{"id":47104,"date":"2020-05-14T08:00:31","date_gmt":"2020-05-14T01:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=47104"},"modified":"2020-05-17T11:45:19","modified_gmt":"2020-05-17T04:45:19","slug":"serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/","title":{"rendered":"Serie A Kembali dengan Gairah Berbeda"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJika Italia meniru Prancis, maka akan terjadi perang dunia,\u201d kata Maxi Lopez<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah kutipan yang saya baca dari salah satu media Italia. Pernyataan mantan <em>wonderkid<\/em> Barcelona tahun 2004 ini merujuk kepada keputusan federasi Liga Prancis yang menyatakan, PSG sebagai juara musim 2019\/2020.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mantan suami Wanda Nara ini menambahkan jika merujuk kepada klasemen saat ini, Juventus unggul satu poin dari Lazio, maka Juventus akan dinyatakan sebagai peraih <em>scudetto<\/em> musim 2019\/2020.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tentu melahirkan sebuah polemik, mengingat jarak kedua tim ini hanya satu poin. Apalagi Lazio sedang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">on fire<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> demi merebut takhta <em>scudetto<\/em> yang telah mereka tunggu bertahun-tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau tidak salah, Lazio sedang mencatatkan <em>w<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">in streak<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan belum pernah kalah di belasan partai Serie A.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para Laziale tentu tidak ingin momen ini berlalu begitu saja, karena untuk mencapai tahap ini memerlukan proses yang panjang. Simone Inzaghi secara sabar membentuk Lazio sebagai tim yang kuat dengan memaksimalkan pemain-pemain yang ada sejak beberapa tahun ke belakang.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/16\/5-pemain-yang-bisa-diboyong-ac-milan-musim-panas\/\">Berpotensi, 5 Pemain Ini Layak Dipertimbangkan AC Milan Musim Depan!<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Juventus dan Lazio, Inter juga masih berpotensi menyelip di tikungan terakhir. Jarak 8 poin masih bisa dikejar. Kita bisa melihat beberapa musim lalu di liga-liga Eropa, ada tim yang meraih juara di akhir musim, ternyata memiliki selisih 8 sampai 10 poin pada saat liga hanya menyisakan kurang lebih 10 partai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi ada satu hal yang harus dimiliki oleh pasukan Antonio Conte demi menyalip di tikungan terakhir yakni konsisten meraih kemenangan, sembari berharap kedua tim di atasnya terpeleset.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terlepas dari perihal perebutan gelar <em>scudetto<\/em> antara Si Nyonya Tua dan Elang Ibu Kota serta potensi Ular Biru Hitam yang menyusul, para penggemar sepak bola, khususnya para tifosi Serie A, tersenyum mendapatkan kabar bahwa 20 tim peserta Serie-A sepakat untuk melanjutkan kompetisi musim 2019\/2020 mulai 13 Juni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para kontestan Serie A menolak mengikuti keputusan beberapa liga Eropa yang menghentikan kompetisi, akibat pandemi virus corona.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan penting tersebut adalah bisa jadi berkaitan dengan aspek finansial tim. Jika kompetisi harus berhenti di tengah jalan, maka klub tidak akan mengantongi pemasukan dari hak siar dan sponsor.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/27\/ketika-sampdoria-adalah-raksasa-serie-a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ketika Sampdoria adalah Raksasa Serie A\u2026<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><b>Apakah penularan COVID-19 sudah benar-benar berakhir?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Italia sebagai salah satu negara dengan dampak COVID-19 terparah di Eropa menjadi catatan tersendiri. Virus corona hampir melumpuhkan seluruh wilayah di Italia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sisi traumatik atau bayang-bayang tentang COVID-19 mungkin masih akan terus berlanjut, terutama bagi tim-tim yang pemain ataupun ofisialnya pernah terjangkit COVID-19.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para pemain lawan mungkin saja memilih \u201cmenghindar\u201d saat bertemu tim yang pemain-pemainnya pernah terjangkit COVID-19.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa opini yang menyarankan agar para pemain bertanding menggunakan masker. Namun rasanya cukup melelahkan dan sesak saat mengenakan masker dalam waktu yang cukup lama, apalagi harus bermain sepakbola 2 x 45 menit dengan tempo yang cukup tinggi dan butuh banyak asupan oksigen,<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<h3><b>Masih adakah gairah bertanding?