{"id":47015,"date":"2020-04-29T22:07:35","date_gmt":"2020-04-29T15:07:35","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=47015"},"modified":"2020-04-29T22:11:07","modified_gmt":"2020-04-29T15:11:07","slug":"mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/","title":{"rendered":"Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tepat 16 tahun lalu Piala Eropa 2004 dilangsungkan, masing masing negara mengirimkan pemain terbaiknya untuk dapat berlaga di pagelaran sepak bola terakbar di Benua Biru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya 16 negara yang dapat tampil dari total 45 negara yang mengikuti kualifikasi. Piala Eropa 2004 pun akhirnya digelar, di mana Portugal menjadi tuan rumah ajang sepak bola 4 tahunan di Benua Biru tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inggris yang dipimpin David Beckham dan memiliki skuat dengan nama-nama beken seperti Frank Lampard, Michael Owen, Steven Gerarrd, Paul Scholes, dan Ashley Cole, dijagokan sebagai juara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak luput dari perhatian, Prancis pun diisi oleh pemain yang amat berkualitas dipimpin oleh Marcel Desailly dan dilengkapi dengan pemain sekaliber Robert Pires, Claude Makalele, Zinedine Zidane, Thierry Henry, hingga David Trezeguet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Negara negara lain seperti Jerman, Belanda, dan tuan rumah Portugal pun tidak dapat dianggap sebelah mata.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/08\/negara-piala-dunia-bagian-negara-lain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Negara-Negara Peserta Piala Dunia yang Pernah Jadi Bagian Negara Lain<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun Republik Ceko yang pada kualifikasi berhasil mencatatkan 7 kemenangan dan 1 seri menjadi keistimewaan tersendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berada satu grup dengan Belanda, Austria, Moldova, dan Belarusia, Ceko yang tidak pernah menelan kekalahan di kualifikasi berhasil melumat 4 negara tersebut, bahkan menang 3-1 melawan Belanda di Toyota Arena setelah sebelumnya menahan imbang 1-1 di De Kuip.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sensasi Ceko pun berlanjut pada Piala Eropa 2004. Tergabung di Grup D bersama Latvia, Jerman, dan Belanda, mereka harus berjuang demi memperebutkan satu dari dua tiket untuk lolos ke babak gugur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Grup yang terhitung berat karena berisi <em>Der Panzer<\/em> yang dilatih oleh Rudi Voeller dan memiliki <em>Der Titan<\/em> dalam diri Oliver Kahn, Belanda yang dilatih Dick Advocaat dan dipimpin Philip Cocu pun menjadi saingan, terlebih lagi ada misi balas dendam yang ingin dilampiaskan usai kekalahan atas Ceko di babak kualifikasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/10\/patrik-berger-dan-kisah-kebanggaannya-berseragam-liverpool\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Patrik Berger dan Kisah Kebanggaannya Berseragam Liverpool<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ceko sendiri diisi oleh bintang-bintang yang membela kesebelasan terbaik di Benua Eropa pada masanya. Petr Cech yang menjadi kiper di Rennes, Marek Jankulovski bek kiri jago bola mati dari Udinese, duet Milan Baros dan Vladimir Smicer yang menjadi andalan lini depan Liverpool.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian ada Pavel Nedved kapten sekaligus kondektur lini tengah Juventus, serta Tomas Rosicky dan Jan Koller yang bermain untuk Borussia Dortmund. Ceko pun dinakhodai oleh tangan dingin Karel Bruckner.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/30\/jan-koller-raksasa-dua-meter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Jan Koller, Raksasa Dua Meter yang Mematikan di Depan Gawang Lawan<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ceko yang berada di Grup D ini lagi-lagi mencatatkan hasil brilian di mana mereka berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan dengan kemenangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di laga pertama penyisihan grup, Ceko sempat tertinggal terlebih dahulu oleh Latvia pada babak pertama, tapi berhasil membalas dengan gol yang dicetak Milan Baros dan Heinz. Skor akhir 2-1 untuk Ceko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertandingan selanjunya Ceko menggagalkan upaya balas dendam Belanda. <em>De Oranje <\/em>sempat unggul 2 gol cepat, tapi Ceko berhasil membalas 3 gol berkat Big Dino alias Jan Koller, Milan Baros, dan Vladimir Smicer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum berhenti di situ, Ceko pun menjungkalkan harapan <em>Der Panzer<\/em> untuk dapat lolos dari fase grup setelah berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 2-1. Gol dicetak oleh Heinz dan Baros sementara gol yang disarangkan Jerman dicetak oleh Michael Ballack.