{"id":4813,"date":"2017-05-14T10:00:44","date_gmt":"2017-05-14T03:00:44","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=4813"},"modified":"2017-05-14T06:46:31","modified_gmt":"2017-05-13T23:46:31","slug":"alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/","title":{"rendered":"Alvaro Recoba: Si Pemalas dengan Kaki Kiri Berkelas"},"content":{"rendered":"<p>\u201cDia sering terlihat malas, kemudian tiba-tiba melakukan sesuatu yang belum pernah dilihat orang sebelumnya\u201d, ujar eks Presiden Internazionale Milan, Massimo Moratti.<\/p>\n<p>Bicara tentang Recoba memang tak bisa dipisahkan dari dua hal yang bertolak belakang: kemalasan dan keindahan. Seorang pesepak bola yang rutin menunjukkan keindahan dalam setiap permainannya tak lepas dari buah hasil latihan kerasnya yang diulang secara berkala. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo salah satu contohnya.<\/p>\n<p>Namun Recoba berbeda. Jika latihan dimulai jam tujuh pagi, ia masih melanjutkan tidur dan bermalas-malasan, tidak bergegas untuk segera datang ke tempat latihan. Alhasil, ia datang terlambat dengan hukuman pelatih menanti di depan mata. Dalam suatu wawancara, Recoba juga mengungkapkan bahwa ia tidak menyukai latihan fisik.<\/p>\n<p>Sekilas pernyataan Recoba terkesan arogan. Di awal kariernya berbaju Internazionale ia bukanlah siapa-siapa. Meskipun ia mencetak dua gol cantik dalam debutnya (satu tendangan jarak jauh dan satu tendangan bebas), namun publik Giuseppe Meazza lebih tertarik melihat aksi pemuda yang satu lagi, Ronaldo. Namun kelak dunia tidak akan peduli dengan sikapnya dan lebih menantikan sepakan berkelas yang bisa terjadi kapanpun.<\/p>\n<h3><strong>Duet tak sehati dengan Ronaldo<\/strong><\/h3>\n<p>Ya, Recoba dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/25\/mengenang-kembali-phenomenon\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ronaldo<\/a> adalah duet yang tak pernah sehati di Nerazzurri. Mereka datang bersamaan di awal musim 1997\/1998. Meskipun debut Recoba lebih fenomenal, namun dalam perjalanannya, Ronaldo lebih sering dimainkan di tim utama.<\/p>\n<p>Recoba adalah pemain yang bandel, sulit diatur. Padahal ia sangat dekat dengan Javier Zanetti, namun entah mengapa etos kerja sang kapten tidak tertular ke rekannya yang satu ini. Di sisi lain, Ronaldo mendapat pujian dari sang pelatih sebagai penyerang terbaik yang pernah dilatihnya.<\/p>\n<p>Alhasil, Luigi Simoni yang saat itu menjabat pelatih Internazionale lebih memilih untuk memasang Ronaldo ketimbang Recoba. Di akhir musim, La Beneamata menjuarai Piala UEFA. Ronaldo menjadi bintang lapangan, sedangkan Recoba tidak bermain satu detik pun di partai itu.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4814 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1-333x225.jpg 333w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1-563x380.jpg 563w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1-560x378.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Era El Chino di Internazionale Milano<\/strong><\/h3>\n<p>Gagal menembus tim utama Internazionale, Recoba kemudian dipinjamkan ke Venezia di pertengahan musim 1998\/1999. Di sana ia tampil tajam. Ia mencetak 11 gol dan 9 asis dalam 19 pertandingan dan turut membantu Venezia selamat dari jeratan degradasi musim itu.<\/p>\n<p>Recoba kemudian kembali ke Internazionale jelang musim 1999\/2000 dimulai. Luigi Simoni tak lagi mendampingi tim dan telah digantikan Marcelo Lippi. Akan tetapi, perjuangan menembus tim inti kali ini lebih berat karena lini depan Internazionale dihuni nama-nama tenar seperti Ronaldo, Roberto Baggio, Adrian Mutu, Ivan Zamorano, serta rekrutan anyar, Christian \u201cBobo\u201d Vieri.<\/p>\n<p>Pemain berjuluk El Chino ini nampaknya telah belajar dari kesalahannya masa lalu. Ia berhasil menembus tim inti, dan duetnya dengan Ivan Zamorano berbuah posisi empat klasemen di akhir musim. Musim berikutnya El Chino masih menjadi tumpuan di lini depan dan membukukan 9 gol dari 29 penampilan.<\/p>\n<p>Berkat penampilan apiknya, memasuki tahun 2001, Recoba diganjar perpanjangan kontrak dari manajemen. Besaran gajinya melonjak drastis. Ia menjadi pemain dengan gaji termahal dunia saat itu, melewati Zinedine Zidane (Juventus), Rivaldo (Barcelona), dan Raul Gonzalez (Real Madrid) yang meraih juara Liga Champions 1999\/2000.<\/p>\n<p>Namun hanya beberapa bulan kemudian ia tersandung kasus paspor palsu. Pengadilan Italia menjatuhkan hukuman larangan bermain selama satu tahun, yang kemudian direvisi menjadi empat bulan. Usai hukumannya berakhir, Recoba langsung bergabung dengan skuat Internazionale untuk memperebutkan gelar Scudetto dengan Juventus dan AS Roma.<\/p>\n<p>Di laga pamungkas musim 2001\/2002, Internazionale asuhan Hector Cuper hanya perlu mengalahkan Lazio untuk mengamankan peringkat pertama. Namun hasil yang didapat justru sebaliknya. Recoba dan kawan-kawan kalah 2-4 dan Scudetto lepas ke tangan Juventus. Internazionale merosot ke posisi tiga.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4815 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-2.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"451\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-2.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-2-296x225.jpg 296w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-2-500x380.jpg 500w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-2-560x425.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Akhir karier<\/strong><\/h3>\n<p>Di musim berikutnya (2002\/2003), duet Recoba\u2013Vieri belum mampu menandingi kehebatan Juventus di Serie A. Di Liga Champions, mereka malah takluk dari saudara sekota, AC Milan, di semifinal. Internazionale kemudian meraih Scudetto di musim 2005\/2006 tapi Recoba tak memiliki andil banyak karena cedera, begitu juga dengan gelar juara di musim berikutnya.