{"id":48078,"date":"2020-10-07T21:20:15","date_gmt":"2020-10-07T14:20:15","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=48078"},"modified":"2020-12-25T07:19:56","modified_gmt":"2020-12-25T00:19:56","slug":"sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/","title":{"rendered":"Sering &#8220;Gesek Voucher Penalti&#8221;, Apakah Gol-gol MU Haram?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah siapa yang memulai, tapi sejak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lockdown <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pertandingan sepak bola<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">akibat pandemi COVID-19 dihentikan, muncul sebuah istilah \u201cgesek <i>voucher<\/i>\u201d yang marak digunakan di media sosial<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh penulis amati, istilah ini mulai muncul seiring dengan meningkatnya jumlah penalti yang diberikan oleh wasit kepada klub-klub di liga Eropa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satunya tentu saja Manchester United yang sejak kompetisi dimulai lagi mendapatkan hadiah tujuh penalti dengan rincian empat kali di Liga Inggris, sekali di Piala FA, dan dua kali di Liga Europa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim ini pun hanya dalam tiga pertandingan United sudah memperoleh dua penalti, masing-masing satu di Liga Inggris dan Piala EFL.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sasaran sindiran \u201cgesek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">voucher<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d tentu saja dialamatkan langsung kepada Bruno Fernandes, yang sukses mengonversi enam penalti menjadi gol. Satu penalti lagi menjadi milik Marcus Rashford saat United menghadapi Bournemouth.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat banyaknya penalti yang diperoleh <em>The Red Devils<\/em>, tidak heran jika banyak suara miring yang menerpa mereka.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/05\/kado-pahit-untuk-setan-merah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kado Pahit untuk Setan Merah<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi dengan pola permainan yang cenderung membosankan dan tidak seatraktif era Sir Alex Ferguson, istilah \u201cgesek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">voucher<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d memang terdengar sesuai dengan praktik di lapangan. United seakan harus mendapatkan penalti untuk bisa memenangkan pertandingan atau menyelamatkan diri dari kekalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara data pun sebenarnya asumsi tersebut tidak sepenuhnya salah. Dari total 9 penalti tersebut dua penalti menjadi penentu kemenangan, tiga penalti menjadi awal pembuka keran gol, satu gol mengembalikan keunggulan, dan satu gol menjadi penyeimbang kedudukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya dua gol yang tidak menghadirkan hasil apa pun bagi United, yaitu pada pertandingan melawan Sevilla di semi-final Liga Europa dan Chelsea di semi-final Piala FA.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, apakah MU layak mendapat sindiran \u201cgesek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">voucher<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d? Atau, apakah memang semua penalti yang diberikan kepada tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu adalah hadiah, atau memang murni hasil pelanggaran?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diingat bahwa Liga Inggris sejak musim 2019\/2020 lalu mulai menggunakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Video Assistant Referee <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(VAR). Artinya, seluruh keputusan yang dibuat wasit selalu dapat dicek ulang dengan menggunakan bantuan video.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun tentu saja hal ini tidak lantas menghilangkan kontroversi yang mungkin muncul akibat adanya pelanggaran. Dalam kasus United ada dua penalti yang cenderung kontroversial, terutama berkaitan dengan efeknya terhadap pertandingan yang dijalani Anthony Martial dkk.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/08\/alexis-sanchez-gabung-inter-milan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Akhiri Mimpi Buruk, Alexis Sanchez Hengkang ke Inter Milan<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_48082\" aria-describedby=\"caption-attachment-48082\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-48082\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1255260251-800x666.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"666\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1255260251-800x666.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1255260251-400x333.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1255260251-250x208.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1255260251-104x87.jpg 104w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1255260251-560x466.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48082\" class=\"wp-caption-text\">Credit: Getty Images<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama adalah pelanggaran terhadap Bruno Fernandes yang dilakukan oleh Ezri Konsa saat United bertandang ke Villa Park untuk menghadapi Aston Villa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontroversi muncul karena Fernandes terjatuh justru dalam kondisi kaki kanan yang menginjak engkel Konsa. Wasit Jon Moss lalu mengecek VAR.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun diiringi protes oleh para pemain Villa, Moss tetap menunjuk titik putih dan memberi United penalti yang berhasil dieksekusi oleh Fernandes sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya, apakah memang Konsa layak dihukum?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara visual Fernandes memang secara jelas menginjak Konsa. Pihak liga sendiri akhirnya mengakui bahwa telah terjadi kesalahan dalam kejadian tersebut, meski Moss tidak diberikan sanksi atau peringatan secara terbuka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja ada sudut pandang lain dari Gary Neville, yang meskipun akan terdengar sangat bias mengingat Neville adalah seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">one-club man <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di United, mengenai pelanggaran tersebut.