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kompetisi dihentikan sekitar dua bulan lalu, apakah tim masih bisa bermain dengan penuh gairah? Bisa saja tim sudah mulai kehilangan fokus. Trauma terhadap COVID-19, lalu berhentinya proses latihan bersama-sama, membuat sebuah tim harus kembali membangun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chemistry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun para pemain ditugaskan berlatih mandiri di kediaman masing-masing, namun dengan tidak ada kebersamaan di lapangan seperti latihan hari-hari biasanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini membuat seluruh elemen tim perlu beradaptasi kembali agar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tune-in<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Semua tim harus kembali bekerja keras demi memperbaiki posisi di papan klasemen dan mengejar target yang diinginkan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/26\/kurir-ojek-online-dalam-karier-yuto-nagatomo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kisah Kurir Ojol yang Bantu Transfer Yuto Nagatomo<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><b>Pertandingan tanpa penonton<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir kali saya menonton pertandingan Serie-A musim ini adalah partai Juventus menjamu Inter pada Maret yang disiarkan RCTI. Sebuah partai besar yang tersaji dengan lingkungan yang cukup sunyi. Tidak ada suara riuh dari para suporter di pinggir lapangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita bisa mendengar suara pemain secara langsung, hal yang selama ini tak begitu terdengar, karena kalah dengan suara ribuan suporter yang hadir di pinggir lapangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain membuat stadion tidak sunyi, para penonton juga berperan dalam menopang finansial klub. Mereka datang ke stadion dengan wajib membeli tiket dan uang hasil penjualan tiket tersebut, sedikit banyaknya berpengaruh untuk membantu biaya operasional klub.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Klub tentu mengharapkan pemasukan dari tiket, demi melanjutkan kehidupan musim ini. Namun menurut berita yang beredar, Serie A 2019\/2020 akan dilanjutkan tanpa penonton.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut saya ini adalah hal yang realistis. Penonton datang ke stadion tentu akan menyebabkan penumpukan massa. Apakah ini aman? Tidak akan potensi penularan COVID-19 lagi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal-hal ini tentu menjadi sebuah pertimbangan tersendiri bagi federasi dan badan penyelenggara liga. Mungkin bisa saja, jarak antarpenonton di stadion dijauhkan dan terdapat pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk stadion. Tapi rasanya itu masih cukup berisiko.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/25\/ante-rebic-si-congkak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ante Rebic, Si Congkak Penuh Determinasi<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika benar dilanjutkan tanpa kehadiran penonton di stadion, pertandingan-pertandingan Serie A akan berjalan seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sparing match <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">antarkomunitas. Selain itu, pemasukan untuk operasional klub dari sektor tiket akan terganggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, tim sudah tidak bisa berharap pemasukan dari tiket pertandingan di musim 2019\/2020. Sumber pemasukan yang tersisa hanya dari hak siar, sponsor, dan mungkin penjualan <em>merchandise<\/em> secara <em>online<\/em>. Semua ini dilakukan demi kebaikan bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila benar Serie A musim 2019\/2020 bisa dilanjutkan, maka ini akan menjadi tontonan yang menarik di tengah masa pandemi yang terus mengusik. Kita tidak pernah tahu tim mana yang akan meraih <em>scudetto<\/em>, lolos ke UCL, lolos ke UEL, degradasi ke Serie B, promosi ke Serie A, bahkan juara Coppa Italia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi satu hal yang pasti, para tim yang meraih prestasi di musim 2019\/2020, mungkin tidak akan bisa menggelar seleberasi dengan melibatkan banyak <em>tifosi<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/12\/6-pemain-juventus-dan-roma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">6 Pemain yang Pernah Berseragam Juventus dan AS Roma<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/05\/spesifikasi-dejan-kulusevski\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mengenal Spesifikasi Dejan Kulusevski<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/12\/20\/patrik-schick-bangkit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Patrik Schick, Gladiator yang Bangkit di Tanah Sachsen<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><i>*Penulis merupakan mahasiswa Universitas Sriwijaya dengan mimpi ada pemain Indonesia yang bermain di Serie A antara tahun 2022-2038. Bisa disapa di akun twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/abdee_mawur\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@abdee_mawur<\/a><\/i><\/strong><\/p>\n<div class=\"video-description\"><em>Kembali ke tahun 2005, Zlatan Ibrahimovic memainkan peran penting dalam kemenangan Juventus 5-2 atas Lecce. Dengan membuat hat-trick pertamanya di Serie A, bintang asal Swedia itu membantu Juventus mencapai kemenangan krusial untuk lebih dekat ke gelar juara Liga Italia.