{"id":47663,"date":"2020-08-15T15:07:51","date_gmt":"2020-08-15T08:07:51","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=47663"},"modified":"2020-08-15T15:07:51","modified_gmt":"2020-08-15T08:07:51","slug":"bintang-sriwijaya-fc-2011-12","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/","title":{"rendered":"11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang?"},"content":{"rendered":"<p>Indonesia Super League musim 2011\/12 menjadi salah satu musim terindah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito yang dihuni banyak pemain bintang berhasil keluar menjadi juara. Menyajikan permainan yang cantik juga membuat langkah tim kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan itu tak terbendung.<\/p>\n<p>Sriwijaya FC tampil dominan sepanjang musim, mereka mampu menjadi tim yang paling produktif dan tim yang paling rapat pertahanannya. Dalam 34 pertandingan, mereka mampu mencetak 73 gol dan hanya kebobolan 31 gol yang menjadikan mereka terbaik di antara kontestan ISL 2011\/12 yang lain.<\/p>\n<p>Melihat torehan itu, wajar tentunya apabila tim yang dilatih Kas Hartadi itu keluar sebagai yang terbaik. Bersama mantan pelatih Kalteng Putra itu, para pemain bintang Sriwijaya FC menjelma menjadi tim dengan kekuatan yang tak dapat disamai, bahkan mereka berhasil mengasapi Persipura Jayapura yang finis di peringkat kedua dengan jarak 11 poin.<\/p>\n<p>Lantas, di manakah para bintang Sriwijaya FC musim 2011\/12 itu sekarang? Uniknya para alumnus tim yang kini berlaga di Liga 2 2020 tersebut sebagian besar sudah menjadi pelatih di berbagai level. Ada yang menekuni level grassroot hingga menjadi bagian staf timnas.<\/p>\n<p>Siapa saja mereka?<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/28\/kandasnya-bahtera-sriwijaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kandasnya Bahtera Sriwijaya FC<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/13\/bintang-pelita-jaya-2011-12\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bintang Pelita Jaya 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-47664\" data-id=\"47664\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_47664\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow47664\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/DSC_0561-800x531.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Ferry Rotinsulu, Malaikat dari Palu<\/h3>\n<p>Menyebut nama Ferry Rontinsulu tentu saja para penggemar Sriwijaya FC akan setuju bahwa pemain 37 adalah salah satu legenda hidup Laskar Wong Kito. 10 tahun memperkuat Sriwijaya FC sejak 2003, Ferry adalah sosok tak tergantikan di bawah mistar gawang. Sempat bermain bersama Lampung Sakti, ia kembali ke stadion Jakabaring di musim 2019 saat Sriwijaya FC degradasi ke Liga 2 Indonesia sebagai pemain dan musim ini pensiun dan menjadi pelatih kiper.<\/p>\n<p>Foto: Timlo.net<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/thierry-gathuessi-tertarik-kembali-ke-sriwijaya-fc_m_100206.jpeg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Benteng itu bernama Thierry Gathuessi<\/h3>\n<p>Menjadi pilihan utama di lini belakang Sriwijaya FC, pemain yang kini berusia 38 tahun tak butuh waktu lama menggaet pujian dari masyarakat Palembang. Legiun asing asal Kamerun ini menjadi sosok penting minimnya bola yang masuk ke gawang Ferry Rontinsulu kala itu. Sempat kembali membela SFC di 2015\/16, kini, sosok jangkung dan kekar itu telah gantung sepatu dari lapangan hijau setelah sebelumnya bermain untuk Arema Cronus, Persiram Raja Ampat dan Barito Pyera.<\/p>\n<p>Foto: Jawapos.com<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/5d3ed789d9b4b.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Kilau Nova Arianto yang belum pudar<\/h3>\n<p>Pemain yang terkenal dengan selebrasi ala suster ngesot ini memperkuat Sriwijaya di usia yang cukup senior. Menghabiskan karier di Persib Bandung, Nova hanya menjadi pilihan ketiga di lini belakang Laskar Wong Kito. Namun pengalamannya sangat berguna membantu Sriwijaya FC meraih gelar juara kala itu. Kini, diusia 41 tahun Nova telah gantung sepatu dan menjadi salah satu staf pelatih di timnas Indonesia setelah terakhir bermain di Pelita Bandung Raya pada 2015.<\/p>\n<p>Foto: Kompas Bola<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/5e736e7da4495.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Bolak-Balik Bandung-Palembang dalam karier Supardi Nasir<\/h3>\n<p>Bek kanan 37 tahun ini adalah andalan Sriwijaya Fc kala itu. Menjadi sosok tak tergantikan, wajar apabila Supardi mendapat banyak tawaran dari klub lain. Selepas mengantarkan Sriwijaya Fc juara, pemain kelahiran Bangka ini bergabung ke Persib Bandung. Sempat kembali ke Sriwijaya FC pada 2016, pemain berkepala plontos ini kembali memperkuat Persib Bandung sekaligus menjadi kapten tim hingga kini.