{"id":48243,"date":"2020-11-06T11:15:58","date_gmt":"2020-11-06T04:15:58","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=48243"},"modified":"2020-12-22T16:12:12","modified_gmt":"2020-12-22T09:12:12","slug":"neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/","title":{"rendered":"Neraka AC Milan di Kaki Kiri Yusuf Yazici"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/05\/ac-milan-dan-aktor-kunci-pembangkit-kejayaannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">AC Milan<\/a> menyambut kedatangan sang tamu dari Prancis, Lille, dengan tangan terbuka dalam lanjutan babak grup Europa League 2020\/21 pada Jumat (6\/11) dini hari WIB.<\/p>\n<p>Catatan 24 laga tak terkalahkan bikin Setan Merah dari Italia sedikit di atas angin. Apalagi, Milan tengah memimpin klasemen sementara Serie A yang sudah berjalan 6 pekan. Dan lagi, anak asuh Stefano Pioli juga sempurna di dua laga awal Grup H Europa League dengan menyapu 2 kemenangan.<\/p>\n<p>Namun, satu orang yang luput dari pantauan\u00a0<em>Rossoneri<\/em> adalah pria asal Turki, <a href=\"https:\/\/www.inews.id\/sport\/soccer\/profil-yusuf-yazici-pemain-muslim-yang-jebol-gawang-ac-milan-3-kali\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Yusuf Yazici<\/a>.<\/p>\n<p>Hanya dalam tempo 58 menit, Yusuf Yazici, gelandang kidal berusia 23 tahun ini sukses mempermalukan AC Milan di San Siro. Tiga gol diborong Yazici untuk membungkam euforia sementara Milan yang tengah melambung usai serentetan hasil positif dalam beberapa bulan terakhir.<\/p>\n<p>Tiga gol dari kaki kiri Yazici pula yang seketika menjatuhkan\u00a0<em>Il Diavolo Rosso\u00a0<\/em>ke tanah, untuk berpijak sejenak, usai melambung tinggi ke langit di awal musim ini. Siapa sebenarnya Yusuf Yazici?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>Yusuf Yazici adalah suksesor Nicolas Pepe di Lille<\/h4>\n<p>Yusuf Yazici didatangkan Lille dari Trabzonspor pada Agustus 2019 dengan mahar \u20ac17,5 juta. Ia datang pada 6 Agustus 2019, hanya 5 hari setelah Lille melepas sang bintang utama kala itu, Nicolas Pepe, ke Arsenal. Tak ragu-ragu, Christophe Galtier, pelatih Lille, menyebut sang bintang muda yang kala itu baru berusia 22 tahun, sebagai suksesor Pepe.<\/p>\n<p>Kebetulan, profil dan kemampuan teknis Yazici mirip dengan bintang asal Pantai Gading itu. Kidal, punya kemampuan teknis oke, dan tajam.<\/p>\n<p>Lahir dan besar di Kota Trabzon, Yazici bergabung bersama akademi Trabzonspor sejak belia dan melesat ke tim utama. Dari 100 penampilan bersama tim papan tengah Superlig tersebut, ia punya catatan 22 gol dan 21 gol, sebuah statistik yang oke untuk bekal ke liga yang lebih besar.<\/p>\n<p>Dan Ligue 1 dipilih sang pemain sebagai destinasi baru. Sayang, harapan tak semulus kenyataan bagi Yazici.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>Horor di musim perdana Yusuf Yazici<\/h4>\n<figure id=\"attachment_48245\" aria-describedby=\"caption-attachment-48245\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-48245\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229480781-800x533.jpg\" alt=\"Yusuf Yazici\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229480781-800x533.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229480781-400x266.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229480781-250x167.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229480781-131x87.jpg 131w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229480781-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48245\" class=\"wp-caption-text\">Yusuf Yazici &#8211; Credit: GettyImages<\/figcaption><\/figure>\n<p>Datang mengemban harapan tinggi menggantikan posisi Pepe, Yazici ternyata\u00a0<em>flop.<\/em><\/p>\n<p>Oleh\u00a0<em>L&#8217;Equipe\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>RMC,\u00a0<\/em>ia bahkan sempat disebut sebagai pembelian gagal. Bermain hanya total sebanyak 25 kali di semua ajang, penggawa Timnas Turki itu hanya catatkan 1 gol dan 4 asis. Sebagai perbandingan saja, pada musim 2017\/2018, di mana ia di puncak performanya bersama Trabzonspor, Yazici punya catatan 10 gol dan 5 asis.