{"id":47336,"date":"2020-07-02T19:50:33","date_gmt":"2020-07-02T12:50:33","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=47336"},"modified":"2020-07-02T21:13:52","modified_gmt":"2020-07-02T14:13:52","slug":"adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/","title":{"rendered":"Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah sekian purnama tidak pernah mendengar kabar tentang sepak bola wanita di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya cukup senang ketika melihat sosok Zahra Muzdalifah, penyerang dari tim putri Persija Jakarta, muncul di beberapa laman berita bola terkenal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, kesenangan itu langsung berubah menjadi kekecewaan ketika melihat isi dari berita yang ada. Isinya kurang lebih membahas tentang sosok Zahra yang sempat diantar pulang oleh salah satu pemain timnas Indonesia di bawah usia 19 tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yup, alih-alih mendapatkan kabar tentang perkembangan sepak bola wanita yang macet semenjak Liga 1 Putri 2019, saya justru dipaksa menikmati gosip receh seputar percintaan pemain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang, dalam dua tahun terakhir, gambaran Zahra Muzdalifah sebagai ikon sepak bola wanita di Indonesia melekat cukup erat. Saya pertama kali melihat tayangan permainannya di akun media sosial ketika ajang Asian Games 2018.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/kembalinya-sepak-bola-putri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kembalinya Kompetisi Sepak Bola Putri di Indonesia<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat itu saya cukup senang melihat Zahra ditunjukkan sebagai sosok yang piawai dalam mengolah si kulit bundar. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, sosok yang melekat pada Zahra semakin bergeser menjadi sosok jelita yang mencintai sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pergeseran stigma tersebut juga seolah menggeser topik utama media terkait sepak bola wanita, dari yang awalnya tentang perkembangan sepak bola wanita, menjadi gosip-gosip murahan terkait pribadi pesepak bola wanita di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejatinya sejak awal perkembangannya, sepak bola wanita di Indonesia memang sangat kurang mendapatkan sorotan dari media. Tidak, bukan hanya di Indonesia saja, melainkan di seluruh dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya perkembangan di luar lapangan, bahkan permainan di dalam lapangan pun sangat minim sorotan. Berkaca dari akun sosial media para pencinta bola, hampir selalu yang mendapatkan sorotan adalah pesepak bola laki-laki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wajar memang, karena olehraga ini tumbuh dan terkenal awalnya memang berasal dari Kaum Adam. Namun yang patut disayangkan adalah, ketika satu akun media sosial mengunggah cuplikan tentang sepak bola wanita, entah itu dari segi strategi permainan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">skill <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari si pemain, komentar yang muncul, alih-alih membicarakan tentang permainannya, justru malah membicarakan fisik dari pemain.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/08\/anggita-oktaviani-andalan-persija-putri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Lebih Dekat dengan Anggita Oktaviani, Bek Kiri Andalan Persija Putri<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak akun media sosial yang menyatakan pencinta sepak bola wanita. Namun akun tersebut hanyalah kedok untuk menjadikan para pesepak bola wanita tersebut sebagai obyek \u201ccuci mata\u201d bagi para laki-laki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mayoritas bahan unggahan bukan tentang permainan, tetapi justru swafoto dari banyak pesepak bola, yang entah ketika mengunggahnya atas izin dari sosok yang bersangkutan atau tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komentar yang membanjiri akun-akun tersebut juga mayoritas membahas fisik secara personal, entah dengan pujian-pujian yang halus atau bahkan parahnya hingga kata-kata bernada pelecehan seksual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut menunjukkan, sejatinya memang kita tidak memedulikan perkembangan sepak bola wanita. Sepak bola wanita lebih mendekati hiburan cuci mata untuk kaum laki-laki ketimbang menjadi ajang pengembangan sepak bola yang kompetitif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini juga tercermin dari jalannya Liga 1 Putri 2019 lalu. Media hanya menyorot Liga 1 Putri dari sudut pandang pemain yang memiliki paras jelita.