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/09\/26\/michael-ballack-si-pohon-salak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Michael Ballack: Si Pohon Salak dengan Tendangan Galak<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lolos sebagai pemuncak Grup D. Ceko telah dinanti Denmark di perempat-final. Denmark yang dipimpin oleh Thomas Gravesen, Christian Poulsen, dan Jon Dahl Tomasson pun dipaksa bertekuk lutut di hadapan Ceko berkat sepasang gol yang dicetak oleh Baros dan Koller.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil 3-0 menjadi modal berharga untuk lolos ke semi-final Piala Eropa 2004, dan bertemu dengan Yunani. Yunani sebelumnya secara mengejutkan mengalahkan tim besar sekaligus calon juara yaitu Prancis dengan gol tunggal yang dicetak Angelos Charisteas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skor 1-0 untuk kemenangan Yunani pun menjadi berita besar di media cetak saat itu, di mana Yunani yang tidak disangka dapat berbuat banyak di gelaran Piala Eropa 2004, ternyata berhasil mengalahkan Prancis sang calon juara.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/04\/ketika-dewa-mengizinkan-yunani-berpesta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ketika Para Dewa Mengizinkan Yunani Berpesta<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ceko pun kembali diuji pada pertandingan semi-final. Skor sama kuat untuk kedua tim bertahan selama 90 menit. Format pertandingan saat itu masih berupa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">golden goal.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya laju kencang Ceko harus terhenti di hadapan Yunani yang di akhir kompetisi menjadi kampiun Eropa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegemilangan Ceko pun masih sukar diulangi di tahun-tahun selanjutnya. Di Piala Eropa 2008 Ceko harus puas berada di posisi ketiga di bawah Portugal dan Turki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun di Piala Eropa 2012 Ceko berhasil menjadi pemuncak Grup A di atas Yunani, Rusia, dan Polandia. Namun akhirnya harus pulang terlebih dahulu di babak 8 besar setelah dikalahkan Portugal dan Cristiano Ronaldo-nya dengan skor 1-0.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/10\/10-juli-2016-eder-pahlawan-portugal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">10 Juli 2016: Eder, Pahlawan Portugal yang Terlewatkan<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Piala Eropa 2016 terjadi perubahan format. Ada 24 negara Eropa yang berhak lolos ke putaran final. Namun sayang Ceko gagal meraih satu pun kemengan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tergabung di Grup D bersama Kroasia, Spanyol, dan Turki, Ceko hanya mampu meraih satu poin dari hasil imbang yang didapatkan dari laga kontra Kroasia dengan skor 2-2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun di ajang Piala Eropa yang akan datang, kiprah Ceko menarik dinanti. Tim ini diisi oleh para pemain veteran yang dikombinasikan dengan nama-nama muda incaran klub besar Eropa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tomas Vaclik, Pavel Kaderabek, Vladimir Darida, Milan Skoda serta Matej Vydra akan menjadi mentor yang tepat untuk Patrick Schick, Tomas Soucek, Alex Kral, Jakub Jankto dan Tomas Koubek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akankah lokomotif yang dipimpin oleh Vladimir Darida ini berhasil menyamai pencapaian gemilang gerbong angkatan Pavel Nedved?<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/23\/timnas-inggris-comeback-di-piala-eropa-2020\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Terlupa dari Skuat Timnas Inggris, 5 Nama Ini Bisa Terbang ke Piala Eropa Tahun Depan?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/22\/solidaritas-sepak-bola-jerman-hadapi-covid-19\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Solidaritas Sepak Bola Jerman Hadapi COVID-19<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/22\/tiga-babak-kepelatihan-ernst-happel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Tiga Babak Kepelatihan Ernst Happel<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><em><strong>*Penulis adalah fans Arsenal garis keras yang bermimpi melangkahkan kaki ke Highbury namun apa daya kadung pindah ke Emirates Stadium. Bisa disapa di akun twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/mhdalf16\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@mhdalf16<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"video-description\"><em>Kembali ke Maret 2009, Pavel Nedv\u011bd menorehkan gol spektakuler ini untuk membantu Juventus mengalahkan AS Roma 4-1. Gol tersebut merupakaj salah satu gol terakhir gelandang asal Republik Ceko itu bagi Bianconeri.