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/03\/lampard-kritik-musim-baru-liga-inggris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Lampard Kritik Musim Baru Liga Inggris yang Terlalu Dini<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dari <em>Birmingham Mail<\/em>, Neville menyatakan bahwa dia sendiripun tentu akan sangat kecewa dengan penalti tersebut jika ia adalah pemain Villa. Namun kecerdikan Fernandes yang membuat penalti itu terlihat sesuatu yang layak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Fernandes memutar untuk bisa masuk ke sisi tengah kotak penalti dan akhirnya menginjak Konsa, ia memiliki hak penuh atas \u201cruang\u201d yang akan ditempati oleh kaki kanannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal itu disebabkan karena Fernandes-lah yang terlebih dahulu meraih bola daripada Konsa. Oleh karenanya wasit berasumsi, bahkan setelah melihat rekaman video, bahwa Konsa telah mengganggu pergerakan Fernandes dengan menempatkan kakinya di \u201cruang\u201d milik Fernandes tadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu hal ini sangat bersifat subyektif dan menjadi hak prerogatif wasit untuk menentukan apakah penalti diberikan atau tidak. Dan hasilnya, kita tahu, Moss memberikan penalti untuk United.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/30\/tampil-buruk-bersama-mu-jesse-lingard-saya-kehilangan-diri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Tampil Buruk bersama MU, Jesse Lingard: Saya Kehilangan Diri<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_48081\" aria-describedby=\"caption-attachment-48081\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-48081\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1276793702-800x567.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"567\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1276793702-800x567.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1276793702-400x284.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1276793702-250x177.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1276793702-123x87.jpg 123w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1276793702-560x397.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-48081\" class=\"wp-caption-text\">Credit: Getty Images<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kasus kedua adalah yang masih hangat-hangatnya dibahas baik di dunia nyata maupun dunia maya, yaitu kontroversi penalti yang diberikan saat United menghadapi Brighton &amp; Hove Albion.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berawal dari sepak pojok Fernandes, sang kapten Harry Maguire berhasil menanduk bola yang kemudian disapu oleh Solly March di garis gawang. Wasit Chris Kavanagh lalu meniup peluit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drama dan kontroversi muncul ketika dalam tayangan ulang bola yang telah disundul Maguire menyentuh tangan Neal Maupay. Kavanagh lalu memanggil seluruh pemain kembali dan memberikan penalti untuk United.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja (lagi-lagi) Fernandes berhasil mengeksekusi penalti dan memberikan kemenangan pertama bagi United di liga musim ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/29\/usai-jeda-pandemik-covid-19-4-klub-eropa-ini-melaju-kencang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Usai Jeda Pandemik COVID-19, 4 Klub Eropa Ini Melaju Kencang<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah \u201cgesek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">voucher<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d pun kembali ramai digaungkan, apalagi dengan kondisi di mana wasit telah meniup peluit akhir pertandingan. Apakah MU mendapat gol haram?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita melihat kembali regulasi mengenai penggunaan VAR seperti yang telah ditetapkan oleh International Football Board Association (IFAB).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">IFAB merilis sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handbook <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang menjelaskan seluruh peraturan dan prosedur yang harus dipenuhi dalam penggunaan VAR. Kasus peninjauan VAR setelah peluit akhir berbunyi tercantum dalam artikel 8.13.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel 8.13 menjelaskan prosedur peninjauan ulang VAR apabila wasit telah mengakhiri babak pertama maupun babak kedua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persyaratan utama VAR dapat dicek kembali adalah wasit tidak boleh meninggalkan lapangan terlebih dahulu. Hal ini terpenuhi dalam kasus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handball <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Maupay di atas sehingga peninjauan masih layak untuk dilakukan. Selanjutnya, investigasi oleh wasit dapat dilakukan seperti biasanya sebagaimana dalam waktu normal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/11\/diego-forlan-karier-di-tiga-benua-dan-cult-hero-manchester-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Diego Forlan, Karier di Tiga Benua dan Cult Hero Manchester United<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya hal ini cukup sederhana dan tidak rumit untuk dipahami. Kenapa? Karena yang terjadi setelah peluit akhir berbunyi adalah peninjauan VAR-nya, bukan pelanggarannya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Handball <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terjadi saat pertandingan masih berjalan, saat waktu masih tersisa sedikit. Artinya apabila wasit dapat melihat dengan jelas kejadian saat terjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handball<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan langsung memberikan penalti, tentu kontroversi ini tidak akan terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi seperti yang kita tahu, Kavanagh tidak melihat dengan jelas dan baru bisa menentukan penalti saat VAR dicek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahwa kemudian akhirnya wasit memberikan penalti dan berbuah gol untuk United adalah akibat dari peninjauan VAR tersebut, dan sama sekali tidak menyalahi aturan apa pun dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Laws of The Game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu berbeda apabila wasit memberikan penalti atas pelanggaran yang terjadi setelah peluit berbunyi, misalkan. Tapi tentu hal ini sangat tidak mungkin terjadi <em>kan<\/em>?<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/15\/rotasi-penyerang-kunci-treble-winners-manchester-united-1998-1999\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Rotasi Penyerang, Kunci Treble Winners Manchester United 1998\/1999<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/10\/apa-mu-masih-perlu-pogba\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Apakah Manchester United Masih Memerlukan Paul Pogba?