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/11\/persib-dan-persija-putri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Persib dan Persija Putri, Lanjutan Rivalitas Dua Kota<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada pembahasan tentang bagaimana permainan berlangsung, bagaimana gol tercipta, atau bagaimana strategi yang diterapkan oleh tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Boro-boro semua hal tersebut muncul, statistik sederhana tentang jalannya pertandingan saja baru mulai mengudara ketika sudah lewat babak fase grup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum-sebelumnya? Asal ada paras \u201cayu\u201d yang muncul, publik akan dengan senang hati mengonsumsinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka tak heran apabila tim Persipura Jayapura putri, meskipun berhasil menembus babak semi-final, tidak pernah mendapatkan sorotan publik selama fase grup berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu-satunya perwakilan tanah Papua tersebut baru mendapat sorotan setelah mereka kalah secara kontroversial atas Persikabo Bogor yang membuat mereka gagal melaju ke babak final.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika itu Persipura yang harusnya unggul agregat gol tandang tidak langsung dinyatakan menjadi pemenang, akan tetapi keputusan pemenang justru ditentukan melalui drama adu penalti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pihak Persipura yang merasa dipermainkan memutuskan tidak mengikuti adu penalti tersebut, sehingga dinyatakan kalah 3-0.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/23\/memperlakukan-pesepak-bola-wanita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Tentang Cara Memperlakukan Pesepak Bola Wanita<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu bagaimana reaksi publik? Marah tentu saja. Akan tetapi, mereka lupa terhadap substansi kemarahan terebut, mereka lupa membela Persipura yang menjadi korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Publik hanya ingin meluapkan kekesalannya terhadap PSSI, dan kebetulan ada kejadian yang mendukung untuk melakukan hal tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka wajar apabila saat ini tidak ada yang mengetahui kelanjutan dari kasus tersebut, karena sejatinya, tidak ada yang benar-benar serius membela Persipura, kecuali pihak Persipura sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu tidak sehat bagi iklim sepak bola wanita kita. Kita selalu berharap agar dapat selevel dengan Thailand yang sudah berkiprah di ajang Piala Dunia Wanita, tetapi kita sendiri menciptakan iklim yang membuat para pesepak bola wanita tidak dapat berkembang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka terus diperlakukan sebagai obyek untuk cuci mata, bukan sebagai pesepak bola yang ingin menjadi professional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya, jauh panggang dari api. Alih-alih berusaha keras menjadi pemain sepak bola, para wanita lebih memilih menjadikan sepak bola sebagai fondasi untuk merintis karier di bidang selebgram, dengan memanfaatkan reputasi yang telah dibentuk dari objektifikasi atas diri mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAkan tetapi, kalau mereka sudah memutuskan untuk jadi pesepak bola, mereka juga harus siap <em>dong<\/em> dengan risiko dijadikan obyek fantasi laki-laki?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering saya membaca komentar sejenis ini. Memang, itu sudah resiko dari pekerjaan sebagai pesepak bola wanita. Akan tetapi, publik juga harus paham bahwa reaksi yang dimunculkan akan menentukan iklim bagi perkembangan dunia pesepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Silakan menjadikan mereka sebagai bahan obyektifikasi. Akan tetapi, apabila hal tersebut terus dipelihara, dengan tegas saya menyatakan, jangan harap ada masa depan bagi kartini lapangan hijau.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/12\/31\/liga-1-putri-sejarah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bagaimanapun, Liga 1 Putri 2019 adalah Sejarah<\/a><\/strong><strong><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/18\/seksisme-di-sepak-bola-perkara-yang-tiada-habisnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Seksisme di Sepak Bola, Perkara yang Tiada Habisnya<\/a><\/strong><strong><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/11\/27\/perempuan-di-tempat-nobar-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Tentang Keamanan dan Kenyamanan Perempuan di Tempat Nobar<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><em><strong>*Penulis merupakan seorang mahasiswa Astronomi ITB yang senang mempelajari bagaimana sepak bola bekerja mengubah dunia. Bisa dihubungi di ID LINE: achmzulfikar<\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJnZUo5V0FweSIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setelah sekian purnama tidak pernah mendengar kabar tentang sepak bola wanita di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya cukup senang ketika melihat sosok Zahra Muzdalifah, penyerang dari tim putri Persija Jakarta, muncul