<\/p>\n<p>Tak pelak, ekspektasi pun memudar pada dirinya. Ia kalah bersaing dengan rekrutan baru Galtier lainnya yakni Victor Osimhen dan gelandang asal Portugal, Renato Sanches. Osimhen menjelma sebagai striker top Lille dan di awal musim 2020\/2021, dijual dengan harga sangat mahal ke Napoli.<\/p>\n<p>Sementara Sanches, eks pemain Bayern Munich itu menjadi nyawa baru di lini tengah Lille, menggusur Yazici ke bangku cadangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h4>Bangkit di awal musim 2020\/2021<\/h4>\n<figure id=\"attachment_48247\" aria-describedby=\"caption-attachment-48247\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-48247\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229483338-800x534.jpg\" alt=\"Yusuf Yazici\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229483338-800x534.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229483338-400x267.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229483338-250x167.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229483338-130x87.jpg 130w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229483338-560x374.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48247\" class=\"wp-caption-text\">Yusuf Yazici- Credit: GettyImages<\/figcaption><\/figure>\n<p>Mencoba mengubah peruntungan, Yusuf Yazici berbenah. Di awal musim 2020\/2021, ia mencoba perubahan baru.<\/p>\n<p>Sadar bahwa ia tak punya kemampuan fisik seperti Sanches dan bukan tipe pelari cepat seperti Jonathan Bamba atau Jonathan Ikone, Yazici berevolusi menjadi <em>inverted winger.\u00a0<\/em>Mengawali posisi di sisi sayap sebelah kanan Lille, Yazici menawarkan dimensi serangan yang baru.<\/p>\n<p>Di Ligue 1, ia memang baru mencetak 1 gol saja dari 8 pekan, namun patut diingat, itu semua ia lakoni sebagai pemain yang masuk dari bangku cadangan. Cerita berbeda tersaji di ajang Europa League.<\/p>\n<p>Dari 3 laga di babak grup saja, Yazici sudah mencetak total 6 gol. Ini menjadikannya top skor sementara di Europa League musim ini. Catatan gol Yazici bahkan 2 gol lebih banyak dari nama-nama seperi Darwin Nunez hingga Paco Alcacer.<\/p>\n<p><em>Hattrick\u00a0<\/em>di San Siro yang juga menghentikan catatan 24 laga tak terkalahkan AC Milan jadi\u00a0<em>milestone\u00a0<\/em>khusus di karier Yazici. Siapa sangka, superioritas Milan dan Zlatan Ibrahimovic justru berakhir neraka lewat kaki kiri Yusuf Yazici.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AC Milan menyambut kedatangan sang tamu dari Prancis, Lille, dengan tangan terbuka dalam lanjutan babak grup Europa League 2020\/21 pada Jumat (6\/11) dini hari WIB. Catatan 24 laga tak terkalahkan bikin Setan Merah dari Italia sedikit di atas angin. Apalagi, Milan tengah memimpin klasemen sementara Serie A yang sudah berjalan 6 pekan. Dan lagi, anak asuh Stefano Pioli juga sempurna di dua laga awal Grup H Europa League dengan menyapu 2 kemenangan. Namun, satu orang yang luput dari pantauan\u00a0Rossoneri adalah pria asal Turki, Yusuf Yazici. Hanya dalam tempo 58 menit, Yusuf Yazici, gelandang kidal berusia 23 tahun ini sukses mempermalukan AC Milan di San Siro. Tiga gol diborong Yazici untuk &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Neraka AC Milan di Kaki Kiri Yusuf Yazici&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":48244,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3000,72],"tags":[99,176,1359,4180],"class_list":["post-48243","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-analisis","category-europa-league","tag-ac-milan","tag-europa-league","tag-losc-lille","tag-yusuf-yazici"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Yusuf Yazici, Kaki Kiri Pembawa Neraka bagi AC Milan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hanya dalam tempo 58 menit, Yusuf Yazici,\u00a0gelandang kidal berusia 23 tahun ini sukses mempermalukan AC Milan di San Siro.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yusuf Yazici, Kaki Kiri Pembawa Neraka bagi AC Milan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hanya dalam tempo 58 menit, Yusuf Yazici,\u00a0gelandang kidal berusia 23 tahun ini sukses mempermalukan AC Milan di San Siro.