan pindah ke Manchester United musim depan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4911\" aria-describedby=\"caption-attachment-4911\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4911 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Marcus-Rashford.jpg\" alt=\"Marcus Rashford\" width=\"594\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Marcus-Rashford.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Marcus-Rashford-313x225.jpg 313w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Marcus-Rashford-529x380.jpg 529w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Marcus-Rashford-560x403.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4911\" class=\"wp-caption-text\">Marcus Rashford<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Marcus Rashford (Manchester United <\/strong><strong>lawan<\/strong><strong> Manchester City, musim 2015\/2016)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Rashford belum menjadi apa-apa saat Manchester United masih dilatih Louis van Gaal. Namun tak diduga, Rashford yang masih berusia 18 tahun 141 hari kala itu, bisa membawa Setan Merah menang 1-0 atas Manchester City di Etihad Stadium pada 20 Maret 2016. Golnya ini membuat dirinya pemain termuda yang mencetak gol di derbi Manchester sejak zaman Liga Primer.<\/p>\n<p>Saat ini, suporter Setan Merah menantikan aksinya di final Liga Europa saat Manchester United akan bersiap melawan Ajax Amsterdam di Swedia tanggal 25 Mei 2017 mendatang.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4912\" aria-describedby=\"caption-attachment-4912\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4912 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pickles.jpg\" alt=\"Pickles\" width=\"594\" height=\"539\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pickles.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pickles-248x225.jpg 248w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pickles-419x380.jpg 419w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pickles-560x508.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4912\" class=\"wp-caption-text\">Pickles<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Pickles (Piala Dunia 1966, Inggris)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Nah, sosok ini bukan sosok biasa. Dia bukan pemain bola atau pelatih. Melainkan seekor anjing! Ya, jika tidak ada anjing bernama Pickles ini, panitia Piala Dunia bakal malu karena turnamen akan digelar tanpa piala sesungguhnya.<\/p>\n<p>Waktu itu,turnamen masih bernama Jules Rimet. Empat bulan sebelum turnamen bergengsi tersebut digelar, piala itu mendadak hilang dari tempat pameran. Langsung saja dunia mengkritik Inggris dan kejadian itu menghebohkan dunia.<\/p>\n<p>Di tengah kepanikan FA mencari piala, tiba-tiba ada kejadian mengejutkan tujuh hari menjelang Piala Dunia mulai. Seekor anjing bernama Pickles tengah diajak jalan-jalan majikannya bernama Dave Corbett. Lalu sang majikan agak terkejut saat Pickles berlari dengan koran di mulutnya. Dikira bom, ternyata Pickles menemukan piala tersebut terbungkus koran di semak-semak. Corbett langsung <a href=\"http:\/\/www.bbc.com\/sport\/football\/35872662\">melaporkan temuan ini ke polisi.<\/a><\/p>\n<p>Langsung kabar itu kemudian menjadi suka cita. Terlebih kala Inggris menjadi juara untuk pertama kalinya, Pickles dan Corbet diundang menjadi tamu kehormatan di Wembley.<\/p>\n<p>Ironisnya, Pickles meninggal setahun kemudian. Dan Jules Rimet hilang lagi tahun 1983 dan tidak pernah ditemukan. Walau begitu, Pickles akan tetap dikenang sebagai anjing yang memenangkan Piala Dunia, bahkan sebelum laga dimulai.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yasmeen Rasidi (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/melatee2512\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">melatee2512<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cGod Loves Unexpected Heroes\u201d Demikian ungkapan pemain Chelsea Michy Batshuayi setelah mencetak gol yang memastikan The Blues juara Liga Primer Inggris musim 2016\/2017 ini. Nama Michy Batshuayi memang nyaris tidak terdengar dibanding dengan para pemain lain seperti Eden Hazard, N\u2019Golo Kante atau Diego Costa. Batshuayi, yang sempat merumput di Marseille, memang lebih banyak menjadi cadangan dan baru tampil 18 kali dengan torehan hanya satu gol. Namun, keputusan Antonio Conte memasukkan dirinya menggantikan Pedro Rodriguez terbukti ampuh. Gol Batshuayi delapan menit jelang laga usai menjadi sangat berharga karena memastikan Chelsea juara musim ini. Sekalipun masih ada dua laga sisa, tetapi sudah tidak berpengaruh lagi karena Chelsea sudah unggul 10 poin di &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4910,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[79,95],"tags":[129,213,224],"class_list":["post-4906","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dunia","category-lainnya","tag-featured","tag-piala-dunia","tag-sepak-bola"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering kali penentu kemenangan tim bukanlah pemain utama mereka, mereka masih kalah tenar, yang ternyata menjadi seorang pahlawan sepak bola.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering kali penentu kemenangan tim bukanlah pemain utama mereka, mereka masih kalah tenar, yang ternyata menjadi seorang pahlawan sepak bola.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-16T04:00:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"402\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola\",\"datePublished\":\"2017-05-16T04:00:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/\"},\"wordCount\":1108,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/James-Rodriguez-1.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Piala Dunia\",\"Sepak Bola\"],\"articleSection\":[\"Dunia\",\"Lainnya\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/\",\"name\":\"Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/James-Rodriguez-1.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-16T04:00:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sering kali penentu kemenangan tim bukanlah pemain utama mereka, mereka masih kalah tenar, yang ternyata menjadi seorang pahlawan sepak bola.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/16\\\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/James-Rodriguez-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/James-Rodriguez-1.jpg\",\"width\":594,\"height\":402,\"caption\":\"James Rodriguez yang menjadi pahlawan bagi timnas Kolombia di Piala Dunia 2014.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","description":"Sering kali penentu kemenangan tim bukanlah pemain utama mereka, mereka masih kalah tenar, yang ternyata menjadi seorang pahlawan sepak bola.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sering kali penentu kemenangan tim bukanlah pemain utama mereka, mereka masih kalah tenar, yang ternyata menjadi seorang pahlawan sepak bola.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-16T04:00:31+00:00","og_image":[{"width":594,"height":402,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola","datePublished":"2017-05-16T04:00:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/"},"wordCount":1108,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1.jpg","keywords":["Featured","Piala Dunia","Sepak Bola"],"articleSection":["Dunia","Lainnya"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/","name":"Pahlawan Tak Diduga di Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1.jpg","datePublished":"2017-05-16T04:00:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sering kali penentu kemenangan tim bukanlah pemain utama mereka, mereka masih kalah tenar, yang ternyata menjadi seorang pahlawan sepak bola.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/16\/pahlawan-tak-diduga-di-sepak-bola\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/James-Rodriguez-1.jpg","width":594,"height":402,"caption":"James Rodriguez yang menjadi pahlawan bagi timnas Kolombia di Piala Dunia 2014."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4906"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4906\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}