<\/p>\n<p>Foto: Kompas Bola<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/1630_Mahyadi-Panggabean-resmi-melatih-tim-Liga-3-PS-Musi-Banyuasin.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Mahyadi Panggabean yang menolak tua<\/h3>\n<p>Mantan pemain PSMS Medan terus eksis di kancah sepak bola nasional. Setelah hijrah dari Sriwijaya FC di 2013, beberapa tim seperti Gresik United, Persik Kediri hingga Kalteng Putra di Liga 2 tahun 2018 masih menikmati servisnya di sisi kini. Mahyadi mulai fokus mengembangkan bibit-bibit muda SSB Garda Soccer School Palembang Sumatra Selatan dan terbaru sosok yang sempat menjadi mengabdi menjadi pemandu bakat Sriwijaya FC ini kini menangani klub Liga 3, PS Musi Banyuasin.<\/p>\n<p>Foto: bolahita.id<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/SFC-vs-Persiwa-n-63-800x447.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Si nyentrik Lim Joon-sik yang tak terlupakan<\/h3>\n<p>Legiun asing asal Korea Selatan yang identik dengan rambut kuningnya ini adalah sosok kunci di lini tengah Sriwijaya FC kala itu. Didatangkan dari Ulsan Hyundai Mipo ia selalu menjadi pemutus pertama serangan lawan. Tampil enerjik dengan tekel-tekelnya, pemain yang sempat memperkuat Persipura Jayapura dan Barito Putera tersebut telah pensiun dari lapangan hijau sejak 2016 lalu.<\/p>\n<p>Foto: Palembang Ekspres<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/akurat_20180319092311_344ToG-800x533.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Jalan berbeda ditekuni Ponaryo Astaman<\/h3>\n<p>Popon, sapaan akrabnya, menjabai sebagai kapten Sriwijaya FC kala itu. Memimpin rekan-rekannya mengangkat trofi juara, ia pun kerap menjadi langganan timnas Indonesia. Tak sulit bagi sosok yang kini berusia 40 tahun tersebut untuk mengunci satu tempat di pilihan utama Kas Hartadi kala itu. Kini ia aktif menjadi komentator sepak bola, setelah sebelumnya mencoba melatih tim <em>reserve<\/em> Borneo FC pada 2018 lalu.<\/p>\n<p>Foto: Akurat.co<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/45648e9b-50c4-40c6-82fd-3f0376ff22f9_169.jpeg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Gelandang serang ikonik Indonesia, Firman Utina<\/h3>\n<p>Sama seperti Ponaryo, Firman Utina adalah pemain timnas Indonesia yang merapat ke SFC. Gelandang serang ini selalu jadi pilihan utama Kas Hartadi. Sempat hijarah ke Persib Bandung dan kembali ke Palembang di musim 2016, Firman yang hijau dan sibuk dengan SSB yang ia bentuk mengakhiri karier bersama Kalteng Putra di Liga 2 2018. Di samping itu, Firman juga sempat menjadi pelatih Timnas Pelajar U-15 Indonesia.<\/p>\n<p>Foto: Detik Sport<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/Untitled.png\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Muhammad Ridwan dan pengabdian pada kampung halaman<\/h3>\n<p>Ridwan adalah pilihan utama Sriwijaya FC untuk menyisir sisi kiri pertahanan lawan kala itu, tak hanya itu ia pun piawai menjadi bek sayap kanan. Sama seperti Firman Utina ia sempat membela Persib selepas musim 2013 dan kembali ke Sriwijaya tiga tahun setelahnya sebelum menutup karier di tim kampung halamannya, PSIS Semarang. Kini ia tercatat pelatih tim PSIS U-19.<\/p>\n<p>Foto: skor.id<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/69204678_956192201385231_5892539710923558206_n.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Cinta abadi Sriwijaya dalam diri Hilton Moreira<\/h3>\n<p>Kala itu, Hilton adalah salah satu legiun asing terbaik di Liga Indonesia. Winger Brasil ini tampil dengan gocekan-gocekan maut khas pemain Brasil. Setelah menjadi bagian juara Laskar Wong Kito di 2012, pemain 39 tahun melanglang buana ke tim-tim lain sebelum akhirnya kembali ke stadion Jakabaring pada 2018 lalu. Hilton bersama eks pemain SFC asal Brasil lainnya, Mauricio Leal, kerap terlihat mengikuti latihan tim SFC hingga bermain tarkam.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/1313128374.jpg\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '47663';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Keith Kayamba Gumbs, Legenda Sriwijaya FC dan Saint Kitts and Nevis<\/h3>\n<p>Kayamba Gumbs adalah legenda bagi tim kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan, setelah Sriwijaya FC ia membela Arema Cronus di 2013 sebelum memutuskan pensiun. Pemain kelahiran 1972 ini, kini menetap di Australia dan masih aktif bermain untuk Southern Ettalong United sekaligus direktur teknik dan pelatih tim mudanya. Ia pun sempat menjadi pelatih fisik Laskar Wong Kito ketika merangkap sebagai pemain SFC di 2011\/12.