di beberapa laman berita bola terkenal. Akan tetapi, kesenangan itu langsung berubah menjadi kekecewaan ketika melihat isi dari berita yang ada. Isinya kurang lebih membahas tentang sosok Zahra yang sempat diantar pulang oleh salah satu pemain timnas Indonesia di bawah usia 19 tahun. Yup, alih-alih mendapatkan kabar tentang perkembangan sepak bola wanita yang macet semenjak Liga 1 Putri 2019, saya justru dipaksa menikmati gosip receh seputar percintaan pemain. Memang, dalam dua tahun terakhir, gambaran Zahra Muzdalifah sebagai ikon &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":30107,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[3985,3792,1291,122,598,3284,719],"class_list":["post-47336","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-liga-1-putri-2019","tag-sepak-bola-putri","tag-sepak-bola-wanita","tag-slider","tag-suara-pembaca","tag-timnas-wanita-indonesia","tag-wanita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Setelah sekian purnama tidak pernah mendengar kabar tentang sepak bola wanita di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya cukup senang ketika melihat sosok Zahra Muzdalifa\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setelah sekian purnama tidak pernah mendengar kabar tentang sepak bola wanita di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya cukup senang ketika melihat sosok Zahra Muzdalifa\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-02T12:50:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-07-02T14:13:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/kartini.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau?\",\"datePublished\":\"2020-07-02T12:50:33+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-02T14:13:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/\"},\"wordCount\":924,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/kartini.jpg\",\"keywords\":[\"Liga 1 Putri 2019\",\"Sepak Bola Putri\",\"Sepak Bola Wanita\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\",\"Timnas Wanita Indonesia\",\"Wanita\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/\",\"name\":\"Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/kartini.jpg\",\"datePublished\":\"2020-07-02T12:50:33+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-02T14:13:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Setelah sekian purnama tidak pernah mendengar kabar tentang sepak bola wanita di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya cukup senang ketika melihat sosok Zahra Muzdalifa\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/07\\\/02\\\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/kartini.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/kartini.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau? | Football Tribe Indonesia","description":"Setelah sekian purnama tidak pernah mendengar kabar tentang sepak bola wanita di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya cukup senang ketika melihat sosok Zahra Muzdalifa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Setelah sekian purnama tidak pernah mendengar kabar tentang sepak bola wanita di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya cukup senang ketika melihat sosok Zahra Muzdalifa","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-07-02T12:50:33+00:00","article_modified_time":"2020-07-02T14:13:52+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/kartini.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau?","datePublished":"2020-07-02T12:50:33+00:00","dateModified":"2020-07-02T14:13:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/"},"wordCount":924,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/kartini.jpg","keywords":["Liga 1 Putri 2019","Sepak Bola Putri","Sepak Bola Wanita","Slider","Suara Pembaca","Timnas Wanita Indonesia","Wanita"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/","name":"Adakah Masa Depan bagi Para Kartini Lapangan Hijau? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/kartini.jpg","datePublished":"2020-07-02T12:50:33+00:00","dateModified":"2020-07-02T14:13:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Setelah sekian purnama tidak pernah mendengar kabar tentang sepak bola wanita di Indonesia, beberapa hari yang lalu saya cukup senang ketika melihat sosok Zahra Muzdalifa","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/07\/02\/adakah-masa-depan-bagi-para-kartini-lapangan-hijau\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/kartini.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/kartini.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47336"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47336\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47347,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47336\/revisions\/47347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}