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/17\/pemain-yang-pernah-membela-chelsea-dan-manchester-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">11 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Manchester United<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><i>*Penulis adalah mahasiswa Yogyakarta yang sempat bercita-cita menjadi pemain sepak bola dan bermimpi membela timnas. Bisa disapa di akun twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/devin_satya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@devin_satya<\/a><\/i><\/strong><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJLVExMTkR4SiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Entah siapa yang memulai, tapi sejak lockdown pertandingan sepak bola akibat pandemi COVID-19 dihentikan, muncul sebuah istilah \u201cgesek voucher\u201d yang marak digunakan di media sosial. Sejauh penulis amati, istilah ini mulai muncul seiring dengan meningkatnya jumlah penalti yang diberikan oleh wasit kepada klub-klub di liga Eropa. Salah satunya tentu saja Manchester United yang sejak kompetisi dimulai lagi mendapatkan hadiah tujuh penalti dengan rincian empat kali di Liga Inggris, sekali di Piala FA, dan dua kali di Liga Europa. Musim ini pun hanya dalam tiga pertandingan United sudah memperoleh dua penalti, masing-masing satu di Liga Inggris dan Piala EFL. Sasaran sindiran \u201cgesek voucher\u201d tentu saja dialamatkan langsung kepada Bruno Fernandes, yang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sering &#8220;Gesek Voucher Penalti&#8221;, Apakah Gol-gol MU Haram?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":48079,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[2622,4096,151,970,122,598],"class_list":["post-48078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-berita-manchester-united","tag-bruno-fernandes","tag-manchester-united","tag-penalti","tag-slider","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sering &quot;Gesek Voucher Penalti&quot;, Apakah Gol-gol MU Haram? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Entah siapa yang memulai, tapi sejak lockdown pertandingan sepak bola akibat pandemi COVID-19 dihentikan, muncul sebuah istilah &quot;gesek voucher&quot; yang marak digunakan di media sosial.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sering &quot;Gesek Voucher Penalti&quot;, Apakah Gol-gol MU Haram? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Entah siapa yang memulai, tapi sejak lockdown pertandingan sepak bola akibat pandemi COVID-19 dihentikan, muncul sebuah istilah &quot;gesek voucher&quot; yang marak digunakan di media sosial.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-10-07T14:20:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-25T00:19:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1250730099.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"593\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Sering &#8220;Gesek Voucher Penalti&#8221;, Apakah Gol-gol MU Haram?\",\"datePublished\":\"2020-10-07T14:20:15+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-25T00:19:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/\"},\"wordCount\":1087,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/10\\\/GettyImages-1250730099.jpg\",\"keywords\":[\"Berita Manchester United\",\"Bruno Fernandes\",\"Manchester United\",\"Penalti\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/\",\"name\":\"Sering \\\"Gesek Voucher Penalti\\\", Apakah Gol-gol MU Haram? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/10\\\/GettyImages-1250730099.jpg\",\"datePublished\":\"2020-10-07T14:20:15+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-25T00:19:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Entah siapa yang memulai, tapi sejak lockdown pertandingan sepak bola akibat pandemi COVID-19 dihentikan, muncul sebuah istilah \\\"gesek voucher\\\" yang marak digunakan di media sosial.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/10\\\/07\\\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/10\\\/GettyImages-1250730099.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/10\\\/GettyImages-1250730099.jpg\",\"width\":1024,\"height\":593,\"caption\":\"Credit: GettyImages\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sering \"Gesek Voucher Penalti\", Apakah Gol-gol MU Haram? | Football Tribe Indonesia","description":"Entah siapa yang memulai, tapi sejak lockdown pertandingan sepak bola akibat pandemi COVID-19 dihentikan, muncul sebuah istilah \"gesek voucher\" yang marak digunakan di media sosial.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sering \"Gesek Voucher Penalti\", Apakah Gol-gol MU Haram? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Entah siapa yang memulai, tapi sejak lockdown pertandingan sepak bola akibat pandemi COVID-19 dihentikan, muncul sebuah istilah \"gesek voucher\" yang marak digunakan di media sosial.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-10-07T14:20:15+00:00","article_modified_time":"2020-12-25T00:19:56+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":593,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1250730099.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Sering &#8220;Gesek Voucher Penalti&#8221;, Apakah Gol-gol MU Haram?","datePublished":"2020-10-07T14:20:15+00:00","dateModified":"2020-12-25T00:19:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/"},"wordCount":1087,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1250730099.jpg","keywords":["Berita Manchester United","Bruno Fernandes","Manchester United","Penalti","Slider","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/","name":"Sering \"Gesek Voucher Penalti\", Apakah Gol-gol MU Haram? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1250730099.jpg","datePublished":"2020-10-07T14:20:15+00:00","dateModified":"2020-12-25T00:19:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Entah siapa yang memulai, tapi sejak lockdown pertandingan sepak bola akibat pandemi COVID-19 dihentikan, muncul sebuah istilah \"gesek voucher\" yang marak digunakan di media sosial.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/10\/07\/sering-gesek-voucher-penalti-apakah-gol-gol-mu-haram\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1250730099.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/10\/GettyImages-1250730099.jpg","width":1024,"height":593,"caption":"Credit: GettyImages"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48078"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48850,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48078\/revisions\/48850"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}