{"id":47420,"date":"2020-07-23T21:17:55","date_gmt":"2020-07-23T14:17:55","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=47420"},"modified":"2020-07-23T21:17:55","modified_gmt":"2020-07-23T14:17:55","slug":"melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/","title":{"rendered":"Melawan Rezim Pemerintahan ala Megan Rapinoe"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di antara semua pencapaian olahraga yang beririsan dengan politik di abad 20 dan 21, apa yang dilakukan oleh timnas wanita Amerika Serikat, merupakan salah satu yang paling \u201cgila\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, orang membandingkanya dengan apa yang dilakukan oleh Muhammad Ali. Kala itu, Ali memberikan gelar juara tinjunya secara percuma, karena tidak mau di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">draft <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ke dalam perang Vietnam. Ali yang kehilangan gelar juaranya, kemudian bertanding dan merebut kembali gelar juaranya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Timnas yang dipimpin oleh Megan Rapinoe ini berhasil menyita perhatian publik dunia, dengan berbagai kontroversi dan prestasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana tidak, di tengah kegelisahan warga Amerika terkait kebijakan-kebijakan kontroversial yang dibuat oleh Donald Trump, mereka hadir <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bak<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> oase di tengah gurun pasir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka hadir sebagai &#8220;oposisi&#8221; terkait kebijakan-kebijakan Trump yang kontroversial, terutama mengenai kesetaraan gender dan rasisme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Termasuk Rapinoe, beberapa penggawa dari timnasita Amerika merupakan kelompok LGBTQ. Trump yang tidak suka dan kerap menyudutkan kelompok LGBTQ, sering mendapat kritik dan perlawanan dari Rapinoe dkk.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlebih sejak 2009, Rapinoe sudah menjadi aktivis sekaligus advokat bagi banyak kelompok LGBTQ. Salah satunya adalah Gay, Lesbian &amp; Straight Education Network (GLSEN) dan Athlete Ally.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wanita yang bermain di klub OL Reign ini merupakan panutan bagi para rekan-rekannya di timnas, sekaligus sosok menginspirasi bagi orang-orang yang memiliki keresahan sama dengannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain <em>skill<\/em> olah bola yang tak diragukan lagi, Rapinoe juga memiliki pemikiran yang lugas, obrolan yang selalu tajam, serta tak pernah takut pada siapa pun, menjadikan dia dan Alex Morgan kapten yang tepat bagi Timnas Wanita Amerika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di balik pemilihannya sebagai kapten, Rapinoe sempat menuai protes dari para penggemar. Sebab, ia tak pernah mau mengumandangkan lagu kebangsaan Amerika sesaat sebelum pertandingan dimulai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini merupakan aksi solidaritas dari para atlit Paman Sam, yang menuntut keadilan atas kekerasan polisi Amerika dan ketimpangan sosial berdasakan ras. Sebelumnya, aksi ini sempat dilakukan oleh atlet <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">American Football<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Colin Kaepernick pada pertandingan-pertandingan National Football League (NFL).<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/26\/semangat-biru-dari-borneo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Semangat Biru dari Borneo<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rapinoe yang awalnya dicap tidak nasionalis, menanggapinya dengan santai dan menjawabnya dengan cerdas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni memang terlihat gila. Saya yang sedang mendapatkan protes, namun bisa dipercaya sebagai kapten. Ini cukup menarik. Saya merasa didukung para petinggi sepak bola Amerika,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Piala Dunia Wanita 2019 yang diselenggarakan di Prancis merupakan panggung bagi para penggawa timnasita Amerika untuk membuktikan kualitas permainan mereka, baik itu di dalam lapangan maupun di luar lapangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu hari sebelum menumbangkan tim tuan rumah pada babak perempat-final, Rapinoe membuat pernyataan yang cukup berani kala diwawancarai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">oleh Eight by Eight.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mengatakan, tidak akan pernah mau dan sudi menginjakan kaki di Gedung Putih, jika mereka diundang oleh Trump usai Piala Dunia. Rapinoe tidak sendiri, rekan-rekan satu timnya di timnas pun mendukung aksi yang dilakukan sang kapten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, sang pelatih Jill Ellis pun melontarkan pernyataan senada dengan anak asuhnya itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya rasa tim memiliki fokus yang jelas. Kami semua mendukung Megan,&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/18\/seksisme-di-sepak-bola-perkara-yang-tiada-habisnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Seksisme di Sepak Bola, Perkara yang Tiada Habisnya<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar kabar tentang pernyataan rakyatnya itu, membuat Trump kebakaran jenggot dan membalas komentar Rapinoe melalui Twitter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Megan harus menang lebih dulu sebelum berbicara, selesaikan dulu pekerjaanmu, kami bahkan belum mengundang tim. Saya sekarang berniat mengundang mereka, menang atau kalah. Megan harusnya tak perlu mempermalukan negara, Gedung Putih, atau bendera kami,&#8221; jelas Trump.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih mendapat dukungan, kicauan Trump justru mendapat hujatan dari w<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">arganet<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> asal Amerika. <em>Tweet<\/em> yang dilontarkan oleh Trump dinilai egois dan seakan membatasi kebebasan berekspresi warganya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebencian dan kemurkaan terhadap Rapinoe berubah menjadi pujian dan tepuk tangan, setelah para penggemar mengetahui maksud dan tujuan yang ia lakukan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi semenjak tim Paman Sam menjuarai Piala Dunia dengan cukup sempurna, di mana Rapinoe memegang peranan penting di turnamen itu.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/12\/31\/liga-1-putri-sejarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bagaimanapun, Liga 1 Putri 2019 adalah Sejarah<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mantan pemain Olympique Lyonnais ini menyabet gelar pemain terbaik sekaligus top skor, dengan mengukuhkan 6 goal bersama rekan satu timnya Alex Morgan, dan satu pemain asal Inggris Ellen White.