{"id":4793,"date":"2017-05-13T17:11:15","date_gmt":"2017-05-13T10:11:15","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=4793"},"modified":"2017-05-13T17:11:15","modified_gmt":"2017-05-13T10:11:15","slug":"pensiun-dini-dari-sepak-bola","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/","title":{"rendered":"Nama-Nama Terkenal yang Pensiun Dini dari Sepak Bola"},"content":{"rendered":"<p>Normalnya, seorang pesepakbola memiliki usia produktif hingga akhir usia 30-an. Beberapa nama bahkan sanggup menjaga performa di atas usia kepala empat, antara lain Paolo Maldini, Ryan Giggs, Romario Faria, dan legenda Jepang, Kazuyoshi Miura.<\/p>\n<p>Di sisi lain, ada juga beberapa nama yang memutuskan untuk meninggalkan lapangan hijau lebih cepat. Alasannya bermacam-macam, bisa karena alasan kesehatan atau karier yang memang sudah mentok. Berikut ini beberapa nama terkenal yang pensiun dalam usia yang terbilang muda.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4794 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg\" alt=\"\" width=\"820\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg 820w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red-768x431.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red-350x196.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red-677x380.jpg 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red-560x314.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 820px) 100vw, 820px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Ruben De La Red<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Karir Ruben De La Red cukup menjanjikan. Ia merupakan produk binaan akademi Real Madrid. Sempat menjalani musim peminjaman sukses di Getafe, De La Red kembali ke Santiago Bernabeu pada awal musim 2008\/2009.<\/p>\n<p>Namun, selama dua musim berikutnya ia hanya tampil sebanyak dua kali. Penyebabnya, ia sempat pingsan di lapangan ketika Real Madrid menghadapi Real Union di Copa del Rey pada musim 2009\/2010. Belakangan, diketahui bahwa De La Red mengidap penyakit jantung. Pemain kelahiran 5 Juni 1985 ini pun harus pensiun dalam usia yang sangat muda, 25 tahun.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4795 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Fabrice-Muamba.jpg\" alt=\"\" width=\"634\" height=\"414\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Fabrice-Muamba.jpg 634w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Fabrice-Muamba-345x225.jpg 345w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Fabrice-Muamba-582x380.jpg 582w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Fabrice-Muamba-560x366.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 634px) 100vw, 634px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Fabrice Muamba<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Nama ini baru-baru saja menghebohkan dunia sepak bola beberapa tahun lalu. Fabrice Muamba pingsan akibat serangan jantung ketika klubnya, Bolton Wanderers, menghadapi Tottenham Hotspurs di ajang Piala FA pada 12 Maret 2012. Jantungnya berhenti berdetak selama 78 menit. Untung, nyawa pemain Inggris kelahiran Zaire ini masih bisa terselamatkan.<\/p>\n<p>Mantan pemain Arsenal dan Birmingham City ini akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola pada tahun yang sama. Usianya pada saat itu masih sangat muda, 24 tahun.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4796 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Hidetoshi-Nakata-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Hidetoshi Nakata<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Apa yang kurang dari karier seorang Hidetoshi Nakata? Ia sudah terkenal sebagai salah satu pemain Asia tersukses di Eropa. Pria Jepang ini pernah memenangi gelar Scudetto bersama AS Roma. Lalu, ia diperebutkan klub-klub Serie A Italia. Di tim nasional Jepang, ia juga menjadi pemain andalan serta idola masyarakat Negeri Sakura.<\/p>\n<p>Maka, ketika Nakata memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola pada tahun 2006, seluruh dunia terkejut. Usianya ketika itu baru menginjak 29 tahun, usia emas bagi seorang pesepak bola. Nakata lebih memilih untuk menggeluti bidang <em>fashion<\/em> dan bisnis kuliner.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4797 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/David-Bentley-1.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"432\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/David-Bentley-1.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/David-Bentley-1-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/David-Bentley-1-676x380.jpg 676w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/David-Bentley-1-560x315.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>David Bentley<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Disebut-sebut sebagai penerus David Beckham mungkin menjadi kutukan bagi David Bentley. Ia memutuskan untuk mengakhiri karier sepak bolanya pada usia 29 tahun, yaitu pada tahun 2013 lalu.<\/p>\n<p>Padahal, Bentley pernah memperkuat tim nasional Inggris sebanyak tujuh kali. Ia juga pernah memperkuat Arsenal, Blackburn Rovers dan West Ham United. Tampangnya juga rupawan, sehingga semakin menguatkan kemiripannya dengan seniornya, Beckham. Sayang, Bentley tak pernah menjadi <em>big thing<\/em> baik bagi klub-klub yang dibelanya maupun tim nasional Inggris.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4798 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Royston-Drenthe.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Royston-Drenthe.jpg 750w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Royston-Drenthe-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Royston-Drenthe-675x380.jpg 675w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Royston-Drenthe-560x315.