<\/p>\n<p>Di musim 2007\/2008, Recoba dipinjamkan ke Torino, dan itulah klub terakhirnya di Serie A. Setelah 11 musim merantau di Italia, Recoba berturut-turut melanjutkan karier di Panionios (Yunani), Danubio FC (Uruguay), dan gantung sepatu di klub masa kecilnya, Nacional.<\/p>\n<p>Recoba memainkan pertandingan perpisahannya pada 31 Maret 2016. Pertandingan yang digelar di Estadio Gran Garque Central itu berakhir 4-4. Recoba bermain satu tim dengan rekan-rekannya di masa lalu. Kabarnya, Cristian Gonzales juga ikut serta dalam pertandingan itu, karena El Loco merupakan teman dekat Recoba di Timnas U-20 Uruguay.<\/p>\n<p>Sekarang, kaki-kaki malas Recoba sedang bersantai menikmati masa-masa pensiun, jauh dari keriuhan kompetisi lapangan hijau. Meskipun semasa kariernya Recoba lebih banyak berkutat dengan cedera dan kontroversi, sepakan-sepakan berkelas kaki kiri Recoba sangat layak untuk dikenang.<\/p>\n<p>Karena siapa lagi pemain yang hobi mencetak gol langsung dari eksekusi tendangan pojok selain pemalas yang satu ini?<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Recoba - Top 20 Goals\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Gy3fZhWdLEQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aditya Jaya Iswara (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/joyoisworo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">joyoisworo<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Milanisti paruh waktu yang berharap Andriy Shevchenko kembali muda dan membawa AC Milan juara Liga Champions Eropa lagi.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cDia sering terlihat malas, kemudian tiba-tiba melakukan sesuatu yang belum pernah dilihat orang sebelumnya\u201d, ujar eks Presiden Internazionale Milan, Massimo Moratti. Bicara tentang Recoba memang tak bisa dipisahkan dari dua hal yang bertolak belakang: kemalasan dan keindahan. Seorang pesepak bola yang rutin menunjukkan keindahan dalam setiap permainannya tak lepas dari buah hasil latihan kerasnya yang diulang secara berkala. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo salah satu contohnya. Namun Recoba berbeda. Jika latihan dimulai jam tujuh pagi, ia masih melanjutkan tidur dan bermalas-malasan, tidak bergegas untuk segera datang ke tempat latihan. Alhasil, ia datang terlambat dengan hukuman pelatih menanti di depan mata. Dalam suatu wawancara, Recoba juga mengungkapkan bahwa ia tidak menyukai &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Alvaro Recoba: Si Pemalas dengan Kaki Kiri Berkelas&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4816,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,75],"tags":[1030,129,100,109,131,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Alvaro Recoba: Si Pemalas dengan Kaki Kiri Berkelas | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Semasa kariernya Alvaro Recoba lebih banyak berkutat dengan cedera dan kontroversi, sepakan-sepakan berkelas kaki kiri Recoba sangat layak untuk dikenang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alvaro Recoba: Si Pemalas dengan Kaki Kiri Berkelas | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Semasa kariernya Alvaro Recoba lebih banyak berkutat dengan cedera dan kontroversi, sepakan-sepakan berkelas kaki kiri Recoba sangat layak untuk dikenang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-14T03:00:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-05-13T23:46:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1200x674px.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/\",\"name\":\"Alvaro Recoba: Si Pemalas dengan Kaki Kiri Berkelas | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1200x674px.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-14T03:00:44+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-13T23:46:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Semasa kariernya Alvaro Recoba lebih banyak berkutat dengan cedera dan kontroversi, sepakan-sepakan berkelas kaki kiri Recoba sangat layak untuk dikenang.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1200x674px.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1200x674px.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Alvaro Recoba\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alvaro Recoba: Si Pemalas dengan Kaki Kiri Berkelas | Football Tribe Indonesia","description":"Semasa kariernya Alvaro Recoba lebih banyak berkutat dengan cedera dan kontroversi, sepakan-sepakan berkelas kaki kiri Recoba sangat layak untuk dikenang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Alvaro Recoba: Si Pemalas dengan Kaki Kiri Berkelas | Football Tribe Indonesia","og_description":"Semasa kariernya Alvaro Recoba lebih banyak berkutat dengan cedera dan kontroversi, sepakan-sepakan berkelas kaki kiri Recoba sangat layak untuk dikenang.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-14T03:00:44+00:00","article_modified_time":"2017-05-13T23:46:31+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1200x674px.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/","name":"Alvaro Recoba: Si Pemalas dengan Kaki Kiri Berkelas | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1200x674px.jpg","datePublished":"2017-05-14T03:00:44+00:00","dateModified":"2017-05-13T23:46:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Semasa kariernya Alvaro Recoba lebih banyak berkutat dengan cedera dan kontroversi, sepakan-sepakan berkelas kaki kiri Recoba sangat layak untuk dikenang.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/14\/alvaro-recoba-si-pemalas-yang-berkelas\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1200x674px.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Recoba-1200x674px.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Alvaro Recoba"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4813"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4813"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4813\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}