{"id":48179,"date":"2020-10-31T16:13:38","date_gmt":"2020-10-31T09:13:38","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=48179"},"modified":"2020-12-25T06:46:55","modified_gmt":"2020-12-24T23:46:55","slug":"aouar-gagal-didatangkan-arsenal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/","title":{"rendered":"Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal"},"content":{"rendered":"<p>Houssem Aouar adalah salah satu pemain yang gagal didatangkan Arsenal pada bursa musim panas 2020\/21. Padahal gelandang muda asal Prancis tersebut merupakan salah satu incaran bersama Thomas Partey yang berhasil didatangkan dari Atletico Madrid.<\/p>\n<p>Kedatangan Partey tak pelak membuat <em>Gooners<\/em> di seluruh dunia dilanda \u201ckehebohan\u201d. Kualitasnya secara implisit tidak terbantahkan akan meningkatkan kekuatan Meriam London. Namun, Aouar yang gagal didatangkan Arsenal juga memiliki kualitas yang tak kalah jauh setidaknya untuk meningkatkan kualitas lini tengah Arsenal.<\/p>\n<p>Sejak ditangani Mikel Arteta secara perlahan dan pasti Arsenal mulai bangkit menjadi tim yang sangat solid dan diperhitungkan. Apalagi ketika mengusung formasi 3-4-3. Pola permainan mereka yang yang identik dengan <em>build up<\/em> ekstrem dari belakang menjadi kekuatan mengerikan. Manchester City, Liverpool dan Chelsea mereka taklukkan.<\/p>\n<p>Namun begitu, tetap saja terlihat ada yang kurang dalam permainan Arsenal, yaitu kreativitas menciptakan banyak peluang saat transisi bertahan ke menyerang.<\/p>\n<p>Ketika bertemu tim seperti Aston Villa dan Tottenham Hotspur yang menggunakan strategi blok rendah di musim lalu. <em>The Gunners<\/em> seolah tak bisa menghancurkan strategi mereka. Para pemainnya tak mampu mencari celah untuk mematahkan pertahanan kokoh tim lawan.<\/p>\n<p>Thomas Partey jelas akan memberikan suntikan baru, dengan kemampuan dribelnya. Sayang, sama seperti para pemain tengah Arsenal lainnya, Partey tak memiliki kemampuan menciptakan peluang yang mumpuni. Di LaLiga musim lalu, Partey hanya mencatatkan 0,5 umpan kunci per pertandingan.<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/10\/mencicipi-skema-3-4-2-1-arsene-wenger\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mencicipi Skema 3-4-2-1 Racikan Arsene Wenger<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/10\/thomas-partey-reinkarnasi-michael-essien\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Thomas Partey, Reinkarnasi Michael Essien<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p>Sementara kombinasi seluruh gelandang tengah Arsenal (Xhaka, Ceballos, Guendouzi, Torreira dan Willock) mencatatkan total 10 gol di semua kompetisi musim lalu. Kurangi Joe Willock dari daftar, dan hanya tersisa lima gol. Jumlah asis mereka juga tidak lebih mengesankan, delapan dihasilkan tanpa ada seorang pun yang mampu menciptakan lebih dari dua asis.<\/p>\n<p>Di sisi lain Arsenal kabarnya telah lama memantau jebolan akademi Lyon, Houssem Aouar, yang dikenal sebagaik pesepak bola dengan gaya bermain sangat estetik. Semua yang ia peragakan di atas lapangan, dilakukan dengan tingkat keanggunan teknis dan fisik yang membuatnya sangat enak untuk ditonton.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, 10 asis pemain berusia 22 tahun ini di semua kompetisi musim lalu melampaui jumlah asis dari total kombinasi seluruh gelandang tengah Arsenal. Belum ditambah dengan sembilan gol yang ia cetak.<\/p>\n<p>Hal ini menekankan bahwa ia tak hanya bagus di kompetisi domestik Ligue 1, tetapi di panggung yang lebih besar: Liga Champions Eropa. Empat asis dengan rata-rata menciptakan 2,66 peluang per 90 menit melawan beberapa tim dengan pertahanan terbaik di Eropa menjadi bukti pemain yang gagal didatangkan Arsenal itu mampu melejit.<\/p>\n<p>Bukan hanya menciptakan peluang untuk rekan satu timnya, tetapi juga bagaimana Aouar melakukannya, terutama dari permainan terbuka.<\/p>\n<p>Dari 67 <em>shot creating action<\/em> (metrik yang mengkalkulasikan aksi seorang pemain kala melakukan serangan yang berujung pada tembakan, baik itu lewat operan, dribel, maupun dilanggar) yang ia ciptakan di Ligue 1 musim lalu, 79% berasal dari permainan terbuka. Tak ada para gelandang Arsenal yang mampu menyamai statistiknya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3>Gaya bermain<\/h3>\n<p>Aouar seperti sudah disinggung sebelumnya, adalah tipe pemain dengan kemampuan <em>dribbling<\/em> memuaskan. Ia tak hanya mampu melakukan <em>drive<\/em> (dribel bola melaju lurus ke depan), tetapi juga <em>pressing resistence<\/em> yang tinggi.<\/p>\n<p>Ia mampu berkelit dan meliuk saat dikepung <em>pressing<\/em> lawan, ia bisa memutar badannya beserta bola di kakinya untuk keluar dari tekanan lawan. Ini membuat Aouar yang gagal didatangkan Arsenal ini serupa dengan sosok yang dirindukan fans, Santi Cazorla.<\/p>\n<p>Tak hanya kemampuan individual baik, Aouar juga sangat suka bermain <em>link-up play<\/em> dengan rekan satu timnya, terutama bek sayap. Seperti yang kita lihat pada gambar di bawah, Aouar sangat baik dalam aspek <em>carry and dribble volume<\/em> (menggiring bola ke depan dan melakukan dribel melewati lawan) saat penguasaan bola.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-48181\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-1-800x800.