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Royston Drenthe<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Media manapun yang membuat fitur tentang pemain-pemain terburuk yang pernah membela Real Madrid pasti memasukkan nama Royston Drenthe. Pemain asal Belanda ini pernah memperkuat Los Blancos selama tiga tahun, sebelum dipinjamkan ke Hercules dan Everton. Setelah dilepas El Real pada tahun 2012, kariernya kemudian terombang-ambing dari satu klub medioker ke klub medioker lain.<\/p>\n<p>Setelah kontraknya diputus Baniyas (Uni Emirat Arab) pada tahun 2016 lalu, Drenthe pun memutuskan untuk gantung sepatu pada usia 29 tahun. Kini ia menekuni karier di dunia musik sebagai <em>rapper<\/em>.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4726\" aria-describedby=\"caption-attachment-4726\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4726 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147.jpg\" alt=\"Eric Cantona\" width=\"594\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147-313x225.jpg 313w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147-529x380.jpg 529w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147-560x403.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4726\" class=\"wp-caption-text\">Eric Cantona.<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Eric Cantona<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Mungkin inilah nama paling terkenal yang gantung sepatu di usia yang terbilang muda. Selain itu, Eric \u2018The king\u2019 Cantona juga pensiun di puncak kariernya. Setelah menghadirkan gelar juara Liga Premier Inggris bagi Manchester United pada tahun 1997, King Eric pamit dari panggung sepak bola dunia.<\/p>\n<p>Pemain Prancis yang pernah memperkuat Marseille dan Leeds United ini melewatkan kesuksesan tim nasional Prancis menjuarai Piala Dunia 1998. Namun, King Eric cukup menikmati kesibukannya bermain sepak bola pantai.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pen<\/em><em>cinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku &#8216;Home &amp; Away&#8217;.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Normalnya, seorang pesepakbola memiliki usia produktif hingga akhir usia 30-an. Beberapa nama bahkan sanggup menjaga performa di atas usia kepala empat, antara lain Paolo Maldini, Ryan Giggs, Romario Faria, dan legenda Jepang, Kazuyoshi Miura. Di sisi lain, ada juga beberapa nama yang memutuskan untuk meninggalkan lapangan hijau lebih cepat. Alasannya bermacam-macam, bisa karena alasan kesehatan atau karier yang memang sudah mentok. Berikut ini beberapa nama terkenal yang pensiun dalam usia yang terbilang muda. Ruben De La Red Karir Ruben De La Red cukup menjanjikan. Ia merupakan produk binaan akademi Real Madrid. Sempat menjalani musim peminjaman sukses di Getafe, De La Red kembali ke Santiago Bernabeu pada awal musim 2008\/2009. Namun, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Nama-Nama Terkenal yang Pensiun Dini dari Sepak Bola&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4794,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[79,95],"tags":[129,1023],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nama-Nama Terkenal yang Pensiun Dini dari Sepak Bola | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada beberapa nama pemain yang memutuskan untuk meninggalkan lapangan hijau lebih cepat alias pensiun. Alasannya juga ternyata bermacam-macam.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nama-Nama Terkenal yang Pensiun Dini dari Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada beberapa nama pemain yang memutuskan untuk meninggalkan lapangan hijau lebih cepat alias pensiun. Alasannya juga ternyata bermacam-macam.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-13T10:11:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"820\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"460\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/\",\"name\":\"Nama-Nama Terkenal yang Pensiun Dini dari Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-13T10:11:15+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-13T10:11:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Ada beberapa nama pemain yang memutuskan untuk meninggalkan lapangan hijau lebih cepat alias pensiun. Alasannya juga ternyata bermacam-macam.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg\",\"width\":820,\"height\":460,\"caption\":\"Pensiun\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nama-Nama Terkenal yang Pensiun Dini dari Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","description":"Ada beberapa nama pemain yang memutuskan untuk meninggalkan lapangan hijau lebih cepat alias pensiun. Alasannya juga ternyata bermacam-macam.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nama-Nama Terkenal yang Pensiun Dini dari Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","og_description":"Ada beberapa nama pemain yang memutuskan untuk meninggalkan lapangan hijau lebih cepat alias pensiun. Alasannya juga ternyata bermacam-macam.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-13T10:11:15+00:00","og_image":[{"width":820,"height":460,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/","name":"Nama-Nama Terkenal yang Pensiun Dini dari Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg","datePublished":"2017-05-13T10:11:15+00:00","dateModified":"2017-05-13T10:11:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Ada beberapa nama pemain yang memutuskan untuk meninggalkan lapangan hijau lebih cepat alias pensiun. Alasannya juga ternyata bermacam-macam.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/13\/pensiun-dini-dari-sepak-bola\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ruben-De-La-Red.jpg","width":820,"height":460,"caption":"Pensiun"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4793"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4793"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4793\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4794"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}