{"id":47908,"date":"2020-09-25T08:19:23","date_gmt":"2020-09-25T01:19:23","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=47908"},"modified":"2020-09-25T08:19:23","modified_gmt":"2020-09-25T01:19:23","slug":"cerita-kala-psm-bersua-persija","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/","title":{"rendered":"Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija"},"content":{"rendered":"<p>Bertajuk laga klasik sarat sejarah, PSM bersua Persija pada Minggu (30\/4\/2017) malam WIB. Tribun stadion Andi Mattalatta yang berkapasitas kurang lebih 20.000 penonton pun penuh sesak dengan kehadiran berbagai lapisan kelompok suporter.<\/p>\n<p>Macz Man, Mappanyuki, ISM, Dealos, Reformasi, Komando, Bias, Kubis, Antang, Karebosi, Gunung Lokong, PKC, Red Gank, KVS, Zaiger, serta Hassanuddin semua hadir di masing-masing<em> spot chant<\/em> yang biasa mereka tempati. Semua berkumpul demi satu tujuan; mendukung tim lokal kebanggaan PSM.<\/p>\n<p>Ditonton secara langsung oleh Jusuf Kalla, skuad Juku Eja terlihat grogi di sepanjang babak pertama. Tim asuhan Rene Alberts tersebut bermain cenderung tertutup dengan lini tengah yang dimotori duet Wiljan Pluim dan Marc Klok minim kreativitas. Beberapa kali Rifki \u201cSipit\u201d Mokodompit mesti berjibaku menjaga keperawanan gawang PSM akibat teror tim lawan.<\/p>\n<p>Sebaliknya, penampilan impresif justru dipertontonkan Rohit Chand, disokong moncernya galangan intersep Sandi Darma Sute membuat Persija memegang kendali permainan. Tim jagoan warga Jakarta yang mengandalkan ujung tombaknya, Luiz Junior, tampil garang di interval babak pertama.<\/p>\n<p><em>\u201cKom op Zoontje!\u201d<\/em> mungkin demikian instruksi Rene Alberts yang terdengar di ruang ganti. Sampai ketika sebelas orang Pasukan Ramang kembali ke lapangan guna memulai babak kedua sambil memperlihatkan gestur haus kemenangan. \u201cPrit!\u201d, ketika peluit yang dipegang wasit Thoriq Al Khatiri berbunyi nyaring, seketika itu pula, M. Rachmat dan kawan-kawan serempak mulai menampilkan permainan greget.<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/01\/04\/wiljan-pluim-dan-trilogi-di-psm\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Wiljan Pluim dan Trilogi Pertamanya di PSM<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/31\/mencari-kedewasaan-bersepak-bola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mencari Kedewasaan Bersepak Bola<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p>Secara intensif PSM menekan Persija dari mulai detik awal, hasilnya beberapa kali Rachmat mampu bergerak meliak-meliuk, menyisir sisi kanan pertahanan Persija, dan mengancam dengan tendangan spekulatif jarak jauh. Tepat dari sisi kanan, Zulkifli dibantu Tawainella juga tak mau ketinggalan pamer <em>crossing<\/em> melayani Reinaldo Elias.<\/p>\n<p>Disiplin lini pertahanan yang digalang Maman Abdurrahman dan Willian Pacheco yang sebelumnya kokoh pun mulai kepayahan, tepat pada menit ke-66 sebuah tendangan <em>placing<\/em> indah dari Rachmat nyaris merobek jala gawang Andritany, andai tak diselematkan oleh tiang gawang.<\/p>\n<p>Robert Rene memberikan arahan kepada Pluim, harap-harap cemas menanti gol yang tak kunjung datang di sepertiga paruh waktu akhir pertandingan. Sementara itu, dari sudut lain Klok mencium bola sepak pojok yang bakal ditendangnya dan seperti biasa, Titus Bonai menggoyang-goyangkan jala Andritany supaya Persija lekas kebobolan.<\/p>\n<p>Wajar saja, PSM saat itu memang tengah <em>on-fire<\/em> usai tak terkalahkan di dua laga awal dan bertengger di papan atas klasemen liga. Semangat optimisme guna membuktikan prediksi para pandit bahwa pada musim 2017, PSM bakal juara, membara sejadi-jadinya saat bersua Persija.<\/p>\n<p>Diperparah hukuman kartu merah untuk Sandi Darma Sute, selama kurun waktu hampir 13 menit lini pertahanan Macan Kemayoran digempur habis-habisan hingga akhirnya jebol juga. Catatan 5 penyelamatan gemilang Andritany tak mampu hindarkan anak asuh Teco dari terkaman maut Pluim usai manfaatkan umpan Reinaldo pada menit ke-79.<!--nextpage--><\/p>\n<p>Publik Sulawesi Selatan bersorak kegirangan menyambut datangnya gol. Luapan emosi mengudara di langit kota Makassar yang seolah mengantarkan memoar pahit 2001 silam, saat ambisi Juku Eja demi meraih gelar Divisi Utama sempat kandas akibat perlawanan sengit tim asal ibu kota. Ya, selalu ada cerita kala PSM bersua Persija.