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-06T04:15:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-22T09:12:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229481080.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Neraka AC Milan di Kaki Kiri Yusuf Yazici\",\"datePublished\":\"2020-11-06T04:15:58+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-22T09:12:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/\"},\"wordCount\":599,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/11\\\/GettyImages-1229481080.jpg\",\"keywords\":[\"AC Milan\",\"Europa League\",\"LOSC Lille\",\"Yusuf Yazici\"],\"articleSection\":[\"Analisis\",\"Europa League\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/\",\"name\":\"Yusuf Yazici, Kaki Kiri Pembawa Neraka bagi AC Milan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/11\\\/GettyImages-1229481080.jpg\",\"datePublished\":\"2020-11-06T04:15:58+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-22T09:12:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Hanya dalam tempo 58 menit, Yusuf Yazici,\u00a0gelandang kidal berusia 23 tahun ini sukses mempermalukan AC Milan di San Siro.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/11\\\/GettyImages-1229481080.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/11\\\/GettyImages-1229481080.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683,\"caption\":\"Yusuf Yazici - Credit: GettyImages\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/11\\\/06\\\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Neraka AC Milan di Kaki Kiri Yusuf Yazici\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yusuf Yazici, Kaki Kiri Pembawa Neraka bagi AC Milan","description":"Hanya dalam tempo 58 menit, Yusuf Yazici,\u00a0gelandang kidal berusia 23 tahun ini sukses mempermalukan AC Milan di San Siro.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Yusuf Yazici, Kaki Kiri Pembawa Neraka bagi AC Milan","og_description":"Hanya dalam tempo 58 menit, Yusuf Yazici,\u00a0gelandang kidal berusia 23 tahun ini sukses mempermalukan AC Milan di San Siro.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-11-06T04:15:58+00:00","article_modified_time":"2020-12-22T09:12:12+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229481080.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Neraka AC Milan di Kaki Kiri Yusuf Yazici","datePublished":"2020-11-06T04:15:58+00:00","dateModified":"2020-12-22T09:12:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/"},"wordCount":599,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229481080.jpg","keywords":["AC Milan","Europa League","LOSC Lille","Yusuf Yazici"],"articleSection":["Analisis","Europa League"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/","name":"Yusuf Yazici, Kaki Kiri Pembawa Neraka bagi AC Milan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229481080.jpg","datePublished":"2020-11-06T04:15:58+00:00","dateModified":"2020-12-22T09:12:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Hanya dalam tempo 58 menit, Yusuf Yazici,\u00a0gelandang kidal berusia 23 tahun ini sukses mempermalukan AC Milan di San Siro.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229481080.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/11\/GettyImages-1229481080.jpg","width":1024,"height":683,"caption":"Yusuf Yazici - Credit: GettyImages"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/11\/06\/neraka-ac-milan-di-kaki-kiri-yusuf-yazici\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Neraka AC Milan di Kaki Kiri Yusuf Yazici"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48243","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48243"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48243\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48818,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48243\/revisions\/48818"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}