{"id":4723,"date":"2017-05-12T12:30:42","date_gmt":"2017-05-12T05:30:42","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=4723"},"modified":"2017-05-12T11:04:21","modified_gmt":"2017-05-12T04:04:21","slug":"cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/","title":{"rendered":"Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara"},"content":{"rendered":"<p>Hidup di dunia seperti roda yang berputar. Kadang kita berada di atas, kadang di bawah. Untuk beberapa orang, keadaan di bawah terjadi dalam kurun cukup lama. Sebagian akhirnya pasrah, tapi tidak sedikit yang memilih untuk bangkit. Bagi legenda Manchester United, Eric Cantona, menyerah bukanlah sebuah pilihan.<\/p>\n<p>Pekan ini menandai 20 tahun pensiunnya Cantona sebagai pemain sepak bola. Laga kontra West Ham United, 11 Mei 1997, jadi penampilan terakhirnya bersama United setelah menjalani lima musim penuh warna di Old Trafford. Dari sebagian besar momennya bersama Red Devils, King Eric, begitu suporter menjulukinya, diingat lewat sepakan <em>kung-fu<\/em> terhadap suporter Crystal Palace, Matthew Simmons.<\/p>\n<p>Pada suatu laga di Selhurst Park, 25 Januari 1995, sebuah insiden membuat Cantona jadi pesakitan dalam kurun yang lama. Keberuntungan memang sedang tak menaungi pria asal Prancis tersebut hari itu. Setelah provokasi yang terus dilakukan bek Palace, Richard Shaw, Cantona akhirnya bereaksi dengan menendang sang lawan.<\/p>\n<p>Wasit Alan Wilkie kebetulan tak melihat insiden tersebut, tapi tidak dengan hakim garis Eddie Walsh. Diwarnai adu argumen antara pemain United dan Palace, kartu merah akhirnya diterima Cantona. Sempat tak terima, dia akhirnya pasrah dan berjalan menuju lorong stadion. Di sini, momen mengejutkan itu terjadi.<\/p>\n<p>Entah apa yang ada di pikiran Simmons dengan menuruni sekitar 11 anak tangga tribun hanya untuk mengolok-olok Cantona<em>. \u201cEnyahlah kau kembali ke Prancis, dasar bajingan!\u201d<\/em> seru Simmons. Sang suporter Palace akhirnya mendapat jawaban yang tak pernah dia harapkan: Cantona berlari ke arah tribun dan melancarkan tendangan ala <em>kung-fu <\/em>dan beberapa pukulan untuknya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_4724\" aria-describedby=\"caption-attachment-4724\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4724 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/618368202.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"458\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/618368202.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/618368202-292x225.jpg 292w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/618368202-493x380.jpg 493w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/618368202-560x432.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4724\" class=\"wp-caption-text\">Tendangan kung-fu Eric Cantona.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Tuntutan penjara dan mereka yang bangkit<\/strong><\/h3>\n<p>Usai peristiwa tersebut, pemain kelahiran Marseille itu jadi pesakitan. Tak hanya hukuman larangan bertanding dari Komisi Disiplin Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) yang diterimanya, Cantona juga dihadapkan pada tuntutan dua pekan penjara dari pihak berwenang setempat. Berkat banding yang dilakukan, hukuman diubah menjadi kerja sosial selama 120 jam.<\/p>\n<p>Oleh FA, Cantona juga dihukum larangan bertanding selama delapan bulan atau hingga September 1995 dan denda 10 ribu paun. Tak hanya dilarang tampil di pertandingan resmi, dia juga tak diperbolehkan membela United dalam laga persahabatan di markas latihan sekalipun. Lantas bagaimana nasib Cantona selanjutnya? Dia memilih bangkit meski harus menjalani masa terkelam baik dalam karier sepak bola maupun hidupnya.<\/p>\n<p>Meski jelas tak bisa disandingkan secara langsung dan berbeda pula kasusnya, perjuangan Cantona bangkit dari keterpurukan mengingatkan kita pada peristiwa yang sudah berlangsung jauh sebelumnya, yakni kemenangan besar bagi mereka yang memilih bangkit bahkan setelah dipenjara sekalipun.<\/p>\n<p>Bagi tiga mantan pemimpin negara ini, Soekarno, Fidel Castro dan Nelson Mandela, mendekam di hotel prodeo bukanlah sebuah alasan untuk menyerah. Ketiganya tercatat pernah merasakan masa-masa terburuk sebelum jadi orang nomor satu di negaranya.<\/p>\n<p>Pada pengujung 1929, Soekarno beserta tiga koleganya dari Partai Nasional Indonesia (PNI) pernah dijebloskan ke penjara oleh pemerintah kolonial Belanda. Setelah kurang lebih delapan bulan hidup di dalam bui, Soekarno akhirnya bebas.<\/p>\n<p>Namun bukannya berkurang, perjuangannya dalam memerdekakan bangsa semakin membara. Sukarno memproklamirkan kemerdekaan untuk Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 dan jadi presiden pertama.