{"id":48703,"date":"2020-12-17T07:52:37","date_gmt":"2020-12-17T00:52:37","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=48703"},"modified":"2020-12-17T07:52:37","modified_gmt":"2020-12-17T00:52:37","slug":"mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/","title":{"rendered":"MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kiprah Manchester United (MU) di Liga Champions musim ini resmi berakhir. Tidak konsistennya Setan Merah menjadi sebab akan semua ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>The Red Devils<\/em> pada awalnya berjaya di laga pembuka. Namun apa daya, kekalahan yang ada membuat harapan sirna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengawali babak penyisihan Liga Champions musim ini, MU tergabung dengan grup yang lumayan berat di grup H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka harus bersua dengan PSG, RB Leipzig, dan Istanbul Basaksehir. Banyak orang mengatakan ini grup neraka, karena terdapat semi-finalis dan finalis tahun lalu. Namun, bagi <em>fans<\/em> MU di awal perjalanan ini masih bisa berekspetasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anggapan <em>fans<\/em> bahwa \u201chanya segini <em>doang<\/em> grup neraka\u201d ini mulai muncul karena mampu berjaya di awal.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/16\/manchester-united-setan-yang-tidak-berkutik-di-neraka\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Manchester United, Setan yang Tidak Berkutik di Neraka<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skuat Ole Gunnar Solskjaer mampu mengalahkan lawan kuat mereka, yaitu PSG dan Leipzig. Bagaimana tidak jemawa, mereka mampu mengandaskan PSG di Paris. Kemudian, membantai Leipzig dengan skor yang telak di Manchester.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, kebiasaan Setan Merah mulai terulang. Rekor mereka yang buruk ketika bertandang ke Turki berlanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bruno Fernandes dkk kalah oleh Istanbul Basaksehir dengan skor tipis. Mereka memang menguasai laga, tetapi masalah MU terus saja berlanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MU kurang efektif dalam melakukan serangan. Ditambah dengan sering kalahnya mereka dengan klub biasa. Suatu hal yang sering terjadi di masa kepelatihan Ole. Harapan dan jemawa pun mulai luntur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, penggemar kembali bergelora saat menjamu Istanbul Basaksehir di Manchester. Mereka memetik kemenangan telak kembali. Harapan muncul lagi dan para fans berani berkoar kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/01\/edinson-cavani-supersub-yang-selamatkan-supersub\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Edinson Cavani, Supersub yang Selamatkan Supersub<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harapan yang ada semakin bergelora. Menjamu PSG di Old Trafford MU dijagokan menang mudah. Namun, kenyataanya mereka kalah dan terbantai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permainan menyerang tidak efektif. Kebiasaan bek yang sering melawak kembali terulang. <em>Striker<\/em> yang ada tidak tajam akibat ketatnya pertahanannya PSG.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gol yang mereka cetak pun beruntung. Saat itu bola tendangan Rashford membentur bek PSG dan masuk ke gawang Navas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partai penentuan lalu terjadi. MU dan Leipzig saling berhadapan di Jerman. Leipzig yang tampil di kandang tampil agresif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MU tertinggal 2-0 pada babak pertama. Pada babak kedua juga mereka kembali tertinggal 3-0. MU hanya bisa membalas melalui Bruno dan gol bunuh diri pemain Leipzig. Mereka pun gagal melaju ke fase gugur.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/21\/pemain-inggris-di-manchester-united-era-solksjaer\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Dominasi Pemain Inggris di Skuat Utama Manchester United Bersama Solskjaer<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah MU dalam melawan Leipzig masih sama. Kegagalan lini serang mengaplikasikan umpan menjadi gol. Ditambah dengan dagelan para beknya, MU butuh sebuah perubahan jika ingin konsisten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Formasi yang digunakan Ole Gunnar Solskjaer juga kadang tidak pas. MU dalam statistik, jika bermain bertahan besar kemungkinan menang, tapi jika menyerang dan menguasai permainan malah membuat mereka tidak efisien. Hal ini dapat menjadi sebuah masalah yang serius bagi MU.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MU yang pada awalnya menguasai grup harus kandas. Kejemawaan mereka di awal seperti menjadi bumerang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlalu mengandalkan Bruno juga sepertinya mudah dibaca lawan. Pogba dan Martial harus lebih <em>powerful<\/em>. Mereka berdua sering kali tak konsisten. Mental para pemain harus sangat dibenahi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegagalan memanfaatkan laga kandang terakhir juga harus dievaluasi. Bukti bahwa mental dan disiplin harus lebih ditingkatkan. Terutama, mental bermain saat laga kandang. Di Liga Inggris saja, MU lebih jago tandang ketimbang kandang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MU kini melangkah ke 32 besar Liga Europa, sebagai <em>reward<\/em> menempati peringkat ketiga. Kembali di habitatnya musim lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengobati kegagalan mereka di Liga Champions, dan menuntaskan misi di Liga Europa musim lalu yang kandas di semi-final.