<\/em><\/div>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJvNEh5eTJPUyIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tepat 16 tahun lalu Piala Eropa 2004 dilangsungkan, masing masing negara mengirimkan pemain terbaiknya untuk dapat berlaga di pagelaran sepak bola terakbar di Benua Biru. Hanya 16 negara yang dapat tampil dari total 45 negara yang mengikuti kualifikasi. Piala Eropa 2004 pun akhirnya digelar, di mana Portugal menjadi tuan rumah ajang sepak bola 4 tahunan di Benua Biru tersebut. Inggris yang dipimpin David Beckham dan memiliki skuat dengan nama-nama beken seperti Frank Lampard, Michael Owen, Steven Gerarrd, Paul Scholes, dan Ashley Cole, dijagokan sebagai juara. Tak luput dari perhatian, Prancis pun diisi oleh pemain yang amat berkualitas dipimpin oleh Marcel Desailly dan dilengkapi dengan pemain sekaliber Robert Pires, Claude Makalele, &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":47016,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[3249,1643,1020,122,598],"class_list":["post-47015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-ceko","tag-piala-eropa","tag-republik-ceko","tag-slider","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tepat 16 tahun lalu Piala Eropa 2004 dilangsungkan, masing masing negara mengirimkan pemain terbaiknya untuk dapat berlaga di pagelaran sepak bola terakbar\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tepat 16 tahun lalu Piala Eropa 2004 dilangsungkan, masing masing negara mengirimkan pemain terbaiknya untuk dapat berlaga di pagelaran sepak bola terakbar\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-04-29T15:07:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-04-29T15:11:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/GettyImages-52520779.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004\",\"datePublished\":\"2020-04-29T15:07:35+00:00\",\"dateModified\":\"2020-04-29T15:11:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/\"},\"wordCount\":950,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/04\\\/GettyImages-52520779.jpg\",\"keywords\":[\"Ceko\",\"Piala Eropa\",\"Republik Ceko\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/\",\"name\":\"Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/04\\\/GettyImages-52520779.jpg\",\"datePublished\":\"2020-04-29T15:07:35+00:00\",\"dateModified\":\"2020-04-29T15:11:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Tepat 16 tahun lalu Piala Eropa 2004 dilangsungkan, masing masing negara mengirimkan pemain terbaiknya untuk dapat berlaga di pagelaran sepak bola terakbar\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/29\\\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/04\\\/GettyImages-52520779.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/04\\\/GettyImages-52520779.jpg\",\"width\":1024,\"height\":682},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004 | Football Tribe Indonesia","description":"Tepat 16 tahun lalu Piala Eropa 2004 dilangsungkan, masing masing negara mengirimkan pemain terbaiknya untuk dapat berlaga di pagelaran sepak bola terakbar","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Tepat 16 tahun lalu Piala Eropa 2004 dilangsungkan, masing masing negara mengirimkan pemain terbaiknya untuk dapat berlaga di pagelaran sepak bola terakbar","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-04-29T15:07:35+00:00","article_modified_time":"2020-04-29T15:11:07+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":682,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/GettyImages-52520779.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004","datePublished":"2020-04-29T15:07:35+00:00","dateModified":"2020-04-29T15:11:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/"},"wordCount":950,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/GettyImages-52520779.jpg","keywords":["Ceko","Piala Eropa","Republik Ceko","Slider","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/","name":"Mengingat Lagi Laju Kencang Ceko di Piala Eropa 2004 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/GettyImages-52520779.jpg","datePublished":"2020-04-29T15:07:35+00:00","dateModified":"2020-04-29T15:11:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Tepat 16 tahun lalu Piala Eropa 2004 dilangsungkan, masing masing negara mengirimkan pemain terbaiknya untuk dapat berlaga di pagelaran sepak bola terakbar","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/29\/mengingat-lagi-laju-kencang-ceko-di-piala-eropa-2004\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/GettyImages-52520779.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/GettyImages-52520779.jpg","width":1024,"height":682},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47015"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47019,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47015\/revisions\/47019"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}