<\/p>\n<p>Gairah mengejar ketertinggalan kembali dihadirkan Ayam Jantan dari Timur kala mengarungi laga-laga awal di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017 saat itu. Gairah mengejar ketertinggalan skor yang sama, yang dulu pernah menggebu-gebu ditampilkan Kurniawan Dwi Yulianto dan rekan-rekan pada laga final dua dasawarsa lampau, kembali mengemuka.<\/p>\n<p>Tidak berlebihan pula rasanya bila memang PSM dikatakan sebagai salah kandidat juara Liga 1 musim kompetisi 2017 bersama Persib, Arema, Persipura, dan Barito Putera berkaca pada kedalaman skuad Pasukan Ramang.<\/p>\n<p>Kembalinya Zulkifli Syukur dan Hamka Hamzah dari aral perantauan dipadukan pengalaman lawas Ardan Aras, Rasyid dan Syamsul Bakri, Rizky Pellu, Ferdinand Sinaga, serta Titus Bonai, PSM tentu patut diperhitungkan.<\/p>\n<p>Ditambah para pemain pemuda seperti Reva Adi Utama, Muhammad Arfan, Khalik, Hilman, Asnawi Mangkualam, Ridwan Tawainella, Wasiyat Hasbullah, dan label lokal berkualitas macam Hendra Ridwan maupun Rachmat; melengkapi performa para legiun asing yang fasih mengolah kulit bundar khas liga Eropa.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-47913\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe-1.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe-1.png 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe-1-400x225.png 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe-1-250x140.png 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe-1-140x79.png 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe-1-560x314.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Kemenangan dari lawan tradisional, Persija, yang bertengger di papan atas klasemen dan tuntutan soal kinerja wasit di laga tandang lawan Mitra Kukar saat itu, pernah dijadikan bukti nyata dari betapa seriusnya Juku sekuat tenaga coba meraih gelar nasional yang sudah lama tidak dirasakan.<\/p>\n<p>Berdiri pada tanggal 1915 sebagai salah satu klub sepak bola tua nasional dengan nama awal Makassar Voetbal Bond (MVB), PSM telah 5 kali menjuarai Perserikatan pada musim kompetisi 1956-1957, 1957-1958, 1964-1965, 1965-1966, serta 1991-1992, dan terakhir kali menjadi juara pada tahun 1999-2000 di gelaran kompetisi Divisi Utama.<\/p>\n<p>Sebelumnya, tulisan ini ditulis tepat pasca laga pekan ke-3 pada musim kompetisi 2017, kompetisi musim ke-60 sepanjang sejarah gelaran kasta tertinggi persepakbolaan nasional. Pada akhir musim itu, PSM berhasil bertengger di posisi 3 tabel klasemen, tepat di bawah Bhayangkara FC dan Bali United, masing-masing dari keduanya hanya berselisih 3 poin saja. Bhayangkara FC, unggul selisih gol dari Bali United.<\/p>\n<p>Menyongsong kembalinya Liga 1 2020 dan menanti kembalinya kisah baru kala PSM bersua Persija musim ini, kisah sang jawara Piala Indonesia 2018-19 ini nampaknya layak untuk didongengkan kembali. Ewako, PSM!<\/p>\n<p><em>Penulis aktif menulis sejak bergabung di Lembaga Pers Mahasiswa Hayamwuruk tahun 2013. Sempat bergabung dengan Gatra.com tahun 2019 dan berakun instagram di <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/resza_mustafa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@resza_mustafa.<\/a><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiIxQkRXaDZ2ViIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bertajuk laga klasik sarat sejarah, PSM bersua Persija pada Minggu (30\/4\/2017) malam WIB. Tribun stadion Andi Mattalatta yang berkapasitas kurang lebih 20.000 penonton pun penuh sesak dengan kehadiran berbagai lapisan kelompok suporter. Macz Man, Mappanyuki, ISM, Dealos, Reformasi, Komando, Bias, Kubis, Antang, Karebosi, Gunung Lokong, PKC, Red Gank, KVS, Zaiger, serta Hassanuddin semua hadir di masing-masing spot chant yang biasa mereka tempati. Semua berkumpul demi satu tujuan; mendukung tim lokal kebanggaan PSM. Ditonton secara langsung oleh Jusuf Kalla, skuad Juku Eja terlihat grogi di sepanjang babak pertama. Tim asuhan Rene Alberts tersebut bermain cenderung tertutup dengan lini tengah yang dimotori duet Wiljan Pluim dan Marc Klok minim kreativitas. Beberapa kali &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":47909,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[3774,230,216,888],"class_list":["post-47908","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-liga-1-2017","tag-persija-jakarta","tag-psm-makassar","tag-wiljan-pluim"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bertajuk laga klasik sarat sejarah, PSM bersua Persija pada Minggu (30\/4\/2017) malam WIB. Tribun stadion Andi Mattalatta yang berkapasitas kurang lebih 20.000 penonton pun penuh sesak dengan kehadiran berbagai lapisan kelompok suporter.