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/11\/manchester-united-dan-konsistensi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Manchester United dan Konsistensi bagai Aku dan Kamu yang Tak Kunjung Bersatu<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">*<\/span><\/i><b><i>Penulis merupakan penggemar setia Manchester United sejak final UCL 2008, mahasiswa sejarah di salah satu kampus kependidikan. Bisa disapa di akun Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/se_feat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@se_feat<\/a><\/i><\/b><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJvSzc2RE9HNCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kiprah Manchester United (MU) di Liga Champions musim ini resmi berakhir. Tidak konsistennya Setan Merah menjadi sebab akan semua ini. The Red Devils pada awalnya berjaya di laga pembuka. Namun apa daya, kekalahan yang ada membuat harapan sirna. Mengawali babak penyisihan Liga Champions musim ini, MU tergabung dengan grup yang lumayan berat di grup H. Mereka harus bersua dengan PSG, RB Leipzig, dan Istanbul Basaksehir. Banyak orang mengatakan ini grup neraka, karena terdapat semi-finalis dan finalis tahun lalu. Namun, bagi fans MU di awal perjalanan ini masih bisa berekspetasi. Anggapan fans bahwa \u201chanya segini doang grup neraka\u201d ini mulai muncul karena mampu berjaya di awal. Skuat Ole Gunnar Solskjaer mampu &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":48704,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[2622,1616,848,151,598],"class_list":["post-48703","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-berita-manchester-united","tag-liga-champions","tag-liga-europa","tag-manchester-united","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kiprah Manchester United (MU) di Liga Champions musim ini resmi berakhir. Tidak konsistennya Setan Merah menjadi sebab akan semua ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kiprah Manchester United (MU) di Liga Champions musim ini resmi berakhir. Tidak konsistennya Setan Merah menjadi sebab akan semua ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-17T00:52:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/12\/GettyImages-1290158978.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"770\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir\",\"datePublished\":\"2020-12-17T00:52:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/\"},\"wordCount\":594,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/12\\\/GettyImages-1290158978.jpg\",\"keywords\":[\"Berita Manchester United\",\"Liga Champions\",\"Liga Europa\",\"Manchester United\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/\",\"name\":\"MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/12\\\/GettyImages-1290158978.jpg\",\"datePublished\":\"2020-12-17T00:52:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Kiprah Manchester United (MU) di Liga Champions musim ini resmi berakhir. Tidak konsistennya Setan Merah menjadi sebab akan semua ini.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/12\\\/17\\\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/12\\\/GettyImages-1290158978.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/12\\\/GettyImages-1290158978.jpg\",\"width\":1024,\"height\":770},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir | Football Tribe Indonesia","description":"Kiprah Manchester United (MU) di Liga Champions musim ini resmi berakhir. Tidak konsistennya Setan Merah menjadi sebab akan semua ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir | Football Tribe Indonesia","og_description":"Kiprah Manchester United (MU) di Liga Champions musim ini resmi berakhir. Tidak konsistennya Setan Merah menjadi sebab akan semua ini.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-12-17T00:52:37+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":770,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/12\/GettyImages-1290158978.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir","datePublished":"2020-12-17T00:52:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/"},"wordCount":594,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/12\/GettyImages-1290158978.jpg","keywords":["Berita Manchester United","Liga Champions","Liga Europa","Manchester United","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/","name":"MU di Liga Champions: Berjaya di Awal Terseok di Akhir | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/12\/GettyImages-1290158978.jpg","datePublished":"2020-12-17T00:52:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Kiprah Manchester United (MU) di Liga Champions musim ini resmi berakhir. Tidak konsistennya Setan Merah menjadi sebab akan semua ini.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/12\/17\/mu-di-liga-champions-berjaya-di-awal-terseok-di-akhir\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/12\/GettyImages-1290158978.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/12\/GettyImages-1290158978.jpg","width":1024,"height":770},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48703","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48703"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48703\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48705,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48703\/revisions\/48705"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48704"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48703"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48703"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48703"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}