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-1-800x800.png 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-1-400x400.png 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-1-250x250.png 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-1-87x87.png 87w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-1-560x560.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Tanpa diragukan lagi, aspek ini mendukung kemampuan Aouar menciptakan peluang. Ia pintar menempatkan dirinya di posisi yang sangat baik untuk menemukan rekan setimnya. Setelah menerobos lini pertahanan lawan, ia memiliki lebih banyak waktu untuk memilih umpan yang tepat.<\/p>\n<p>Hal ini tersorot oleh volume permainan<em> link-up-<\/em>nya yang tinggi, area ini jelas-jelas merupakan keahliannya. Ini menunjukkan bahwa dia suka menemukan kantong ruang dan menjaga bola terus mengalir sebelum mencari umpan mematikan. Aouar memiliki tingkat keberhasilan 69,49% operan akurat ke area penalti, salah satu yang tertinggi di Ligue 1.<\/p>\n<p>Pemain timnas Perancis berdarah Aljazair ini juga lihai memimpin serangan balik. Pada gambar di bawah dapat melihat aksi-aksinya dalam skema serangan balik Lyon di Ligue 1 sepanjang musim lalu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-48182\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-2.png\" alt=\"\" width=\"710\" height=\"453\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-2.png 710w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-2-400x255.png 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-2-250x160.png 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-2-136x87.png 136w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-2-560x357.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 710px) 100vw, 710px\" \/><\/p>\n<p>Sangat jelas bahwa jumlah operan akurat jauh lebih banyak daripada operan yang tidak akurat. Faktanya, pada proses serangan balik, rekan satu timnya secara aktif mencari di mana posisi Aouar berada lalu mengirim umpan padanya, karena mengetahui ia akan menciptakan malapetaka bagi lini pertahanan lawan.<\/p>\n<p>Kualitas seperti yang dijabarkan di atas akan sangat penting bagi Arsenal karena dapat menjembatani lini tengah dan depan dengan baik, sehingga transisi bertahan ke menyerang semakin solid, tidak mudah putus di tengah jalan. Efektifitas serangan balik Arsenal juga akan bertambah tinggi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3>Posisi bermain<\/h3>\n<p>Musim lalu Aouar sering bermain di dua posisi, antara gelandang tengah (CMF) dan gelandang serang (AMF). Menurut statistik ia lebih berbahaya sebagai gelandang serang yang acap bergerak dari sisi kiri.<\/p>\n<p>Walau berkaki kanan, dari sisi kiri inilah Aouar sering menusuk ke dalam. Hal ini dapat dilihat pada gambar di bawah, sangat banyak volume aksi dribel yang diikuti tembakan dan gol di sisi kiri lapangan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-48183\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-3.png\" alt=\"\" width=\"571\" height=\"471\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-3.png 571w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-3-400x330.png 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-3-250x206.png 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-3-105x87.png 105w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/Gambar-3-560x462.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 571px) 100vw, 571px\" \/><\/p>\n<p>Di Arsenal, dengan Arteta yang semakin ingin mematenkan 4-3-3 kesukaannya, Aouar akan bisa beroperasi dalam sistem tiga gelandang. Yang mana ia hendaknya mendapatkan kebebasan untuk lebih maju ke depan dibanding dua gelandang tengah lain.<\/p>\n<p>Tentu saja dua gelandang pendampingya adalah tipe gelandang yang berwawasan bertahan baik serta mampu mengirimkan bola dengan halus padanya, dan Thomas Partey sudah pasti masuk kategori salah satu pendampingnya.<\/p>\n<p>Sebab memang Aouar tidak bagus dalam tugas bertahan, tapi bukan pula jelek. Aouar masih mampu melakukan 1,1 tekel sukses per 90 menit dan 25% keberhasilan pressing di Ligue 1 musim lalu.<\/p>\n<h3>Kesimpulan<\/h3>\n<p>Dengan segala atribusi yang dimilikinya, Houssem Aouar dapat dikatakan akan membuka gembok kualitas kreatif Arsenal yang mandek. Aouar juga akan menambah daya gedor Arsenal dan akan menjadi kreator utama Arsenal bagi di lini depan, namun tetap bisa menjaga keseimbangan kualitas menyerang dan bertahan timnya.<\/p>\n<p>Apalagi ketika menghadapi tim yang suka bermain dengan blok pertahanan dalam dan rapat. Aouar akan memberikan solusi dengan kecepatan, kelihaian, dribbling dan kemampuannya mencari ruang serta melepas umpan berbahaya di dalam kotak penalti lawan.<\/p>\n<p>Namun sayang, di musim panas lalu Aouar gagal didatangkan Arsenal. Akankah ia berlabuh di stadion Emirates di musim dingin nanti?<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/29\/mikel-arteta-pembuktian-arsenal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Menanti Pembuktian Mikel Arteta<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/28\/nadila-jkt48-gooner\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Puji Gelora Bung Karno seperti Emirates Stadium, Nadila JKT48 Tegaskan Status sebagai Gooner!