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prestasi individu dan prestasi tim yang direngkuh Rapinoe dkk sudah cukup membungkam mulut besar Trump beserta orang-orang yang kontra terhadapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan slogan \u201cRapinoe for President\u201d banyak terlontar dari berbagai lapisan masyarakat, yang senang dengan sikap kritis Rapinoe dan orang-orang yang membenci cara kepemimpinan Trump.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Mendapatkan gelar Ballon d&#8217;Or<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tampil cemerlang di Piala Dunia 2019 bersama USWNT (United States Women&#8217;s National Soccer Team), wanita kelahiran Callifornia 5 Juli 1985 ini berhasil merengkuh gelar Ballon d\u2019Or wanita pada tahun 2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rapinoe sempat bersaing dengan kolega satu timnya yaitu Alex Morgan, dan bek sayap asal Inggris Lucy Bronze.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berkat gelar top skor, pemain terbaik dan hingar bingarnya bersama Trump, sukses membuat 230 <em>v<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">oters <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memilihnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rapinoe meninggalkan cukup jauh pesaing-pesaingnya. Lucy Bronze yang berada di peringkat dua, hanya memperoleh 94 suara, sedangkan Alex Morgan mendaptkan 68 suara.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/23\/memperlakukan-pesepak-bola-wanita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Tentang Cara Memperlakukan Pesepak Bola Wanita<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/23\/garuda-pertiwi-bersusah-hati\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kulihat Garuda Pertiwi, Sedang Bersusah Hati\u2026<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/12\/keresahan-piala-dunia-wanita-2019\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Keresahan di Balik Gemerlapnya Piala Dunia Wanita 2019<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><em><strong>*Penulis merupakan admin magang di beberapa akun sepak bola Bandung. Dapat ditemui di akun twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/Tonaaiiii\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@tonaaiiii<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiI2bjFvUjBSYSIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di antara semua pencapaian olahraga yang beririsan dengan politik di abad 20 dan 21, apa yang dilakukan oleh timnas wanita Amerika Serikat, merupakan salah satu yang paling \u201cgila\u201d. Bahkan, orang membandingkanya dengan apa yang dilakukan oleh Muhammad Ali. Kala itu, Ali memberikan gelar juara tinjunya secara percuma, karena tidak mau di-draft ke dalam perang Vietnam. Ali yang kehilangan gelar juaranya, kemudian bertanding dan merebut kembali gelar juaranya.\u00a0 Timnas yang dipimpin oleh Megan Rapinoe ini berhasil menyita perhatian publik dunia, dengan berbagai kontroversi dan prestasinya. Bagaimana tidak, di tengah kegelisahan warga Amerika terkait kebijakan-kebijakan kontroversial yang dibuat oleh Donald Trump, mereka hadir bak oase di tengah gurun pasir. Mereka hadir sebagai &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Melawan Rezim Pemerintahan ala Megan Rapinoe&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":47422,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[4152,1076,3860,3714,3792,1291,122,598,3715,719],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Melawan Rezim Pemerintahan ala Megan Rapinoe | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di antara semua pencapaian olahraga yang beririsan dengan politik di abad 20 dan 21, apa yang dilakukan oleh timnas wanita Amerika Serikat, merupakan salah satu yang paling \u201cGila\u201d.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Melawan Rezim Pemerintahan ala Megan Rapinoe | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di antara semua pencapaian olahraga yang beririsan dengan politik di abad 20 dan 21, apa yang dilakukan oleh timnas wanita Amerika Serikat, merupakan salah satu yang paling \u201cGila\u201d.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-23T14:17:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/07\/GettyImages-476395146.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"701\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/\",\"name\":\"Melawan Rezim Pemerintahan ala Megan Rapinoe | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/07\/GettyImages-476395146.jpg\",\"datePublished\":\"2020-07-23T14:17:55+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-23T14:17:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Di antara semua pencapaian olahraga yang beririsan dengan politik di abad 20 dan 21, apa yang dilakukan oleh timnas wanita Amerika Serikat, merupakan salah satu yang paling \u201cGila\u201d.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/07\/GettyImages-476395146.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/07\/GettyImages-476395146.jpg\",\"width\":1024,\"height\":701},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Melawan Rezim Pemerintahan ala Megan Rapinoe | Football Tribe Indonesia","description":"Di antara semua pencapaian olahraga yang beririsan dengan politik di abad 20 dan 21, apa yang dilakukan oleh timnas wanita Amerika Serikat, merupakan salah satu yang paling \u201cGila\u201d.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Melawan Rezim Pemerintahan ala Megan Rapinoe | Football Tribe Indonesia","og_description":"Di antara semua pencapaian olahraga yang beririsan dengan politik di abad 20 dan 21, apa yang dilakukan oleh timnas wanita Amerika Serikat, merupakan salah satu yang paling \u201cGila\u201d.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-07-23T14:17:55+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":701,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/07\/GettyImages-476395146.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/","name":"Melawan Rezim Pemerintahan ala Megan Rapinoe | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/07\/GettyImages-476395146.jpg","datePublished":"2020-07-23T14:17:55+00:00","dateModified":"2020-07-23T14:17:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Di antara semua pencapaian olahraga yang beririsan dengan politik di abad 20 dan 21, apa yang dilakukan oleh timnas wanita Amerika Serikat, merupakan salah satu yang paling \u201cGila\u201d.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/23\/melawan-rezim-pemerintahan-ala-megan-rapinoe\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/07\/GettyImages-476395146.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/07\/GettyImages-476395146.jpg","width":1024,"height":701},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47420"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47420"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47420\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47423,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47420\/revisions\/47423"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47422"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}