{"id":47079,"date":"2020-05-10T15:13:31","date_gmt":"2020-05-10T08:13:31","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=47079"},"modified":"2020-05-10T15:13:31","modified_gmt":"2020-05-10T08:13:31","slug":"melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/","title":{"rendered":"Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Benteng asal Turin punya kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi, di tengah atensi yang lebih tertuju ke nama-nama seperti Sergio Ramos maupun Gerard Pique.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, dan Giorgio Chiellini, trio <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Juventus dan timnas Italia, mereka disatukan oleh Antonio Conte dan dipisahkan Massimiliano Allegri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka dipertemukan di Juventus pada era Luigi Del Neri. Chiellini yang bergabung sejak 2005 dan merasakan masa-masa kelam saat bermain di Serie B, Bonucci yang saat itu bek muda bergabung dari Bari tahun 2010, hingga Barzagli yang merupakan anggota tim nasional Italia juara Piala Dunia 2006 bergabung pada pertengahan musim dari Wolfsburg.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim 2010\/2011 bukanlah musim yang gemilang bagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bianconeri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Menempati posisi ke-7 dan gagal masuk kompetisi Eropa untuk kedua kalinya, para pemain di bawah standar, hingga pilar seperti Gianluigi Buffon yang sempat absen lama karena cedera menjadi faktor krisis berkepanjangan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sadar tidak bisa dibiarkan lebih lama lagi. Manajemen yang dipimpin Andrea Agnelli memecat Del Neri dan merekrut Antonio Conte, yang juga legenda klub.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sempat memakai formasi 4-2-4 dan 4-4-2 dengan Chiellini dan Barzagli sebagai duet <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">defender<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Conte bertransformasi dengan 3-5-2, yang membuat ketiga pemain tersebut bermain bersamaan dan menjadi salah satu kunci sentral perjalanan Juventus musim itu.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/18\/klub-terdegradasi-karena-hukuman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bernasib Apes, Klub-klub Ini Terdegradasi karena Hukuman!<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bonucci sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ball playing defender<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berkualitas apik berbekal kemampuan mengoper bola dan mengendalikan permainan dari lini belakang,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Chiellini yang kokoh, tidak segan berdarah-darah di lapangan, dan mereprentasikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Grinta <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Juventus, dan Barzagli yang meskipun tidak semenonjol keduanya, melengkapi dengan ketenangan dan pengalamannya, ditambah fleksibel sebagai bek sayap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiganya bersama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">trio gelandang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Marchisio-Vidal-Pirlo, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wonderkid <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bernama Paul Pogba dan beberapa pilar lainnya menjadi kunci <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">I Bianconeri <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menyegel <em>scudetto<\/em> selama 3 musim berturut-turut di bawah komando <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Don Antonio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, bahkan mencatakan rekor tanpa kekalahan pada musim 2011\/2012 dan 102 poin sebagai yang tertinggi dalam sejarah Serie A pada musim 2013\/2014.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga pada musim 2014\/2015, Conte mundur dari kursi kepelatihan dan digantikan oleh Massimiliano Allegri.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/14\/alkisah-tevez-perkasa-lagi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Alkisah, Ada Nyonya yang Bikin Tevez Perkasa Lagi<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu Allegri memiliki filosofi dan taktik yang berbeda dari Conte. Pelatih yang memenangi <em>scudetto<\/em> bersama AC Milan tersebut perlahan-lahan &#8220;memisahkan&#8221; trio <em>defender<\/em> tersebut dengan formasi 4-3-1-2-nya, untuk memaksimalkan lini tengah yang bermaterikan Pirlo, Pogba, Marchisio, dan Vidal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang dengan strategi tersebut, Juventus berhasil memenangi <em>scudetto<\/em>, Coppa Italia, bahkan lolos ke final Liga Champions. Namun hal tersebut memakan tumbal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Formasi itu menggunakan dua bek sentral memaksa Allegri memisahkan trio <em>defender<\/em> Conte, dengan Bonucci dan Chiellini yang mengisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">starting line-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ditambah Barzagli maupun Ogbonna yang terkadang bergantian mengisi posisi keduanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sempat kembali menggunakan fomasi 3-5-2 pada musim 2015\/2016, Allegri kembali mengubah taktik di musim selanjutnya,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali ini dengan formasi 4-2-3-1, Juventus yang kala itu mengandalkan nama-nama seperti Gonzalo Higuain sebagai ujung tombak, Miralem Pjanic sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">metronom <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lini tengah, dan Mario Mandzukic sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wide target-man<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/06\/cristiano-ronaldo-bukan-pelatih-hebat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Cristiano Ronaldo, Pemain Hebat tapi (Mungkin) Bukan Pelatih Hebat<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi-lagi formasi tersebut memisahkan kembali trio BBC Juventus. Ditambah kedatangan Mehdi Benatia yang membuat persaingan di lini belakang semakin sengit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim 2017\/2018, trio BBC benar-benar terpisah setelah Bonucci membelot ke sisi merah kota Milan. Ditambah Barzagli dan Chiellini sempat absen beberapa kali akibat cedera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim selanjutnya, kedatangan Cristiano Ronaldo dan kembalinya Bonucci menjadi pertanda ambisi Juventus untuk meraih Liga Champions dan mencapai standar yang lebih tinggi. Namun mereka kembali gagal dengan hanya mencapai perempat-final.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ditambah pensiunnya Barzagli di penghujung musim memaksa Juventus tidak bisa terus menerus mengandalkan personel lama mereka, dan urgensi untuk regenerasi semakin semakin dibutuhkan. Ketiganya cepat atau lambat akan tergantikan baik karena faktor usia maupun fisik yang tak lagi prima.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/12\/6-pemain-juventus-dan-roma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">6 Pemain yang Pernah Berseragam Juventus dan AS Roma<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><b>Melempem di Eropa dan timnas<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sudah meraih berbagai trofi di kompetisi domestik, baik Liga maupun piala domestik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, tidak adanya trofi Eropa yang dimenangi menjadi noda tersendiri. Selama 2 musim di Eropa di bawah komando Antonio Conte, Juventus hanya mentok di perempat-final bahkan sempat gagal lolos dari fase grup dan turun ke Liga Europa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tangan Allegri meskipun dua kali masuk babak final, namun berakhir dengan kekalahan di tangan duo raksasa Spanyol, Real Madrid, dan Barcelona.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal serupa terjadi di timnas, pelatih seolah gagal memaksimalkan trio BBC dalam skemanya, ditambah kualitas pemain lain yang pas-pasan, maka jangan heran tidak ada trofi yang diraih, b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ahkan sempat gagal lolos kualifikasi Piala Dunia 2018.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prestasi tertinggi mereka adalah mencapai final Piala Eropa 2012 sebelum diluluhlantahkan Spanyol. Hal tersebut seolah-olah menunjukkan kualitas trio BBC di bawah nama-nama seperti Sergio Ramos, Gerard Pique, dan Jerome Boateng yang sudah meraih trofi Liga Champions maupun bersama timnas.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/10\/pemain-gratisan-juventus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">11 Pemain Gratisan Terbaik Juventus dalam Sedekade<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim ini, kedatangan Merih Demiral dan Matthjis de Ligt menandai regenerasi di lini belakang Juventus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan Bonucci dan Chiellini yang semakin menua, bahkan Chiellini sempat dilanda cedera parah, para pilar lawas ditambah Barzagli yang menjadi staf pelatih Juventus kini bertugas menjadi memimpin para bek muda agar semakin matang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu pula di timnas dengan adanya nama-nama seperti Alessio Romagnoli, Gianluga Mancini, dan Alessandro Bastoni yang kian bersinar, membuat pengujung masa trio tersebut kini tinggal menunggu waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun tidak bisa meraih semua trofi, Juventus dan Italia patut berbangga dengan adanya trio BBC yang menjadi simbol sepak bola mereka.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/05\/spesifikasi-dejan-kulusevski\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mengenal Spesifikasi Dejan Kulusevski<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsistensi selama bermain patut diapresiasi mengingat nama-nama seperti Mehdi Benatia, Daniele Rugani, maupun Angelo Ogbonna gagal bersaing dengan trio tersebut.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Legacy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mereka melebihi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tackle, intercept, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">maupun trofi. Mereka adalah wajah <em>c<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">alcio <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada masanya. Kini seperti sebuah tamiya yang mendekati garis finis dengan baterai yang mulai lemah, trio BBC ada di pengujung karier mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nikmatilah aksi-aksi mereka selagi kalian masih bisa melihatnya di lapangan&#8230;<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/24\/manuver-transfer-pemburu-scudetto\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Manuver Transfer Para Pemburu Scudetto<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/24\/sensasi-de-ligt\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sensasi De Ligt, Berbagi Bersama di Juventus<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/02\/andrea-agnelli-peaky-blinders\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Andrea Agnelli, Peaky Blinders, dan Pelindung Nyonya Tua<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><em><b>*Penulis adalah seorang desainer grafis asal Yogyakarta yang menggemari sepak bola, buku, dan berkhayal. Bisa disapa di akun twitter\u00a0<a href=\"https:\/\/twitter.com\/pradipta_ale\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@pradipta_ale<\/a>\u00a0dan Instagram\u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/pradiptale\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@pradiptale<\/a> untuk melihat karya.