<\/p>\n<p>Jika Soekarno berjuang melawan penjajahan Belanda, Castro dikenal lewat usahanya menggulingkan rezim korup di Kuba yang dipimpin Jenderal Fulgencio Batista. Upaya pertamanya gagal dan membuatnya dihukum penjara selama 15 tahun. Peran gerilya yang dilancarkan memukul mundur Batista dan beberapa tahun kemudian atau tepatnya 2 Desember 1976, Castro resmi jadi Presiden Kuba.<\/p>\n<p>Perjuangan akan hak asasi manusia lewat gerakan anti-Apartheid di Afrika Selatan sempat membuat Nelson Mandela dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pemerintah. Alasannya, pria yang akrab disapa Madiba ini menginginkan kesetaraan antara kaum kulit putih yang mengisi pemerintahan dengan masyarakat kulit hitam sebagai penghuni mayoritas negara tersebut. Mandela akhirnya bebas tahun 1990 atau 27 tahun sejak dipenjara. Empat tahun berselang, dia jadi Presiden Afrika Selatan.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4725\" aria-describedby=\"caption-attachment-4725\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4725 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52936507.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"382\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52936507.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52936507-350x225.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52936507-591x380.jpg 591w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52936507-560x360.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4725\" class=\"wp-caption-text\">Eric Cantona (kanan).<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Legenda terbesar United<\/strong><\/h3>\n<p>Di dunia sepak bola, kesuksesan setelah memilih bangkit layaknya ketiga pemimpin negara tersebut, juga dirasakan Cantona. Pada laga perdana selepas hukuman larangan bertanding, King Eric sukses mencetak satu gol dan kreator lesakkan Nicky Butt pada laga kontra rival abadi, Liverpool, yang berakhir dengan skor 2-2, pada 1 Oktober 1995.<\/p>\n<p>Sempat jalani adaptasi sulit, Cantona kembali jadi bintang United. Selisih sepuluh poin dari pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris kala itu, Newcastle United, perlahan dipangkas berkat kegeniusan dan gelontoran gol Cantona.<\/p>\n<p>Golnya ke gawang Queens Park Rangers, Maret 1996, membuat Red Devils kali pertama duduk di posisi pertama karena unggul selisih gol. Cantona akhirnya sukses bawa United juara Liga Primer 1995\/1996 lewat total 14 gol yang dicetaknya.<\/p>\n<p>Pada momen ini, United mengakhiri musim dengan dua gelar, liga dan Piala FA. Kejayaan di Piala FA tak lepas dari gol semata wayangnya jelang akhir laga final kontra Liverpool. Lebih istimewa karena Cantona dipercaya mengemban jabatan kapten setelah absennya Steve Bruce. Legenda timnas Prancis itu bahkan mencatatkan rekor sebagai kapten pertama dari luar Britania dan Irlandia yang sukses mengangkat trofi Piala FA.<\/p>\n<p>Terkait pencapaian individu, Cantona dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Primer versi Asosiasi Wartawan Inggris dan versi Suporter Manchester United musim 1995\/1996. Dia juga dipilih jadi Pemain Terbaik Eropa atau <em>Onze d\u2019Or<\/em> 1996 versi majalah Prancis, <em>Onze Mondial<\/em>.<\/p>\n<p>Setahun berselang, Cantona kembali membawa United raih trofi Liga Primer Inggris 1996\/1997 lewat status sebagai kapten utama, sebelum akhirnya pensiun di akhir musim.<\/p>\n<p>Kini, Cantona dikenang sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa United. Di balik segala kontroversi yang menyertai kariernya, kebangkitan King Eric dari hukuman lama hingga tuntutan penjara menginspirasi banyak orang.<\/p>\n<p>Beranjak ke sepak bola modern, kebangkitan juga dipertontonkan eks penyerang Liverpool, Luis Suarez, setelah rangkaian sanksi larangan bertanding terkait kasus rasialisme hingga gigitan terhadap Branislav Ivanovic dan Giorgio Chiellini, meski tak sampai pada ancaman penjara.<\/p>\n<p>Pemain asal Uruguay tersebut sejauh ini meraih kesuksesan besar bersama Barcelona lewat masing-masing dua gelar La Liga Spanyol dan Copa del Rey, serta sebuah trofi Liga Champions, setelah belajar dari kesalahannya. Tak hanya hadir pada saat pengalungan medali, pemain berjuluk El Pistolero itu menjelma jadi mesin gol Blaugrana lewat trio penyerang menakutkan bersama Lionel Messi dan Neymar.<\/p>\n<p>Manusia terkadang melakukan kesalahan, baik disengaja ataupun tidak. Terpenting adalah bagaimana kita bisa bangkit dari konsekuensinya, bahkan pada momen terkelam sekalipun.