<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><em>Penulis merupakan seorang penggemar sepak bola yang mengidolakan Arsenal FC, suka suka mengulik statistik sepak bola dan belajar taktik sepakbola secara ototidak. Dapat ditemui di akun Instagram <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/almus.takim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">almus.takim<\/a><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJva0N4UUNEciIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Houssem Aouar adalah salah satu pemain yang gagal didatangkan Arsenal pada bursa musim panas 2020\/21. Padahal gelandang muda asal Prancis tersebut merupakan salah satu incaran bersama Thomas Partey yang berhasil didatangkan dari Atletico Madrid. Kedatangan Partey tak pelak membuat Gooners di seluruh dunia dilanda \u201ckehebohan\u201d. Kualitasnya secara implisit tidak terbantahkan akan meningkatkan kekuatan Meriam London. Namun, Aouar yang gagal didatangkan Arsenal juga memiliki kualitas yang tak kalah jauh setidaknya untuk meningkatkan kualitas lini tengah Arsenal. Sejak ditangani Mikel Arteta secara perlahan dan pasti Arsenal mulai bangkit menjadi tim yang sangat solid dan diperhitungkan. Apalagi ketika mengusung formasi 3-4-3. Pola permainan mereka yang yang identik dengan build up ekstrem dari belakang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":48836,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[120,4119,881,1828],"class_list":["post-48179","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-arsenal","tag-houssem-aouar","tag-olympique-lyon","tag-thomas-partey"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Houssem Aouar adalah salah satu pemain yang gagal didatangkan Arsenal pada bursa musim panas 2020\/21. Padahal gelandang muda asal Prancis tersebut\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Houssem Aouar adalah salah satu pemain yang gagal didatangkan Arsenal pada bursa musim panas 2020\/21. Padahal gelandang muda asal Prancis tersebut\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-10-31T09:13:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-24T23:46:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1229988348.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal\",\"datePublished\":\"2020-10-31T09:13:38+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-24T23:46:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/\"},\"wordCount\":1100,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/10\\\/GettyImages-1229988348.jpg\",\"keywords\":[\"Arsenal\",\"Houssem Aouar\",\"Olympique Lyon\",\"Thomas Partey\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/\",\"name\":\"Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/10\\\/GettyImages-1229988348.jpg\",\"datePublished\":\"2020-10-31T09:13:38+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-24T23:46:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Houssem Aouar adalah salah satu pemain yang gagal didatangkan Arsenal pada bursa musim panas 2020\\\/21. Padahal gelandang muda asal Prancis tersebut\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/31\\\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/10\\\/GettyImages-1229988348.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/10\\\/GettyImages-1229988348.jpg\",\"width\":800,\"height\":450,\"caption\":\"Credit: GettyImages\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal | Football Tribe Indonesia","description":"Houssem Aouar adalah salah satu pemain yang gagal didatangkan Arsenal pada bursa musim panas 2020\/21. Padahal gelandang muda asal Prancis tersebut","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal | Football Tribe Indonesia","og_description":"Houssem Aouar adalah salah satu pemain yang gagal didatangkan Arsenal pada bursa musim panas 2020\/21. Padahal gelandang muda asal Prancis tersebut","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-10-31T09:13:38+00:00","article_modified_time":"2020-12-24T23:46:55+00:00","og_image":[{"width":800,"height":450,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1229988348.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal","datePublished":"2020-10-31T09:13:38+00:00","dateModified":"2020-12-24T23:46:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/"},"wordCount":1100,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1229988348.jpg","keywords":["Arsenal","Houssem Aouar","Olympique Lyon","Thomas Partey"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/","name":"Aouar dan Kualitasnya yang Gagal Didatangkan Arsenal | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1229988348.jpg","datePublished":"2020-10-31T09:13:38+00:00","dateModified":"2020-12-24T23:46:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Houssem Aouar adalah salah satu pemain yang gagal didatangkan Arsenal pada bursa musim panas 2020\/21. Padahal gelandang muda asal Prancis tersebut","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/31\/aouar-gagal-didatangkan-arsenal\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1229988348.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1229988348.jpg","width":800,"height":450,"caption":"Credit: GettyImages"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48179"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48179\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48837,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48179\/revisions\/48837"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48836"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}