<\/b><\/em><\/p>\n<div class=\"video-description\">Saksikan beberapa momen terbaik Juventus di musim 2019\/2020, termasuk bergabungnya Matthijs de Ligt dan gol beruntun Cristiano Ronaldo.<\/div>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJTOVdZVWZlSSIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Benteng asal Turin punya kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi, di tengah atensi yang lebih tertuju ke nama-nama seperti Sergio Ramos maupun Gerard Pique. Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, dan Giorgio Chiellini, trio bek Juventus dan timnas Italia, mereka disatukan oleh Antonio Conte dan dipisahkan Massimiliano Allegri. Mereka dipertemukan di Juventus pada era Luigi Del Neri. Chiellini yang bergabung sejak 2005 dan merasakan masa-masa kelam saat bermain di Serie B, Bonucci yang saat itu bek muda bergabung dari Bari tahun 2010, hingga Barzagli yang merupakan anggota tim nasional Italia juara Piala Dunia 2006 bergabung pada pertengahan musim dari Wolfsburg. Musim 2010\/2011 bukanlah musim yang gemilang bagi Bianconeri. Menempati posisi ke-7 dan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":47082,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[4138,2673,2091,102,1381,122,598],"class_list":["post-47079","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-andrea-barzagli","tag-berita-juventus","tag-giorgio-chiellini","tag-juventus","tag-leonardo-bonucci","tag-slider","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Benteng asal Turin punya kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi, di tengah atensi yang lebih tertuju ke nama-nama seperti Sergio Ramos maupun Gerard Pique.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Benteng asal Turin punya kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi, di tengah atensi yang lebih tertuju ke nama-nama seperti Sergio Ramos maupun Gerard Pique.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-10T08:13:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/05\/GettyImages-543297594.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"679\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa\",\"datePublished\":\"2020-05-10T08:13:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/\"},\"wordCount\":1005,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/05\\\/GettyImages-543297594.jpg\",\"keywords\":[\"Andrea Barzagli\",\"Berita Juventus\",\"Giorgio Chiellini\",\"Juventus\",\"Leonardo Bonucci\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/\",\"name\":\"Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/05\\\/GettyImages-543297594.jpg\",\"datePublished\":\"2020-05-10T08:13:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Benteng asal Turin punya kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi, di tengah atensi yang lebih tertuju ke nama-nama seperti Sergio Ramos maupun Gerard Pique.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/05\\\/10\\\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/05\\\/GettyImages-543297594.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/05\\\/GettyImages-543297594.jpg\",\"width\":1024,\"height\":679},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa | Football Tribe Indonesia","description":"Benteng asal Turin punya kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi, di tengah atensi yang lebih tertuju ke nama-nama seperti Sergio Ramos maupun Gerard Pique.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa | Football Tribe Indonesia","og_description":"Benteng asal Turin punya kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi, di tengah atensi yang lebih tertuju ke nama-nama seperti Sergio Ramos maupun Gerard Pique.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-05-10T08:13:31+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":679,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/05\/GettyImages-543297594.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa","datePublished":"2020-05-10T08:13:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/"},"wordCount":1005,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/05\/GettyImages-543297594.jpg","keywords":["Andrea Barzagli","Berita Juventus","Giorgio Chiellini","Juventus","Leonardo Bonucci","Slider","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/","name":"Melempem dan Menua, Trio BBC Juventus di Pengujung Masa | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/05\/GettyImages-543297594.jpg","datePublished":"2020-05-10T08:13:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Benteng asal Turin punya kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi, di tengah atensi yang lebih tertuju ke nama-nama seperti Sergio Ramos maupun Gerard Pique.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/05\/10\/melempem-dan-menua-trio-bbc-juventus-di-pengujung-masa\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/05\/GettyImages-543297594.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/05\/GettyImages-543297594.jpg","width":1024,"height":679},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47079","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47079"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47079\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47083,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47079\/revisions\/47083"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47082"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}