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bertajuk laga klasik sarat sejarah, PSM bersua Persija pada Minggu (30\/4\/2017) malam WIB. Tribun stadion Andi Mattalatta yang berkapasitas kurang lebih 20.000 penonton pun penuh sesak dengan kehadiran berbagai lapisan kelompok suporter.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-09-25T01:19:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"449\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija\",\"datePublished\":\"2020-09-25T01:19:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/\"},\"wordCount\":840,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/09\\\/Football-Tribe.png\",\"keywords\":[\"Liga 1 2017\",\"Persija Jakarta\",\"PSM Makassar\",\"Wiljan Pluim\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/\",\"name\":\"Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/09\\\/Football-Tribe.png\",\"datePublished\":\"2020-09-25T01:19:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Bertajuk laga klasik sarat sejarah, PSM bersua Persija pada Minggu (30\\\/4\\\/2017) malam WIB. Tribun stadion Andi Mattalatta yang berkapasitas kurang lebih 20.000 penonton pun penuh sesak dengan kehadiran berbagai lapisan kelompok suporter.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/09\\\/25\\\/cerita-kala-psm-bersua-persija\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/09\\\/Football-Tribe.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/09\\\/Football-Tribe.png\",\"width\":800,\"height\":449},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija | Football Tribe Indonesia","description":"Bertajuk laga klasik sarat sejarah, PSM bersua Persija pada Minggu (30\/4\/2017) malam WIB. Tribun stadion Andi Mattalatta yang berkapasitas kurang lebih 20.000 penonton pun penuh sesak dengan kehadiran berbagai lapisan kelompok suporter.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija | Football Tribe Indonesia","og_description":"Bertajuk laga klasik sarat sejarah, PSM bersua Persija pada Minggu (30\/4\/2017) malam WIB. Tribun stadion Andi Mattalatta yang berkapasitas kurang lebih 20.000 penonton pun penuh sesak dengan kehadiran berbagai lapisan kelompok suporter.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-09-25T01:19:23+00:00","og_image":[{"width":800,"height":449,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe.png","type":"image\/png"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija","datePublished":"2020-09-25T01:19:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/"},"wordCount":840,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe.png","keywords":["Liga 1 2017","Persija Jakarta","PSM Makassar","Wiljan Pluim"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/","name":"Selalu Ada Cerita Kala PSM Bersua Persija | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe.png","datePublished":"2020-09-25T01:19:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Bertajuk laga klasik sarat sejarah, PSM bersua Persija pada Minggu (30\/4\/2017) malam WIB. Tribun stadion Andi Mattalatta yang berkapasitas kurang lebih 20.000 penonton pun penuh sesak dengan kehadiran berbagai lapisan kelompok suporter.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/09\/25\/cerita-kala-psm-bersua-persija\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe.png","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/09\/Football-Tribe.png","width":800,"height":449},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47908","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47908"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47908\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47915,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47908\/revisions\/47915"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47909"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47908"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47908"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47908"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}