<\/em><\/div>\n<div><\/div>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJBcDl1aGRmNCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cJika Italia meniru Prancis, maka akan terjadi perang dunia,\u201d kata Maxi Lopez Itulah kutipan yang saya baca dari salah satu media Italia. Pernyataan mantan wonderkid Barcelona tahun 2004 ini merujuk kepada keputusan federasi Liga Prancis yang menyatakan, PSG sebagai juara musim 2019\/2020. Mantan suami Wanda Nara ini menambahkan jika merujuk kepada klasemen saat ini, Juventus unggul satu poin dari Lazio, maka Juventus akan dinyatakan sebagai peraih scudetto musim 2019\/2020. Hal ini tentu melahirkan sebuah polemik, mengingat jarak kedua tim ini hanya satu poin. Apalagi Lazio sedang on fire demi merebut takhta scudetto yang telah mereka tunggu bertahun-tahun.\u00a0 Kalau tidak salah, Lazio sedang mencatatkan win streak dan belum pernah kalah di &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Serie A Kembali dengan Gairah Berbeda&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":29129,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[99,3742,102,149,131,763,122,598],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Serie A Kembali dengan Gairah Berbeda | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"\u201cJika Italia meniru Prancis, maka akan terjadi perang dunia,\u201d kata Maxi Lopez\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Serie A Kembali dengan Gairah Berbeda | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cJika Italia meniru Prancis, maka akan terjadi perang dunia,\u201d kata Maxi Lopez\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-14T01:00:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-05-17T04:45:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Serie-A.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/\",\"name\":\"Serie A Kembali dengan Gairah Berbeda | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Serie-A.jpg\",\"datePublished\":\"2020-05-14T01:00:31+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-17T04:45:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"\u201cJika Italia meniru Prancis, maka akan terjadi perang dunia,\u201d kata Maxi Lopez\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Serie-A.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Serie-A.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Serie A juga menyuguhkan rivalitas\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Serie A Kembali dengan Gairah Berbeda | Football Tribe Indonesia","description":"\u201cJika Italia meniru Prancis, maka akan terjadi perang dunia,\u201d kata Maxi Lopez","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Serie A Kembali dengan Gairah Berbeda | Football Tribe Indonesia","og_description":"\u201cJika Italia meniru Prancis, maka akan terjadi perang dunia,\u201d kata Maxi Lopez","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-05-14T01:00:31+00:00","article_modified_time":"2020-05-17T04:45:19+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Serie-A.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/","name":"Serie A Kembali dengan Gairah Berbeda | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Serie-A.jpg","datePublished":"2020-05-14T01:00:31+00:00","dateModified":"2020-05-17T04:45:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"\u201cJika Italia meniru Prancis, maka akan terjadi perang dunia,\u201d kata Maxi Lopez","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/14\/serie-a-kembali-dengan-gairah-berbeda\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Serie-A.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Serie-A.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Serie A juga menyuguhkan rivalitas"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47104"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47104"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47104\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47107,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47104\/revisions\/47107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}