<\/p>\n<p>Foto: skor.id<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia Super League musim 2011\/12 menjadi salah satu musim terindah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito yang dihuni banyak pemain bintang berhasil keluar menjadi juara. Menyajikan permainan yang cantik juga membuat langkah tim kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan itu tak terbendung. Sriwijaya FC tampil dominan sepanjang musim, mereka mampu menjadi tim yang paling produktif dan tim yang paling rapat pertahanannya. Dalam 34 pertandingan, mereka mampu mencetak 73 gol dan hanya kebobolan 31 gol yang menjadikan mereka terbaik di antara kontestan ISL 2011\/12 yang lain. Melihat torehan itu, wajar tentunya apabila tim yang dilatih Kas Hartadi itu keluar sebagai yang terbaik. Bersama mantan pelatih Kalteng Putra itu, para pemain bintang Sriwijaya FC menjelma &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":47672,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[86,3928],"tags":[2514,2304,2890,1830,3807,1412,189,3113],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Indonesia Super League musim 2011\/12 menjadi salah satu musim terindah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito yang dihuni banyak pemain bintang berhasil keluar\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Indonesia Super League musim 2011\/12 menjadi salah satu musim terindah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito yang dihuni banyak pemain bintang berhasil keluar\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-08-15T08:07:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/20120528_TIM_Sriwijaya_FC__9220.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"565\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/\",\"name\":\"11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/20120528_TIM_Sriwijaya_FC__9220.jpg\",\"datePublished\":\"2020-08-15T08:07:51+00:00\",\"dateModified\":\"2020-08-15T08:07:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Indonesia Super League musim 2011\/12 menjadi salah satu musim terindah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito yang dihuni banyak pemain bintang berhasil keluar\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/20120528_TIM_Sriwijaya_FC__9220.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/20120528_TIM_Sriwijaya_FC__9220.jpg\",\"width\":565,\"height\":350},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang? | Football Tribe Indonesia","description":"Indonesia Super League musim 2011\/12 menjadi salah satu musim terindah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito yang dihuni banyak pemain bintang berhasil keluar","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Indonesia Super League musim 2011\/12 menjadi salah satu musim terindah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito yang dihuni banyak pemain bintang berhasil keluar","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-08-15T08:07:51+00:00","og_image":[{"width":565,"height":350,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/20120528_TIM_Sriwijaya_FC__9220.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/","name":"11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/20120528_TIM_Sriwijaya_FC__9220.jpg","datePublished":"2020-08-15T08:07:51+00:00","dateModified":"2020-08-15T08:07:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Indonesia Super League musim 2011\/12 menjadi salah satu musim terindah Sriwijaya FC. Laskar Wong Kito yang dihuni banyak pemain bintang berhasil keluar","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/20120528_TIM_Sriwijaya_FC__9220.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/08\/20120528_TIM_Sriwijaya_FC__9220.jpg","width":565,"height":350},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/08\/15\/bintang-sriwijaya-fc-2011-12\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"11 Bintang Sriwijaya FC 2011\/12, di Mana Mereka Sekarang?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47663"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47663"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47663\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47689,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47663\/revisions\/47689"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}