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Perdana Nugroho<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penulis bisa ditemui di akun Twitter <a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/harnugroho\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">harnugroho<\/b><\/span><\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hidup di dunia seperti roda yang berputar. Kadang kita berada di atas, kadang di bawah. Untuk beberapa orang, keadaan di bawah terjadi dalam kurun cukup lama. Sebagian akhirnya pasrah, tapi tidak sedikit yang memilih untuk bangkit. Bagi legenda Manchester United, Eric Cantona, menyerah bukanlah sebuah pilihan. Pekan ini menandai 20 tahun pensiunnya Cantona sebagai pemain sepak bola. Laga kontra West Ham United, 11 Mei 1997, jadi penampilan terakhirnya bersama United setelah menjalani lima musim penuh warna di Old Trafford. Dari sebagian besar momennya bersama Red Devils, King Eric, begitu suporter menjulukinya, diingat lewat sepakan kung-fu terhadap suporter Crystal Palace, Matthew Simmons. Pada suatu laga di Selhurst Park, 25 Januari 1995, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4726,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[89],"tags":[540,129,151,122],"class_list":["post-4723","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom","tag-eric-cantona","tag-featured","tag-manchester-united","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di balik segala kontroversi yang menyertai kariernya, kebangkitan Eric Cantona dari hukuman lama hingga tuntutan penjara menginspirasi banyak orang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di balik segala kontroversi yang menyertai kariernya, kebangkitan Eric Cantona dari hukuman lama hingga tuntutan penjara menginspirasi banyak orang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-12T05:30:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara\",\"datePublished\":\"2017-05-12T05:30:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/\"},\"wordCount\":999,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/52940147.jpg\",\"keywords\":[\"Eric Cantona\",\"Featured\",\"Manchester United\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Kolom\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/\",\"name\":\"Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/52940147.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-12T05:30:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Di balik segala kontroversi yang menyertai kariernya, kebangkitan Eric Cantona dari hukuman lama hingga tuntutan penjara menginspirasi banyak orang.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/12\\\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/52940147.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/52940147.jpg\",\"width\":594,\"height\":427,\"caption\":\"Eric Cantona.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara | Football Tribe Indonesia","description":"Di balik segala kontroversi yang menyertai kariernya, kebangkitan Eric Cantona dari hukuman lama hingga tuntutan penjara menginspirasi banyak orang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara | Football Tribe Indonesia","og_description":"Di balik segala kontroversi yang menyertai kariernya, kebangkitan Eric Cantona dari hukuman lama hingga tuntutan penjara menginspirasi banyak orang.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-12T05:30:42+00:00","og_image":[{"width":594,"height":427,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara","datePublished":"2017-05-12T05:30:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/"},"wordCount":999,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147.jpg","keywords":["Eric Cantona","Featured","Manchester United","Slider"],"articleSection":["Kolom"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/","name":"Eric Cantona dan Mereka yang Bangkit dari Tuntutan Penjara | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147.jpg","datePublished":"2017-05-12T05:30:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Di balik segala kontroversi yang menyertai kariernya, kebangkitan Eric Cantona dari hukuman lama hingga tuntutan penjara menginspirasi banyak orang.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/12\/cantona-dan-yang-bangkit-dari-penjara\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/52940147.jpg","width":594,"height":427,"caption":"Eric Cantona."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4723","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4723"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4723\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4723"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4723"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4723"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}